Temukan Cerita Inspiratif

Jelajahi kumpulan cerita menarik dari berbagai genre. Dari romance hingga horror, temukan cerita yang sesuai dengan selera Anda.

Total Cerita

830

Genre Romance

166

Genre Folklore

166

Genre Horror

166

Genre Fantasy

166

Genre Teen

166

Reset
Moryo
Horror
23 Jan 2026

Moryo

Moryo merupakan istilah umum, seperti chimi , untuk sekelompok besar roh halus yang hidup di hutan belantara. Bedanya, kalau chimi merujuk pada roh di gunung-gunung dan rawa-rawa, Moryo merujuk pada roh air. Mereka dikatakan terlihat seperti anak kecil berumur sekitar tiga tahun dengan kulit berwarna merah atau hitam, mata merah, telinga panjang, dan rambut panjang yang indah.Moryo memakan daging dari mayat manusia. Oleh karena itu, mereka suka merampok kuburan untuk menggali mayat dari tanah. Mereka lalu memakan isi perut dari mayat yang sudah membusuk. Mereka juga suka mengganggu prosesi pemakaman dengan menggunakan kekuatan sihir untuk mengalihkan perhatian para pelayat, lalu mencuri mayat dari peti mati sementara tidak ada seorang pun yang melihat. Karena kebiasaannya ini, mereka sering menyebabkan masalah. Banyak cara yang telah dilakukan untuk mencegah gangguan mereka.Moryo takut pada pohon ek dan harimau. Oleh karena itu, China kuno biasanya menanam pohon ek di halaman pemakaman. Selain itu, mereka juga menghiasi jalan masuk dan keluar halaman pemakaman dengan patung-patung harimau. Sebagai tambahan, kepala biara menguburkan peti mati di dalam tanah. Seorang pelayan akan masuk ke dalam lubang kubur dan menusuk sekitarnya dengan tombak untuk meyakinkan tidak ada Moryo yang bersembunyi di kuburan. Hal ini tidak dilakukan di Jepang.Moryo pertama kali muncul dalam catatan China kuno dimana mereka dikatakan merupakan roh halus atau iblis. Di Jepang, mereka dikatakan sebagai kami air, bekerjasama dengan chimi dan kami di pegunungan. Banyak jenis yokai yang bisa diklasifikasikan sebagai Moryo, salah satu yang paling terkenal adalah Kappa.Di Mimibukuro, sebuah koleksi cerita rakyat dikumpulkan selama zaman Edo. Ada sebuah kisah tentang Moryo yang menyamar menjadi manusia. Kantor pemerintahan bernama Shibata memiliki petugas yang loyal. Pada suatu malam, ia memberitahu Shibata bahwa ia akan pergi meninggalkan pekerjaannya. Saat ditanya mengapa, laki-laki tersebut menjawab ia sebenarnya bukan manusia tapi Moryo yang menyamar. Ia akan kembali mencuri mayat. Ia berkata akan pergi ke sekitar desa untuk menjalankan tugasnya sebagai Moryo. Hari berikutnya, pekerja tersebut hilang. Pada saat yang sama, di desa yang ia sebutkan, awan hitam mendadak muncul pada salah satu upacara pemakaman. Saat awan kembali bersih, mayat telah hilang dari petinya.

Hashihime
Horror
23 Jan 2026

Hashihime

Hashihime merupakan dewi yang sangat cemburu, ia hidup di jembatan-jembatan. Khususnya, jembatan yang sangat panjang dan tua. Sebagai dewi, Hashihime memiliki berbagai bentuk yang berbeda, tergantung pada situasi yang ada. Namun demikian, mereka biasanya digambarkan memakai jubah putih, wajah seputih cat, memiliki sebuah tatakan besi, dan membawa lima buah lilin. Ini merupakan peralatan yang digunakan untuk mengadakan kutukan.Hashihime menjaga jembatan dimana mereka tinggal dengan buas. Apabila banyak dewa dihubung-hubungkan dengan lokasinya, ia akan menjadi sangat cemburu. Jika salah satu orang berbicara baik tentang jembatan lain sementara ia ada di atas jembatan milik Hashihime, atau jika seseorang menyanyikan sebaris Noh yang menyajikan kemarahan wanita sebagai tema utamanya, sesuatu yang menakutkan akan terjadi pada orang tersebut.Terlepas dari sikap mereka yang menakutkan, mereka dihormati oleh orang-orang yang tinggal di sekitarnya. Tempat di sekitarnya tinggal juga akan dianggap keramat sebagai wujud penghormatan mereka. Selama masa perang, penduduk akan memohon pada Hashihime untjk melindungi jembatan dari serangan musuh. Setelah masa perang selesai, Hashihime merupakan dewi pemutus dan pemisah. Ia diminta untuk membantu orang-orang dalam hal putus cinta, cerai, dan nasib buruk.Kekuatannya untuk memisahkan sangat kuat sehingga pasangan dilarang melintas di depan tempat keramat milik Hashihime atau melangsungkan pernikahan di depan tempat keramat Hashihime bersama-sama. Jika pengantin baru harus menyeberangi jembatan yang ditinggali oleh Hashihime, mereka harus melintas di bawahnya dengan kapal daripada menanggung risiko mengalami kutukan dalam pernikahan mereka.Cerita Hashihime yang paling terkenal berasal dari Tsurugi no Maki dalam Dongeng Heike yang diceritakan kembali pada sandiwara Noh Kanawa.Seorang wanita mengunjungi Kifune-jinja di Kyoto pada jam dua pagi. Ia penuh kemarahan dan kecemburuan pada mantan suaminya yang membuangnya untuk bersama dengan wanita lain. Malam demi malam, ia mengunjungi tempat keramat untuk berdo'a pada dewa di sana agar mengubahnya menjadi iblis yang kuat. Wanita itu tidak menginginkan yang lain kecuali melihat mantan suaminya hancur, bahkan jika hal itu harus dibayar dengan nyawanya. Setelah malam ketujuh berziarah, do'anya dijawab. Dewa memberitahunya jika ia membenamkan dirinya sendiri ke dalam sungai Uji selama dua puluh satu malam, ia akan berubah menjadi iblis.Wanita itu melakukan apa yang diperintahkan. Ia mengenakan jubah putih dan mengikat rambutnya menjadi lima tanduk. Ia menggambari wajahnya dan mengecat tubuhnya dengan warna merah tua. Ia menaruh tatakan kaki tiga di atas kepalanya dan menaruh obor pada tiap kakinya. Ia menghidupkan ujung-ujung obornya dan menaruhnya di mulut. Ia membenamkan dirinya di sungai Uji selama dua puluh satu hari dengan rasa benci yang berkobar di dalam hatinya. Kemudian, seperti yang dewa katakan padanya, setelah dua puluh satu hari, ia berubah menjadi kijo (setan) mengerikan yang memiliki kekuatan hebat. Ia telah berubah menjadi Hashihime dari Uji.Malam itu, suaminya bangun dari mimpi buruk sebagai pertanda bahaya. Ia cepat-cepat mencari onmyouji (master yin yang) terkenal, Abe-no-Seimei. Seimei mengenali mimpi itu sebagai tanda bahwa istri si laki-laki telah datang untuk menghancurkan pasangan tersebut. Malam itu, ia berjanji untuk menyelamatkan mereka. Ia datang ke rumah mereka, mengadakan upacara pengusiran setan. Ia membuat dua katashiro , yaitu boneka kertas yang merepresentasikan si lelaki dan istrinya, dimaksudkan sebagai target pengganti untuk sang kijo yang dendam.Malam itu, seperti yang Seimei prediksi, iblis tersebut muncul. Ia menyerang dua katashiro , bukan pasangan yang sesungguhnya. Pekerjaan Seimei berhasil, kekuatan iblis itu berbalik padanya. Wanita iblis tersebut menyadari bahwa ia tidak bisa menandingi kekuatan Abe-no-Seimei. Ia lalu menghilang, mengancam akan kembali pada waktu yang lain.

Late Night Show
Horror
22 Jan 2026

Late Night Show

Beberapa tahun yang lalu, ada sebuah acara TV yang ditayangkan larut malam di Jepang. Program tersebut berhubungan dengan hantu, aktivitas paranormal dan misteri. Salah satu episode dari acara tersebut, pembawa acara memilih tiga orang remaja putri diantara penonton dan mengirim mereka untuk menjelajahi rumah berhantu secara live di TV.Kru kamera mengikuti mereka melewati rumah seram sambil mengambil semua gambar tentang apa yang mereka lakukan. Para penonton terlonjak kaget setiap ada suara aneh yang mereka dengar dan berteriak ketika ada bayangan aneh yang melintas. Pada akhirnya, ketiga gadis ini keluar dari rumah hantu tersebut sambil menangis dan gemetar dan para penonton pun menertawakan ketakutan mereka.Kemudian, salah satu kru mengambil gambar di depan rumah itu untuk kenang-kenangan. Walaupun para gadis tidak berjumpa dengan hal-hal mistis di rumah itu, sesuatu yang aneh terjadi ketika fotonya dicetak.Ketiga gadis di foto sangat berbeda dari yang seharusnya. Gadis pertama benar-benar hitam, dari kepala sampai kaki, gadis kedua dikelilingi oleh asap putih tebal dan kepala gadis ketiga hilang.Yang lebih mengerikan adalah apa yang terjadi kemudian. Gadis pertama terbunuh karena alasan yang misterius. Terjadi kebakaran di rumahnya ketika ia sedang tidur dan ia terbakar hidup-hidup. Ketika mereka membwa keluar mayatnya, mayatnya sama seperti yang ada di foto.Sepertinya hal ini berlebihan jika disebut kecelakaan dan ketika MC dari acara tersebut mendengar beritanya, ia memutuskan untuk mendedikasikan episode selanjutnya untuk menceritakan gadis-gadis itu dan foto mereka. Ia mengundang kedua gadis yang bertahan hidup ke dalam studio untuk diwawancara.Pada saat syuting episode selanjutnya, gadis kedua datang tepat waktu, tetapi gadis ketiga tidak muncul juga. Para penonton sudah duduk di tempatnya dan kamera sudah mulai merekam gambar. MC menceritakan bagaimana foto tersebut diambil dan memastikan kepada penonton bahwa foto itu bukanlah trik kamera.Ia mengenalkan gadis kedua dan ia pun berjalan ke panggung. Ketika para penonton bertepuk tangan, ia duduk di sebelah meja MC. Sebelum ia sempat menjawab pertanyaan, lampu studio jatuh dari langit-langit dan menimpanya. Ia tersetrum di depan penonton yang ketakutan. Ketika para kru berusaha untuk mematikan lampu tersebut, asap putih tebal membumbung dari tubuh gadis itu.MC tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Mayat gadis itu sama seperti yang ada di foto."Jangan berhenti merekam!" teriaknya. "Kamera tetap merekam!"Selama kekacauan itu, tidak ada yang menyadari bahwa ibu dari gadis ketiga sudah datang ke studio. Ia memaksa masuk lewat pintu, menggendong sesuatu di tangannya. Rambutnya berantakan dan bajunya bernoda darah.Ia naik panggung, menaruh bungkusan ditangannya di meja MC dan membukanya. Di dalamnya terdapat kepala anaknya."Lihat apa yang sudah dilakukan acaramu kepada anakku!" teriaknya.Kemudian, mereka mengetahui apa yang sudah terjadi. Gadis ketiga sedang dalam perjalanan ke studio dengan ibunya. Mereka terlambat sehingga memaksa supir taksi untuk mengemudi lebih cepat. Supir taksi mengemudi dengan kecepatan tinggi di tengah hujan, ia kehilangan kendali atas kemudinya dan menabrak truk. Gadis ketiga terjepit karena tabrakan tersebut dan ibunya menyaksikan semua kejadiannya. Sebuah pemandangan yang mengerikan yang membuat wanita malang itu menjadi gila.Stasiun televisi itu tidak pernah menayangkan episode tersebut, MC-nya dipecat dan acaranya langsung dihentikan. Untuk menghilangkan jejak dan publikasi ke masyarakat, mereka menghancurkan semua yang sudah terekam. Sampai sekarang, hal ini merupakan hal yang tabu dibicarakan pada industri pertelevisian Jepang.***

Suami Masa Depan
Horror
22 Jan 2026

Suami Masa Depan

Bertahun-tahun yang lalu, sebuah permainan berupa tebak-tebakan keberuntungan sangat populer diantara gadis-gadis remaja di Jepang. Mereka menyebutnya sebagai "Suami Masa Depan". Menurut legenda, jika kau memainkan permainan ini maka kau akan mengetahui siapa yang akan kau nikahi.Mereka mengatakan bahwa permainan ini harus dimainkan dengan lampu dimatikan, di samping jendela di bawah sinar bulan. Jika kau menaruh mata pisau cukur di mulutmu pada tengah malam, lalu melihat ke dalam baskom yang berisi air, maka kau akan melihat wajah istri atau suamimu di masa depan. Wajahnya akan terpantul di air.(Peringatan: Jangan mainkan permainan ini. Berbahaya. Kau bisa mengiris mulutmu sendiri dan berakhir seperti Kuchisake Onna.)Salah satu siswi sekolah mendengar tentang permainan tebakan keberuntugan ini. Ia memutuskan untuk segera mencobanya. Gadis itu belum pernah memiliki pacar, ia khawatir dirinya tidak pernah bisa jatuh cinta. Mimpi terburuknya adalah ia tidak akan pernah bisa menikah. Rasa penasarannya membuat dirinya putus asa untuk mengetahui seperti apa suami masa depannya.Ia mengambil salah satu mata pisau cukur milik ayahnya dari kamar mandi orang tuanya. Kemudian, ia mengambil baskom dari lemari dapur dan mengisinya dengan air. Akhirnya, ia mematikan lampu, membuka korden, dan menunggu sampai jam menunjukkan tengah malam. Ia menaruh mata pisau cukur dengan hati-hati di mulutnya. Ia lalu mengintip ke dalam baskom dengan rasa penasaran.Di dalam air, ia melihat wajah seorang laki-laki berbalik menatapnya.Gadis itu terkejut hingga ia menjerit tanpa sengaja. Pada saat yang sama, mata pisau cukur terlepas dari mulutnya lalu jatuh ke dalam baskom. Air berubah menjadi merah pekat seperti darah. Gadis itu melompat mundur dengan ketakutan sambil gemetar menatap baskomnya.Beberapa saat kemudian, saat ia melihat ke dalam baskom lagi, air telah kembali sebening kristal. Mata pisau cukur tergeletak di bawah baskom. Gadis itu bingung. Apakah tadi hanya sebuah ilusi? Apakah matanya sedang mengelabui dirinya? Apakah ia benar-benar melihat sebuah wajah atau itu hanya pantulan cahaya bulan di dalam air? Gadis itu memutuskan untuk melupakannya, lalu pergi tidur.Tahun berlalu dengan cepat. Gadis itu telah tumbuh dewasa. Ia lulus dari sekolah, pergi kuliah, dan akhirnya mendapatkan pekerjaan. Ia juga mulai berkencan dengan laki-laki yang baik. Laki-laki itu merupakan pacar pertamanya. Kekasihnya sangat lembut dan menuruti apa pun yang ia inginkan. Laki-laki tersebut memiliki sikap yang ramah, selalu humoris, dan lucu.Namun demikian, ada satu hal yang aneh tentang kekasihnya tersebut. Ia selalu menutupi wajahnya dengan masker operasi putih yang besar. Di Jepang, mereka biasa memakai masker seperti itu untuk mencegah flu. Pada saat pertama mereka bertemu, laki-laki itu menjelaskan bahwa ia sedang menderita flu dan tidak ingin si gadis tertular. Pada saat itu, si gadis menerima penjelasan tersebut. Tapi, bulan terus berlalu dan si lelaki tetap memakai masker tanpa pernah melepaskannya sama sekali.Setiap kali mereka bertemu atau pergi kencan, laki-laki itu akan memakai masker. Jika si gadis memintanya untuk melepaskan masker, maka ia akan menolak dengan marah. Kecuali keadaan aneh tentang masker ini, si gadis semakin jatuh cinta pada laki-laki tersebut. Akhirnya, hari dimana si lelaki meminta si gadis untuk menikah telah datang.Si gadis mulai berpikir. Bagaimana kau bisa menikahi seseorang yang tidak pernah kau lihat wajahnya? Seharusnya tidak ada rahasia apa pun diantara suami dan istri. Apa yang laki-laki itu sembunyikan dari dirinya? Gadis itu percaya bahwa perasaannya tidak akan berubah, bagaimana pun rupa laki-laki itu yang sebenarnya.Pada suatu malam, si gadis duduk di sebelah kekasihnya. Ia memberitahu kekasihnya bahwa ia mau menikah hanya jika lelaki tersebut percaya padanya untuk membuka masker. Awalnya, si lelaki menolak. Tapi setelah didesak oleh si gadis, laki-laki itu akhirnya bersedia membuka maskernya.Laki-laki itu memunggungi si gadis. Ia melepas tali masker dari telinganya dengan perlahan-lahan. Kemudian, ia tiba-tiba berputar menghadap si gadis. Gadis itu menatap kekasihnya dengan ketakutan.Wajah lelaki itu rusak mengerikan karena luka panjang dari mata, turun ke pipi, dan melewati mulut sampai ke dagunya. Luka itu sangat dalan hingga tampak seperti dicukil dengan pisau yang tajam. Sangat menyakitkan ketika melihatnya."Apa yang terjadi dengan wajahmu?" tanya gadis itu dengan ketakutan. "Apa yang terjadi padamu?"Mata laki-laki itu menciut karena marah. Wajahnya penuh dengan ekspresi benci."Kau seharusnya tahu," geramnya. "Kau yang menjatuhkan mata pisau cukur itu!"***

Sunshine 60
Horror
22 Jan 2026

Sunshine 60

Sunshine 60 adalah gedung pencakar langit yang memiliki 60 lantai di Ikebukuro. Bangunan itu merupakan gedung tertinggi di Jepang sejak tahun 1978 sampai 1991 ketika Tokyo City Hall sudah selesai dibangun.Gedung pencakar langit Sunshine 60 yang berhantu ini berdiri di bekas penjara paling kejam di Jepang, yakni Penjara Sugamo.Penjara Sugamo dibangun dari bawah ke atas untuk memenjarakan tahanan politik. Mulai tahun 1920 sampai 1945, penjara ini menahan para anarkis, komunis, pembangkang, dan tawanan perang. Di bawah pendudukan Amerika, penjara ini telah menahan sekitar 2000 kriminal perang termasuk Perdana Menteri saat itu, yaitu Hideki Tojo.Pada tahun 1971, penjara ini ditutup. Beberapa tahun kemudian, pembangunan kantor dan kompleks perbelanjaan besar-besaran mulai dilakukan di sana. Perencana telah mengetahui dengan baik bahwa reputasi penjara tersebut bisa menimbulkan legenda urban pada gedung yang baru, jadi mereka menamainya dengan nama yang bagus: Sunshine 60.Hal itu tidak berlangsung lama. Tepat setelah hari pembukaan, banyak rumor beredar bahwa gedung tersebut berhantu. Gedung itu satu-satunya pencakar langit yang dianggap berhantu. Legenda berkembang tanpa keraguan saat gedung itu sudah semakin tua.Pendapat lain mengatakan bahwa desain dari Sunshine 60 dipengaruhi oleh arsitektur Tokyo yang berumur lebih dari 35 tahun. Gedung itu merupakan "kota dalam kota" pertama di Tokyo. Gedung pencakar Sunshine 60 tepat di tengah-tengahnya memiliki kompleks bangunan yang dikenal dengan Sunshine City.Ide di balik "kota dalam kota" merupakan desain yang menggabungkan kantor, tempat belanja, hotel, gedung pertemuan, hiburan, kesehatan, dan perawatan ke dalam satu bangunan. Rancangan ini berusaha ditiru oleh gedung-gedung di Tokyo selama beberapa tahun. Rappongi Hills dan Ebisu Garden Place merupakan contoh yang menonjol.Gedung-gedung modern mengembangkan konsep "kota dalam kota" dengan menambahkan pemukiman dan taman ke dalam rancangan mereka. Misalnya gedung yang bisa meminimalisir mobilisasi: orang-orang bisa hidup, belanja, dan relaksasi di tempat mereka bekerja.Sunshine 60 merupakan tempat yang direkomendasikan jika kau akan mengunjungi Tokyo. Letaknya hanya di sebelah timur stasiun Ikebukuro. Gedungnya menyediakan pemandangan terbuka di lantai 59 dan 60. Di lantai 60, ada ruang terbuka yang jarang ditemui di Tokyo. Ia dibuka setiap hari sepanjang tahun termasuk akhir pekan dan hari libur mulai pukul 10.00 sampai 21.30. Sunshine City menyediakan akuarium, planetarium, pusat hiburan (Namco Namja Town), museum (Ancient Orient Museum), gedung teater, dan tempat perbelanjaan.

Boneka Jepang
Horror
22 Jan 2026

Boneka Jepang

Karena pekerjaanku, aku dipindahkan ke negara bagian lain. Perusahaanku telah membayar uang sewa dimana keluargaku akan tinggal untuk sementara waktu. Itu adalah sebuah rumah besar yang terletak di sisi gunung. Satu-satunya masalah ialah rumah tersebut cukup tua dan bobrok.Kami harus tinggal di sana kira-kira selama sebulan. Suatu saat, anak perempuanku menemukan sesuatu yang aneh di kebun. Itu adalah sebuah kotak kecil. Saat ia menunjukkannya padaku, aku merasakan perasaan yang tidak menyenangkan tentangnya. Aku memerlukan waktu yang lama untuk menyingkirkan benda itu dari anakku. Lalu aku memberitahunya bahwa aku akan membuang benda yang ia temukan.Kalau saja aku langsung membuang barang sial itu, hal ini tidak akan pernah terjadi. Karena beberapa alasan yang tidak bisa kujelaskan, aku memutuskan untuk membakar kotak tersebut.Beberapa hari kemudian, sesuatu yang membawa malapetaka terjadi. Salah satu temanku mengalami kecelakaan lalu lintas. Mobilnya tiba-tiba meledak hingga terbakar. Temanku yang malang terjebak dalam mobilnya yang telah hancur, lalu terbakar hidup-hidup. Ia meninggal sebelum pemadam kebakaran sampai di tempat kejadian.Tidak lama setelah itu, temanku yang lain mengalami kecelakaan tragis. Ia sedang membuat api unggun di luar rumahnya saat tanpa sengaja pakaiannya terbakar. Ia menderita luka bakar pada wajah dan lengan kanannya.Aku pergi mengunjungi temanku saat ia dirawat di rumah sakit. Ia memberitahuku apa yang sebenarnya terjadi. Ia berkata bahwa beberapa hari sebelum kecelakaan itu terjadi, ia memimpikan hal aneh, yaitu tubuhnya terbakar.Walaupun aku tidak pernah percaya pada takhayul, aku merasa takut bahwa sesuatu terjadi karena kotak yang ditemukan oleh anakku.Aku segera pulang ke rumah, lalu aku pergi ke kebun untuk mencari lubang dimana aku membakar kotak itu. Aku menemukannya. Saat aku mengangkatnya, perasaan dingin yang mengerikan membalut seluruh tubuhku.Di dalam kotak yang telah gosong, ada tiga buah boneka. Boneka-boneka tradisional Jepang yang mengenakan kimono. Salah satunya terbakar sampai kering, boneka kedua hanya hangus pada satu sisinya, sedangkan boneka ketiga tidak tersentuh api sama sekali. Saat aku mengangkat boneka yang setengah terbakar, kimono yang dipakainya jatuh tercerai-berai.Saat itulah aku melihat punggung boneka. Aku menatapnya dengan penuh ketakutan. Nama temanku terukir di punggung boneka. Nama temanku yang lain, yang telah meninggal, terukir di punggug boneka yang seluruhnya terbakar. Sisa boneka yang tidak tersentuh api, ada namaku di punggungnya.Bulu kudukku berdiri. Aku penasaran siapa yang melakukan hal seperti itu. Siapa yang meninggalkan boneka-boneka di halaman rumahku? Aku tidak memiliki musuh. Tidak ada alasan bagi siapa pun untuk balas dendam padaku. Aku tidak mengerti.Aku lalu membawa istri dan anakku untuk segera pindah dari rumah tersebut. Kami tidak bisa membuang boneka-boneka itu begitu saja, jadi kami meninggalkan mereka di kuil Budha. Sampai sekarang, kata-kata biarawan yang menerima mereka masih terekam di benakku."Aku mencoba melakukan pembersihan pada boneka-boneka ini untuk menghilangkan kutukannya," katanya. "Tapi tidak mungkin untuk membersihkan mereka. Dendam yang melekat pada boneka-boneka ini bukan milik manusia."

Selebritis Internet
Horror
20 Jan 2026

Selebritis Internet

Seorang gadis berumur 19 tahun sedang kuliah di Jepang. Saat duduk di tahun kedua, ia memutuskan untuk mengembangkan kemampuan Bahasa Inggris. Jadi, ia pindah ke universitas di Amerika Serikat. Ia selalu menginginkan tinggal USA, tapi ia tidak mengantisipasi betapa sulitnya perubahan bagi dirinya.Mata kuliah yang ia pelajari mengharuskannya menyerahkan banyak laporan. Saat ia kuliah di Jepang, ia menulis semua tugasnya dengan Bahasa Jepang. Namun demikian, universitas di Amerika mengharuskan laporan-laporan itu ditulis dalam Bahasa Inggris. Hal ini menyebabkan masalah besar bagi gadis tersebut karena kemampuan Bahasa Inggris yang dimilikinya tidak terlalu baik. Ia mendapati dirinya harus menghabiskan banyak waktu untuk memeriksa ejaan dan tata bahasa sambil menulis laporan-laporannya.Masalah lainnya adalah ia tidak memiliki laptop sendiri. Untungnya perpustakaan kampus memiliki sebuah laboratorium komputer yang menyediakan kurang lebih 50 komputer. Laboratorium komputer tersebut dibuka selama 24 jam. Sayangnya, selalu saja ada antrian panjang dimana orang-orang menunggu untuk menggunakan komputer. Setiap pagi, ia harus menghadiri kuliah. Sementara setiap malam, ia harus mengantri untuk menggunakan sebuah komputer. Hal ini membuat si gadis menjadi kehilangan semangat. Setelah beberapa waktu, ia mulai lelah dengan kegiatan sehari-harinya yang membosankan.Pada suatu tengah malam, gadis itu sedang duduk membungkuk di depan sebuah komputer selama berjam-jam. Saat itu sudah hampir pukul dua pagi. Ia benar-benar kelelahan. Hal itu membuatnya kesulitan untuk membuat matanya tetap terbuka. Ia lalu menyandarkan punggungnya pada sandaran kursi sambil menguap dan menggaruk tangannya. Mendadak, jarinya menyentuh sisi keyboard komputer.Ia baru saja akan mulai mengetik lagi saat tiba-tiba ia melihat ke bawah. Ia memperhatikan ada suatu guratan di meja di bawah keyboard. Guratan itu seperti sebuah alamat URL. Ia pikir, aneh kalau ada seseorang yang menghabiskan waktunya menggores sebuah alamat website di atas kayu. Tetapi karena gadis itu bosan, ia memutuskan untuk melihat website tersebut karena penasaran.Setelah mengetik alamat website di mesin pencari, ia menunggu beberapa detik sampai sebuah halaman muncul di layar komputer. Apa yang ia lihat membuatnya ketakutan.Ada sebuah gambar laki-laki yang berlumur darah sedang berbaring di lantai yang pencahayaannya suram. Gambar itu terlihat nyata, sehingga membuat perut gadis tersebut mual seperti akan muntah. Ia melihat lebih dekat untuk mendapati sebuah tulisan di bawah gambar.Bunyinya: "Laki-laki bodoh, berumur sekitar 30 tahun. Dibunuh olehku hari ini."Keringat dingin mengalir di belakang leher si gadis saat ia menatap pada gambar mengerikan di depannya.Gadis itu segera mematikan komputernya. Ia menyambar tas tangannya, lalu cepat-cepat keluar dari laboratorium komputer. Ia kembali ke kamar asramanya sendirian. Semalaman, ia hanya berguling-guling di atas tempat tidur. Foto mengerikan yang ia lihat tidak mau menjauh dari benaknya."Apakah itu nyata?" tanyanya pada dirinya sendiri. "Mungkin itu hanya bohongan. Orang-orang suka mengunggah gambar gila ke internet setiap waktu. Website sering penuh dengan hal-hal yang aneh dan mengganggu."Gadis itu mencoba untuk tidak memikirkan bahwa ia baru saja melihat website dari seorang pembunuh. Bagian terburuknya, pembunuh itu terlihat membanggakan tindakan kriminalnya.Pagi berikutnya setelah sarapan, keingintahuan gadis tersebut mengalahkannya. Ia membolos dari kelas pertamanya, lalu melangkah menuju laboratorium komputer. Saat ia menemukan sebuah komputer yang tidak digunakan, ia lalu duduk sambil mengetik URL. Mungkin yang ia lihat tadi malam hanya khayalannya saja.Saat website itu muncul, ia melihat gambarnya telah ganti. Bukannya melihat mayat dalam ruangan berpencahayaan suram, foto malah menunjukkan seorang wanita berambut pirang yang sedang berjalan menyusuri jalanan yang ramai. Gadis itu menghela napas lega. Gambar yang muncul tersebut pasti diambil dari jauh karena si wanita tidak sadar jika dirinya telah difoto.Tulisan di bawah gambar berbunyi: "Wanita bodoh, berumur sekitar 25 tahun."Malam itu, si gadis pulang kembali ke asramanya. Ia tidak berbicara pada siapa pun. Ia masih bingung. Ia tidak bisa berhenti memikirkan tentang website aneh tersebut. Segera setelah ia bangun keesokan harinya, ia cepat-cepat berpakaian untuk pergi lagi ke laboratorium komputer.Hampir tidak ada orang di sekitarnya. Ia duduk di depan sebuah komputer yang kosong lalu mengetik URL website. Ia ketakutan saat melihat gambarnya telah ganti lagi. Itu adalah ruangan berpenerangan redup yang sama, tapi kali ini seorang wanita berambut pirang yang berbaring di lantai. Darah muncrat dari hidung dan mulut wanita tersebut. Ada sebuah pisau besar yang menancap di dadanya.Di bawah foto ada kata-kata: "Wanita bodoh, berumur sekitar 25 tahun. Dibunuh olehku hari ini."Si gadis ketakutan. Ia segera menelepon polisi. Melalui telepon, ia kesulitan untuk menjelaskan situasinya. Bahasa Inggrisnya tidak terlalu bagus. Ia menghabiskan banyak waktu untuk mengulang apa yang ia katakan. Ia juga terlalu lama mencoba menemukan kata-kata yang tepat untuk menggambarkan apa yan telah ia temukan. Pada akhirnya, ia bahkan tidak yakin polisi mengerti apa yang ia coba katakan. Namun demikian, mereka mencatat namanya, alamatnya, nomor teleponnya, dan URL website yang ia temukan.Sesaat setelah menutup telepon, gadis itu gemetar. Ia tidak bisa menghilangkan gambar-gambar mengerikan itu dari kepalanya. Ia harus melihat yang lain. Malam itu, ia kembali ke laboratorium lagi. Dengan perasaan ketakutan dan penasaran yang bercampur aduk, ia memasukkan URL website.Saat komputer sedang memuat halaman website, ia menemukan bahwa gambar yang ada di sana beberapa jam lalu telah menghilang. Malahan, di sana ada gambar seorang gadis yang diambil dari belakang. Gadis itu memiliki rambut hitam pendek, memakai kaos berwarna hijau pupus, dan sedang duduk di depan sebuah komputer.Perut gadis itu terasa turun ke bawah. Ia mulai berkeringat dingin. Ia mengenali rambut milik gadis dalam foto. Ia juga mengenali kaos yang dipakai gadis tersebut. Ia sedang menatap gambar dirinya sendiri.Nama, alamat, dan nomor teleponnya ditulis di bawah gambar yang diikuti dengan sebuah kalimat:"Kau adalah selebritis internetku yang berikutnya..."Gadis Jepang itu berlari keluar dari laboratorium komputer. Ia langsung kembali ke kamarnya di asrama. Ia lalu mengepak barang-barangnya. Saat pagi hari, ia terbang pulang ke Jepang. Ia tidak pernah kembali lagi ke Amerika Serikat.

Gadis dalam Cermin
Horror
20 Jan 2026

Gadis dalam Cermin

Saat aku masih kecil, aku menghabiskan banyak waktuku sendirian. Orang tuaku tinggal di sebuah rumah tua di pinggir kota. Di sana tidak ada anak-anak lain yang sebaya denganku. Aku memiliki seorang adik laki-laki, tapi saat itu ia masih bayi, jadi aku tidak bisa bermain dengannya. Aku selalu kesepian.Rumah tua dimana kami tinggal memiliki banyak ruangan kecil. Di koridor, ada kamar dengan pintu geser dimana ayahku akan menyimpan barang-barangnya. Aku suka pergi ke sana dan bermain dengan peralatan-peralatan itu. Itu merupakan saat yang menyenangkan bagiku.Pada suatu hari, aku menemukan sebuah cermin tua dalam kamar tersebut. Bentuknya lonjong dengan bingkai yang diukir dari perunggu. Walaupun barang itu sudah cukup tua dan berdebu, kacanya sangat bersih hingga aku bisa melihat pantulan diriku sendiri dengan sempurna.Suatu kali saat aku sedang bermain di kamar penyimpanan, aku mendadak menatap cermin. Ada sesuatu yang membuatku terkejut. Dalam pantulan, aku melihat gadis asing berdiri di belakangku. Aku cepat-cepat menoleh ke sekitarku dengan ketakutan, tapi tidak ada siapa pun di sana. Saat aku melihat kembali pada cermin, aku kebingungan. Gadis kecil itu masih di sana.Aku kira karena aku masih anak-anak, aku jadi tidak takut padanya. Hal aneh yang kupikirkan adalah bahwa ia hanya muncul dalam cermin. Gadis kecil itu memiliki rambut hitam yang panjang dan kulit putih yang pucat. Melalui cermin, ia tertawa melihatku."Halo," katanya sambil tersenyum.Kami mulai berbicara satu sama lain. Gadis itu memberitahuku untuk memanggilnya Nana. Kami mengobrol sepanjang waktu. Orang tuaku pasti penasaran mengapa aku menghabiskan banyak waktu di ruang penyimpanan untuk bicara pada diriku sendiri, tapi mereka tidak pernah mengambil cermin itu dariku. Kelihatannya, Nana-chan tidak dapat dilihat oleh orang dewasa.Pada suatu hari saat aku sedang berbicara dengan Nana-chan, aku berkata, "Aku kesepian. Aku berharap memiliki beberapa teman yang bisa kuajak bermain.""Datang kemari dan bermainlah denganku," balas Nana-chan."Aku bisa pergi ke sana?" tanyaku. "Bagaimana caranya?"Wajah Nana berubah, lalu ia merendahkan nada suaranya,,"Aku tidak tahu," bisiknya. "Aku akan tanya..."Aku penasaran ia akan bertanya pada siapa, tapi yang bisa kudengar hanyalah keheningan. Entah mengapa aku merasa siapa pun dia, ia tidak ingin aku mendengarkan.Hari berikutnya saat aku berbicara pada Nana, ia berkata dengan senang, "Aku tahu bagaimana kau bisa datang ke sini sekarang. Ayo! Mari bermain!"Aku senang, tapi aku ingat bahwa orang tuaku selalu memperingatkanku bahwa aku harus memberitahu mereka sebelum aku pergi kemana pun."Oke, tapi aku akan bertanya pada ibuku," balasku.Wajah Nana mulai sedikit berubah lagi. Ia lalu berkata, "Jangan beritahu siapa pun tentang ini. Kita mungkin tidak bisa bertemu satu sama lain jika kau memberitahu seseorang."Aku tetap diam karena aku tidak ingin melanggar peraturan orang tuaku.Lalu Nana-chan berkata, "Jadi kau akan datang untuk bermain denganku besok, kan? Janji?""Ya," balasku dengan enggan. "Aku janji."Nana menyentuh permukaan cermin dengan jari kelingkingnya."Janji jari kelingking?" tanyanya sambil tersenyum.Aku menekan ujung jari kelingkingku pada cermin."Janji jari kelingking," kataku. Kupikir aku bisa merasakan perasaannya yang hangat melalui kaca.Malam itu, aku tidak bisa tidur nyenyak. Aku tidak memberitahu orang tuaku tentang Nana-chan, tapi saat aku berbaring di sana dalam kegelapan, pertanyaan-pertanyaan berputar di kepalaku.Bagaimana aku akan masuk ke dalam cermin? Tempat seperti apa di dalam di sana? Mengapa bukan Nana yang datang ke sini? Jika aku ke sana, bagaimana aku bisa kembali lagi ke sini?Saat aku merenungkan banyak hal, aku semakin gelisah. Aku mulai sedikit takut pada Nana-chan.Hari berikutnya, aku tidak pergi untuk bertemu Nana. Aku menghindarinya selama hari-hari berikutnya. Aku tidak mau dekat-dekat ke ruang penyimpanan selama seminggu. Sebenarnya, aku tidak pernah pergi ke dalam ruang penyimpanan lagi.Minggu dan bulan berlalu dengan cepat hingga aku tumbuh dewasa. Bulan dan tahun berlalu. Aku meninggalkan rumah untuk pergi sekolah di kota. Setelah aku lulus, aku mulai bekerja di kota terdekat. Aku tidak terlalu sering pulang ke rumah. Akhirnya, aku bertemu seorang gadis dan kami menikah. Sejak saat itu, aku melupakan semua hal tentang Nana.Sehabis kami menikah, istriku hamil. Ia pergi mengunjungi orang tuanya selama beberapa waktu. Aku sendirian di rumah, jadi aku kadang-kadang mengunjungi orang tuaku untuk makan malam. Mereka masih tinggal di rumah yang sama.Pada suatu malam, aku memutuskan untuk tidur di kamarku yang lama. Pada tengah malam, aku bangun karena ingin pergi ke toilet. Sementara aku mencuci tangan, aku mendadak menatap pada cermin. Pintu geser di tengah koridor terbuka. Itu adalah tempat penyimpanan dimana aku bermain waktu masih kecil. Kupikir pintu itu tertutup saat aku pergi ke toilet.Aku menoleh dan terkejut melihat pintunya tertutup. Namun demikian, saat aku melihat kembali ke dalam cermin, pintunya terbuka. Bulu kudukku merinding dan tanganku mulai gemetar. Kupikir aku melihat pintu itu kembali bergeser dalam kegelapan.Pada saat itu, aku ingat pada Nana-chan.Aku menjadi ketakutan, tapi sulit untuk mencegah mataku melihat ke dalam cermin. Pintu bergerak... dalam refleksi cermin.Asap putih muncul dalam kegelapan di belakang ruang penyimpanan. Aku melihat wajah yang kukenal. Wajah tersenyum milik Nana-chan. Kupikir aku pasti pingsan.Hal berikutnya yang kuingat adalah bangun di lantai. Saat itu sudah pagi. Orang tuaku masih tidur di kamar mereka."Itu pasti hanya mimpi," aku bicara pada diriku sendiri. "Hanya mimpi buruk."Aku tidak nyaman tinggal di rumah orang tuaku. Jadi setelah sarapan, aku pulang ke rumahku sendiri.Apartemenku memiliki tempat parkir bawah tanah yang luas, jadi aku memarkir mobilku di tempat parkirku sendiri. Aku baru saja akan keluar dari mobil, saat aku melihat pada kaca spion.Dalam cermin, ada wajah Nana.Aku menengok ke belakang dengan terkejut, tapi tidak ada seorang pun di kursi penumpang. Aku melihat kembali pada spion dan Nana-chan masih di sana. Aku menatapnya lewat balik bahuku. Mata kami bertemu.Ia terlihat benar-benar sama. Rambut hitam yang panjang dengan kulit putih yang pucat. Selama beberapa waktu, ia tidak berubah sama sekali. Aku gemetar, tidak bisa membuang tatapanku darinya. Akhirnya, Nana tertawa."Halo," katanya sambil tersenyum.Aku merasa aku akan muntah."Mengapa kau tidak kembali waktu itu?" tanyanya. "Selama ini, aku menunggumu."Aku diam. Aku tidak tahu harus berkata apa. Aku tidak bisa menemukan kata-kata yang pas."Hei," katanya. "Datanglah kemari. Ayo bermain..."Dalam pantulan kaca, tangannya pelan-pelan teracung ke arahku."Ayo bermain di sini selamanya..." katanya."Ini tidak benar!" teriakku. Aku tidak bermaksud mengatakannya keras-keras. "Nana-chan, maafkan aku. Aku tidak bisa pergi ke sana. Aku tidak akan pergi!"Nana hanya diam. Tangannya berhenti di tengah udara.Aku menyentuh pintu mobilku dengan gemetar. Dengan seluruh kekuatan yang tersisa, aku berbicara dengan suara kecil seperti bocah."Aku punya istri sekarang... Kami akan segera memiliki anak... Jadi, aku tidak bisa pergi bersamamu."Aku akhirnya bisa mengeluarkan kata-kata dari kepalaku. Aku gemetar dan menggigil tak terkendali. Akhirnya, aku melihat ke cermin lagi.Nana-chan masih di sana."Aku mengerti," katanya. "Kau menjadi dewasa... Dan kau tidak ingin bermain denganku lagi."Suaranya terdengar sangat sedih dan kesepian."Aku tidak bisa..." kataku.Nana-chan tersenyum, lalu tertawa. Itu terlihat seperti sebuah senyuman tak berdosa. Pada saat itu, aku benar-benar berpikir Nana-chan akan memaafkanku karena melanggar janji kami."Nana-chan..." aku baru akan bicara, tapi ia memotong ucapanku."Jika kau tidak mau bermain denganku, aku hanya tinggal mencari orang lain," katanya. "Seseorang sepertimu."Dan setelah itu, ia menghilang. Sebelum aku bisa mengerti sepenuhnya apa yang ia katakan, ia telah pergi. Selamanya. Nana tak pernah muncul lagi di hadapanku.Malam itu, istriku menelepon untuk memberitahuku bahwa ia keguguran. Bayi kami meninggal. Kemudian, aku akhirnya mengerti maksud perkataan Nana-chan.Ia berkata, "Seseorang sepertimu."

Pembunuhan Alice
Horror
19 Jan 2026

Pembunuhan Alice

Sampai hari ini, kasus pembunuhan Alice menyisakan misteri tak terpecahkan di Jepang. Antara tahun 1999 sampai 2005, terjadi lima pembunuhan berantai. Semua pembunuhan saling terhubung dengan kartu ancaman yang ditinggalkan oleh si pembunuh pada setiap tempat kejadian perkara.Korban pertama adalah Sasaki Megumi, seorang wanita berumur 29 tahun yang memiliki sebuah restoran. Orang-orang yang mengenalnya, menggambarkan dirinya sebagai wanita kuat yang gampang marah dan bermulut tajam saat menghadapi para pegawainya. Ia dikenal pandai memasak, karenanya ia mendedikasikan dirinya pada pekerjaannya.Pada suatu malam, Megumi menghadiri sebuah pesta di rumah temannya. Ia lalu memutuskan untuk pulang ke rumah dengan berjalan kaki. Para pelayan mengatakan ia sedikit mabuk untuk mengemudi. Ia menolak saat beberapa orang menawarkan tumpangan padanya. Ia meninggalkan pesta pada pukul satu pagi. Saat itulah terakhir kalinya ia terlihat hidup.Pagi berikutnya, sepasang kekasih sedang berjalan-jalan ke hutan yang terletak sekitar satu mill dari rumah Megumi. Mereka melihat banyak darah di jalan setapak yang ditumbuhi rumput. Karena penasaran, mereka mengikuti jejak darah tersebut hingga menemukan tubuh Megumi. Ia telah tercabik-cabik dengan bagian tubuhnya tertancap di berbagai cabang pohon. Polisi menemukan kartu remi di dalam mulut Megumi. Itu adalah kartu Jack sekop dengan tulisan "Alice" di atasnya.Korban kedua adalah seorang laki-laki muda bernama Yamane Akio. Ia adalah seorang penyanyi band indie yang seringkali main di bar atau pesta. Teman-temannya menggambarkan ia sebagai laki-laki baik yang tidak pernah menaikkan suaranya saat berbicara dengan orang lain. Setelah kematiannya, band-nya tercerai-berai karena tidak tega mencari penyanyi yang baru.Akio diculik dari apartemennya pada bulan Februari 2001. Teman se-band-nya merupakan orang terakhir yang melihatnya masih hidup saat mereka sedang berlatih pada dini hari. Malamnya, kekasih Akio datang untuk mengunjunginya, tapi wanita itu terkejut menemukan rumah sudah kosong. Setelah beberapa hari, ia mengisi laporan orang hilang dan mulai mencari keberadaan kekasihnya tersebut.Saat mereka memeriksa jejak Akio dari kamera pengawas milik gedung apartemen, polisi terkejut saat melihat sesosok orang yang memakai tudung masuk ke apartemen melalui pintu samping. Beberapa menit kemudian, sosok itu membawa sebuah kantong sampah besar yang terlihat aneh. Penampakan ini tidak pernah dilaporkan karena wajah sosok tersebut tidak kelihatan.Seminggu kemudian di bar tempat band Akio sering tampil, pemilik bar sedang bersiap-siap membuka bar-nya saat ia melihat pemandangan yang mengerikan. Tubuh Akio tergeletak di meja. Tenggorokannya robek, juga ada bekas tembakan di kepalanya. Kartu King wajik ditemukan di dalam genggaman tangannya.Korban ketiga adalah seorang gadis remaja bernama Kai Sakura. Ia merupakan gadis manis yang disayangi oleh teman-teman sekelasnya dan kenalannya. Ia ingin pergi kuliah untuk belajar fashion design . Seminggu lagi ia akan lulus sekolah menengah atas.Saat ia hilang, keluarga Sakura menjadi panik. Mereka melakukan segala cara untuk menemukan gadis tersebut. Tubuhnya ditemukan dua hari kemudian, terkubur dalam sebuah kuburan yang dangkal. Pembunuh menandai kuburannya dengan kartu. Itu adalah kartu Queen keriting.Tubuh Sakura dimutilasi dengan kejam. Matanya dicungkil, mulutnya dipaksa membuka. Ia sepertinya dikuliti hidup-hidup. Ada juga sebuah mahkota yang diukir di kepalanya. Di tubuhnya, ada tulisan cakar ayam. Itu berisi banyak frase yang membingungkan seperti "kematian adalah mimpi yang berubah bentuk", "ia akan selamanya berkuasa", dan "siapa yang mati merupakan orang yang beruntung".Korban terakhir adalah kakak beradik, Hina dan adik lelakinya yang bernama Hayato. Mereka sangat dekat, sehingga jarang sekali bertengkar. Hina keras kepala, sedangkan Hayato sangat pandai.Pada tanggal 4 April 2005, dua anak tersebut ditemukan tewas di kamar tidur mereka dengan bekas tusukan di lengan. Jendela kamar tidur mereka terbuka. Oleh karena itu, polisi percaya jika si pembunuh mengendap-endap ke dalam ruangan tanpa membangunkan mereka. Pembunuh itu lalu menyuntik mereka dengan obat yang dosisnya mematikan, lalu melarikan diri dalam kegelapan malam. Setiap anak memegang kartu As cinta yang saat disatukan bersama-sama akan membentuk kata "Alice".Bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara hanyalah sebuah jejak kaki hitam di karpet. Putus asa karena kesedihan yang mendalam, ibu mereka bunuh diri satu tahun kemudian. Ayah mereka menjadi sakit jiwa hingga harus tinggal selama bertahun-tahun di rumah sakit jiwa.Beberapa saat setelah kematian anak-anak Oshiro, seorang gelandangan bernama Suzuki Yuuto ditangkap dengan tuduhan pembunuhan. Ia memiliki riwayat penyakit mental, sehingga ia mengaku tidak ingat dimana ia berada saat pembunuhan terjadi. Hal yang lebih mengerikan, ia memakai mantel milik Yamane Akio dan titik merah di mantel tersebut terbukti sebagai darah Akio. Saat polisi mengkonfrontirnya dengan bukti itu, Yuuto mulai meracau jika sesosok iblis hitam yang tidak memiliki wajah yang memberinya mantel tersebut.Akhirnya, polisi terpaksa membebaskan Yuuto saat banyak saksi memastikan bahwa ia sedang ada di rumah penampungan yang berada lima mill dari tempat kejadian perkara saat Sakura dibunuh. Polisi tidak pernah menemukan menemukan tersangka lain sehingga kasus tersebut tetap tak terpecahkan.

Tulisan di Dinding
Horror
19 Jan 2026

Tulisan di Dinding

Ketika aku masih remaja, ada sebuah reruntuhan gedung di ujung jalan. Semua anak di wilayah ini berusaha menghindari gedung tersebut karena rumornya bangunan itu berhantu. Dinding beton di loteng bangunan berlantai dua itu telah retak dan ambruk. Jendela-jendelanya telah pecah dan kacanya berserakan di lantai.Pada suatu malam, aku dan sahabatku mencoba menguji keberanian. Kami memutuskan untuk menjelajahi tempat tua yang berhantu tersebut.Kami memanjat melalui sebuah jendela yang terletak di belakang gedung. Tempat itu seluruhnya kotor, bahkan ada lapisan lumpur di lantai kayu. Saat kami menyapu debu, kami terkejut melihat seseorang telah menulis di dinding dekat langit-langit. Bunyinya: AKU MATI."Mungkin itu hanya remaja iseng yang mencoba untuk menakut-nakuti anak-anak," kataku."Ya, mungkin..." balas temanku dengan gugup.Kami menyusuri ruangan lain di lantai dasar. Di sebuah ruangan yang terlihat seperti dapur, kami menemukan tulisan lain di dinding. Bunyinya: AKU ADA DI KAMAR ATAS.Kami berjalan menaiki tangga yang berderit ke lantai dua. Aku mempimpin jalan, sementara temanku mengikuti tepat di belakangku. Aku tidak takut, tapi temanku mulai sedikit gugup.Saat kami sampai di bagian atas tangga, kami berbelok ke kiri dan berjalan dengan hati-hati menyusuri lorong yang sempit. Di ujung lorong, ada sebuah pintu yang tertutup dengan tulisan yang tidak menyenangkan di atasnya. Bunyinya: KAU AKAN MENEMUKANKU DI KAMAR INI.Sekarang, temanku gemetar ketakutan. Aku juga sedikit takut, tapi aku tidak mau menunjukkannya. Ia memberitahuku bahwa ia tidak mau pergi lebih jauh, tapi aku menolak. Aku memberitahunya bahwa tidak ada yang perlu ditakutkan.Aku memutar kenop pintu sampai berdecit membuka. Kami melangkah masuk ke dalam ruangan yang kosong. Ada dua pintu yang tertutup di tiap sisinya. Ada lebih banyak tulisan menyeramkan yang tertulis di dinding. Bunyinya: KEPALAKU ADA DI KIRI DAN TUBUHKU ADA DI KANAN.Segera setelah temanku melihatnya, ia benar-benar kehilangan seluruh keberaniannya. Ia memekik dan berbalik untuk lari. Aku menangkap lengannya, tapi ia meronta dan melarikan diri melalui pintu yang terbuka. Aku mendengar suara langkah kakinya pelan-pelan menghilang sepanjang lorong.Aku tetap bertahan. Aku memutuskan untuk berani dan mengalahkan ketakutanku. Aku mengumpulkan seluruh keberanianku untuk membuka pintu di sisi kanan, lalu berjalan masuk. Aku melangkah ke sisi dinding ruangan dan di dinding terdapat tulisan kecil yang berbunyi: TUBUHKU ADA DI BAWAH.Aku menunduk ke bawah pada lantai. Aku berdiri di atas beberapa tulisan yang tercetak di papan lantai. Aku melangkah mundur dan melihat tulisan tersebut berbunyi: KEPALAKU DATANG DARI RUANGAN DI BELAKANGMU. BERPUTARLAH.Aku mendengar suara pintu di belakangku menderit membuka. Aku cepat-cepat menoleh. Ada sebuah bayangan yang bergerak di belakang pintu. Tiba-tiba, sesuatu menggelinding ke dalam ruangan dan menabrak dinding.Itu adalah kepala temanku yang sudah terpenggal. Matanya yang terbuka menatap padaku. Aku menjerit ketakutan dan melompat melalui jendela. Tubuhku terjatuh ke tanah dari lantai dua. Aku mendarat miring sehingga mematahkan lenganku. Aku berlari pulang dengan kesakitan, menangis dan meraung memanggil kedua orang tuaku.Polisi ditelepon, lalu mereka mulai melakukan pencarian di reruntuhan bangunan tua. Awalnya, mereka tidak bisa menemukan apa pun. Tidak ada tulisan di dinding. Mereka menyisir rumah itu dari atas ke bawah, tapi tetap tidak bisa menemukan jejak temanku.Kemudian, mereka membongkar papan lantai. Tubuh temanku terbaring di bawahnya. Mereka tidak pernah menemukan kepalanya.

Polisi
Horror
18 Jan 2026

Polisi

Polisi merupakan sebuah cerita seram tentang laki-laki yang pulang terlambat ke rumah setelah bekerja. Ia lalu masuk dalam lift dan bertemu dengan seseorang yang mencurigakan. Cerita ini berdasarkan legenda urban populer dari Jepang dan Korea.Beberapa tahun yang lalu, aku tinggal di sebuah kompleks apartemen besar di kota. Gedung itu memiliki 10 lantai, sedangkan apartemenku berada di lantai 8. Di sana merupakan kawasan yang buruk dengan banyak tindak kriminalitas. Aku berencana untuk segera pindah, sehingga aku tidak pernah bersusah payah untuk mengenal tetanggaku.Pada Jumat malam, aku pulang ke rumah sehabis bekerja sepanjang hari. Aku merasa sangat kelelahan. Aku lalu masuk ke dalam lift, kemudian menekan tombol ke lantai apartemenku. Saat pintu lift terbuka, ada seorang laki-laki yang berdiri di sana. Ia memakai mantel panjang. Topinya ditarik ke bawah untuk menutupi matanya."Halo," kataku berusaha untuk ramah.Laki-laki itu tidak menjawab.Saat aku keluar dari lift, ia mendorongku dengan kasar. Lalu ia masuk ke dalam lift dan mulai menekan tombol."Menyebalkan," aku komat-kamit sendiri.Aku membuka kunci apartemenku, lalu masuk. Aku langsung pergi ke kamar mandi. Sementara aku mencuci tangan, aku menatap cermin dan melihat sesuatu yang aneh. Ada noda merah gelap di lengan bajuku. Itu seperti darah.Kemudian, aku ingat pada laki-laki kasar yang mendorongku di dalam lift. Hal itu membuatku gugup. Aku tidak tahu dari mana darah itu berasal, tapi aku merasa curiga. Aku segera mengunci pintu depan. Lalu, aku mandi dan membuang kemejaku yang bernoda darah ke keranjang sampah. Aku tidak bisa tidur nyenyak malam itu.Hari berikutnya adalah hari Sabtu. Aku memiliki janji kencan dengan wanita muda yang menarik. Aku sudah siap pergi saat aku mendengar bel pintu berbunyi."Siapa itu?" omelku yang merasa terganggu.Aku sudah terlambat kencan, jadi aku tidak mau membuang-buang waktu. Aku mengintip dari lubang intip, lalu kulihat seorang polisi berdiri di luar."Apa ini?" tanyaku keras-keras melalui pintu."Maaf telah mengganggumu, Pak," katanya dengan sopan. "Aku ingin menanyakan beberapa pertanyaan padamu. Ada pembunuhan tadi malam di apartemen tepat di depan milikmu."Aku sudah terlambat kencan. Aku juga tidak ingin terlibat."Maaf petugas, aku tidak tahu apa pun," kataku berbohong."Tapi kau mungkin bisa membantu kami," kata si polisi. "Apakah kau melihat seseorang yang mencurigakan? Bisakah kau membuka pintu untuk bicara sebentar?""Aku tidak ada di rumah tadi malam," aku berbohong lagi. "Maaf Pak, aku tidak bisa membantumu.""Baiklah, Pak," respon si polisi. "Terima kasih atas waktumu."Polisi itu berjalan menyusuri lorong. Aku lalu melanjutkan persiapan untuk kencan.Selama beberapa hari berikutnya, aku merasa was-was. Tetanggaku telah terbunuh. Lingkungan ini benar-benar tidak aman. Aku akan senang jika bisa segera pindah.Aku juga merasa bersalah tentang berbohong pada petugas polisi. Sebenarnya, aku melihat si pembunuh. Walaupun aku tidak bisa melihat wajahnya, mungkin ada sesuatu yang bisa kuberitahu pada polisi yang akan membantu mereka menangkap si pembunuh. Kadang-kadang, tindak kriminalitas bisa diatasi dengan satu gambaran detil yang kecil.Pada suatu pagi sebelum aku berangkat kerja, aku penasaran apakah polisi telah memecahkan kasus itu. Aku menghidupkan televisi dan melihat berita, tapi mereka tidak menyebutkan apa pun tentang pembunuhan.Saat aku pergi untuk bekerja, aku mencium bau tidak sedap di lorong. Sepertinya bau itu berasal dari apartemen di depanku. Aku merasa tidak nyaman di perutku. Bulu kudukku berdiri tegak.Aku pergi menemui manajer gedung untuk memberitahunya tentang bau tak sedap tersebut. Saat aku menyebutkan tentang pembunuhan, ia berkata tidak ada pembunuhan di gedung apartemennya. Aku meyakinkannya untuk datang ke lantai apartemenku. Saat ia mencium bau amis, ia lalu membuka kunci pintu apartemen milik tetanggaku. Kami berdua merasa ngeri dengan apa yang kami temukan.Tetanggaku tergeletak di lantai dengan dikelilingi oleh genangan darah. Baunya sangat tak tertahankan. Ia telah tergeletak di sana selama beberapa hari...

Air Minum
Horror
18 Jan 2026

Air Minum

Ada seorang gadis kecil yang tinggal di sebuah gedung apartemen. Pada suatu hari, ia memberitahu ibunya bahwa ia akan keluar untuk bermain dengan teman-temannya. Berjam-jam kemudian, saat ibu si bocah turun ke bawah dan memanggil putrinya untuk makan malam, wanita itu menyadari bahwa putrinya tidak bisa ditemukan dimana pun.Si ibu bertanya pada semua anak yang tinggal di gedung apartemen apakah mereka melihat putrinya. Mereka semua memberitahunya jika mereka belum melihat gadis kecil itu sepanjang hari. Gadis kecil tersebut telah hilang.Orang tua si bocah menelepon polisi. Mereka mencari ke sekeliling daerah itu. Semua orang tua di gedung apartemen bergabung untuk ikut mencari, tapi sia-sia. Pada akhirnya, gadis kecil tersebut tidak pernah ditemukan.Tiga bulan kemudian, orang-orang yang tinggal di kompleks apartemen mulai mengeluh tentang persediaan air minum. Kapan pun mereka menyalakan keran di apartemen, mereka mencium bau busuk yang aneh.Akhirnya, manajer apartemen mulai menerima keluhan dari penghuni tentang bau dan rasa air minum mereka. Ia memutuskan untuk melakukan sesuatu. Ia menyuruh penjaga gedung untuk memeriksa tangki penyimpanan air minum yang terletak di atap.Penjaga gedung pergi ke atap. Ia memindahkan tutup dari tangki untuk memeriksa kandungan air di dalamnya. Saat ia sampai di tangki terakhir, ia mengangkat tutupnya, bau amis yang sangat kuat menyerangnya. Ia menatap ke bawah pada kedalaman yang gelap. Ia bisa melihat sesuatu mengambang di atas air. Itu seperti tubuh anak kecil yang membusuk.Setelah polisi melakukan otopsi, mereka bisa mengkonfirmasi bahwa mayat itu merupakan gadis kecil yang hilang tiga bulan sebelumnya. Sepertinya, ia sedang bermain di atas atap saat tutup penyimpanan tangki air minum terbuka. Rupanya, ia melihat ke dalam tangki dan tanpa sengaja terjatuh ke dalam air. Ia lalu tenggelam.Mayat gadis kecil itu diam-diam mengapung di sana selama tiga bulan. Dan selama tiga bulan, penghuni apartemen tidak tahu telah mengkonsumsi air minum dimana mayat gadis kecil yang telah membusuk itu mengapung di dalamnya.

Mobil yang Rusak
Horror
18 Jan 2026

Mobil yang Rusak

Pada suatu malam, aku sedang membersihkan garasi saat aku mendengar deru kendaraan. Sebuah mobil melaju kencang di jalan. Tiba-tiba, ada decit ban diikuti dengan bunyi tabrakan yang keras. Aku keluar ke jalan dan menyadari ada sebuah kecelakaan. Seorang anak laki-laki telah ditabrak mobil. Tubuh kecilnya tergeletak di atas batu-batu kerikil.Aku segera mengambil ponselku dan menelepon ambulan. Aku melihat tak percaya pada laki-laki yang menyetir mobil. Ia keluar dan mulai memeriksa kerusakan pada mobilnya tanpa menaruh perhatian pada anak laki-laki yang berbaring penuh luka di bawah kendaraannya.Tiba-tiba, seorang wanita datang sambil berlari keluar dari rumahnya, ia menjerit dan menangis. Ia jelas merupakan ibu si bocah laki-laki. Ia lari menuju si pengemudi dan mulai mengguncang-guncang tubuhnya."Apa yang telah kau lakukan?" raungnya. "Apa yang telah kau lakukan pada anakku?"Kesedihannya yang mendalam membuat bulu kudukku merinding. Si pengemudi mendorongnya dengan kasar. Laki-laki itu mulai bertengkar dengannya."Ini bukan salahku!" teriak laki-laki tersebut. "Anak itu melompat ke depan mobilku! Lihat apa yang dia lakukan pada mobilku! Aku akan membuatmu membayar untuk ini!""Terkutuk kau!" teriak si ibu. "Terkutuk kau! Aku tak akan pernah memaafkanmu karena ini!"Ambulan akhirnya datang, tapi tak ada satu pun yang bisa mereka lakukan untuk anak lelaki tersebut. Ia telah meninggal.Polisi datang dan mencoba menetapkan siapa yang bertanggung jawab untuk kecelakaan itu, tapi tidak ada saksi mata. Mereka harus menerima cerita versi si pengemudi. Ia tidak dituntut akibat kejahatannya dan dibiarkan bebas begitu saja.Beberapa hari kemudian, si pengemudi mengirim tagihan untuk perbaikan mobil pada ibu si anak laki-laki. Bagian depan mobilnya penyok, sedangkan lampu depannya pecah. Saat si ibu menolak membayar, laki-laki itu membawanya ke pengadilan. Wanita yang sedang berduka itu kalah dalam kasus tersebut. Tidak hanya membayar kompensasi, tapi ia juga harus membayar biaya pengadilan.Beberapa bulan setelah kecelakaan, si pengemudi pulang ke rumah dari bekerja. Ia menemukan istrinya telah menghilang. Ia menelepon polisi dan mengisi laporan orang hilang, tapi mereka tidak bisa menemukan jejaknya. Wanita itu seperti menguap di udara.Beberapa hari kemudian, dua anak si laki-laki juga hilang. Mereka terlihat berangkat ke sekolah, tapi mereka tak pernah pulang ke rumah. Entah dimana, mereka hilang secara misterius.Beberapa minggu kemudian, mayat salah satu anaknya ditemukan di tempat pembuangan sampah. Saat detektif yang menginvestigasi kasus itu mendengar tentang anak lelaki yang terbunuh dalam kecelakaan, mereka mulai curiga. Mereka menanyai ibu si bocah laki-laki. Mereka mendapat surat perintah untuk memeriksa rumahnya.Mereka terkejut dengan apa yang mereka temukan.Di ruang keluarga, si ibu telah membangun altar yang didekorasi dengan gambar-gambar dari si anak lelaki yang telah meninggal. Di atas altar, terdapat penggalan kepala istri si pengemudi dan anaknya yang hilang. Mata dan mulut istri si pengemudi dijahit dengan senar.Polisi menangkap ibu dari anak lelaki tersebut. Ia mengaku melakukan hal kejam itu karena ia ingin membalaskan dendamnya. Ia ingin menyiksa si pengemudi agar menderita.Wanita itu mengatakan ia menjahit mulut mayat istri si pengemudi karena ia terlalu berisik. Wanita itu memaksa si istri pengemudi melihat saat anak-anaknya dibunuh di depan matanya. Kemudian, saat semuanya selesai, wanita itu juga membunuh istri pengemudi dengan memotong kepalanya. Ia menjahit matanya karena ia tidak suka cara mayat itu menatap padanya.Si ibu dinyatakan bersalah dan mendapat vonis mati. Dia dieksekusi dengan cara digantung. Semuanya terjadi karena sebuah mobil yang rusak.***

Psikiater
Horror
18 Jan 2026

Psikiater

Aku adalah seorang psikiater. Sepanjang karirku, aku telah berhadapan dengan banyak orang yang memiliki masalah aneh dan tidak biasa. Namun demikian, ada satu kasus yang sangat menggangguku lebih dari yang lain.Ada sebuah keluarga terdiri dari tiga orang yang tinggal di depan rumahku. Mereka adalah pasangan suami istri berumur 60-an tahun yang memiliki anak berumur kira-kira 30 tahun. Anak laki-laki itu melakukan apa yang orang Jepang sebut sebagai "hikikomori". Seseorang yang berjiwa introvert, petapa, dan terisolasi. Seseorang yang menarik diri dari interaksi sosial.Kami tidak pernah melihat anak laki-laki itu. Orang-orang yang melakukan hikikomori biasanya mengunci diri mereka sendiri di dalam kamar untuk menghindari orang lain. Aku tidak pernah mendengar tentang keadaannya secara langsung dari orang tuanya. Aku menduga mereka tidak ingin mendiskusikan hal tersebut. Di Jepang, orang-orang sangat peduli tentang penampilan. Memiliki seorang anak laki-laki yang melakukan hikikomori merupakan sebuah hal yang memalukan.Hari terus berlalu, anak lelaki mereka tidak pernah mau keluar. Akhirnya, ia benar-benar tidak keluar rumah sama sekali. Setiap malam, suara marah ibunya yang berteriak dan menjerit padanya bisa terdengar dari jendela kamar anak tersebut. Kapan pun aku bertemu dengan wanita malang itu, ia tersenyum dan menyapaku, tapi ketegangan tampak di wajahnya. Ia menjadi pucat dan kurus.Saat itu sudah lebih dari enam tahun sejak semua orang melihat si anak laki-laki terakhir kali. Suatu hari, ayahnya mengetuk pintu rumahku. Ia memintaku untuk datang ke rumahnya. Ia tahu jika aku adalah seorang psikiater. Karena kami tetangga, aku memutuskan untuk melakukan apa pun yang bisa kulakukan untuk membantu keluarga tersebut.Saat kami sampai di pintu depan, ibunya sedang menunggu kami di sana. Ia memimpin kami menuju lantai atas, ke kamar anak laki-lakinya.Ia memukul pintu keras-keras dengan jemarinya dan berteriak, "Kami masuk!"Kemudian, ia membuka pintu dengan keras dan memekik, "Apa kau mau tidur selamanya? Bangun, kau pemalas tak berguna!"Sebelum aku tahu apa yang terjadi, wanita itu menyambar sebuah tongkat golf dan mulai memukuli sosok yang tidur di bawah selimut. Selama beberapa saat, aku membisu sementara ia memukul dengan membabi buta. Kemudian, aku menyambar tongkat golf dan memaksanya keluar dari kamar.Aku cepat-cepat kembali ke dalam untuk memeriksa luka anak lelakinya, tapi saat aku menarik penutup tempat tidur, aku tidak mempercayai pandanganku sendiri. Sesuatu yang berbaring di bawah selimut adalah mayat yang telah menjadi mumi.Aku berdiri di sana, membeku keheranan sambil menatap tumpukan tulang dan kulit yang sudah membusuk.Si ayah mendekat padaku sambil memegang kepalanya dengan malu."Itu istriku yang ingin kupertemukan denganmu," katanya. "Ini sudah terjadi selama bertahun-tahun. Aku tidak bisa menahannya lagi..."

Fishy Smell
Horror
17 Jan 2026

Fishy Smell

Beberapa tahun yang lalu saat aku masih duduk di bangku sekolah, aku pergi piknik dengan temanku. Kami baru saja menyelesaikan ujian, sehingga kami mencari sedikit kesenangan dengan berpetualang. Temanku membawa binatang peliharaannya, yaitu anjing, untuk menemani perjalanan kami. Karena kami tidak punya banyak uang, kami menghindari menginap di hotel. Malahan, kami berhenti di pinggir jalan untuk tidur di dalam mobil.Pada suatu malam yang mulai larut, kami tiba di sebuah desa di pinggiran pantai. Desa itu terletak di pesisir, di bawah kaki gunung. Kami hampir kehabisan bahan bakar, jadi kami mengemudi berkeliling untuk mencari tempat pengisian bensin. Menyetir menyusuri jalanan berpasir, kami melihat satu-satunya pom bensin di desa itu. Tapi sayangnya sudah tutup.Itu adalah sebuah rumah kecil dengan pom bensin di luar, jadi aku berjalan dan menekan bel. Ada sebuah keranjang besar menggantung di pintu depan. Keranjang itu berisi daging, sayuran, permen, dan beberapa perhiasan kecil. Benda itu terlihat seperti persembahan atau sejenis benda yang akan kau tinggalkan di tempat keramat.Aku kembali membunyikan bel. Aku bisa melihat seseorang sedang mengintip keluar melalui kaca yang buram, tapi tak ada seorang pun yang membuka pintu."Hei, aku tahu kau ada di rumah! Buka pintunya!" teriakku.Tidak ada jawaban."Mobil kami hampir kehabisan bensin. Kami tidak ingin terdampar di sini," kataku.Lampu menyala. Aku mendengar suara kunci yang diputar. Pintu membuka sedikit, sedangkan sesosok laki-laki memandang tajam melalui celah pintu."Apa yang kau inginkan?" geramnya."Aku hanya butuh bensin..." balasku."Apa kau tidak bisa baca? Kami tutup hari ini.""Maaf telah mengganggumu, tapi kami benar-benar terjebak.""Kau tak tahu kau ada dimana?" katanya. "Keluar dari sini sekarang!""Aku juga ingin, tapi kami butuh bensin," balasku."Ini, ambil," geramnya.Si laki-laki membuka pintu lebih lebar dan menyorongkan sekaleng bensin ke tanganku."Sekarang, pergi dan tinggalkan kami sendiri!" teriaknya sambil membanting pintu tepat di depan wajahku.Aku pikir ia sangat kasar. Tapi saat menyadari ia tidak meminta bayaran untuk bensinnya, aku hanya berterima kasih lalu pergi.Sambil berjalan ke arah mobil, aku melihat sekeliling dan memperhatikan bahwa jalanan sangat sunyi. Segalanya tampak hening. Semua rumah terlihat gelap. Setiap rumah itu memiliki sebuah keranjang yang tergantung di depan pintu."Apakah ada semacam festival atau sesuatu yang lain?" tanyaku penasaran."Jika ada, aku tidak tahu apa pun tentangnya," balas temanku.Kami berdua sangat kelelahan karena menyetir sepanjang hari, jadi kami memutuskan untuk menginap di desa itu sepanjang malam. Lalu melanjutkan perjalanan kami pada pagi harinya. Kami memarkir mobil di sisi jalan yang bisa digunakan untuk melihat lautan.Temanku merayap ke bangku belakang dengan anjingnya, sementara aku menutupi tubuhku dengan selimut di bangku depan. Kami mencoba untuk tidur.Kemudian, si anjing mulai menggeram. Aku mencium bau amis ikan yang sangat kuat di udara. Si anjing menampakkan gigi-giginya dan melanjutkan menggeram sambil menatap keluar ke arah lautan. Biasanya, anjing itu tenang dan bersikap baik, tapi sesuatu tampak membuatnya ketakutan.Aku menatap tegang ke dalam kegelapan. Laut tampak tenang, disinari oleh cahaya bulan yang pucat. Aku bisa melihat sesuatu menggeliat di pinggir dermaga."Apa itu?" desisku."Aku tidak tahu," bisik temanku dengan suara serak.Awalnya, benda itu terlihat seperti balok kayu yang mengambang di atas air. Tapi semakin kami melihatnya, benda itu tampak merangkak keluar dari lautan. Makhluk itu pelan-pelan mencapai tanah, meliuk-liuk dan merayap seperti seekor ular. Tapi tidak ada suara apa pun. Makhluk itu terlihat seperti kumpulan asap hitam, berputar, lalu berubah bentuk menjadi seorang laki-laki yang sangat besar.Aku bisa mendengar dengung keras di telingaku. Bau amis ikan semakin menjadi-jadi hingga membuatku merasa mual.Bayangan hitam itu menyeberangi jalan dan sampai di rumah pertama yang berseberangan dengan lahan parkir. Makhluk itu tingginya hampir sama dengan rumah itu sendiri. Ia berbentuk seperti manusia dengan lengan menggantung yang panjang dan kaki kurus.Makhluk itu menatap tajam melalui jendela seolah-olah ia memiliki wajah. Kemudian, ia menuju keranjang yang tergantung di depan pintu. Ia mulai melahap semua benda di dalamnya.Aku menoleh pada temanku. Ia sedang duduk di kursi belakang, gemetar seperti daun. Aku sangat takut sampai tidak bisa menggerakkan satu otot pun. Seluruh tubuhku kaku. Jantungku berdetak sangat cepat. Aku takut jantungku akan melompat keluar dari rongga dadaku.Bau amis menjijikkan dari ikan mati menggantung di udara seperti asap tebal. Bau itu sangat kuat. Sosok itu menjelajahi rumah ke rumah, menatap tajam ke jendela. Lalu ia menyambar apa pun yang ada dalam keranjang."Hidupkan mobil," kata temanku dengan suara bergetar.Segera setelah aku menghidupkan mobil, sosok hitam itu menoleh perlahan-lahan. Ia menatap langsung pada kami. Kemudian, makhluk itu mulai melangkah ke arah kami. Aku langsung tancap gas dan keluar dari area parkir.Si anjing mulai menggonggong seperti anjing gila di bangku belakang. Temanku berteriak padaku. Aku tidak berani menoleh ke belakang. Kami menyetir secepat yang kami bisa sampai keluar dari desa itu dan masuk ke kota berikutnya.Saat kami kehabisan bensin, aku menyambar kaleng bensin lalu cepat-cepat mengisi tangki mobil. Kami langsung melanjutkan perjalanan. Saat sudah pagi, kami kelelahan, tapi harus pergi sejauh mungkin dari desa yang mengerikan itu.Saat kami sampai di rumah beberapa hari kemudian, aku menceritakan pada orang tuaku tentang pengalaman kami yang mengerikan. Ibuku berkata bahwa ia samar-samar mengingat legenda yang pernah ia dengar saat masih muda. Legenda itu tentang sebuah desa nelayan kecil di pinggir pantai.Ia berkata bahwa desa itu dikutuk karena diganggu oleh sejenis makhluk supranatural. Pada hari yang sama, setiap tahun sesuatu akan muncul dari lautan untuk menyerang penduduk desa. Ia mengoyak-ngoyak mereka dan menghamburkan tubuh mereka. Untuk melindungi diri mereka sendiri, mereka akan mengunci pintu pada malam hari dan meninggalkan persembahan di luar rumah mereka untuk diserahkan pada makhluk tersebut.Sejak saat itu, aku selalu menghindari lautan. Ada sesuatu tentang bau amis ikan yang membuatku takut. Hal itu membuatku gemetaran seperti daun.***

Night Owl
Horror
17 Jan 2026

Night Owl

Saat Ryoko pergi kuliah, ia pindah ke asrama kampus. Itulah awal mulanya ia bertemu dengan Yukie, seorang gadis berumur 20 tahun yang berbagi kamar dengannya. Yukie merupakan orang yang aneh, sejenis bayangan. Ia tidak banyak bicara, tidak pernah tersenyum, dan selalu sendirian. Ada rumor yang beredar bahwa ia kehilangan pacarnya beberapa tahun sebelumnya.Pada larut malam, Ryoko mendengar Yukie bangun dari ranjang dan keluar ruangan. Awalnya, Ryoko berpikir bahwa Yukie hanya pergi ke toilet. Jadi, ia tidak menaruh perhatian. Namun demikian, setelah beberapa waktu, ia menyadari bahwa Yukie sering mengendap-endap keluar pada tengah malam. Yukie tidak kembali selama berjam-jam lamanya. Akhirnya, Ryoko menjadi sangat curiga.Pada suatu malam, Ryoko memutuskan untuk mencoba mencari tahu apa yang terjadi dengan teman sekamarnya yang aneh. Ia berpura-pura tidur, menunggu Yukie keluar dari kamar. Seperti biasanya, Yukie bangun dari tempat tidur dan keluar kamar. Ryoko menunggu selama beberapa menit, lalu mengikutinya. Ryoko menjaga dirinya tetap di bawah bayangan sehingga tidak terlihat oleh Yukie.Setelah berjalan kira-kira 30 menit, Yukie berhenti di sebuah pemakaman. Ia lalu masuk ke dalam. Ryoko gemetar ketakutan, memaksa dirinya agar tidak melarikan diri. Ia mengintip melalui dinding dan melihat Yukie bersimpuh di depan sebuah makam. Gadis itu memeluknya. Ada kegembiraan yang luar biasa di wajahnya hingga ia tertawa histeris.Ryoko telah cukup melihat. Ia berbalik ketakutan dan lari kembali ke asrama. Saat ia sampai di kamarnya, ia melompat ke atas ranjang dan berpura-pura tidur sambil menunggu Yukie kembali. Namun demikian, teman sekamarnya tidak juga kembali. Segera, Ryoko jatuh tertidur.Saat ia bangun pada pagi berikutnya, Ryoko mendengar berita yang mengerikan. Rupanya, Yukie memutuskan untuk bunuh diri pada malam sebelumnya. Ia mengiris pergelangan tangannya sampai kehabisan darah di pemakaman. Ia ditemukan terbaring di depan makam pacarnya. Ryoko sangat ketakutan.Yukie tidak memiliki keluarga. Tidak ada satu pun orang yang datang untuk mengambil barang-barangnya. Setelah tiga hari, Ryoko menjadi penasaran. Ia mulai membersihkan ruangan dan mengaduk-aduk isi tas Yukie. Ia menemukan sebuah buku harian. Ia membuka dan membaca tulisan dalam halaman-halaman buku harian tersebut. Saat ia telah sampai pada halaman terakhir, ia membeku.Di sana, ada kata-kata yang ditulis dengan darah. Bunyinya:"Aku tahu kau melihatnya!"

Gangguan Tidur
Horror
17 Jan 2026

Gangguan Tidur

Beberapa bulan yang lalu, aku dan temanku yang bernama Yoko pergi ke rumah seorang gadis untuk menginap. Aku tidak terlalu mengenal gadis itu. Namanya Emi, ia adalah teman Yoko. Mereka bersekolah di tempat yang sama saat kanak-kanak.Emi merupakan gadis yang aneh. Ia sangat pendiam dan jarang sekali mengatakan sesuatu. Orang tuanya sedang pergi keluar pada malam itu, sehingga kami tinggal sendirian di rumah. Kami memakai piyama dan duduk melingkar untuk menceritakan cerita-cerita tentang hantu. Masalahnya, kami tidak terlalu tahu banyak.Tiba-tiba, Emi menyeletuk, "Aku tahu sebuah website yang bagus."Ia membuka laptopnya dan meng-klik di salah satu halaman. Kami berkumpul di sekelilingnya untuk melihat website tersebut. Website itu memiliki banyak sekali cerita seram dari seluruh dunia, termasuk Jepang. Emi mengarahkan mouse-nya ke halaman bawah sementara kami menatap layar monitor.Yoko menunjuk salah satu cerita. Ia lalu bertanya, "Apa ini?"Selama beberapa saat, wajah Emi berubah menjadi serius. "Kau tidak disarankan membaca yang satu ini," katanya. "Ini berbahaya.""Isi website ini mengerikan," kataku."Apakah ini boleh dibaca oleh anak kecil?" tanya Yoko."Tidak," balas Emi dengan suara serius. "Ini bukan untuk anak kecil. Beberapa cerita dan permainan di dalamnya benar-benar berbahaya... seperti yang satu ini."Ia meng-klik salah satu tautan untuk membuka cerita. Halamannya terlihat sangat aneh. Ada gambar seorang wanita dengan rambut hitam yang panjang, tapi wajahnya mengerikan. Hal itu membuatku tidak nyaman.Teks di dalamnya tertulis, "Orang yang menulis cerita ini bukan manusia.""Kau tidak disarankan untuk mendengarkan cerita ini," kata Emi."Jadi, jangan dengarkan," jawab Yoko."Yah, mari pergi tidur," kataku.Aku memiliki perasaan yang aneh tentang situs ini. Maksudku, dari mana mereka mendapatkan semua cerita menyeramkan ini? Lalu, mengapa mereka mengumpulkan cerita macam begitu? Siapa yang membuat situs seperti ini? Ada sesuatu yang sangat mengganggu.Emi tidak memperhatikan kami. Ia menekan tombol untuk memainkan video. Kami mulai mendengar cerita. Segera setelah mendengar suara aneh itu, aku menjadi takut. Aku menutup telingaku dengan kedua tangan dan pergi dari kamar. Yoko mengikutiku. Kami menunggu di dalam kamar mandi sampai selesai. Aku tidak ingat cerita itu tentang apa, tapi aku ingat kalau ceritanya sangat pendek. Itu hanya seperti puisi dibandingkan dengan cerita, tapi tidak berima.Saat kami kembali masuk ke kamar, Emi memasang wajah aneh."Lihat kan, tidak ada yang terjadi," katanya.Tak lama setelah itu, kami memutuskan untuk pergi tidur. Kami sangat mengantuk. Emi naik ke ranjangnya, sedangkan aku dan Yoko berbaring di atas futon. Kami mematikan lampu dan mulai tidur.Aku selalu memiliki gangguan tidur saat menginap di rumah orang lain. Pada tengah malam, aku terbangun oleh suara aneh. Setelah beberapa menit, aku menyadari itu suara Emi. Ia membuat suara berisik dalam tidur seperti... hmm... hmm... hmm.Suaranya seolah-olah ia sedang mimpi buruk. Aku mengguncang-guncang tubuh Yoko untuk membangunkannya."Mungkin Emi seharusnya tidak membaca cerita itu sebelum tidur," bisiknya.Aku mencoba untuk tidur kembali, tapi rintihan Emi semakin keras. Kemudian, ia mulai berbicara dalam tidurnya."Bagaimana kau menemukannya?" katanya.Aku menyentuh Yoko. Kami berdua berbaring di sana untuk mendengarkannya."Bagaimana kau tahu?" katanya."Itu pasti mimpi yang aneh," kata Yoko.Baru saja Yoko berkata begitu, Emi mendadak bangun dari tempat tidur. Ia bergerak tersentak-sentak seperti boneka kayu. Saat aku melihatnya, setetes keringat dingin menuruni punggungku.Emi memunggungi kami. Kepalanya menunduk. Rambutnya yang hitam panjang menutupi wajahnya. Ia hanya berdiri di sana, menatap tempat tidurnya, merintih pelan. Pelan, sangat pelan, ia mulai membalikkan tubuhnya.Kemudian, Yoko melompat panik. "Itu bukan Emi," desis Yoko.Emi masih berbalik dengan perlahan-lahan. Yoko menatap Emi, matanya terbuka ketakutan. Aku tidak ingin melihat, tapi aku tidak bisa membalikkan tubuhku. Aku gemetar tak terkontrol. Dalam cahaya yang redup, aku bisa melihat wajah Emi saat ia berbalik. Itu wajah Emi, tapi entah mengapa seperti bukan.Kulitnya pucat, sedangkan matanya membelalak tidak normal. Mulutnya miring seperti iblis yang menyeringai.Itu bukan Emi...Seolah-olah wajah Emi bercampur dengan wajah orang lain... seolah-olah orang lain sedang berpura-pura menjadi Emi.Dalam suara yang bukan seperti manusia, ia berbisik, "Aku ingin tahu bagaimana..."Aku tidak ingat apa yang terjadi setelah itu. Aku pikir, aku dan Yoko pingsan.Saat aku bangun, ternyata sudah pagi. Yoko berbaring di atas futon di sebelahku. Tapi di atas tempat tidur, hanya ada sepasang piyama. Tidak ada tanda-tanda Emi dimana pun.Kami menuruni tangga, tapi rumah benar-benar kosong. Kami sangat ketakutan karena peristiwa malam sebelumnya masih terekam jelas di benak kami. Aku dan Yoko menggenggam erat tas kami dan pergi secepat yang kami bisa.Kami mencoba untuk menelepon ponsel Emi, tapi jawabannya di luar jangkauan. Kami mencoba lagi sepanjang siang, tapi selalu di luar jangkauan.Malamnya, kami menelepon nomor telepon rumahnya. Ibunya yang menjawab. Ia mengatakan jika ia tidak tahu dimana Emi berada. Aku dan Yoko semakin ketakutan. Kami mengirim pesan ke seluruh teman kami, tapi tidak ada yang mendengar kabar dari Emi. Ia seperti hilang dari muka bumi.Orang tua Emi pergi ke polisi untuk mengisi laporan orang hilang. Mereka mulai mencari keberadaan Emi. Kebanyakan orang berpikir ia lari dari rumah. Tidak ada yang bisa menemukan jejaknya. Polisi datang untuk menanyaiku dan Yoko, tapi tidak ada yang bisa kami sampaikan padanya. Kami berdua tahu Emi tidak lari dari rumah.Pada suatu hari, Yoko datang ke rumahku. Kami membuka laptopku dan mencari situs internet seram yang telah dibaca Emi. Dengan jemari gemetar, Yoko meng-klik tautannya.Sebuah peringatan muncul di layar. "Cerita ini telah dihapus," tulisnya. "Jangan coba mencari cerita seram ini. Terlalu berbahaya."Kami mencari ke seluruh website, tapi kami tidak bisa menemukannya.Sejak saat itu, aku memiliki gangguan tidur. Aku takut saat aku bangun... aku tidak ada di sini lagi.

Monkey Dream
Horror
16 Jan 2026

Monkey Dream

Ini adalah sebuah cerita tentang mimpi. Kau tahu jenis mimpi dimana kau tiba-tiba menjadi sadar bahwa kau hanya bermimpi? Ini adalah mimpi yang sejenis.Aku sedang sendirian, berdiri di peron yang sunyi di stasiun kereta api berpenerangan redup."Wow, mimpi yang membosankan," pikirku.Beberapa saat kemudian, aku mendengar sebuah pengumuman yang berasal dari loudspeaker. Sebuah suara monoton yang membosankan berkata, "Kereta api akan segera datang. Jika kau naik ke gerbong, kau akan mengalami sesuatu yang sangat mengerikan."Segera setelah pengumuman samar-samar tersebut, kereta api muncul di stasiun. Namun demikian, itu bukan benar-benar kereta api. Benda itu lebih terlihat seperti sejenis kereta api yang bisa kau lihat di pasar malam, bentuknya seperti rollercoaster atau kereta monyet yang dimiliki kebun binatang. Ada beberapa laki-laki dan perempuan yang duduk dalam kendaraan tersebut. Wajah mereka sangat pucat."Benar-benar mimpi yang aneh," pikirku.Tapi aku penasaran tentang pengumuman yang kudengar. Akankah aku benar-benar melihat sesuatu yang mengerikan? Apa itu? Aku memutuskan untuk masuk ke dalam kereta api untuk mencari jawabannya. Setelah ini, bagaimana seramnya mimpi ini kalau aku menyadari semuanya hanya mimpi?Aku duduk di bangku ketiga dari belakang. Udara di sekitarku terasa panas yang tidak nyaman. Semuanya terlihat sangat alami sehingga aku mulai ragu-ragu jika aku sebenarnya hanya bermimpi.Suara pengumuman terdengar, "Kereta api akan berangkat."Sementara kereta api mulai bergerak, hatiku menunggu dengan gelisah. Aku penasaran apa yang akan terjadi. Segera setelah kereta api meninggalkan peron, kami memasuki terowongan yang tertutupi oleh cahaya ungu menyeramkan."Aku pernah melihat terowongan ini sebelumnya!" kataku pada diriku sendiri.Itu adalah terowongan yang berasal dari kereta hantu yang kunaiki di sebuah pasar malam saat aku masih kecil. Itulah mengapa aku memimpikan tentang kereta monyet aneh ini. Aku hanya ingat semua rumah hantu yang kukunjungi saat aku masih kecil."Ini bukan sesuatu yang harus ditakuti," aku memberitahu diriku sendiri.Kemudian, ada pengumuman lain yang berbunyi, "Pemberhentian berikutnya, Ike-zukuri! Berikutnya, Ike-zukuri!""Ike-zukuri?" pikirku. "Itu bukan stasiun, itu adalah santapan Jepang yang langka!"Seorang juru masak Jepang yang profesional bisa memotong seekor ikan dan memasaknya mentah-mentah. Itulah mengapa ikan tersebut masih hidup saat dihidangkan padamu. Ikan malang itu akan tergeletak di piringmu, meronta-ronta sementara kau memakannya. Hal itu sangat mengerikan, tapi di Jepang termasuk makanan yang lezat.Aku masih berpikir tentangnya saat aku mendengar suara jeritan yang sangat keras dari belakangku. Aku menoleh dan melihat empat orang kerdil bungkuk yang berpakaian compang-camping. Mereka sedang mengelilingi laki-laki di kursi paling belakang. Saat aku menatap lebih dekat, aku melihat orang-orang kerdil itu memakai topeng monyet. Mereka mengacungkan pisau yang tajam. Mereka mulai memotong-motong laki-laki itu tepat di depan mataku. Mereka menyiapkannya seperti seorang juru masak sedang menyiapkan Ike-zukuri!Bau amis yang luar biasa menguar di udara. Laki-laki itu tetap menjerit dan meraung saat mereka menarik keluar organ tubuhnya. Orang-orang kerdil itu menghambur-hamburkannya ke sekeliling kereta api.Aku memperhatikan seorang wanita berwajah pucat dengan rambut panjang sedang duduk tepat di belakangku. Saat suara jeritan itu mulai terdengar, ia mulai panik tapi hanya sebentar. Kemudian, ia terdiam sambil menatap ke depan seolah-olah tidak ada yang terjadi.Aku sangat ketakutan karena hal mengerikan yang baru saja terjadi di belakangku. Aku mulai penasaran apakah ini benar-benar mimpi atau bukan. Saat aku menoleh ke sekitarku lagi, laki-laki di kursi belakang sudah hilang. Yang tersisa hanyalah noda darah dan gumpalan daging berwarna merah. Wanita di belakangku masih menatap lurus ke depan, wajahnya tanpa ekspresi."Pemberhentian berikutnya, sendok!" terdengar suara dari pengumuman. "Sendok adalah pemberhentian berikutnya!"Saat ini, dua orang kerdil bermuka monyet muncul sambil membawa sendok yang pinggirnya bergerigi tajam. Mereka mulai menyendok keluar bola mata milik wanita di belakangku. Sampai saat ini, ia masih memasang wajah tanpa ekspresi, tapi wajahnya terlihat penuh kesakitan. Ia mulai menjerit dengan keras hingga aku berpikir gendang telingaku akan robek. Bola mata melompat keluar dari rongganya. Bau amis darah dan keringat membuatku tak tahan.Aku membungkuk ketakutan. Saat ini adalah kesempatanku untuk kabur. Aku tidak bisa menahannya lagi."Bangun!" aku berkata pada diriku sendiri. "Aku harus keluar dari sini! Kumohon, bangun!"Kemudian, pikiran mengerikan menyambar benakku. Melihat bagaimana semuanya terjadi, akulah urutan berikutnya..."Pemberhentian berikutnya, daging cincang!" terdengar suara pengumuman. "Daging cincang adalah pemberhentian berikutnya!"Aku merasa sakit. Aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya. Aku berkonsentrasi sekeras yang kubisa untuk mencoba memaksa diriku sendiri bangun dari mimpi."Ayolah! Bangun!" kataku pada diriku sendiri. "Ini hanya mimpi! Bangun! Bangun!"Tiba-tiba aku mendengar suara desingan besi yang berisik. Suaranya seperti berasal dari sebuah mesin penggiling. Saat ini, dua orang kerdil sedang duduk di pergelangan kakiku. Mereka memegang mesin aneh yang kuduga sebagai mesin pemotong daging. Aku sangat ketakutan."Ini semua hanya mimpi yang mengerikan! Bangun! Bangun!" aku menutup mataku dan berdo'a sekeras yang kubisa. "Demi Tuhan, kumohon bangun!"Whiiiiiiiiiiiiirrrrrrrrrrrr!Suara itu semakin mendekat. Aku bisa merasakan angin yang berhembus dari mesin itu di wajahku. Aku yakin jika aku sudah tidak lagi memiliki harapan. Semuanya sudah berakhir. Aku yakin aku akan mati. Kemudian, mendadak semuanya menjadi sunyi.Aku bangun di atas tempat tidurku, tubuhku mandi keringat. Air mata menetes membasahi pipiku. Entah bagaimana, aku berhasil melarikan diri dari mimpi buruk itu. Aku berjuang turun dari ranjang dan pergi ke dapur. Di sana, aku minum segelas air dan mencoba menenangkan diriku sendiri."Mimpi itu seperti nyata," pikirku. "Terima kasih Tuhan, itu hanya mimpi..."Hari berikutnya di sekolah, aku menceritakan pada semua temanku tentang mimpi mengerikan yang kualami. Aku berharap mereka akan ketakutan, tapi mereka semua menganggap hal itu sebagai sesuatu yang lucu. Aku juga berharap demikian sebenarnya. Itu hanya sebuah mimpi.Empat tahun berlalu. Aku baru saja lulus dari perkuliahan. Aku benar-benar lupa tentang mimpi itu.Suatu malam, aku bekerja lembur di kantor. Hari itu adalah hari yang sibuk hingga membuatku sangat kelelahan. Aku membaringkan punggungku pada kursi dan menutup mataku selama beberapa waktu.Saat itu, mimpi itu datang lagi."Pemberhentian berikutnya, sendok! Sendok adalah pemberhentian berikutnya!"Mimpi itu sama. Semuanya kembali. Dua orang kerdil bertopeng monyet yang sama sedang mencungkil keluar bola mata milik gadis tanpa ekspresi."Ini hanya mimpi! Bangun! Bangun!"Aku mulai berdo'a, tapi aku tetap tidak bisa bangun."Ini hanya mimpi! Bangun! Kumohon bangun!""Pemberhentian berikutnya, daging cincang! Daging cincang adalah pemberhentian berikutnya!""Tidak! Ini sudah keterlaluan!"Whiiiiiirrrrrrrr!Suara itu semakin mendekat."Ini hanya mimpi! Bangun! Bangun! Kumohon, bangun!"Tiba-tiba, semuanya hening.Aku melarikan diri lagi, atau pikirku begitu.Baru saja aku akan membuka mata, aku mendengar sebuah suara berkata, "Apakah kau akan melarikan diri lagi? Berikutnya, kami akan datang padamu untuk terakhir kalinya!"Aku membuka mataku. Saat ini, aku benar-benar bangun di ruanganku. Tapi, pengumuman yang baru saja kudengar tidak berasal dari mimpi. Aku mendengarnya di sini, di dunia nyata. Aku tahu. Tidak ada yang salah dengan itu.Mengapa aku? Apa yang telah kulakukan hingga aku harus menerima ini?Aku tidak lagi bermimpi sejak saat itu, tapi aku tahu jika selanjutnya aku memimpikannya lagi, aku akan mati. Hal itu mungkin akan membuatku terkena serangan jantung atau sesuatu yang lain. Di dunia ini, mungkin seperti serangan jantung, tapi di dunia lain aku akan menjadi daging cincang.***

Gadis dalam Foto
Horror
14 Jan 2026

Gadis dalam Foto

Note:Gadis dalam foto merupakan sebuah cerita seram tentang seorang laki-laki yang menemukan gambar gadis cantik. Laki-laki itu mulai terobsesi padanya. Setelah melakukan beberapa penelitian, aku sangat yakin cerita ini berasal dari Jepang atau Korea.Suatu hari, seorang laki-laki sedang duduk di ruang kelas. Ia benar-benar bosan menunggu bel pulang sekolah berbunyi. Saat ia melihat keluar jendela, pandangan matanya menangkap sesuatu. Ada sebuah foto tergeletak di rerumputan di luar sana.Saat sekolah telah berakhir, laki-laki itu berlari keluar kelas dan memungut foto itu sebelum orang lain sempat melihatnya. Ia membalikkan foto tersebut dengan tangannya. Lalu ia menyadari bahwa itu adalah foto seorang gadis yang sangat cantik. Gadis itu memakai atasan berwarna putih, rok hitam pendek yang ketat, dan sepatu yang juga berwarna hitam. Karena beberapa alasan, ia memegang dua jari.Si gadis sangat cantik sehingga laki-laki itu ingin bertemu dengannya. Si laki-laki menunjukkan foto tersebut pada semua orang di sekolah dan bertanya jika mereka mengenalnya. Sayangnya, tidak ada seorang pun yang mengenalinya.Malam itu saat si laki-laki pergi ke tempat tidur, ia meletakkan foto si gadis di meja samping ranjangnya, lalu ia tidur. Sekitar tengah malam, ia terbangun. Ada sesuatu yang mengetuk-ngetuk jendela. Kemudian, ia mendengar seseorang yang tertawa terkikik. Meskipun sedikit ketakutan, ia mencoba memberanikan diri untuk menyelidiki asal suara. Ia melompat keluar dari ranjang, lalu menuju jendela dan membukanya. Tidak ada apa pun di luar.Hari berikutnya, laki-laki itu menunjukkan foto si gadis pada teman-teman dan tetangganya. Ia bertanya apakah mereka tahu siapa gadis tersebut. Semua orang yang ia temui mengatakan bahwa mereka belum pernah melihat si gadis seumur hidupnya.Malam itu saat laki-laki berbaring di tempat tidur, ia mendengar sesuatu mengetuk jendela lagi. Ia melihat keluar jendela dan menangkap sesosok bayangan sedang berdiri di seberang jalan. Ia tidak yakin, tapi bayangan itu seperti gadis misterius dalam foto.Laki-laki tersebut berlari ke lantai dasar menuju pintu depan sambil menggenggam erat foto si gadis. Saat ia menyeberang jalan, ia lupa untuk melihat ke kanan dan ke kiri hingga tiba-tiba sebuah mobil menabraknya. Pengemudi mobil keluar dari kendaraannya untuk menolong si anak laki-laki, tapi percuma. Anak laki-laki tersebut telah tewas.Si pengemudi memperhatikan sesuatu tergenggam erat di tangan bocah laki-laki. Pengemudi lalu membalik foto itu dengan tangannya. Lalu, si pengemudi menyadari bahwa itu merupakan foto seorang gadis yang sangat cantik. Gadis itu memakai atasan berwarna putih, rok hitam pendek yang ketat, dan sepatu yang juga berwarna hitam. Karena beberapa alasan, gadis itu meme

Hello Kitty
Horror
14 Jan 2026

Hello Kitty

Hello Kitty merupakan karakter kartun terkenal di Jepang. Menurut legenda, Hello Kitty dibuat oleh seorang wanita China pada akhir 1970-an. Rupanya, anak perempuannya yang berumur 14 tahun telah didiagnosa menderita penyakit kanker mulut. Para dokter memberitahu si ibu bahwa anaknya sakit parah dan tidak ada yang bisa mereka lakukan untuknya.Si ibu menolak untuk menyerah. Ia mengunjungi semua gereja di kota untuk berdo'a bagi putrinya. Saat semuanya tidak berhasil, ia menjadi putus asa. Ibu yang putus asa ini lalu terlibat dalam ritual yang memuja setan. Mereka bilang, bayaran untuk menyelamatkan putrinya adalah dengan membuat perjanjian bersama setan itu sendiri.Untuk mengobati penyakit kanker putrinya, si setan hanya meminta satu hal. Si ibu harus membuat karakter kartun yang akan menarik perhatian anak-anak di seluruh dunia. Setan ingin menggunakan popularitas karakter kartun ini untuk menipu manusia agar memuja setan. Saat sang putri sembuh dari penyakit kanker, si ibu menepati janjinya pada setan. Ia membuat Hello Kitty.Menurut cerita, Hello Kitty didesain tidak memiliki mulut karena si anak perempuan memiliki kanker mulut. Telinga runcing Hello Kitty menggambarkan tanduk setan. Kata "Kitty" berarti setan dalam Bahasa China. Jadi, Hello Kitty berarti Halo Setan. Mereka bilang jika seseorang membeli sebuah pernak-pernik Hello Kitty, berarti ia menyilakan masuk setan ke dalam hati mereka. Penganut Satanisme di seluruh dunia menggunakan Hello Kitty sebagai simbol rahasia. Banyak dari mereka yang menggambar Hello Kitty pada tubuh mereka. Pemuja setan menyebut Hello Kitty sebagai anak perempuan setan.Tentu saja, ini semua hanyalah sebuah legenda urban. Hello Kitty sebenarnya dibuat oleh sebuah perusahaan asal Jepang bernama Sanrio yang memiliki kemampuan mendesain karakter kartun. Hello Kitty sebenarnya didesain sebagai hiasan dompet. Juga, Hello Kitty tidak memiliki arti setan dalam Bahasa China.Perancang membuat Hello Kitty tanpa mulut karena mereka ingin membuat ekspresinya sulit ditebak. Ekspresi kosong bertujuan supaya kau dapat memberikan emoticon-mu sendiri terhadap kartun ini. Jika kau sedih, lalu Hello Kitty akan melihatmu dengan wajah sedih. Jika kau bahagia, maka Hello Kitty akan terlihat bahagia. Hello Kitty akan terlihat merasakan emosi apa pun yang sedang kau rasakan. Jadi, kebenarannya adalah Hello Kitty tidak berhubungan dengan ritual setan atau pemujaan iblis sama sekali.Namun demikian, pada tahun 1999, sebuah pembunuhan sadis terjadi di Hong Kong. Sekarang, cerita itu terkenal dengan sebutan "Pembunuhan Hello Kitty". Tiga orang lelaki menculik seorang wanita muda dan menahannya di apartemen mereka selama sebulan. Mereka menyakitinya, kemudian membunuhnya. Kasus ini terkenal sebagai Pembunuhan Hello Kitty karena para pembunuh memotong kepala korbannya dan menyembunyikannya di dalam boneka Hello Kitty. Kalau yang ini cerita yang benar-benar terjadi.***

Kuda-Kudaan
Horror
13 Jan 2026

Kuda-Kudaan

Ada sepasang suami istri yang memiliki satu anak laki-laki. Bahkan sebelum anak mereka lahir, pernikahan pasangan ini telah goyah. Setelah bertahun-tahun berlalu, ayah dan ibu anak itu berkelahi sepanjang waktu. Pertengkaran mereka menjadi lebih sering terjadi. Mereka mulai berbicara tentang perceraian.Pada akhirnya, mereka tetap bersama demi anak lelaki mereka. Tapi, pertengkaran itu terus berlanjut hingga perkelahian semakin lama menjadi sengit. Saat umur anak mereka menginjak lima tahun, pasangan ini saling membenci satu sama lain.Suatu malam, setelah mereka menidurkan si bocah, ibu dan ayahnya terlibat dalam pertengkaran yang hebat. Si ayah mulai menggila dan membunuh istrinya sendiri.Saat ia kembali waras dan menyadari apa yang telah ia lakukan, ia segera menyusun rencana untuk menghilangkan tubuh istrinya. Ia menyeret mayat istrinya ke dalam garasi, lalu menaruhnya di dalam mobil. Kemudian, ia menyetir ke pegunungan. Di bawah langit yang gelap, ia membopong mayat istrinya di pundak. Ia membawa mayat istrinya ke rawa terdekat. Ia menyeret istrinya ke dalam air kotor yang berbau busuk dan melihatnya tenggelam dalam lumpur.Saat subuh, lelaki itu kembali ke rumah untuk membersihkan diri. Berapa kali pun ia mengosok, bau rawa yang menjijikkan itu tidak bisa hilang.Ia tidur selama beberapa jam. Saat ia bangun, ia mulai memikirkan apa yang ia lakukan jika anak lelakinya bertanya dimana ibunya. Ia memutuskan untuk memberitahu anaknya bahwa istrinya telah pergi untuk tinggal dengan saudarinya selama beberapa saat. Namun demikian, saat anaknya bangun untuk sarapan, ia tak pernah menyebut ibunya. Ia hanya menatap ayahnya tanpa berkata apa-apa.Lelaki itu masih bisa mencium bau busuk dari rawa dimana ia mengubur istrinya. Ia mengambil pengharum ruangan dan mulai menyemprotkannya ke sekitar rumah, berharap bisa menghilangkan bau tak sedap. Hal itu membuatnya merasa sakit.Beberapa jam berlalu. Anak lelakinya sedang menonton TV di ruang keluarga. Ayahnya mulai merasa tidak enak badan, terutama pada bagian perutnya. Setiap kali ia pergi ke ruang keluarga, ia memperhatikan bahwa anak lelakinya menatapnya dengan tatapan ingin tahu di wajahnya. Hal itu membuat ayahnya merasa nervous dan paranoid.Pikirannya berpacu. Mungkin saja anak itu tahu apa yang terjadi, pikirnya. Mungkin anak itu mendengarnya membunuh ibunya. Jika anak lelakinya tahu apa yang telah ia lakukan, mungkin ia harus membunuh anak itu.Si ayah berjalan ke dalam ruangan dimana anak lelakinya masih menonton TV."Apakah ada sesuatu yang ingin kau tanyakan padaku?" kata ayahnya.Si anak laki-laki berpikir beberapa detik dan menjawab, "Yeah...""Apakah ini tentang ibumu?" tanya ayahnya lagi."Ya.." kata si anak laki-laki."Aku menduga kau penasaran dimana ibumu," kata si ayah."Tidak," kata anaknya. "Aku penasaran kenapa wajah Ibu pucat. Lalu mengapa kalian bermain kuda-kudaan sepanjang hari."

Rambut Hitam
Horror
13 Jan 2026

Rambut Hitam

Ada seorang laki-laki Jepang yang bosan dengan istrinya. Saat mereka menikah, istrinya adalah wanita paling cantik yang pernah ia lihat. Wanita itu memiliki rambut panjang berwarna hitam, alis mata yang cantik, dan kulit yang lembut. Namun demikian, setelah bertahun-tahun, penampilannya yang cantik memudar dan ia menjadi gemuk. Wajahnya menjadi keriput. Lelaki itu menyadari bahwa ia tidak tertarik lagi pada istrinya. Ia memutuskan untuk meninggalkannya.Si lelaki memberitahu istrinya bahwa ia ingin bercerai, kemudian pindah dari rumah itu. Ia menyewa sebuah apartemen di kota. Ia mengunjungi bar dan diskotik untuk mencari wanita baru. Ia memerlukan waktu yang lama sampai ia bertemu dengan gadis muda cantik yang menarik. Umur gadis itu 18 tahun, ia tinggi dan ramping dengan rambut pirang. Laki-laki itu langsung jatuh cinta. Beberapa minggu kemudian, ia meminta gadis tersebut untuk menikah dengannya.Gadis pirang menerima lamarannya. Setelah mereka menikah, gadis itu pindah dengannya. Namun demikian, segera setelah cincin berada di jarinya, sikap gadis pirang itu berubah. Sebelum menikah, ia sangat manis, menyenangkan, dan ramah. Tetapi sekarang, sikapnya keras, kasar, dan jahat.Gadis itu sangat sombong. Ia terlihat menghabiskan waktunya di depan cermin untuk bersolek. Ia mengenakan make up dan menatap pada pantulan wajahnya sendiri. Ia juga sangat boros. Ia membuat suaminya menghabiskan semua uangnya untuk gadis tersebut. Ia memaksa suaminya untuk membelikannya baju baru, perhiasan baru, gadget baru, dan mobil baru.Suatu hari, si lelaki pulang ke rumah dan melihat istrinya baik-baik. Semua riasan itu... eyeliner , maskara, eye shadow ... hanya menyisakan kejelekan yang tersembunyi di dalamnya. Ia mulai berharap tak pernah menikahi gadis tersebut.Setelah bertahun-tahun berlalu, si lelaki mulai merindukan istrinya yang lama. Ia mungkin telah tua dan gemuk, tapi ia tetap orang yang peduli dan penuh perhatian. Ia menangis saat mengingat suara lembut istrinya, senyumnya yang manis, dan kesabarannya yang tak pernah habis. Ia menyesal hari itu telah menceraikan istrinya.Ia akhirnya menyadari bahwa ia masih mencintai istri pertamanya, mencintainya lebih dari gadis pirang. Ia mulai mengerti bagaimana ia telah membuang satu-satunya wanita yang benar-benar mencintainya. Kadangkala di dalam mimpinya, ia bisa melihat istri lamanya. Wanita itu duduk sendirian di dalam kamarnya, rambutnya yang hitam panjang menutupi wajahnya. Larut malam, lelaki itu akan bertanya pada dirinya sendiri bagaimana hidup istrinya, apa yang ia lakukan, apakah ia akan kembali?Suatu malam setelah pertengkaran yang sengit, laki-laki itu memutuskan bahwa ia tidak tahan lagi. Ia tidak bisa bersabar lagi. Ia lalu meninggalkan istrinya yang pirang. Ia meninggalkan kota dan melakukan perjalanan jauh kembali ke rumah istrinya yang lama. Saat ia sampai di jalan tempat mereka tinggal, saat itu telah lewat tengah malam.Rumah mereka terlihat sunyi. Rumput-rumput tinggi tumbuh di halaman. Jendela-jendela pecah dan rusak. Genteng-genteng hilang dari atap. Dinding terlihat seolah-olah tak pernah dicat selama bertahun-tahun.Ia mengetuk pintu depan, tapi tidak ada seorang pun yang menjawab. Kemudian, ia mencoba menyentuh kenop pintu. Ternyata tidak dikunci. Ia berjalan masuk dan mendapati ruangan kosong. Angin dingin berhembus melalui jendela yang rusak.Laki-laki itu menaiki tangga. Ia membuka pintu kamar tidur. Ia kaget melihat istrinya duduk di atas ranjang. Ia berlari pada istrinya, memeluknya ke dalam lengannya, dan menangis di pundak wanita tersebut. Sambil menangis, lelaki itu memberitahunya betapa ia merindukan istrinya selama bertahun-tahun. Ia juga memohon pada istrinya untuk memaafkannya karena telah pergi.Wajah istrinya tertutup oleh rambut hitamnya yang panjang, tapi lelaki itu bisa mendengar suara istrinya yang lembut di telinganya. Wanita itu berkata padanya, "Aku senang kau datang kembali padaku. Walau hanya sebentar.""Hanya sebentar?" jawab suaminya sambil tertawa. "Aku kembali. Sekarang kita bisa menghabiskan sisa hidup kita bersama-sama."Lelaki itu menyibak rambut dari wajah istrinya. Ia baru saja akan mencium wanita itu. Tapi saat membuka mata, ia berteriak ketakutan. Wajah istrinya kotor, hanya tinggal tengkorak. Ketakutan, ia menyadari yang dipeluknya bukan lengan tapi tulang berdebu yang panjang dengan rambut hitam yang seperti senar.Lelaki itu mencoba menjauhkan dirinya dari tengkorak menjijikkan tersebut. Ia berdiri di sana dalam cahaya temaram. Perasaan ngeri menyebar ke seluruh tubuhnya.Ia berlari menuruni tangga dan keluar dari pintu depan. Di jalan, ia bertemu dengan tetangganya. Ia bertanya siapa yang tinggal di rumah tua yang telah ditinggalkan itu."Tidak ada seorang pun yang tinggal di rumah itu sekarang," kata si tetangga. "Bertahun-tahun yang lalu, rumah itu milik seorang wanita yang ditinggalkan oleh suaminya. Suaminya menceraikannya karena ingin menikah dengan wanita lain. Ia sangat sedih hingga bunuh diri tak lama setelah itu."***

Back to Back
Horror
12 Jan 2026

Back to Back

Ada dua orang gadis bernama Kimi dan Suzume. Mereka berteman baik sejak mulai sekolah bersama-sama. Saat mereka pergi kuliah, gadis-gadis tersebut berbagi kamar tidur. Kimi tidur di ranjang atas, sedangkan Suzume tidur di ranjang bawah.Suatu hari, Kimi kembali dari kuliah tetapi Suzume tidak ada di kamar. Kimi mencoba menghubungi temannya itu, tapi handphone Suzume berada di luar jangkauan atau malah mati. Kimi melihat sekeliling ruangan. Ia memperhatikan bahwa semua barang-barang milik Suzume masih di sana. Kopernya masih berada di atas lemari pakaian.Kimi mulai merasa khawatir. Ia tetap mengirim pesan yang mengatakan, "Tolong telepon aku" dan "Apakah kau baik-baik saja?"Tetapi tetap tidak ada jawaban.Pagi berikutnya, saat Suzume tetap tidak muncul, Kimi menelepon semua temannya tapi tak ada salah satu pun dari mereka yang melihat Suzume. Kimi tetap menghubungi nomor handphone Suzume, tapi tidak ada yang mengangkat. Akhirnya, Kimi mengirim pesan, "Dimana kau? Aku sungguh-sungguh khawatir padamu! Tolong balas pesanku."Malam itu, saat Kimi sedang berbaring di ranjang, ia menerima sebuah pesan singkat. Pesan itu dari Suzume. Pesannya pendek, "Saling membelakangi".Kimi terkejut. Ia tidak mengerti maksud dari pesan tersebut. Saat ia merasa bingung, ia memperhatikan ada bau amis di dalam ruangan. Ia mulai melihat sekeliling untuk mencari sumber bau busuk itu.Ia menarik keluar barang-barang dari lemari pakaian, tapi ia tidak bisa menemukan apa pun yang telah menyebabkan bau. Ia menarik koper Suzume dan membukanya, tapi benda itu kosong. Ia berputar untuk melihat ranjang Suzume. Dengan jari gemetar, ia menarik kasur Suzume dan melihat bagian bawahnya. Tapi tidak ada apa pun di sana.Kemudian, Kimi melihat sekilas ke atas kepalanya. Ia lalu menjerit ketakutan. Ia mendapati dirinya sendiri berhadap-hadapan dengan mayat Suzume yang membusuk.Hal itu terjadi saat seorang penyusup membobol kamar tidur mereka. Suzume memergoki orang itu saat ia akan merampok. Si perampok kemudian membunuhnya. Ia menyembunyikan mayat Suzume di bagian bawah ranjang atas. Setiap malam, gadis-gadis itu berbaring saling membelakangi.***

Jembatan Gantung
Horror
12 Jan 2026

Jembatan Gantung

Cerita ini diceritakan oleh salah satu temanku dari Jepang. Ia bersumpah kisah ini benar-benar terjadi, tetapi ia menolak memberitahuku dimana tepatnya cerita ini terjadi di Jepang. Ia berkata bahwa dua orang tewas hingga ia diinterogasi berkali-kali oleh polisi.Pada waktu itu, ia berumur 17 tahun. Pada suatu musim panas, ia bekerja paruh waktu di sebuah toko yang menjual barang-barang elektronik. Suatu hari sepulang kerja, manajer toko memutuskan untuk mengajak semua pekerjanya untuk makan malam di luar. Restoran yang akan mereka datangi berada di pegunungan. Untuk sampai ke sana, mereka harus menyeberangi jembatan gantung tua yang terbentang di atas lembah yang dalam.Ada lima orang yang akan pergi, jadi mereka memutuskan untuk membawa dua buah mobil. Si manajer mengemudikan mobil di depan dengan dua pemuda di dalamnya. Temanku mengemudi mobil di belakang, sedangkan rekannya duduk di kursi penumpang.Mereka pergi tepat setelah bekerja, tapi si manajer salah belok. Jadi, saat mereka sampai di jembatan gantung, hari sudah sangat temaram. Rintik hujan turun hingga menyebabkan jembatan tertutup oleh gumpalan kabut aneh.Si manajer mengemudi menyeberangi jembatan gantung, sedangkan temanku mengikutinya dari belakang dengan mobil lain. Entah kenapa saat mereka sampai di tengah-tengah jembatan, mobil manajer tiba-tiba berhenti.Dua orang di mobil belakang kebingungan. Mereka tidak mengerti mengapa bos mereka berhenti di tengah-tengah jembatan. Setelah menunggu beberapa menit, mereka mulai tidak sabar. Mereka tidak melihat tanda-tanda mobil di depannya akan bergerak. Jadi, temanku keluar untuk melihat apa yang terjadi.Kemudian, mereka melihat pintu belakang mobil terbuka dan dua anak laki-laki yang duduk di bangku belakang keluar. Temanku membuka pintu mobil. Ia baru saja akan bertanya pada mereka apa yang terjadi, tapi kata-katanya tertahan di tenggorokan.Ia mendengar anak-anak lelaki itu menjerit sangat keras. Tiba-tiba, dua pemuda itu bergandengan tangan dan mulai berlari seperti orang gila. Mereka berlari terburu-buru ke sisi jembatan. Lalu, mereka melompat melewati pagar pelindung.Temanku yang ketakutan buru-buru berlari ke sisi pagar pengaman dan melongok ke dalam lembah, tapi ia tidak bisa melihat apa pun karena kabut yang tebal. Lembah itu dalamnya lebih dari 100 kaki. Tidak ada seorang pun yang bisa bertahan hidup jika jatuh ke dalamnya. Ia berdiri di sana dalam keheningan, melihat ke bawah ke dalam jurang yang berkabut.Saat ia kembali untuk memeriksa mobil di depan, ia mendapati manajer membungkuk di depan setir, mencengkeram kemudi sangat kuat hingga jari-jarinya memutih. Air mata menuruni wajahnya dan ia berbisik terengah-engah, lagi dan lagi, "Aku ingin melakukannya, tapi aku tidak bisa. Aku ingin melakukannya, tapi aku tidak bisa. Aku ingin melakukannya, tapi aku tidak bisa..."Temanku menelepon polisi. Saat mereka sampai, mereka harus berusaha keras melepas cengkeraman manajer dari kemudi. Mereka membawanya dengan ambulan, tetapi ia masih berbisik dan meracau seolah-olah ia kehilangan akal sehat. Setelah malam itu, tubuh kedua pemuda dievakuasi dari sungai.Temanku dan rekannya diinterogasi oleh polisi, tapi mereka tidak mengerti sama sekali tentang kejadian yang membingungkan tersebut. Polisi sepertinya berpikir bahwa itu mungkin sejenis kasus bunuh diri yang aneh.Beberapa bulan setelah itu, temanku pergi mengunjungi manajer toko yang telah dirawat di rumah sakit jiwa. Setelah mengobrol sebentar, ia mengubah topik pembicaraan pada kejadian aneh yang terjadi di tempat tragis pada malam musim panas.Manajer toko memberi isyarat padanya agar mendekat. Lelaki itu kemudian berbisik di telinganya. Manajer tersebut memberitahunya bahwa saat mereka menyetir menyeberangi jembatan gantung, ia dikejutkan oleh seorang wanita yang tiba-tiba muncul dari balik kabut. Ia berdiri tepat di depan mobil. Si manajer harus mengerem untuk menghindari mobilnya menabrak wanita tersebut. Wanita itu memiliki rambut panjang berwarna hitam. Ia mengenakan gaun putih.Tiba-tiba, manajer melihat kabut semakin mendekat kemudian mengelilingi mobilnya. Dari dalam kabut tebal, sekelompok anak-anak muncul. Mereka berpakaian sama seperti si wanita. Wajah mereka rusak dan berlumuran darah.Sebelum mereka sadar apa yang terjadi, anak-anak yang aneh itu mengelilingi mobil dan mulai memukuli jendela maupun pintu dengan tinju mereka.Anak-anak itu mulai menyanyi, "Bergabunglah bersama kami, datanglah pada kami. Bergabunglah bersama kami, datanglah pada kami. Bergabunglah bersama kami, datanglah pada kami..."Si manajer berkata bahwa suara nyanyian anak-anak itu bergema di kepalanya. Ia merasa tidak memiliki kekuatan untuk menolak. Ia berpegang teguh pada setir agar bisa bertahan hidup. Saat itu, ia ingin mati. Tapi hati kecilnya menginginkannya untuk tetap hidup.Ia mendengar dua pemuda di bangku belakang menjerit saat anak-anak itu membuka pintu dan menyeret mereka keluar menuju kabut. Manajer yang ketakutan melawan keinginan untuk bergabung bersama mereka menuju kematian.Setelah mendengar cerita ini, temanku gemetar ketakutan. Saat ia hendak pergi, manajer menarik tangannya dengan kasar. Ia mendesis, "Kupikir itu yang terjadi, tapi jangan beritahu polisi. Mereka tidak akan mempercayaimu. Kadang, aku bahkan tak percaya pada diriku sendiri. Berjanjilah padaku satu hal... Berjanjilah padaku bahwa kau jangan mencoba menyeberangi jembatan gantung lagi, atau mereka akan datang padamu dan menyeretmu pada kematian..."***

Menampilkan 24 dari 166 cerita Halaman 1 dari 7
Menampilkan 24 cerita