Temukan Cerita Inspiratif

Jelajahi kumpulan cerita menarik dari berbagai genre. Dari romance hingga horror, temukan cerita yang sesuai dengan selera Anda.

Total Cerita

1144

Genre Romance

230

Genre Folklore

228

Genre Horror

228

Genre Fantasy

230

Genre Teen

228

Reset
Perempuan tua dan Hantu Jadi-jadian
Horror
12 Feb 2026

Perempuan tua dan Hantu Jadi-jadian

Dahulu kala ada seorang wanita tua yang sangat-sangat gembira dan selalu penuh dengan sukacita, walaupun hampir tidak memiliki apa-apa, dan dia sudah tua, miskin dan tinggal sendirian. Dia tinggal di sebuah pondok kecil dan menghidupi dirinya dengan membantu tetangganya mengantarkan pesanan, dia hanya mendapatkan sedikit makanan, sedikit sup sebagai upahnya. Dia selalu giat bekerja dan selalu terlihat.Disuatu sore, di musim panas, ketika dia berjalan pulang ke rumahnya, dengan penuh senyuman seperti biasanya, dia menemukan sebuah pot hitam yang besar tergeletak di tanah!"Oh Tuhan!" katanya, "Pot ini akan menjadi tempat yang bagus untuk menyimpan sesuatu apabila saya mempunyai apa-apa yang dapat disimpan disana! Sayangnya saya tidak memiliki apa-apa! Siapa yang telah meletakkan pot ini disini?"Kemudian dia melihat ke sekeliling berharap bahwa pemiliknya tidak jauh dari sana, tapi dia tidak melihat siapapun disana."Mungkin pot ini memiliki lubang," katanya lagi,"dan karena itulah pot ini dibuang. Tapi pot ini akan sangat bagus bila saya meletakkan setangkai bunga dan menaruhnya di jendela rumahku, saya akan membawanya pulang."Dan ketika dia mengangkat tutupnya dan melihat ke dalam. "Ya ampun!" teriaknya dengan terkagum-kagum. "Penuh dengan emas. Betapa beruntungnya saya!"Di dalam pot tersebut dilihatnya tumpukan koin emas yang berkilap. Saat itu dia begitu terpana dan tidak bergerak sama sekali, kemudian akhirnya dia berkata"Saya merasa sangat kaya sekarang, benar-benar kaya raya!"Setelah dia mengucapkan kata-kata ini beberapa kali, dia mulai berpikir bagaimana dia dapat membawa harta karun itu kerumahnya. Pot berisi emas itu begitu berat untuk dibawa, dan dia tidak menemukan cara yang baik selain mengikat pot itu pada ujung selendangnya dan menariknya sampai ke rumah."Sebentar lagi hari akan menjadi gelap," katanya sendiri dan mulai berjalan. "Ah.. sekarang lebih baik! karena tetanggaku tidak akan melihat apa yang saya bawa pulang ke rumah, dan saya bisa sendirian saja sepanjang malam, memikirkan apa yang saya akan lakukan dengan emas ini! mungkin saya akan membeli rumah yang besar dan duduk-duduk di perapiannya sambil menikmati secangkir teh dan tidak bekerja lagi seperti seorang Ratu. Atau mungkin saya akan mengubur emas ini di taman dan meyimpan sedikit emas ini di teko tua ku, atau mungkin .. wah.. wah.. saya merasa tidak mengenal diri saya sekarang."Sekarang dia merasa lelah karena menarik pot yang berat itu, berhenti sejenak untuk beristirahat, dan berbalik melihat ke hartanya.Dan dilihatnya pot itu tidak berisi emas, tapi hanya tumpukan koin perak di dalamnya.Dia menatap pot itu dan menggosok matanya, dan menatap kembali."Saya berpikir bahwa pot tadi berisi emas! Saya mungkin bermimpi. Tapi ini adalah keberuntungan! Perak lebih tidak menyusahkan, gampang di pakai, dan tidak mudah dicuri. Koin emas mungkin membawa kematian untuk saya, dan dengan setumpuk koin perak ini..."kemudian dia berjalan lagi sambil memikirkan apa yang harus dilakukannya, dan merasa seperti orang kaya, hingga akhirnya dia keletihan lagi dan berhenti beristirahat dan menengok kembali apakah hartanya masih aman; dan saat itu dia tidak melihat perak, melainkan setumpuk besi!"Saya menyangka pot itu berisi perak! saya pasti bermimpi, Tapi ini adalah keberuntungan! sungguh menyenangkan. Saya dapat menjual dan mendapatkan satu penny untuk satu besi tua ini, dan satu penny lebih gampang di bawa dan di atur dibandingkan emas dan perak. Mengapa! karena saya tidak harus tidur dengan gelisah karena takut di rampok. Tapi satu penny betul-betul dapat berguna dan saya seharusnya menjual besi-besi itu dan menjadi kaya, benar-benar kaya."kemudian dia berjalan lagi sambil memikirkan apa yang harus dilakukannya dengan uang penny nya nanti, hingga sekali lagi dia berhenti beristirahat dan menengok kembali apakah hartanya masih aman; dan kali ini dia tidak melihat apa-apa selain batu-batu besar dalam pot itu."Saya menyangka pot itu berisi bersi! saya pasti bermimpi, Tapi ini adalah keberuntungan! karena saya sudah lama menginginkan batu besar untuk menahan agar pintu pagar saya tetap terbuka. Sungguh hal yang baik memiliki keberuntungan."Perempuan dan Jadi-JadianDia menjadi sangat ingin melihat bagaimana batu itu nanti bisa menahan pintu pagarnya agar selalu terbuka, dia akhirnya berjalan terus hingga tiba di pondoknya. Dia membuka pintu pagarnya, berbalik untuk melepaskan selendangnya dari batu besar yang tergeletak di belakangnya. Tetapi apa yang dilihatnya bukanlah batu besar, melainkan serpihan-serpihan batu.Sekarang dia membungkuk dan melepaskan ujung selendangnya, dan - "Oh!" Tiba-tiba dia terlonjak kaget, sebuah jeritan, dan mahkluk yang sebesar tumpukan jerami, dengan empat kaki yang panjang dan dua telinga yang panjang, memiliki ekor panjang, menendang-nendang ke udara sambil memekik dan tertawa seperti anak yang nakal!Wanita tua itu memandangnya sampai makhluk itu menghilang dari pandangan, kemudian akhirnya perempuan itu tertawa juga."Baiklah!" katanya sambil tertawa, "Saya beruntung! Cukup beruntung. Sungguh senang bisa melihat hantu jadi-jadian dengan mata kepala sendiri, dan bebas darinya juga! Ya Tuhan, saya merasa sangat bahagia!"Kemudian dia masuk ke pondoknya dan tertawa sepanjang malam membayangkan kejadian tadi dan merasa betapa beruntungnya dia hari ini

Cerita Hantu Seram Kakak Sepupu yang Menjadi Nyata
Horror
12 Feb 2026

Cerita Hantu Seram Kakak Sepupu yang Menjadi Nyata

Ketika saya masih tinggal di Filipina, orang tua saya sering membawa saya dan saudara-saudara saya yang lain ke rumah di pedesaan. Biasanya kami sangat senang ke sana, karena itu artinya awal liburan musim panas. Artinya, kita jauh dari kota, jauh dari sekolah. Lebih enaknya lagi, sebagian besar dari sepupu-sepupu saya yang lain akan berkumpul, sehingga tidak ubahnya menjadi sebuah reuni keluarga.Kami bisa dibilang memiliki sebuah rumah di sana; Itu adalah rumah leluhur kami, milik kakek-nenek buyut kami. Tetapi bukan kisah liburan menyenangkan yang akan saya bawakan, melainkan kisah, yang mungki disebut “aneh.”Pada waktu itu, mungkin di pertengahan 90-an. Kebetulan tidak semua sepupu saya datang berlibur. Jadi hanya ada beberapa dari kami. Saat itu musim hujan. Hampir setiap hari selalu turun hujan. Oleh karena itu, kami hanya berada di dalam rumah tidak bermain di luar. Anak-anak Filipina yang dibesarkan di tahun 90-an, pasti tahu betul kalau hujan badai pasti mati lampu.Jadi seperti yang kita semua harapkan, ketika mati lampu terjadi, kami bergegas untuk menyalakan lilin dan lampu minyak untuk menerangi ruangan. Dan hal ini akan selalu berubah menjadi kesempatan untuk mulai berbagi cerita hantu.Sata itu saya selalu menjadi gadis penakut. Sedikit kedipan atau suara mencicit bisa membuat takut setengah mati. Sepupu saya paling senang menakut-nakuti saya. Cerita-cerita mereka begitu mengerikan sampai seperti betul-betul nyata. Nah, untuk malam ini, saya meminta agar mereka tidak membuat cerita yang terlalu seram, karena nanti aku tidak bisa pergi ke kamar kecil tanpa ditemani.Mereka tertawa tapi setuju. Jadi kami memutuskan untuk memulai sesi bercerita kami. Kakak sepupu saya yang tertua benar-benar seorang pencerita handal. Ia benar-benar tahu bagaimana membangun suasana yang tepat dan dia benar-benar bisa membuat kami semua berteriak dan lari ke orang tua kami. Ia bisa sengaja menunggu kesempatan yang tepat, kadang-kadang tidak mengatakan sepatah kata pun sampai hening mencekam, memanfaatkan suara jangkrik, anjing menggonggong dari jauh, pohon bergemirisik dalam kegelapan malam yang kadang-kadang aku bertanya-tanya apakah itu itu semua kebetulan atau dia benar-benar mampu mengendalikan hal-hal seperti ini?Seperti hujan mulai mereda, perlahan-lahan sampai tidak terdengar lagi tetesan air, sepupu saya memulai kisah pertamanya.Cerita ini mengenai seorang wanita muda yang hendak menikah. Kebetulan dia penduduk kota kami (Barrio). Waktu itu masih merupakan masa-masa kependudukan Spanyol. Wanita ini merupakan wanita paling cantik di kota. Banyak laki-laki dari kota-kota tetangga dan bahkan provinsi sebelah sengaja datang mengunjunginya untuk pendekatan dan bahkan mungkin ingin memenangkan hatinya.Dia adalah sosok yang menyenangkan. Tidak pernah berpaling ke pelamarnya. Dia bahkan mau menemui semua pelamar selama ini dan ini hanya membantu membuat dia semakin terkenal. Sampai suatu hari, seorang pria muncul di rumahnya. Pria itu adalah petani kota lokal yang hampir sebaya dengannya. Pria itu sederhana dan rendah hati, seorang pekerja keras dan taat agama. Wanita itu segera menyukai pria tersebut.Hal ini melukai semua pelamarnya. Salah satu pelamar kebetulan adalah pemilik perkebunan Spanyol yang memiliki kekuasaan dan memiliki relasi di gereja mapun tentara Spanyol. Mereka berkonspirasi untuk menyingkirkan sang petani. Mereka menculik sang petani, menariknya ke salah satu danau dan menembak kepalanya dari bagian belakang dan membiarkan dia mengambang di danau.Mengetahui hal itu, sang wanita sangat patah hati dan bermaksud menenggelamkan dirinya ke danau yang sama, danau yang kebetulan tidak jauh dari tempat rumah leluhur kami itu.Membuat situasi semakin buruk, sebelum bunuh diri, sang wanita dikatakan telah mengutuk untuk “tidak pernah membawa kedamaian” atas kehidupan keturunan dua pria Spanyol yang bertanggung jawab atas pembunuhan petani itu.Sepupu saya tiba-tiba mengatakan “Hari ini adalah hari dia meninggal 300 tahun yang lalu. Dan jika kalian semua tidak tahu. Kita memiliki darah Spanyol dalam diri kita … Dan kita tinggal dekat dengan danau ini … Coba pikirkan.”Cerita itu membuat saya merinding setengah mati. Tapi sekali lagi, saya pikir, itu hanya cerita. Setelah selesai cerita itu, sepupu saya yang lain memutuskan untuk pergi ambil air minum. Tinggal saya bersama satu sepupu duduk di situ.Di dalam kegelapan ruang yang hanya diterangi oleh satu lilin aku melihat seseorang muncul dari kiri mendekati saya, saya menyipitkan mata dan aku melihat ibuku mengenakan gaun tidurnya dan duduk tidak jauh dari tempat aku duduk.Salah satu sepupu saya yang lain merasa haus juga, jadi dia bangkit dan pergi ke dapur. Di ruang tamu hanya tersisa aku dan ibuku. Ibuku kemudian berkata dia ingin pergi ke luar karena di dalam panas. Percaya atau tidak, bahkan setelah hujan deras nan panjang, di Filipina, suhu di rumah tetap bisa mencapai 30 derajat Celcius.Saya berpikir bahwa itu ide yang bagus karena aku juga merasa agak panas. Teras hanya berada di luar. Karena kursi di luar basah, jadi aku tahu ibuku tidak akan duduk di sana. Jadi kita hanya berdiri di luar sana menikmati angin sejuk segar.Di dalam, aku bisa mendengar semua sepupu saya telah kembali dari dapur dan mereka semua memanggil saya. Salah satu dari mereka bertanya di mana aku berada dan aku berteriak kembali bahwa aku di luar di teras dan mereka mulai memanggil saya untuk masuk ke dalam.Ibuku kemudian melihat di tepi danau, setelah mendengar tentang cerita, aku bertanya pada ibuku apakah cerita mengenai wanita itu benar. Saya terkejut ketika ia mengangguk. Aku berpikir ibuku tidak mungkin percaya pada cerita-cerita macam itu.Dia tiba-tiba mulai berjalan menuju ke arah kebun keluarga kami. Anehnya dia menuju arah ke danau itu. Kebetulan saat itu bunga-bunga bermekaran penuh, terutama setelah hujan akhir-akhir ini. Saya ingin melihat mawar-mawar merah yang indah itu jadi saya pun ikut berjalan ke kebun.Kemudian ibuku melirik kepalanya ke belakang dan aku melihat sekilas sisi wajahnya yang akan selamanya akan terukir dalam ingatanku…Matanya putih kosong dan mulutnya membentang ke daun telinga!!!Entah sudah berapa lama aku diam terpaku, ketika aku tiba-tiba sadar dan mendengar teriakan sepupu saya yang histeris “KRISTY! BILIS!!” yang maksudnya “KRISTY! CEPAT!!”.Tanpa aku memahami itu semua saya secara insting mulai berlari ke arah mereka dan aku mulai menangis ketika aku sadar bahwa aku telah berjalan keluar dari batas-batas rumah kami dan sudah setengah jalan menuju danau. Dan lebih buruknya lagi saya sedang diikuti oleh apa yang tampaknya menjadi gaun putih mengambang dan saya tidak repot-repot untuk berpikir siapa atau apa itu!!Aku terus berlari menuju sepupu saya dari dalam rumah yang mengintip keluar melalui jendela. Salah satu sepupu saya sambil menangis berteriak, menyuruhku bergegas dan jangan pernah melihat ke belakang.Ketika aku sampai di dalam pintu gerbang, akhirnya aku punya perasaan bahwa aku tidak dikejar-kejar lagi. Anjing bibi saya tiba-tiba memamerkan gigi mereka menggeram kepada siapa atau apa pun yang ada di belakang saya. Sebagai keluarga religius, gerbang rumah juga dihiasi dengan salib.Dan pada saat aku masuk ke dalam, kita semua mendengar tertawa jahat yang paling seram yang pernah saya bayangkan. Bahkan suara tertawa itu tiba-tiba terngiang di kepala saya ketika saya menulis cerita ini (bukan sesuatu yang kamu ingin dengar, percayalah). Aku terus menangis sementara semua sepupu saya yang lain datang kepada saya, kembali meyakinkan aku sudah aman sekarang.Itu seperti cerita yang tak terlupakan bahwa setiap kali saya ingat acara tersebut, saya tidak bisa tidak bertanya-tanya “Apa yang akan terjadi jika saya tidak mendengar sepupu saya berteriak?”

Hari Nyepi
Horror
11 Feb 2026

Hari Nyepi

Hmm apa sih yang kalian pikirkan pertama kali setelah mendengar kata "BALI" ?? Mungkin yang bakal langsung terpikir itu tempat wisata, pantai kuta, indah, liburan, banyak bule, dan pokoknya pasti yang enak2. Memang sih semua itu benar, tetapi enggak sepenuhnya Bali itu kayak gitu kok. Bali jg sangat kental sekali dengan hal2 magic, Hantu, dan hal2 seram lainnya. Dan warga2 Bali sangat mempercayai hal2 seperti itu. Ya karena emang itu nyata. Di Bali juga banyak tempat2 angkernya. Mulai dari rumah, pohon2 besar, dan banyak lagi. Hal2 magic seperti ini akan lebih terasa apabila kamu tinggal dipedesaan di Bali. Kebanyakan desa2 di Bali masih memiliki sawah, hutan, dan sungai yang jernih. Nah ditempat2 kayak gitu malah yang menyeramkan guys. Gak percaya? Belum ngerasain sih. Saya sebagai orang asli Bali yang sudah dari lahir tinggal di Bali, ingin berbagi sedikit cerita seram saya pada waktu saya masih kecil. Cerita yang sampai saat ini nggak bisa saya lupain.Ini terjadi kurang lebih 7 tahun yang lalu. Pada waktu itu saya masih kls 6 SD. Dijaman itu saya masih tinggal dan bersekolah didesa tempat bapak saya lahir. Saya akan ceritakan sedikit tentang desa saya. Desa saya sangat jauh dari kota Denpasar. Ya lebih masuk ke daerah pedalaman. Untuk keluar dari desa tersebut cuma terdapat dua jalan utama yang bisa dilalui mobil dan motor. kedua jalan utama ini terdapat disebelah timur desa dan sebelah selatan desa. Dan diujung kedua jalan tersebut akan melewati jembatan yang dibawahnya ada sungai yang untuk mencapai air tersebut kita harus turun berjalan kaki agak lama, jadi sungai ini agak dalam ( bukan dalam airnya, tapi menuju sungainya. Airnya sih dangkal dan jernih ) Kesimpulannya Desa saya dikelilingi oleh sungai, kalau mau masuk ya harus melewati jembatan tersebut. FYI: jembatan ini sangat seram apalagi malem2. Jalannya yang sepi dan berkelok2Jadi ceritanya ini pada perayaan hari raya nyepi di Bali. Kalau ada yang belum tau jadi Hari nyepi ini merupakan Hari raya umat Hindu yg jatuh tiap 1 tahun sekali sebagai hari pergantian tahun baru caka. Nyepi itu berarti SEPI. Kami sebagai umat Hindu diwajibkan tidak boleh beraktifitas sama sekali pada hari itu. Terdapat 4 pantangan yang tidak boleh dilakukan pada hari tersebut yang diantara lain; Tidak boleh menyalakan api (lampu, TV, dan apapun yg mengeluarkan cahaya), tidak boleh bekerja, tidak boleh keluar rumah, dan tidak boleh melakukan hiburan. Hal ini dilakukan selama 1 hari full. Memang sangat banyak hal positif yang terjadi oleh hari raya ini. Tidak adanya polusi, kebisingan, dan tentunya Bali jadi Hemat listrik. Namun terlepas dari itu semua bali otomatis menjadi sepi dan menyeramkan. Bayangin aja tuh pada waktu malam2 rumah kalian dan sekitarnya gak ada yang bersuara dan nyalain lampu. Apalagi dipedesaan. Yang terdengar hanya suara angin dan suara binatang2 liar diluar sana. Dan asal kalian tau, pada hari itu para memedi juga dengan leluasa berkeliaranYah udah 3 paragraf ceritanya belum mulai juga. hehe maaf ya, kalian juga kan butuh informasi yang lengkap dan akurat. Oke ceritanya sekarang akan saya mulai. Pada hari itu saya mengalami kejadian menyeramkan. Walaupun saya bercerita diatas soal pantangan yang dilakukan pada hari nyepi. Tapi saya melanggar beberapa. Ya namanya juga anak kecil. Di siang itu tentunya sangat membosankan jika terus dirumah. Seperti tahun2 sebelumnya, saya sebagai anak yang cukup nakal membuat rencana dengan teman2 sekolah untuk berpetualang layaknya si bolang. Jam 1 siang saya janji dengan teman2 bertemu di Pura yang berada didesa saya. Agar tidak ketahuan Pecalang (orang yang bertugas berjaga pada hari nyepi) saya mengambil jalan pintas tidak melewati jalan raya. Dengan melewati kebon2 blakang rumah saya yang bisa nembus ke pura tersebut. Ntah kenapa lewat kebon di hari itu jadi berasa sangat menyeramkan karena terlalu sepi. Sampainya dipura. saya bertemu teman2 yang sudah lama menunggu. Kami berencana akan pergi mandi ke sungai untuk bersenang2. Untuk menuju sungai tersebut dibutuhkan waktu 30menit berjalan kaki. Perlu melewati hutan dan semak2. Saya dengan 3 orang teman saya lalu mulai berpetualang. kami memasuki hutan. Disaat itu perasaan biasa saja karena adanya teman2 yang diajak ngobrol dan bercanda. Lagi asiknya ngobrol sambil berjalan pelan2 salah satu teman saya lalu berteriak " Hey teman2 lihat ada pohon rambutan yang lagi berbuah!!! " sebenernya sih pakai bhs bali. jadi ditranslate aja biar ngerti. Dengan cepat teman saya lalu menghampiri pohon rambutan besar itu dan lalu memanjatnya. kami ber 3 yang lainnya menunggu dibawah untuk menangkap rambutan yang dijatuhkan. Saking fokusnya kami dengan rambutan2 tersebut, tiba2 langsung terdengar suara benda jatuh yang sangat keras. " GeeBBbbrRrrRaaaKKkk " Secara spontan kami semua langsung kaget. Suara yang benar2 keras. Sekilas mirip suara bom, jg mirip suara duren jatuh tapi ini sangat keras jadi gak mungkin duren. dan jg terasa sedikit gempa. Anehnya suara tersebut terdengar seperti dari segala arah. Jadi kami semua bingung asalnya dari mana karena setelah itu tidak ada suara apa2 lagi. Perasaan takut mulai menghampiri kami . Kami tersentak langsung menjadi kaku dan terdiam sesaat. Salah satu teman saya lalu memecahkan kebisuan " eh pulang aja yuk, ada yang nggak beres disini!! " Padahal kami sudah setengah jalan. Masak sih balik lagi. Lalu karena semuanya juga pada takut kami memutuskan untuk kembali saja.Diperjalanan dengan langkah kaki yang lebih cepat kami hanya berdiam, sepertinya semua pada ketakutan. Kami selalu menoleh kekanan dan kekiri. kewaspadaan kami tiba2 jadi meningkat. Saya pribadi juga sangat takut, jantung 2x berdetak lebih cepat. Saya berharap cepat sampai rumah. Diperjalanan pulang tiba2 suara aneh muncul kembali. Kali ini suara orang seperti berbisik " Hrrraaaggggggggggg... " Semua tiba2 kaget lagi. Sampai salah seorang teman saya langsung mulai menangis ketakutan. Lalu saya bilang " yaudah cepet dikit jalan jangan stop lagi!! " Baru beberapa langkah berjalan tiba2 teman saya berteriak " Hey liat syapa tu dibalik pohon bambu!!!!! " Smua spontan menoleh kearah yang ditunjukknya. Kami melihat sesosok wanita tua menghadap samping, rambutnya putih agak keriting, memakai kebaya (sumpah gak boong, sampai sekarang saya masih inget) Belum sempet liat mukanya, dan tanpa pikir panjang, semua langsung lari, saya udah gak mikirin syapa2 lagi. Saya lari secepat2nya sambil dalam hati berdoa agar bisa kembali kerumah. Saya keluar dari hutan itu, namun ketakutan belum berakhir. saya masih harus melewati kebon sepi itu lagi. Kami semua sudah berpencar, saya nggak tau yang lain pada kemana. Dikebon itu untung saja saya tidak mengalami apa2 lagi. Saya sampai rumah dengan selamat. Namun saya takut kalau hal gaib masih berada didekat saya. Jadi saya menuju kamar. Lalu memakai selimut dan saya berdoa trus sampai ketiduran.

mysteri anak kecil
Horror
11 Feb 2026

mysteri anak kecil

namaku elshie saat ini aku berumur sekitar belasan tahun.sudah sejak lama aku tidak pulang ke kampung halaman, entah sudah berapa tahun lamanya, mungkin berpuluh-puluh tahun sejak nenekku meninggal dunia.kini aku ke kampung karena kakekku sedang sakit, mama mengajakku kesana.sepanjang perjalanan terlihat puluhan pohon berjajar memenuhi kedua sisi jalan, jalanannya pun masih berupa tanah dan belum diaspal. aku sendiri tidak terlalu ingat suasana desa, karena terakhir ke kampung, aku masih kecil.suasana desa sangat sepi dan hari mulai sore yang ditandai oleh mulai munculnya kabut tipis disekitar kendaran yang aku naiki. saat menjelang malamn ketik sedang asik asiknya melihat barisan pepohonan, tiba tiba terlihat bayangan anak kecil berlari diantara pepohonan dan disusul suara tawa anak kecil yang ceria.sampai dirumah kakek, aku langsung tertidur karena lelah perjalanan yang cukup jauh."aaaakkkhhhh"."ternyata hanya mimpi"aku duduk terdiam sambil mengingat-ingat mimpiku...didalam mimpi aku berjalan di deretan pepohonan yang aku lihat disepanjang jalan dan akhirnya sampai di area pemakaman desa, pemakaman desa terlihat berbeda dengan yang ada dikota, sebagian nisan hanya berupa kayu bertuliskan nama.kemudian terdengar suara anak kecil tertawa riang dan saat aku menoleh ke belakang, aku dikagetkan sesosok anak kecil yang berkata "mari permain atau aku potong kepalamu". dia berkata sambil tertawa riang. aku sangat ketakutan. tiba2 saja aku terbangun dan untungnya semua itu hanya mimpi.Sore hari telah tiba, aku duduk sambil bersendau gurau dengan keluargaku, ada kakek, mama, papa, dan kakak laki-lakiku. Setelah kami mulai selesai berendau gurau dan hendak melakukan kegiatan masing-masing, aku bilang sama kakek kalo aku ingin berkeliling desa, dan kakek memperingatkanku untuk tidak masuk kedalam hutan. Akupun meng iya kannya karena memang aku penakut, maklum aku tipe cewe yang manja.Akupun berkeliling desa bersama kakakku, pemandangan didesa sangat berbeda jauh dengan kota, sangat asri dan menyegarkan mata, akupun berlari diantara pohon. Tiba2 aku tersandung dan terjatuh, tepat didepanku, ada jalan setapak dengan pepohonan besar yang sangat banyak dan terlihat dikejauhan seperti area pemakaman, kakaku yang khawatir segera menghampiriku." kamu ngga apa - apa kan?""Aku ngga apa-apa, ka" jawabku.Kakaku membantu membangunkanku dan berkata sambil menunjuk."Sepertinya ini batas hutan, pepohonannya sangat rindang dan disana terlihat area pemakaman seperti yang diceritakan kakek, yuk kita pulang udah mulai malam". Ajak kakaku.Ketika hendak meninggal kan tempat tersebut, aku menoleh kearah pemakaman karena sepertinya ada sesuatu yang memberitahuku untuk melihat kesana dan tiba2 secara samar-samar dibalik rimbunnya pepohonan aku melihat sesosok wanita berambut panjang memakai pakaian putih dan berdiri di sebuah makam, melampaikan tangannya kearahku.Aku langaung shok dan hampir berteriak, tapi aku tahan, dengan muka pucat aku berlari mengejar kakakku yang sudah berjalan terlebih dahulu didepan.

Gadis Kecil
Horror
10 Feb 2026

Gadis Kecil

Gadis kecil yang tidak disebutkan namanya ini (sesuai kode etik media) menulis diary yang dapat membuat mereka yang membaca merinding. Entah apa yang terjadi ketika dia dewasa nanti dan membaca kembali diary yang pernah dia tulis ini. Isinya apa? Lihat dibawah ini ya.Ini adalah Lisa. Dia temanku, tapi orang tuaku tidak dapat melihatnya jadi mereka mengatakan Lisa hanyalah teman imajinasiku. Lisa adalah teman yang baik.Hari ini aku berencana menanam bunga di taman. Ketika akan menanam bunga di kotak pasir, Lisa memberitahuku bahwa ayahnya tidur di tempat aku akan menanam bunga itu. Jadi aku mencari lokasi lain.Hari ini aku pergi ke sekolah bersama Lisa. Aku ingin memberitahu Mrs. Monroe tentang temanku ini, tetapi beliau malah marah karena tidak bisa melihat Lisa. Lisa pun sedih sehingga dia menyembunyikan penghapus papan tulis.Kemarin aku berulang tahun. Ibuku membelikan Pizza untukku tapi teman-temanku tidak ada yang datang. Lisa berkata bahwa beberapa temanku datang sebentar dan meletakkan hadiah di teras. Aku mendapat 3 boneka Barbie, beberapa sepatu, dan uang 5 dollar. Aku dan Lisa pun bermain Barbie bersama.Hari ini Mrs. Monroe tidak masuk sekolah. Beliau digantikan oleh Mrs. Digman. Mrs. Digman adalah orang yang cantik dan baik. Beliau mengadakan Snack Time setelah menulis diary. Aku berharap beliau akan selalu menjadi guruku.Kemarin aku dan Lisa keluar berjalan-jalan sampai tengah malam. Ayahku menjadi sangat marah dan berkata bahwa Lisa itu bodoh dan tidak nyata. Lisa pun sedih dan dia menghilang. Hari ini dia tidak ikut aku ke sekolah. Di sekolah Mrs. Digman berkata bahwa Mrs. Monroe tidak akan kembali lagi ke sekolah.Kemarin ayahku bekerja seharian. Sampai-sampai beliau tidak pulang untuk makan malam. Hari ini pun masih kerja di kantor. Ibu membawakanku puding untuk bekal makan siang. Aku sangat suka puding.Kemarin ayahku bekerja seharian. Sampai-sampai beliau tidak pulang untuk makan malam. Hari ini pun masih kerja di kantor. Ibu membawakanku puding untuk bekal makan siang. Aku sangat suka puding.Untuk Lisa, aku merindukanmu. Aku mohon datanglah kembali. Aku minta maaf kalau ayahku jahat kepadamu. Kamu adalah teman terbaikku.Kemarin akhirnya Lisa kembali. Dia meminta maaf karena telah meninggalkanku dan aku berkata bahwa ayahku tidak akan pulang ke rumah. Lisa berkata bahwa Mrs. Monroe dan ayahku telah tertidur seperti ayahnya. Aku harap mereka bisa segera bangun.

Hantu ambulance
Horror
10 Feb 2026

Hantu ambulance

Berbicara mengenai urban legend yang ada di kota bandung saya tertarik untuk mengangkat cerita mengenai yang "mangkal" di jalan Bahureksa no 15 . Tempat ini bagi sebagian orang terutama warga kota bandung tentunya sudah bukan tempat yang asing lagi. Jalan Bahureksa sendiri berada dekat dengan jalan Riau , sarangnya Factory-Factory Outlet.Jalan Bahureksa merupakan jalan yang menghubungkan jalan Banda dengan jalan Sultan Agung . Di sepanjang jalan berjejer rumah-rumah peninggalan zaman Belanda karena pada masa lalu kawasan ini merupakan kawasan pemukiman Eropa. Di sepanjang jalan ini pula berjejer pohon-pohon besar dan rindang yang cukup meneduhkan. Jalan ini memang bukan jalan utama sehingga volume kendaraan di daerah ini cukup lengang, yaitu hanya pada waktu siang saja. Kendaraan lalu lalang di sini itupun karena terdapat sekolah yang cukup besar di jalan ini. Makanya kalau malam jalanan ini lengang atau sepi.Alkisah, di jalan ini terdapat sebuah rumah yang cukup populer, dengan trademark yang selalu terparkir didepannya. Rumah peninggalan zaman kolonial ini selalu diidentikan dengan yang konon ada 'penghuni'nya itu. Entah mulai dari sejak kapan mitos ini berkembang. yang sudah sejak lama berada di tempat ini kabarnya enggan beranjak dari tempatnya. Benar-benar tidak mau. Aneh? Tentu saja. Beberapa kali tersebut dipindahkan ke tempat lain dan beberapa kali itu pula tersebut kembali ke jalan Bahureksa no 15 ini. Bahkan tidak sedikit orang bandung yang (katanya) pernah melihat mobil ini berjalan sendiri tanpa ada pengemudinya pada malam hari.Tidak ada yang tahu bagaimana jejak itu bermula. Namun dari keterangan (sumber-sumber) yang saya baca, dahulu waktu zaman kolonial rumah ini dihuni oleh keluarga Belanda. Pada suatu hari keluarga ini sedang melakukan perjalanan dan mengalami kecelakaan hingga akhirnya satu keluarga itupun meninggal. inilah yang mengantarkan jenazah keluarga Belanda ini dari tempat kecelakaan. Lalu kejadian aneh pun terjadi. Untuk beberapa saat rumah tersebut kosong dan itu berada di tempat lain. Keesokan harinya itu sudah berada di depan rumah Bahureksa, tanpa diketahui siapa yang mengantarkannya. Penjaga rumah bingung. Akhirnya dia berinisiatif untuk mengembalikannya ke pihak rumah sakit. Ternyata keesokan harinya lagi- lagi itu lagi-lagi sudah terparkir di halaman rumahnya tanpa diketahui supirnya. Kejadian ini terus berulang-ulang hingga akhirnya sang penjaga rumah memutuskan untuk membiarkan tersebut terparkir di rumah milik keluarga belanda itu.Lambat laun cerita mengenai makhluk halus penghuni itu meluas di masyarakat bandung, cerita ini juga semakin diperkuat dengan pengalaman-pengalaman beberapa orang yang (katanya) sempat mempunyai pengalaman yang aneh dengan kawasan Bahureksa dan tentunya misterius ini. Saya jadi ingat salah seorang teman kakak saya yang kebetulan bekerja di studio foto terkenal di dekat jalan Bahureksa. Dia mempunyai pengalaman aneh dengan ini. Ceritanya sepulang kerja sekitar jam setengah 10 malam dia mau menjemput pacarnya yang bekerja di jalan Dago dekat Taman Flexi . Untuk menghemat waktu, dari jalan Banda dia memotong melewati jalan Bahureksa, Perasaan dia ketika itu biasa saja. Tidak ada yang aneh. Lalu secara tiba-tiba perasaannya berubah ketika di pertengahan jalan Bahureksa dia berpapasan dengan yang sama sekali belum pernah ia lihat. Sungguh berbeda dengan pada umumnya. kuno, begitu kata teman kakak saya itu. Dari luar, dalamnya kelihatan gelap dan sirine-nya tidak menyala. Setelah beberapa detik adegan berpapasan itu, dia menoleh ke belakang dan dilihatnya kuno yang beberapa saat tadi melintas berlawanan arah dengannya sekarang sudah tidak ada entah kemana. Dalam kebingungan itu diapun lalu menancap gas motornya agar segera sampai di tempat kerja pacarnya. Sejak saat itu dia tidak berani lagi untuk melintasi jalan Bahureksa di malam hari.Ada lagi kejadian aneh yang dialami oleh salah seorang teman saya, jadi sepulang les dari tempat kursus bahasa inggris yang ada di jalan Banda dia hendak membeli sepatu olah raga di salah satu toko olah raga yang ada di jalan Sultan Agung , karena jaraknya cukup dekat teman saya itu memutuskan untuk berjalan kaki ke Jalan Sultan Agung melewati jalan Bahureksa . Nah, tepat di depan rumah kuno tersebut dia mendengar bunyi klakson mobil yang cukup nyaring. Ketika dia melihat ke arah yang sedang tertutup terpal, dia langsung berlari sekencang kencangnya, teringat dengan cerita misterius itu. Keesokan harinya dia bercerita tentang pengalaman anehnya semalam. Yang membuatnya yakin bahwa klakson itu berasal dari karena tidak ada mobil yang lewat saat dia melintasi rumah tersebut. Mobil yang sedang terparkir disekitar rumah kuno itu juga tidak ada. Yang pasti dia merasa arah bunyi klakson dengan jelas datang dari . Sampai saat ini juga dia heran bagaimana klakson tersebut berbunyi mengingat mesin-mesin mobil itu sudah diangkat .Cerita yang berkembang di masyarakat mengenai ini ternyata menarik perhatian sejumlah sineas Indonesia. Rumor ini diangkat ke Layar lebar. Tak tanggung-tanggung pembuatan film ini menggandeng mantan Ratu Horror era 70an, Suzzana, untuk menambah kuat aroma mistis pada film ini. Meski tidak terlalu bagus, dari segi cerita dan segi-segi lainnya, film ini membuat cerita mengenai di jalan Bahureksa no 15 semakin meluas. Tidak saja untuk masyarakat Bandung tapi juga orang-orang luar Bandung. Fenomena ini dimanfaatkan oleh sekelompok orang yang menyewa rumah ini dan kemudian dibuatnya sebuah distro dengan nama " The Ambulance Shop ". Pengunjung distro ini sebagian besar memang datang dengan rasa penasaran terhadap yang menjadi desas-desus masyarakat entah dari berapa tahun yang lalu.Cerita–cerita yang berkembang di masyarakat seperti Hantu Nancy penghuni SMA 3, cerita mengenai Patung Pastor Belanda yang ada di Jalan Seram, termasuk cerita ini adalah fenomena yang terjadi di masyarakat. Cerita-cerita ini biarlah berkembang dengan sendirinya sehingga akan memperkaya cerita yang berkembang di masyarakat, khususnya masyarakat Bandung. Masalah percaya atau tidak kita kembalikan pada masyarakat saja. Di Bandung hanya ada 2 buah mobil jenis ambulans Bahureksa. jenis mobilnya Fiat taon 70an. Kita bisa lihat satunya lagi di RS. Gardujati .

Hantu jaring
Horror
10 Feb 2026

Hantu jaring

"Hujan panas?" Ya. Tak mendung, matahari bersinar cerah, dan hujan. Seringkali berupa rintik atau rinai. Saat itulah aku jadi galau. Ada perang berkecamuk di batinku. Antara bahagia dan duka.Entah, tiba-tiba saja pikiranku melayang ke masa kecil dulu. Mungkin saja masa itu tak terlalu indah. Namun aku senang mengingatnya. Karena mengenangnya diam-diam mampu menghadirkan bahagia.Kami, anak-anak kampung, percaya hujan panas saatnya hantu jaring keluar sarang. Hantu itu akan berkeliaran membuat celaka siapa saja yang tak mengacuhkan hujan panas, terutama anak-anak. Apalagi jika hujan panas itu terjadi di hari Jumat, teror hantu jaring akan semakin hebat.Di hujan panas, segala kegiatan yang berhubungan dengan manjat-memanjat harus segera dihentikan. Hal itu merupakan santapan empuk hantu jaring. Karena jika berjalan, hantu jaring hanya bisa melihat ke atas. Kepalanya selalu menengadah saat berkeliaran. Jika tidak, siapa pun yang berani memanjat pohon saat hujan panas, pasti akan celaka. Bisa saja mendadak kakinya terpeleset dan badannya terjatuh ke tanah.Tidak, tidak, tidak! Untuk keperluan yang mendesak, kau bisa saja memanjat dengan selamat walau di saat hujan panas. Sini, kuberitahu rahasianya. Kami, anak-anak kampung, punya cara khusus agar tidak terlihat oleh hantu jaring. Untuk bisa menghilang dari pandangan hantu jaring ini, kami menyisipkan daun-daunan di sela bagian atas daun telinga. Biasanya rumput atau ilalang. Sebelumnya, daun itu –maksudku rumput atau ilalang itu– dibacakan mantra terlebih dahulu. Mantranya hanya satu kata. Ada yang menyebut 'al-Qur'an', ada 'sajadah', 'masjid', atau 'kopiah', dan sebagainya. Pokoknya semua benda yang berkenaan dengan ibadah atau hal-hal yang dianggap baik dan suci. Tapi dalam satu kelompok, mantranya tidak boleh ada yang sama.Dengan jimat itu, kami bebas melenggang ke mana saja, atau berbuat apa saja, tanpa khawatir celaka. Dengan demikian adil sudah: kami tidak bisa melihat hantu jaring, hantu jaring pun tak bisa melihat kami.Ceritanya akan berbeda jika hantu jaring itu terlihat. Ada wujudnya.Di Bukit Batu, kampung sebelah tempat kami biasa mencari biji karet, ada seorang nenek aneh. Kerjanya mencari kayu bakar atau pucuk pakis untuk sayur. Wajahnya jelek. Mengerikan. Tubuhnya kecil. Rumah (atau lebih tepat dibilang gubuk)nya juga kecil. Sangat kecil, bahkan dibanding rumah orang termiskin di kampung kami sekali pun. Rasanya rumah itu tak layak dihuni manusia.Wajah nenek itu tampak lebih menyeramkan saat hujan panas. Saat itulah kami yakin ia akan segera berubah menjelma hantu jaring. Kami lari lintang-pungkang. Semakin kuat dan jauh kami berlari, kami makin yakin nenek yang telah menjelma hantu jaring itu selalu mengikuti.Anehnya, saat itu mata kami rasanya semakin tajam. Apalagi untuk melihat jambu monyet yang tampak merahnya begitu merona. Tapi kami takut. Keinginan mendalam segera memetik jambu monyet yang menantang harus dipendam. Mengingat wajah seram nenek itu, kami jadi tak percaya jimat apa pun akan mempan.Keesokan harinya, saat kembali ketika panas tak lagi hujan, jambu monyet tak ada lagi di pohonnya. Kami pun mengutuk nenek itu. Kami datangi gubuknya. Kami hujani gubuk itu dengan olok-olokan. Segala olokan hadir di sana. "Hei, nenek jelek!" itu yang paling nyaring terdengar. Kami bangga bisa membalas dendam. Kami puas. Kesumat telah dibayar tunai.Kau tahu? Hujan panas juga mengingatkanku pada Ibu. Ibuku menghembuskan nafas terakhir saat hujan panas. Masih terngiang di telingaku bagaimana Ibu memarahiku karena tahu ulah kami terhadap nenek itu. Aku tak sempat meminta maaf kepada nenek itu. Bahkan aku belum sempat minta maaf pada Ibu.Sekarang, setiap hujan panas, aku selalu berharap Ibu dan nenek itu bisa hadir menemuiku. Walau sebagai hantu jaring. Aku ingin mengucapkan maaf.

Kolong Wewe
Horror
10 Feb 2026

Kolong Wewe

Kolong Wewe atau Wewe Gomble adalah roh wanita yang dipercaya meninggal bunuh diri. Dia mengakhiri hidupnya setelah membunuh suaminya. Sebelumnya dia dikejar-kejar warga akibat perbuatannya tersebut. Pembunuhan itu dia lakukan karena memergoki suaminya selingkuh dengan perempuan lain.Konon katanya, sang suami selingkuh karena istrinya tidak dapat memberikan keturunan. Karena tidak bisa mempunyai anak, ia dibenci oleh suaminya dan dikucilkan sampai menjadi gila dan gembel.Setelah mati bunuh diri, kemudian dia menjadi hantu wewe gombel. Setidaknya cerita itu ditulis dalam buku: 666 Misteri Paling Heboh: Indonesia & Dunia, yang ditulis Tim Pustaka Horor.Dalam penuturuan masyarakat, hantu wewe gombel juga diceritakan sering menculik anak kecil yang sedang bermasalah dengan orangtuanya. Dia menculik anak kecil dan menyembunyikannya. Kemudian wewe gombel menakut-nakuti orang tuanya. Setelah orang tuanya sadar bahwa apa yang dia lakukan pada anaknya salah, baru wewe gombel akan melepaskannya. Bukankah perbuatan wewe gombel ini bisa dibilang baik bukan? :DAsal usul wewe gombel ini konon berasal dari daerah 'Bukit Gombel' di Semarang, Jawa Tengah. Beberapa orang mempercayai bahwa daerah itu merupakan wilayah kerajaan hantu. Peristiwa kemunculan wewe gombel ini terjadi di wilayah Semen, Wonogiri dan Klaten, Jawa Tengah.Ciri khas dari wewe gombel atau kolong wewe ini memiliki payudara atau buah dadanya yang besar, menjuntai seperti buah pepaya. Mitos lain mengatakan bahwa anak-anak yang diculik oleh wewe gombel akan di beri makan tai, tokai, atau kita sebut saja dengan kotoran manusia (eek). Dia akan menyuapi anak-anak tersebut secara paksa.Terkadang juga anak-anak yang diculik akan melihat kotoran manusia terlihat seperti makanan lezat yang paling ia sukai. Tujuannya memberikan kotoran manusia tersebut adalah membuat anak menjadi bisu agar tidak bisa menceritakan apa yang telah ia alami ataupun bentuk dari wewe gombel yang menyeramkan tersebut.Cerita hantu wewe gombel ini jugasering digunakan oleh orangtua untuk menakut-nakuti anak agar tidak keluyuran keluar rumah sendirian."awas jangan keluar sendirian nanti digondol (dicuri) wewe gombel" , mendengar ancaman seperti itu si anak biasanya takut.Untuk dapat menemukan anak yang dicuri oleh wewe gombel, caranya dengan keliling rumah atau kampung sambil menabuh tampah (nampan besar terbuat dari anyaman bambu), sambil bernyanyi "blek-blek ting, blek-blek ting (menyebut nama anak yang hilang) muncula atau keluarlah," dinyanyikan sambil keliling rumah atau kampung tujuh kali. Kemudian sang anak akan muncul dengan sendirinya.

Kuyang
Horror
10 Feb 2026

Kuyang

Hantu Kuyang KalimantanMisteri Hantu Kuyang Kalimantan Konon Merupakan Ilmu Hitam Untuk KeabadianSebagaimana yang kami tuliskan di atas, hantu ini memang merupakan wujud makhluk halus yang kerap ditemukan di wilayah kalimantan khususnya kalimantan timur dan tengah. Kota-kota besar seperti Banjarmsin, Juga Barabai dan Buntok, Samarinda, konon menjadi tempat paling banyak ditemukan . Tak heran jika warga setempat sangat mempercayai kebenaran cerita dan kisah misteri ini, bahkan beberapa waktu yang lalu ada isu yang memberitakan bahwa makhluk ini ditangkap warga Kalimantan Timur. Wujud dari penampakan hantu ini kerap digambarkan hampir mirip dengan glundung pringis di jawa dan leak di pulau bali yakni berupa kepala manusia. Hal yang membedakannya ialah wujud yang menyertai kepala tersebut.Wujud Hantu KuyangWujud hantu kuyang kalimantan dalam misteri konon merupakan ilmu hitam untuk keabadianHantu kuyang merupakan wujud makhluk dengan kepala seperti manusia dan anggota badan berupa organ dalam tubuh manusia. Yang lebih menyeramkan lagi sosok gaib ini dapat terbang dan melayang di udara. Sebagian orang meyakini bahwa asal usul dan sejarah dari jenis makhluk tak kasap mata ini bermula dari sebuah ilmu hitam untuk keabadian yang dilakukan oleh seseorang. www. Hantu kuyang. Com. Sangat mengerikan memang jika kita lihat dari beberapa foto penampakan serta kita kaitkan dengan cerita yang telah melegenda di masyarakat sekita. Sebagian orang lainnya menganggap bahwa kuyang merupakan jelmaan dari seseorang yang menganut ilmu hitam dan pada waktu-waktu tertentu menjelma sebagai hantu untuk mencari mangsa darah bayi yang baru lahir atau wanita yang sedang melahirkan.Bisa kita bayangkan wujud dari makhluk yang digambarkan sebagai wajah seorang perempuan bermata merah serta memiliki taring panjang. Itu belum seberapa, yang lebih menakutkan lagi ialah penampakannya yang secara tiba-tiba dan terbang serta merayap dari pohon satu ke pohon lainnya untuk mengintai mangsa. Selain itu wujudnya itu lho berupa kepala dengan badan organ dalam manusia seperti jantung, hati, paru-paru serta usus yang menggelantung wah gak tahan pasti kalau kita melihat dan menemukannya dengan mata kepala sendiri.Asal Usul Hantu Kuyang Misteri Hantu Kuyang Kalimantan Konon Merupakan Ilmu Hitam Untuk KeabadianIlmu hitam untuk keabadian, inilah yang kerap dituturkan oleh orang-orang kalimantan. Selain dipercaya sebagai salah satu makhluk tak kasap mata, makhluk ini juga dikenal sebagai jelmaan manusia yang sedang mempelajari ilmu hitam. Konon pada siang hari wujudnya merupakan manusia sebagaimana biasanya, pada kesempatan ini si pencari ilmu hitam melakukan pengamatan pada orang-orang sekitar untuk mencari mangsa pada malam harinya.Dari sinilah kemudian cerita misteri hantu kuyang kalimantan konon merupakan ilmu hitam untuk keabadian tumbuh dan melegenda di masyarakat sekitar seperti Banjarmasin, Barabai, juga Buntok dan Banjarmasin. Tak heran jika makhluk ini juga kerap disebut sebagai makhluk jadi-jadian. Sumber yang sama menyatakan bahwa makhluk ini biasanya bermula dari seorang wanita yang ingin memiliki wajah awet muda atau dalam kata lain mencari keabadiaan serta menganut ilmu hitam tertentu. Dan salah satu syarat untuk mewujudkan keinginannya tersebut ialah dengan memangsa bayi yang sedang lahir atau bisa juga menghisap darah saat proses melahirkan seseorang. Entah bagaimana kebenaran misteri tersebut sepertinya tidak ada orang yang dapat menjelaskan dengan pasti.Di lain sisi ada juga sumber yang menjelaskan bahwa jika hantu kuyang tidak menumukan mangsa berupa wanita yang sedang melahirkan maka ia akan terbang dan berkeliaran di sekitar rumah-rumah penduduk konon mencari bekas pembalut seseorang yang di buang. Kurang kerajaan aja ya sepertinya mencari pembalut bekas? Hadewh namun memang demikian asli cerita yang menjadi misteri hingga kini. Sumber tersebut menambahkan bahwa pembalut bekas tersebut akan dihisab nodanya (darah menstrulasi wanita) sebagai ganti darah wanita yang sedang melahirkan/ bayi yang sedang lahir. Hebohnya lagi jika ia tidak menemukan pembalut konon makhluk jadi-jadian ini akan mendatangi para wanita khususnya yang sedang datang bulan dan menjilati serta menghisap darah kotor/ menstrulasi wanita tersebut. Hiii makin ngeri juga ya kisah yang beredar ini.Menangkal SeranganIlustrasi Hantu Kuyang Kalimantan dalam Mencari MemangsaDengan adanya cerita misteri hantu kuyang kalimantan konon merupakan ilmu hitam untuk keabadian kemudian tumbuh kepercayaan pada masyarakat sekitar seperti Banjarmasin, Barabai, juga Buntok dan Samarinda pada masa lalu atau bahkan saat ini untuk menangkal serangan dari kuyang tersebut. Konon makhluk ini takut dengan bawang-bawangan seperti bawang putih dan bawang merah. Tak heran jika para wanita yang sedang hamil tua akan menyimpan bawang merah dan bawah putih di bawah kasur tempat mereka tidur guna menangkal serangan hantu jadi-jadian ini. Bagaimanapun kebenaran dari cerita tersebut demikianlah yang menjadi kenyataan di masyarakat kita.Dari cerita lain kedatangan hantu ini memiliki beberapa ciri seperti adanya lintasan bintang mendekati rumah/ pohon dan juga dapat menjelma sebagai seekor hewan baik burung, kucing, anjing, dan lain sebagainya yang mencurigakan dan seakan mengintai sesuatu serta melihat kondisi sekitarnya. Jika sudah terjadi demikian orang-orang kalimantan pada jaman dulu kerap berteriak sambil melempari berbagai benda yang ada baik batu maupun kayu ke arah kuyang tersebut. Selain dengan tindakan demikian kuyang biasanya akan berusaha ditangkal oleh masyarakat pada jaman dahulu dengan membunyikan peralatan dapur seperti wajan, panci, dan lain sebagainya agar kuyang beranggapan bahwa di tempat tersebut banyak orang sehingga tidak jadi mendekat. Lain halnya dengan perabotan rumah, sebagian lainnya ada yang mempercayai bahwa menangkal serangan hantu kuyang dapat dilakukan dengan cara membakar sampah hingga menimbulkan asap yang membumbung, selain sampah tumpukan daun atau kulit bawah baik bawang merah maupun bawang putih juga akan disertakan di dalamnya. Entah apa maksud dari filosofi tersebut hingga kini memang masih menjadi misteri.Misteri hantu kuyang memang sangat mengerikan, konon di Kalimantan Timur pernah ada orang yang dapat menemukan dan menangkap makhluk jadi-jadian ini. diceritakan bahwa jika hantu ini tertangkap maka ia bersedia memberikan apa saja yang diminta oleh orang yang menangkapnya. Hal ini dilakukan agar tidak diketahui siapa dirinya.Demikian ulasan mengenai hantu kuyang berasal dari kalimantan timur dan tengah, mulai dari kota Samarinda, Banjarmasin, Barabai, Hingga Buntok. Semoga dapat memberikan sedikit gambaran dan wawasan terkait kepercayaan, cerita misteri yang melegenda serta kisah hantu tentang misteri hantu kuyang kalimantan konon merupakan ilmu hitam untuk keabadian yang terjadi di wilayah Pulau Kalimantan.

hantu Bangku kosong
Horror
10 Feb 2026

hantu Bangku kosong

Grace masih duduk termenung di mobilnya. Dia tampak sedang asyik memandang sesuatu untuk dilumatkan dalam pikiran-pikirannya.Gedung sekolah dengan arsitektur Belanda itu sudah sangat tua, tapi masih berdiri kokoh.Air hujan mengalir tanpa henti di kaca depan mobil, membuat kesan padat gedung itu berubah menjadi kesan cair.Grace mengambil payung dari bawah jok tempat duduk dan beranjak keluar. Dari arah lapangan murid-murid dengan baju olahraga enggan berteduh.Dari arah koridor seorang perempuan meniup peluit dengan keras.“ Anak-anak! Ayo cepat berteduh! Jangan bandel! Sudah gede kok masih suka hujan-hujanan, “Hardikan itu tak cepat dituruti oleh murid-murid SMA Permata Bunda yang sudah dimanjakan oleh sensasi hujan yang menggelitik.Grace berjalan cepat-cepat menuju koridor. Dengan menatap dan penuh percaya diri dia menghampiri perempuan tadi.“ Maaf, saya ingin bertemu dengan kepala sekolah.”Perempuanitu memandang Grace dengan mata menyelidik.“ Saya Grace. Guru pengganti yang baru.”“ Ah, Anda pengganti Ibu Melisa. Mari saya antar ke ruangan ibu Janet.”Perempuan itu akhirnya mengantarkan Grace ke ruangan kepala sekolah.“ Ini ruangan ibu Janet.”Grace mengangguk. Perempuan tadi yang bernama Dewi mengetuk sebuah pintu kokoh dengan warna kayu yang masih dipertahankan.Sebuah suara menyahut dari dalam.“ Masuk!”“Ibu Janet, guru pengganti Bu Melisa sudah hadir.”“ Suruh masuk.!”“Baiklah kalau begitu saya tinggal dulu, silakan” kata Dewi“Terima kasih Dewi”Dewi menutup pintu dan sosoknya segera menghilang.Ibu Janet dan Grace saling berbicara di dalam ruangan itu.Setelah berbincang-bincang,Ibu Janet mengantarkan Grace pergi untuk melihat kelas 3A.“ Bu Grace, silakan anda memperkenalan diri pada siswa kelas 3A.”“ Baik Bu, anak-anak nama saya Grace … Grace Damayanti.Saya disini akan menjadi wali kelas kalian yang baru.Saya kira cukup. Tidak ada yang perlu saya bicarakan lagi. Sampai jumpa besok pagi.”Dinda seorang murid yang selalu menjadi bahan ejekan teman-temannya baru keluar dari kelas saat teman-temannya telah sejak tadi berhamburan keluar.Baru beberapa saat melangkah, sesosok tubuh yang berat menabrak dan langsung menyeretnya ke sebuah tempat.Hujan deras disertai petir menggila. Dinda diseret oleh Adela dan kedua temannya, Nancy dan Destin. Mereka selalu usil terhadap Dinda.Mereka membawa Dinda ke gudang sekolah. Mereka akan mengurung Dinda di gudang. Nancy menghempaskan tubuh Dinda ke dalam gudang.“Lo di sini biar jadi makanan tikus. Ini buat peringatan agar lo jangan macem-macem lagi sama kami. Besok lo baru boleh keluar.”“Jangan Del. Aku mohon.”Adela memberi komando untuk keluar. Dinda segera berdiri dan menyusul, tapi segera didorong kembali oleh Nancy.Dinda terkurung didalam gudang. Dia memegang perutnya yang perih. Dinda terisak karena teringat ibunya.Dia menghentikan tangisannya saat mendengar suara isakan yang bukan miliknya.Itu bukan gema karena suaranya takkan selama itu. Dinda menggigil dan tak berani bersuara.Dinda merasa tengkuknya terkena tiupan napas seseorang tapi di dalam gudang hanya ada Dinda seorang. Dinda sangat ketakutan.Dia tak kuat. Pelan-pelan dia menutup mata.Pagi menggeliat.Adela berjalan tergesa-gesa diikuti Destin.“Del … lihat.”Destin gemetar sambil menunjuk ke arah gudang yang pintunya terkuak lebar.Adela memandang pintu gudang keras. Desin tersentak kaget karena benturan yang keras.“Bangsat! Kemarin lo kunci nggak sih Des?”“Sudah gue kunci.”“Lalu kenapa gudang itu bisa kebuka?”Mereka langsung pergi untuk mencari Dinda.Adela melihat Dinda yang menyeberangi lapangan dengan langkah yang sedikit lemas. Ketiga gadis itu berlari memburu Dinda.“Lo ngaku atau gue bakalan siksa lo dan nggak bakal lo lupakan seumur hidup lo. Siapa yang ngebebasin lo.?” bentak Adela.Dinda tidak menjawab dia beberapa kali melirik ke arah Pak Jimun yang sedang membawa baki berisi minuman ke ruang guru.Adela sempat menangkap lirikan itu.“Oh, jadi si tua itu yang ngebebasin lo.? Selain si tua itu nggak ada yang tahu kan?”Dinda menggeleng.“Bagus. Kalau hari ini Bu Janet panggil kami, lo bakal mampus!” bentak Adela sebelum meningalkan Dinda.Pelajaranpun dimulai, keriuhan yang sama dengan kemarin semakin terdengar saat Grace mendekati kelas 3A.Keadaan kelas sangat menyedihkan saat Grace memasuki ruangan.Anak-anak masih asyik mengobrol dan tidak memedulikan Grace.Dengan tenang Grace mendekati meja dan mengambil penghapus. Grace membenturkan penghapus itu ke meja.“ Silakan kembali ke tempat duduk masing-masing.”Satu per satu mereka beringsut ke tempat duduk masing-masing dengan gerutuan. Setelah semua murid duduk, pandangan Grace tertuju pada bangku kosong di depan.“Siapa yang tidak masuk hari ini?”“Semua masuk, Bu,” jawab Nancy“Lalu kenapa bangku ini kosong?”.“Dari dulu memang sudah kosong,” kata Adela.“Hmm baiklah … bagaimana jika kamu pindah ke depan, Adela?”“Aku nggak mau duduk ditempat itu meski aku dibayar. Suruh saja Dinda, seharusnya dia yang maju untuk duduk di depan,” bantah Adela“Bagaimana Dinda, kamu mau duduk di depan?”“Saya … saya … di sini saja.”“ Ala dia di belakang biar bisa nyontek, Bu!” seru Destin“Dinda ! Ibu tidak akan mulai pelajaran jika kamu tidak pindah ke depan.”Semua murid memandang Dinda. Gadis itu gemetar. Tak ada yang membelanya seperti halnya Destin membela Adela.Pelan-pelan dia memberesi buku-bukunya seakan-akan ingin mengulur waktu. Grace kelihatan tak sabar dengan sikap Dinda.“ Ayo cepat Dinda!”Akhirnya dinda duduk di bangku itu. Beberapa saat setelah Dinda duduk di bangku itu, sesuatu yang aneh terjadi pada Dinda.Dia menutup wajahnya dan terisak. Badannya menggigil. Pelan-pelan Dinda membuka mukanya.Grace belum pernah melihat air mata sebanyak itu. Dia bingung. Tiba-tiba Dinda menjerit keras, memukul-mukul meja.Dia berdiri lalu berlari mengitari ruangan, menjatuhkan meja, mengacak-acak buku-buku temannya.Dua anak segera menangkapnya. Tubuh Dinda yangkecil mampu mengibaskan pegangan kedua temannya.Kedua anak yang terpental itu terdiam. Lalu tiba-tiab mereka berlaku aneh. Salah satu dari mereka naik ke atas meja dan langsung menari dengan luwes.Sementara itu anak satunya bergerak menuju tembok, menabrak tembok, terpental kebelakang dan begitu seterusnya.Dinda melempar kursi ke lemari buku dibelakang. Sesaat setelah benturan itu satu per satu anak-anak tumbang. Beberapa diantara mereka muntah-muntah sebelum roboh.Dinda terjatuh paling akhir setelah melolong panjang. Tubunya menelungkup di bangku kosong.Setelah kejadian ini banyak kejadian-kejadian aneh yang Dinda alami. Adela dan kedua temannya meninggal pada saat yang bersamaan.Kejadian ini membuat Dinda mencari semua jawaban atas semua kejadian yang telah terjadi.Dulu di sekolah tersebut ada dua orang siswa yang bersahabat. Mereka adalah Mila dan Clara. Mereka selalu bersama.Akantetapi sejak Mila punya pacar yang bernama Radith, dia jarang bersama Clara.Suatu hari Radith bertemu Clara dikelas. Dia mengungkapkan semua perasaannya. Radith suka sama Clara. Setelah berkata, Radith mendekati Clara . Radith berusaha mencium bibir Clara.Dinda berusaha mendorong tapi cengkeramannya terlalu kuat. Bibir Dinda telah dilumatnya. Disaat itulah Mila datang. Sejak kejadian itu Mila tak mau bersahabat dengan Clara.Suatu hari Clara sedang menulis buku diary dikelas. Mila datang membawa jangka di tangannya. Dia melangkah mendekati Clara tanpa suara.Clara tak menyadarinya.Tiba-tiba Mila menusukkan jangka di leher belakang Clara. Darah muncrat. Clara meninggal dengan seketika.Radith datang dan segera memberitahu kalau Clara tak mencintainya. Mila segera keluar.Radith membawa mayat Clara dan menyembunyikannya di rumah kosong.Mila akhirnya bunuh diri setelah membaca buku diary Clara. Dengan membabi buta, dia mengayunkan silet kewajahnya. Mila beranjak.Mila menggantung diri di pohon besar depan sekolah.Akhirnya semua kejadian ini ada jawabannya. Bangku kosong itu akhirnya dibakar. Dan tak akan ada lagi kejadian aneh di sekolah itu.

The Russian Sleep Experiment
Horror
10 Feb 2026

The Russian Sleep Experiment

Peneliti Rusia pada akhir 1940-an membuat 5 orang tetap terjaga selama 15 hari menggunakan sebuah gas stimulan eksperimental. Mereka dikurung di dalam sebuah ruangan tertutup. Dengan seksama, pernapasan mereka dimonitor agar gas tersebut tidak membunuh mereka; karena dalam konsentrasi tinggi, gas tersebut bersifat beracun. Kamera CCTV belum ditemukan pada saat itu, sehingga mereka hanya menggunakan sebuah mikrofon untuk berkomunikasi. Peneliti hanya dapat melihat mereka melalui sebuah lubang kaca setebal 5 inchi yang terhubung dengan ruangan dimana mereka dikurung. Ruangan kurungan itu dilengkap dengan buku2, matras untuk tidur, keran air dan toilet, dan cukup makanan kaleng untuk bertahan hidup selama sebulan.Semua subjek tes adalah tahanan politik yang tertangkap selama Perang Dunia II.Semuanya berjalan pada lima hari pertama. Para subjek hampir tak pernah mengeluh karena mereka sudah dijanjikan untuk dibebaskan apabila mereka mengikuti tes itu dan tidak tidur selama 30 hari. Mereka tak tahu janji itu palsu. Semua percakapan dan aktivitas mereka dimonitor. Perlu dicatat bahwa mereka mulai berbicara secara intens tentang pengalaman2 traumatis mereka di masa lalu.Nada percakapan mereka bertambah gelap setelah hari ke-4.Setelah 5 hari, mereka mulai menunjukkan tanda2 paranoia. Mereka berhenti berbicara satu sama lain dan mulai berbisik kepada mikrofon, bahkan berbicara pada lubang kaca yang seperti cermin di ruang interogasi polisi. Anehnya, mereka sepertinya berpikir bahwa dengan mengkhianati kamerad mereka, yakni rekan2 mereka yang berada di dalam, mereka bisa memperoleh kepercayaan para peneliti. Awalnya para peneliti berpikir bahwa ini disebabkan oleh pengaruh gas tersebut.Setelah 9 hari, salah satu dari mereka mulai berteriak. Ia berlari sepanjang ruangan dan berteriak sekeras mungkin selama 3 jam, tanpa henti. Ia mencoba terus berteriak, namun akhirnya hanya bisa mengeluarkan suara kikikan. Para peneliti menduga ia telah merobek pita suaranya. Hal yang paling mengejutkan adalah reaksi para tahanan lainnya .... mereka sama sekali tak bereaksi. Mereka hanya terus berbisik pada mikrofon hingga tahanan kedua mulai berteriak. Dua dari tahanan lain yang tidak berteriak, menyobek buku mereka, mengoles halaman demi halaman dengan kotoran mereka, dan dengan tenang menempelkannya di lubang kaca. Teriakan kemudian berhenti.Begitu pula bisikan di mikrofon.Setelah 3 hari lagi berlalu, para peneliti harus memeriksa mikrofon setiap jam untuk memastikannya masih bekerja. Sebab mereka berpikir, mustahil tak terdengar sedikitpun suara dari 5 orang yang berada di ruangan itu. Mesin masih mencatat adanya konsumsi oksigen di dalam ruangan, menunjukkan bahwa mereka berlima pastilah masih hidup. Bahkan, konsumsi oksigen tiap tawanan tersebut sangatlah tinggi, setara yang digunakan oleh seseorang yang berolahraga. Perlu diingat, mulai dari hari ke-9 mereka sama sekali tak bisa melihat ke dalam ruangan dimana para tawanan itu berada, sehingga mereka sama sekali tak tahu apa yang terjadi di dalamnya.Pada pagi hari ke-14, para peneliti melakukan sesuatu untuk menarik reaksi mereka, dengan menggunakan interkom yang berada di dalam ruangan. Mereka takut, kelima tahanan tersebut kini dalam kondisi tewas atau koma. Mereka kemudian mengumumkan, "Kami akan membuka ruangan untuk mengecek mikrofon, menjauhlah dari pintu dan berbaringlah di lantai, atau anda akan ditembak. Kepatuhan kalian akan berbuah pada kebebasan kalian."Para peneliti terkejut ketika mereka mendengar sebuah suara dengan tenang menjawab, "Kami tak lagi mau dibebaskan."Perdebatan menyeruak antara para peneliti dengan pihak militer yang mendanai penelitian. Karena tak mampu lagi mengundang respon melalui interkom, mereka akhirnya berkeputusan untuk membuka kamar tahanan pada tengah malam hari ke-15.Gas stimulan langsung menyeruak ketika pintu dibuka, dan ruangan segera terisi dengan udara segar. Suara2 mulai muncul dari mikrofon.Terdapat 3 suara yang berbeda memohon dengan nyawa yang mereka cintai agar gas kembali dinyalakan. Ruangan itu terbuka dan para prajurit masuk untuk mengambil para tahanan. Suara jeritan mereka lebih keras ketimbang sebelumnya.Begitu pula teriakan para tentara begitu melihat apa yang terjadi di dalam.Empat dari kelima subjek masih bernyawa, walaupun tak bisa benar2 dipastikan bahwa mereka dalam keadaan "hidup". Makanan yang disediakan untuk mereka di dalam setelah hari ke-5 sama sekali tak disentuh. Mereka terlihat sedang memangsa daging dari subjek yang meninggal. Sisa-sisa tubuh yang tertinggal, meliputi kepala dan dada, menyumbat saluran air yang berada di tengah ruangan, menyebabkan genangan air setinggi 4 inchi membanjiri ruangan. Genangan air itu beracmpur dengan darah yang entah sudah berapa lama berada di sana. Seluruh empat subjek yang "selamat" juga memiliki bagian daging dan kulit yang tercabik dari tubuh mereka.Robeknya daging dan tulang yang terlihat pada ujung jari2 mereka menunjukkan bahwa luka2 tersebut disebabkan oleh tangan mereka, bukan menggunakan gigi seperti yang pertama diperkirakan. Penelitian lebih lanjut pada letak dan sudut luka2 mereka membuktikan bahwa sebagian besar atau bahkan semua cedera tersebut disebabkan oleh diri mereka sendiri, bukan akibat serangan tahanan lain.Organ2 dalam pada bagian perut, di bawah rusuk pada semua keempat subjek telah dipindahkan. Walaupun jantung, paru2, dan diafragma (otot yang memisahkan dada dan perut) masih terdapat di tempatnya; kulit dan sebagian besar daging yang melekat pada rusuk telah dicabik keluar, memperlihatkan paru2 yang kembang kempis di balik kurungan rusuk.Sementara di bawah rusuk mereka .... semua pembuluh darah dan organ2 dalam masih menempel erat satu sama lain. Kesemuanya telah dikeluarkan dari perut mereka, dijajarkan di atas lantai, namun masih tersambung dengan tubuh tiap tahanan. Saluran pencernaan keempatnya terlihat masih bekerja, mencerna makanan di atas lantai. Kemudian dengan cepat menjadi jelas bahwa mereka tengah mencerna daging mereka sendiri yang telah mereka cabik dan makan selama beberapa hari.Kebanyakan yang bekerja di fasilitas Rusia itu adalah tentara, namun banyak dari mereka menolak kembali ke dalam kurungan untuk memindahkan para tahanan. Sedangkan untuk keempat tahanan itu, mereka masih menjerit meminta agar mereka dibiarkan di dalam ruangan itu dan memohon agar gas dinyalakan kembali, agar mereka tidak tertidur.Secara mengejutkan, para subjek tes melakukan perlawanan sengit ketika mereka akan dikeluarkan dari tahanan, walaupun dengan kondisi fisik mengerikan semacam itu. Satu tentara Rusia bahkan kehilangan nyawanya setelah tenggorokannya dirobek oleh salah satu tahanan. Lainnya terluka parah setelah testisnya terenggut dan pembuluh nadi pada kakinya dicabik oleh gigitan tahanan lainnya. Lima tentara lainnya meninggal jika kalian juga menghitung tentara yang bunuh diri berminggu-minggu seelah kejadian itu.Dalam pergelutannya, salah satu dari keempat subjek yang masih hidup mengalami pendarahan parah setelah limpanya robek. Peneliti dan dokter berusaha membiusnya, namun hal itu terbukti mustahil. Ia disuntik dengan lebih dari 10 kali dosis morfin yang biasa digunakan untuk manusia dan masih melawan seperti binatang yang memperjuangkan hidupnya, bahkan sampai mematahkan lengan dan rusuk seorang dokter.Jantungnya berdenyut selama dua menit, sebelum ia mengalami pendarahan parah hingga tak ada lagi tersisa udara di paru2nya kecuali darah. Bahkan setelah jantungnya hampir berhenti, ia masih berteriak dan meronta, berusaha menyerang siapapun yang ada di dekatnya. Ia terus mengerangkan satu kata, "LAGI" terus-menerus, semakin lemah dan melemah, hingga akhirnya ia berhenti.Begitu pula detak jantungnya.Begitu pula detak jantungnya.Ketiga subjek tes yang masih hidup diikat dengan kuat dan dipindahkan ke sebuah fasilitas kesehatan. Dua pasien dengan pita suara masih utuh terus-menerus meminta dan memohon agar dibiarkan tetap terjaga.Subjek tes dengan cedera paling parah dari ketiganya dibawa ke sebuah ruang operasi yang terdapat di fasilitas itu. Dalam proses persiapan untuk memasukkan kembali organ2 pencernaannya kembali ke dalam tubuhnya, diketahui bahwa ia kebal terhadap segala suntikan obat penenang yang diberikan padanya untuk mempersiapkan operasi. Ia melawan dengan penuh amarah, mencoba melepaskan ikatannya, bahkan ketika gas anastetik digunakan untuk melumpuhkannya.Ia mampu merobek tali pengikat selebar 4 inchi yang mengekang lengannya, bahkan melawan tenaga seorang tentara berbobot 100 kg yang mengekang lengannya yang lain. Diperlukan dosis obat bius di atas normal untuk melumpuhkannya. Dan detik dimana ia menggelepar dan kelopak matanya menutup, jantungnya langsung berhenti.Pada otopsi subjek tes yang meninggal di atas meja operasi, ditemukan bahwa darahnya memiliki kandungan oksigen 3 kali lipat ketimbang normal. Dagingnya yang masih melekat pada tulangnya dalam keadaan tercabik dan 9 tulangnya patah ketika bergelut saat akan dibius. Namun tulang2 itu patah bukan karena para tentara, melainkan karena dorongan dan tekanan dari otot2nya sendiri.Survivor kedua adalah tahanan pertama yang berteriak. Pita suara benar2 telah rusak sehingga ia tak mampu memohon atau menolak operasi itu. Ia hanya bereaksi dengan menggeleng-gelengkan kepalanya dengan kuat sebagai tanda penolakan saat gas anastesi dibawa ke dekatnya. Ia juga tidak bereaksi selama 6 jam operasi. Para dokter berusaha menempatkan kembali organ2 dalamnya dan menutupnya kembali dengan kulitnya yang tersisa.Ahli bedah yang menangani operasinya mengatakan bahwa secara medis, pasien itu masih dapat bertahan hidup setelah penjahitan kembali. Salah satu suster yang ketakutan mengatakan bahwa ia melihat bibir pasien melengkung membentuk senyuman beberapa kali ketika mata mereka berdua bertemu.Ketika operasi berakhir, subjek menatap ke arah dokter bedah dan mulai merintih dengan pelan, mencoba untuk berbicara. Mengasumsikan bahwa sesuatu yang ingin dikatakannya sangatlah penting, maka sang dokter bedah memberinya pena dan kertas agar ia bisa menuliskan pesannya. Di sana hanya tertulis satu kalimat sederhana."Teruslah memotong."Kedua subjek tes lainnya diberikan operasi yang sama. Mereka berdua juga tidak diberikan anastesi selama operasi. Mereka disuntikkan obat pelumpuh saraf untuk membekukan tubuh mereka. Namun walaupun begitu, dokter bedah yang menanganinya masih menemukan mustahil untuk melakukan prosedur tersebut selama sang pasien masih tertawa terus-menerus. Sekali dilumpuhkan, para subjek hanya mampu mengikuti gerakan para dokter dengan mata mereka. Obat pelumpuh saraf itu secara abnormal kehilangan pengaruhnya secara cepat dan mereka mulai menggeliat, mencoba melepaskan diri.Pada saat mereka dapat berbicara kembali, mereka meminta gas stimulan. Para peneliti mencoba bertanya, mengapa mereka mencoba melukai diri mereka sendiri, mengapa mereka mencabik dan mengeluarkan isi perut mereka sendiri, dan mengapa mereka begitu ingin diberi gas itu kembali.Jawaban mereka satu2nya adalah, "Aku harus tetap terbangun."Semua ikatan pada ketiga subjek yang tersisa diperkuat dan mereka ditempatkan kembali di dalam ruang tahanan, menunggu keputusan tentang apa yang harus dilakukan terhadap mereka. Para peneliti bersiap menghadapi amarah dari pihak militer yang telah mendanai mereka. Karena gagal mencapai tujuan proyek mereka, para peneliti mulai mempertimbangkan untuk meng-euthanasia (menyuntik mati) ketiga subjek yang tersisa. Komandan yang berkuasa, seorang mantan KGB, justru melihat potensi dan ingin melihat apa yang terjadi apabila tahanan2 itu dikembalikan dalam ruangan ber-gas. Para peneliti dengan tegas menolaknya, namun mereka tidak dapat melakukan apa2.Dalam persiapan untuk kembali mengurung subjek tes yang tersisa, mereka dihubungkan dengan monitor EEG untuk diamati aktivitas otaknya. Mereka juga akan dimasukkan ke sana dalam ranjang yang terikat. Secara mengejutkan, begitu tahu mereka akan dibawa kembali ke dalam, ketiga subjek tes itu berhenti melawan. Pada titik ini terasa jelas bahwa perlawanan mereka tadi bukanlah agar mereka dibebaskan, namun agar mereka tetap terjaga.Salah satu subjek yang mampu berbicara mulai bersiul dengan keras, terus-menerus. Subjek yang bisu mulai meluruskan dan menekuk kakinya secara berurutan, pertama yang kiri, kemudian yang kanan, kemudian yang kiri lagi, seperti berusaha untuk fokus terhadap sesuatu. Sedangkan subjek satunya mengangkat kepalanya agar tidak menyentuh bantal sambil terus berkedip dengan cepat.Dengan bantuan kabel EEG yang ditempelkan di pelipis mereka, para peneliti kini mampu memonitor gelombang otak mereka. Di luar dugaan, gelombang otak mereka naik turun seperti otak normal, namun pada saat tertentu, garis mereka tiba2 menjadi datar. Terlihat seakan-akan mereka mengalami kematian otak sementara, kemudian kembali normal. Saat para peneliti fokus kepada kertas-kertas hasil EEG yang menggulung keluar, salah satu perawat melihat salah satu subjek menutup mata begitu kepalanya menyentuh bantal. Gelombang otaknya berubah pendek seperti pada orang yang mengalami tidur nyenyak, kemudian mendatar seiring jantungnya berhenti berdetak.Satu2nya subjek yang masih dapat berbicara mulai berteriak, meminta agar ia segera dikurung sekarang. Gelombang otaknya menunjukkan garis datar yang sama seperti yang baru saja meninggal akibat jatuh tertidur. Komandan memberikan perintah untuk menyegel ruang tahanan dengan kedua subjek di dalamnya, bersama dengan 3 peneliti. Salah satu dari peneliti yang disebut namanya segera menarik sebuah pistol dan menembak sang komandan tepat di antara kedua matanya, kemudian mengalihkan moncong pistolnya ke arah subjek yang bisu, meledakkan kepalanya.Ia kemudian menodong satu2nya subjek yang tersisa yang masih terikat di atas tempat tidur, dengan sisa tim medis dan para peneliti melarikan diri."Aku tak sudi dikunci di dalam sini dengan kalian! Tidak denganmu!" ia berteriak di depan wajah subjek yang terikat di atas ranjang, "APA KAU INI SEBENARNYA?" ia meminta penjelasan, "Aku harus tahu!"Sang subjek tersenyum."Sudahkah kau lupa dengan begitu mudahnya?" sang subjek bertanya dengan suara hampir menggeram, seakan menahan tawa, "Kami adalah kamu. Kami adalah kegilaan yang mengintai di dalam kalian, mengiba untuk dibebaskan pada setiap kesempatan, menunggu agar kalian kembali menjadi hewan. Kami adalah apa yang kalian sembunyikan dalam tidur kalian setiap malam. Kami adalah apa yang kalian bius di dalam keheningan dan kelumpuhan ketika kalian terlelap dalam mimpi indah, dimana kami tak bisa bangkit."Sang peneliti berhenti. Ia membidik jantung sang subjek dan menembak. Garis EEG mendatar ketika sang subjek perlahan tersedak oleh darahnya sendiri."Kami .... akan ... bebas ...."

GATEAWAY OF THE MIND
Horror
10 Feb 2026

GATEAWAY OF THE MIND

Pada tahun 1983, sebuah tim ilmuwan melakukan percobaan radikal di fasilitas yang dirahasiakan. Para ilmuwan telah berteori bahwa manusia yang tidak mempunyai indra atau tidak bisa merasakan rangsangan akan bisa merasakan kehadiran Tuhan.Mereka percaya bahwa kelima indera bisa mempengaruhi kesadaran di bawah alam sadar kita, dan tanpa mereka, manusia benar-benar bisa menjalin kontak dengan Tuhan melalui pikiran. Seorang pria tua yang meng klaim bahwa dirinya sudah tidak memiliki apa-apa lagi untuk hidup adalah satu-satunya subjek tes untuk menjadi sukarelawan. Untuk membersihkan dirinya dari semua indera nya, para ilmuwan melakukan operasi kompleks di mana setiap koneksi saraf sensorik ke otak itu diputuskan. * Meskipun anggota tubuh nya masih bisa berfungsi, dia tidak bisa melihat, mendengar, mencium bau, atau merasakan apapun . Dengan tidak ada cara yang mungkin untuk berkomunikasi atau bahkan merasakan dunia luar, dia sendirian dengan pikirannya.Para ilmuwan memantau saat dia berbicara lantang tentang kondisi pikirannya di campur aduk, kalimat tidak jelas yang bahkan dia sendiri tidak bisa dengar. Setelah empat hari, pria itu meng klaim bahwa dia mendengar bisikan, suara-suara yang tidak dimengerti dalam kepalanya. diasumsikan bahwa itu adalah serangan kejiwaan, para ilmuwan tidak terlalu memperhatikan kelakuan pria itu.Dua hari kemudian, pria itu berteriak bahwa dia bisa mendengar almarhumah istrinya berbicara dengan dia, dan bahkan lebih, ia bisa berkomunikasi kembali. Para ilmuwan tertarik, tapi tidak terlalu yakin sampai pria itu tiba-tiba menyebutkan nama kerabat para ilmuwan yang telah mati. Dia bahkan menyebutkan rahasia pribadi tentang para ilmuwan yang hanya diketahui oleh orang tuanya . Pada titik ini, mereka telah memperoleh bagian yang pentingSetelah seminggu berbicara dengan almarhum melalui pikirannya, pria itu menjadi tertekan, mengatakan suara-suara itu menjadi sangat keras. Kesadarannya dibombardir oleh ratusan suara yang menolak untuk meninggalkan dia sendirian. Dia sering membenturkan dirinya ke dinding, mencoba untuk merasakan rasa sakit. Dia memohon para ilmuwan untuk memberikan dia obat penenang, sehingga dia bisa melarikan diri dari suara-suara dengan tidur. Taktik ini bekerja selama tiga hari, sampai ia mulai mengalami teror malam yang parah. pria tersebu berulang kali mengatakan bahwa ia bisa melihat dan mendengar almarhum dalam mimpinya.Hanya sehari kemudian, pria itu mulai menjerit dan mencakar matanya yang sudah tidak berfungsi, berharap untuk merasakan sesuatu di dunia fisik. Subjek histeris saat mengatakan suara-suara dari mereka yang tewas Cumiakkan telinganya, berbicara tentang neraka dan akhir dunia. Pada suatu waktu, dia berteriak "Tidak ada surga, tidak ada pengampunan" selama lima jam penuh. Dia terus memohon untuk dibunuh, tetapi para ilmuwan yakin bahwa dia sudah dekat untuk membuat kontak dengan Tuhan.Setelah beberapa hari, subjek tidak bisa lagi mengatakan kalimat yang jelas . Tampaknya gila, ia mulai menggigit daging lengannya. Para ilmuwan bergegas ke ruang pengujian dan mendorongnya ke meja sehingga ia tidak bisa membunuh dirinya sendiri. Setelah beberapa jam terikat, subjek menghentikan perjuangannya dan berteriak. Dia menatap kosong ke langit-langit dan menangis. Selama dua minggu, subjek harus secara manual didehidrasi karena menangis terus. Akhirnya, dia menoleh, meskipun buta, dia membuat kontak mata terfokus dengan ilmuwan untuk pertama kalinya dalam penelitian ini.Dia berbisik "Saya telah berbicara dengan Tuhan, dan Dia telah meninggalkan kita" dan tanda-tanda vitalnya berhenti.Tidak ada sebab yang jelas dari kematiannya.

Pulang Tengah Malam
Horror
10 Feb 2026

Pulang Tengah Malam

Kejadian ini aku alami sekitar 4 tahun yang lalu, ketika aku masih kuliah semester 2 jurusan teknik elektro di salah satu universitas swasta di sekitaran Suci, Bandung. Pengalaman ini terjadi ketika aku sedang mengerjakan tugas sampai larut malam di rumah temanku.Waktu itu malam Rabu, singkat cerita tugas pun selesai dan aku harus pulang ke rumahku di daerah Citarip. Kulihat jam di handphoneku sekitar jam 11:30 malam, temanku menyarankan untuk menginap di rumahnya. Tapi karena aku tidak membawa buku dan alat tulis lainnya untuk kuliah besok jadi aku memutuskan untuk pulang saja malam itu.Aku pun menjalankan motorku, dan motorku melaju sangat kencang di jalanan maklum karena sudah larut malam beberapa ruas jalan tampak sepi. Aku pun masuk komplek perumahan yang sepi dan biasanya kalo pagi disini macetnya minta ampun, tiba-tiba terdengar suara pesan masuk dari handphoneku. Aku merogoh saku dan memeriksanya sambil terus melajukan motorku.Ternyata itu dari temanku yang lain, akhirnya aku tidak berhenti sms an sambil mengendarai motor untuk mengumpulkan tugas pada besok harinya. Kali ini motorku melaju agak lambat, tak lama aku memasuki daerah lapangan. Handphoneku berbunyi menerima sms lagi, karena sms cukup panjang lalu aku pun menghentikan laju motor untuk membacanya.Aku berhenti disamping kanan di dekat taman tepat pada pohon ketiga, aku berhenti disana dan membalas sms temanku tanpa mematikan mesin motor. Malam itu suasana sangat dingin, karena tadi memang hujan besar.Ketika selesai membalas sms, tiba-tiba terdengar suara wanita dari arah taman itu.“Mas, boleh minta tolong gak?”Refleks aku melihat sambil mencari-cari asal suara itu, aku pun keheranan sambil melihat ke dalam taman yang gelap tanpa penerangan itu. Aku pun tidak sadar kalo ini sudah tengah malam dan.“Mas, boleh minta tolong gak?…Suara wanita itu terdengar lagi, dan kali ini lebih jelas. Aku semakin penasaran, aku melihat lebih detail lagi di setiap sudut taman itu. Lalu tiba-tiba, ada yang melempar batu kerikil ke arahku dari atas tempatku berdiri dan ketika aku melihat ke atas.“Mas, boleh minta tolong gak?… hihihi”Astaga, tepat di atas pohon tempatku berdiri terlihat seorang wanita bergaun putih. Rambutnya semrawut dan panjang hingga sampai pada kakinya. Sekeliling matanya hitam dan wajahnya sangat pucat dan dia menyeringai sambil terus tertawa cekikikan. Wanita itu cekikikan dengan nada yang sangat keras sambil melihatku dan menggerak-gerakan kepalanya.Aku sampai tidak bisa bergerak, dalam hati dengan sekuat tenaga aku coba berdoa. Aku panik ditambah ketakutan yang luar biasa tapi aku tidak bisa lari. Ada bisikan di hati yang bilang “Jangan takut” lalu aku mengambil satu batu kerikil yang agak besar dan melempar batu ke arah sosok wanita itu dan dia pun lenyap, terbang menjadi sebuah kain putih.Dia menghilang masuk kedalam area taman itu, setelah kejadian dengan rasa gemetar aku pun pulang. Tanpa mencuci kaki dan tangan, aku beranjak ke tempat tidur. Aku berusaha untuk tidur, namun entah kenapa wajah wanita itu masih terbayang-bayang dalam pikiranku.Mukanya yang pucat, rambutnya yang sangat panjang, serta matanya yang menatap ke arahku dengan lingkaran hitam di sekitar matanya. Jantungku kali ini berdegup kencang, dan menjadi sesak seperti terhimpit sesuatu yang besar dan terasa sebuah hawa dingin sangat menusuk badanku. Seketika bulu kuduk semua berdiri, dari ujung kaki sampai ujung rambut.Aku merasa merinding yang sangat hebat dan astaga dari getaran tanganku, aku bisa merasakan sesuatu menyentuhku. Ini rambut, namun teksturnya sangat kasar. Pelan-pelan aku memberanikan diri untuk melihatnya dan lalu sosok seorang wanita sudah berada melayang di atasku. Badanku benar-benar tidak bisa digerakan sama sekali.Wajah wanita itu semakin mendekat, kali ini tepat di depanku dan dia berkata.“Mas, boleh minta tolong gak?”Itulah hal terakhir yang aku ingat, ketika terbangun aku merasakan badanku sangat pegal. Dan esok harinya aku menceritakan kepada orang-orang di sekitar komplek. Ada yang tersenyum ada yang menertawakanku, karena satu-persatu dari mereka pernah diganggu kuntilanak tersebut dan diikuti sampai ke rumah. Sejak kejadian itu, ketika pulang malam aku mencoba untuk memberanikan diri berhenti di pohon yang sama tepat di mana aku berhenti.Pada jam yang sama dan sampai sekarang sosok kuntilanak itu tidak pernah muncul lagi. Aku jadi penasaran. Pesan apa yang ingin makhluk itu sampaikan, kenapa dan bantuan apa yang diainginkan…

jeff the killer
Horror
10 Feb 2026

jeff the killer

PEMBUNUH MUKA RIANG MASIH BERKELIARANSetelah beberapa minggu terjadi beberapa kasus pembunuhan yang belum terungkap, pembunuh ini masih berkeliaran dan melkukan aksinya. Setelah beberapa bukti ditemukan, seorang anak laki laki yang selamat dari serangan pembunuh ini mengisahkan apa yang menimpanya.“aku mengalami mimpi buruk dan tebangun di tengah malam” kata si anak, “aku melihat jendela terbuka, padahal sebelumnya aku yakin jendela terkunci sebelum tidur. Aku bangun dan kemudian menutupnya kembali dan kemudian aku kembali tidur. Namun kemudian aku merasakan perasaan aneh, seperti ada yang orang yang sedang mengincarku. Apa yang kulihat kemudian membuatku nyari melompat dari tempat tidur. Dalam remang remang aku melihat sepasang mata, mata ini aneh, tidak seperti biasanya,gelap dan tampak riang. Mata tersebut dibatasi warna hitam… dan sungguh membuatku ngeri mengingatnya. Saat itulah kemudian kulihat bagian mulutnya, sebuah bibir yang Nampak selalu tersenyum, senyum yang lebar, bahkan terlalu panjang dan lebar. Kemudian dia mengatakan sesuatu, namun apa yang dia katakan adalah sesuatu yang hanya bisa dilakukan oleh orang gila, dengan nada yang bisa dilakukan hanya oleh orang gila saja”“dia berkata, ‘tidurlah’, akupun berteriak. Dia mengambil sebuah pisau berusaha menusuk jantungku. Dia melompat ke ranjang, aku melawannya, berusaha menyingkirkan dia dariku. Saat itulah kemudian ayah masuk ke kamarku. Pria yang menyerangku melemparkan pisaunya dan mengenai bahu ayah. Mungkin dia akan menghabisi ayah juga jika salah satu tetangga tidak menghubungi polisi.“mereka menuju parkiran, dan berlari menuju pintu. Pria itu berlari menuju ;lorong. Aku mendengar suara kaca pecah. Ketika aku keluar dari kamar, aku melihat jendela yang mengarah ke bagian belakang rumah telah rusak. Aku melihatnya menghilang menjauh. Aku dapat mengatakan padamu satu hal, aku tidak akan bisa melupakan wajah itu. wajah dingin itu, mata jahatnya, dan senyuman gila dan sinting itu. semuanya itu tidak akan pernah bisa pergi dari pikiranku”.Polisi masih mencari pria ini. jika ada yang melihat orang dengan deskripsi seperti diatas, hubungilah segera kantor polisi terdekat.…………………….Jeff dan keluarganya baru saja pindah ke sebuah lingkungan baru. Ayahnya mendapat promosi, dan mereka berpikir akan lebih baik jika mereka pindah ke lingkungan “mahal” tu. Jeff dan saudaranya Liu tidak bisa protes. Siapa yang tidak menyukai rumah baru dan lebih bagus? Ketika mereka sedang mengapak barang, salah satu tetangga mereka mendekat.“hello” sapanya, “aku barbara; aku tinggal diseberang jalan dari tempat kalian. Well, aku hanya ingin memperkenalkan diriku dan mengenalkan kalian kepada anakku.” Dia berbalik dan memanggil anaknya. “billy kemarilah, mereka adalah tetangga baru kita” billy mengatakan “Hi” dan kembali bermain di halamannya.“well” kata ibu jeff, “namaku Margaret, dan ini suamiku peter, dan dua putra kami; jeff dan liu” mereka saling berkenalan, kemudian Barbara mengundang mereka menghadiri pesta ulang tahun anaknya. Jeff dan saudaranya sebenarnya akan menolak, namun kemudian ibunya mengatakan bahwa dengan senang hati mereka akan datang. Ketika jeff dan keluarganya selesai beres beres, jeff mendatangi ibunya.“ibu kenapa kau mengundang kami agar datang ke sebuah pesta anak anak? Aku bukan seorang anak yang bodoh asal kau tahu”“jeff” kata ibunya, “kita baru saja pindah, kita harus menunjukan sikap yang baik, niat baik untuk membaur, kita akan ke pesta itu, jangan membantah lagi” jeff hendak berkata lagi, namun mengurungkannya, dia tahu bahwa dia tidak akan mampu melakukan apa apa. Ketika ibunya telah memutuskan sesuatu, maka halt u tidak akan bisa dirubah lagi. Dia pergi ke kamarnya dan menuju ranjangnya. Dia duduk disana dan melihat atap kamar, tiba tiba dia merasakan perasaan aneh. Bukan rasa sakit, tapi…. Perasaan yang aneh. Dia anggap itu hanya sebuah perasaan tidak penting saja. Dia mendengar ibunya memanggil untuk mengangkut barang barangnya, diapun turun.Keesokan harinya, jeff sedang berjalan mencari sarapan bersiap ntuk kesekolah. Ketika dia duduk sarapan, sekali lagi dia merasakan perasaan aneh itu. namun kali ini lebih kuat. Sedikit terasa sakit, namun kemudian dia mengabaikannya. Ketika dia dan liu selesai sarapan kemudian mereka menuju pemberhentian bus. Tiba tiba beberapa anak menggunakan skateboard melompat kea rah mereka, hanya beberapa senti dari tempat mereka berada. Jeff dan liu kaget “hey!! What the hell?”Anak tersebut turn dari skateboard dan menoleh. Dia tampaknya sekitar setahun lebih muda dari jeff, mengenakan baju aeropstale dan blue jeans.“well, well, well. Nampaknya kita dapat mainan baru” tiba tiba, dua anak lainnya muncul. Salah satunya sangat hitam sedangkan yang lainnya berbadan sangat besar. “ well, karena kalian baru disini, aku hendak mengenalkan diri, itu adalah keith” jeff dan liu melihat ke arah anak yang hitam. Dia berwajah sangat menyebalkan, yang membuat siapa saja yang melihatnya ingin menghajar. “dan dia adalah troy”. Mereka menoleh ke anak gemuk satunya.Dan aku randy, sekarang aku perlu mengatakan bahwa bagi semua anak disini ada sedikit ongkos tambahan, kuharap kalian mengerti” lio berdiri hendak menghajar bangsat kecil ini, namun salah satu temannya kemudian mengeluarkan pisau. “tck tck tck…. Kuharap kalian akan lebih pengertian… namun sepertinya kalian lebih suka pake kekerasan eh?” anak itu berjalan mendekati liu, mengambil dompetnya. Jeff kemudian merasakannya lagi, kali ini sanat kuat, terasa membakar!. Dia berdiri, namun liu mengisyaratkannya agar tetap duduk. Jeff mengabaikannya dan menuju ke para bangsat kecil itu.“dengar keparat kecil… kembalikan dompet saudaraku” randy memasukan dompet liu ke kantongnya dan mengeluarkan pisaunya sendiri.“oh? Trus kamu mau ngapain?” begitu dia selesai bicara, jeff menghajar hidungnya. Begitu randy hendak membalas, jeff meraih pergelangan tangannya dan mematahkannya. Randy berteriak dan jeff mengambil pisau dari tangannya. Troy dan keith menyerang jeff, namun jeff terlalu cepat untuk mereka. Dia melemparkan randy, troy melayangkan pukulannya, jeff menunduk dan menikam tangannya. Keith menjatuhkan pisaunya dan berteriak. Troy kemudian maju, namun jeff bahakan tidak membutuhkan pisau untuk menghadapi keparat bangsat satu ini. dia hanya meninjunya di perut dan seketika dia roboh. Liu tidak bisa berkata apa apa, dia hanya melihat jeff dengan takjub.“jeff bagamana kau?” hanya itu yang bisa dia aktakan. Mereka melihat busa datang dan tahu bahwa mereka akan dituduh sebagai pembuat gara gara, semua yang terjadi mereka harus menanggungnya sehingga mereka berlari menjauhi tempat itu. ketika mereka berlari mereka melihat sopir bus menghampiri randy dan teman temannya. Jeff dan liu tiba disekolah, mereka tidak berani mengatakan apa yang telah terjadi, mereka hanya duduk dan mendengarkan. Liu hanya berpikir bahwa jeff telah berhasil menghajar berandalan itu, namun jeff lain, dia menyadari sesuatu, sesuatu yang lebih dari yang liu tahu. Jeff tahu bahwa apa yang ia rasakan kini merupakan sesuatu yang menakutkan, ketika dia merasakan sensasi itu, dia merasakan betapa dahsyatnya hal tersebut, sebuah dorongan untuk melukai orang lain. Memang terdengar jahat, namun jeff tidak bisa menyangkal bahwa dia merasakan nikmat, senang. Dia merasakan bahwa perasaan tersebut mulai memudar selama di sekolah. Ketika sampai dirumah orang tuanya menanyakan bagaimana harinya, dan dia menjawab dengan nada riang “hari ini adalah hari yang indah”. Keesokan paginya, dia mendengar pintu ruahnya di ketuk. Dia turun dan mendapati dua petugas polisi, dan ibunya menatapnya dengan marah.“jeff, pak polisi mengatakan bahwa kau menyerang tiga orang anak. Dan hal tersebut bukan perkelahian biasa, mereka ditusuk!! Mereka ditusuk nak!!” jeff menunduk, seolah olah membenarkan ucapan ibunya.“mereka dulauan yang mendongkan pisau kepada aku dan liu bu”“nak” kata polisi, “kami melihat tiga anak, dua ditusuk, satu memar di perut, dan kami punya saksi kalian kabur dari tkp. Hal itu menurutmu memberikan kesimpulan apa bagi kami?”Jeff tahu bahwa semua itu tidak berguna, tidak ada bukti yang menunjukan siapa yang menyerang duluan. Mungkin jeff bisa mengatakan bahwa mereka sebenarnya tidak kabur, namun bukti dan saksi mengatakan bahwa mereka memang kabur.jeff tidak berdaya untuk membela dirinya dan liu.“panggil saudaramu” jeff tidak bisa melakukannya, karena dialah yang menghajar mereka.“pak polisi… semua itu aku yang melakukan. Liu berusaha mencegahku, namun dia tidak bisa menghentikanku” polisi saling pandang dan kemudian mengangguk“baiklah nak. Sepertinya…”“tunggu!” liu berujar. Mereka melihat bahwa liu memegang sebuah pisau. Polisi ini kemudian mengambil senjata mereka dan menodongkan ke liu.“aku yang melakukannya, akulah yang telah menghajar berandalan itu, aku punya buktinya” dia menyingsingkan lengan bajunya dan menunjukan lebam dan luka, seperti layaknya bahwa dia telah berkelahi sebelumnya.“nak, letakkan pisaunya” kata petugas. Liu menurutinya, dia mengangkat tangannya dan berjalan menuju para polisi.“tidak liu, itu adalah ulahku, semuanya!” jeff mulai menangis“hmmm.. saudaraku yang malang… berusaha untuk melindungiku dari kesalahan yang sudah kuperbuat. Baiklah… bawa aku” polisi kemudian membawa liu menuju mobil patroli“liu katakana pada mereka bahwa akulah yang melakukannya! Katakan” ibunya memegang pundaknya.“jeff, berhentilah berbohong, kita tahu semuanya adalah ulah liu, kau tidak bisa menghentikannya” jeff terlihat pasrah ketika mobil polisi akhirnya pergi membawa liu. Beberapa menit kemudian ayah jeff pulang dan melihat wajah jeff, dia tahu bahwa ada sesuatau yang tidak beres“ada apa nak?” jef tidak bisa menjawabnya. Kemudian ibunya mengabarkan berita buruk itu kepada suaminya, dan jeff pergi, menuju jalanan. Setelah sekitar satu jam jeff pulang, melihat kedua orang tuanya terlihat shock, sedih dan kecewa. Dia tidak mampu melihat keadaan mereka, karena semua adalah kesalahannya. Dia hanya ingin tidur, berusaha melupakan semuanya. Dua hari berlalu, tidak ada kabar dari liu di JDC. Tidak ada teman. Tidak ada hal lain selain rasa bersalah dan sedih. Sampai pada suatu hari, hari sabtu, ketika jeff dibangunkan oleh ibunya dengan wajah gembira.“jeff.. sekaranglah saatnya” dia berkata sambil menyibakan tirai jendela kamar.“ada apa dengan hari ini?” Tanya jeff“sekarang adalah hari ultah billy” jeff benar benar terbangun saat ini“ibu, kamu tidak serius kan? Ibu tidak berharap aku akan pergi ke pesta anak kecil setelah….” Ada jeda yang lama“jeff kita berdua tahu apa yang telah terjadi. Ibu rasa pesta ini dapat membuatmu riang kembali. Sekarang ganti bajumu” ibu jeff berjalan keluar dari kamar menuju kelantai bawah untuk bersiap siap. Jeff berusaha bangun. Dia memakai sebuah kaos dan jeans kemudian turun. Dia melihat ibu dan ayahnya telah berdandan. Dia berpikir kenapa mereka harus memakai baju mahal hanya untuk datang ke sebuah pesta anak anak?“nak… kamu akan memakai itu?” Tanya ibunya“lebih baik daripada harus ribet” jawabnya. Ibunya ingin sekali memarahinya, namun dia menahannya.“jeff, mungkin kami terlalu berlebihan, tapi inilah caranya agar orang orang menghormati kita” kata ayahnya. Jeff menggerutu dan kembali ke kamarnya“aku tidak punya baju bagus!” jeff berteriak ke orang tuanya“pakailah sesuatu yang lain” ujar bunya. Dia mencari cari di lemarinya, mencari sesuatu yang Nampak bagus dan mahal. Akhirnya dia menemukan pakaian yang ia anggap cocok..Namun orang tuanya masih Nampak belum puas dengan pilihannya “kau akan memakai itu? ibunya melirik jamnya. “tidak ada waktu lagi untuk ganti baju, ayo berangkat” merakpun berangkat. Mereka menyeberang jalan menuju rumah Barbara dan billy. Mereka mengetuk pintu dan munculah Barbara, sama seperti orang tuanya, dia tampil berlebihan. Jeff menyadari bahwa tidak ada anak anak, hanya orang orang dewasa.“anak anak ada di halaman belakang jeff… pergilah dan berkumpullah dengan mereka” kata Barbara.“jeff berjalan keluar menuju halaman yang penuh dengan anak anak. Mereka berlarian memakai baju baju koboy, dan saling tembak menggunakan pistol mainan. Tiba tiba ada seorang anak menghampirinya dan memberinya pistol mainan dan topi.“hey… mau main baleng?” katanya“oh tidak nak, aku terlalu tua untuk itu” anak it uterus melihat jeff dengan wajah aneh.“cekali caja.. pwease..” pinta si anak. “baiklah” kata jeff. Dia memakai topi dan mulai berlagak seperti menembaki si anak. Awalnya dia merasa konyol, namun kelamaan dia menikmatinya juga. Mungkin hal tersebut adalah pertama kalinya yang dapat mengalihkan perhatiannya dari liu. Namun tidak lama berselang dia mendengar sesuatu yang dia kenal sebelumnya. Dan suara itu kemudian menabraknya. Randy, troy dan keith melompat turun dari skateboard mereka. Jeff menjatuhkan pistol mainannya dan membuang topinya. Randy menatapnya penuh dengan rasa benci.“hallo jeff” kata randy. “kita punya sesuatu yang belum selesai” jeff melihat hidung randy yang memar. “aku rasa semuanya setimpal, aku menghajar kalian, namun kalian membuat saudaraku dikirim ke JDC”Randy menunjukan raut muka marah di matanya. “aku tidak mencari seseatu yang seimbang, aku ingin menang. Kemarin kau menghajar kami, tapi tidak saat ini”. Randy menyerang jeff, mereka bergulingan di tanah. Randy memukul hidung jeff, dan jeff menarik kupingnya dan membanting kepala randy. Jeff mendorong randy. Anak anak mulai berteriak dan orang tua mereka mulai berdatangan. Troy dan keith mengambil senjata dari kantong mereka.“jangan ada yang ikut campur!” ancam mereka. Randy mengambil pisaunya dan menusuk bahu jeff.Jeff berteriak dan terjatuh. Randy kemudian menendanginya, namun kemudian jeff menarik kaki randy. Jeff berdiri dan berusaha pergi melalui pintu belakang, namun troy menangkapnya.“butuh bantuan?” dia kemudian melemparkan jeff ke pintu. Ketika jeff mencoba berdiri, randy datang dan menendanginya hingga jeff muntah darah.“ayo jeff!!! Lawan aku!!” dia mengangkat jeff dan melemparnya ke dapur. Randy mengambilsebuah botol dan menghantamkannya ke kepala jeff.“lawan aku!” randy kemudian melemparnya ke ruang tamu.“ayo jeff, semangat sedikit!!!” jeff memalingkan mukanya, wajahnya penuh dengan darah. “aku adalah orang yang menyebabkan saudaramu digiring ke JDC! Kau seharusnya malu jeff!! Aku melakukan itu semua sedangkan kau disini hanya bengog seperti banci!!” ejek randy. Jeff mulai bangkit“akhirnya!!! Kau bisa berdiri dan melawan hah??” jeff berdiri sekarang, darah dan minuman bercampur membasahi wajahnya. Sekali lagi dia merasakan sensasi aneh dalam dirinya, perasaan yang sempat menghilang beberapa waktu lalu.“akirnya dia bangun!” randy kembali mengejek jeff, kemudian dia mulai merangsek kembali. Saat itulah semuanya terjadi. Sesuatu dalam diri jeff meledak keluar. Kesadaran dan psikologisnya hancur dan terkoyak, semua pikiran warasnya hilang, apa yang dia rasakan adalah nafsu yang begitu kuat untuk membunuh. Dia mencekik leher randy dan membantingnya. Dia duduk diatas tubuh randy dan memukulinya dengan membabi buta. Pukulan pertama mendarat tepat di jantung randy, sehingga mengakibatkan shock jantung, jantung randy berhenti berdegup. Namun jeff yang kesetanan tetap menghajarnya, melampiaskan kemarahan dan nafsu membunuhnya. Darah mulai muncrat dari tubuh randy, sampai akhirnya randy tewas.Semua orang melihat ke arah jeff, semuanya termasuk troy dan keith. Kemudian mereka tersadar dari rasa terkejut mereka dan mulai menodongkan pistol mereka ke arah jeff. Jeff berlari menaiki tangga, dan mereka mulai menembakinya secara bertubi tubi, namun tidak satupun yang berhasil mengenainya. Jeff mendengar keith dan troy memburunya. Ketika mereka kehabisan peluru, jeff menuju kamar mandi. Dia mengambil besi tempat handuk dan mencabutnya dari dinding. Troy dan keith mulai mendekatinya dengan pisau yang terhunus.Troy mengayunkan pisaunya, namunjeff dapat menghindar, dan kemudian menghantamkan pipa besi dari tempat handuk ke wajah troy. Troy berhasil dibereskan, hanya tersisa keith. Keith lebih lincah, dia berhasil menghindar ketika jeff mengayunkan pipa besinya. Dia menjatuhkan pisaunya dan mencengkeram leher jeff. Dia mendorongnya ke dinding. Namun sebuah lotion untuk bleaching jatuh dan mengenai mereka berdua, merka kelabakan, namun jeff dengan sigap membersihkan mukanya dan meraih pipa besi menghajarkannya kembali ke kepala musuhnya. Keith menggelepar sekarat, bermandikan darah, namun kemudian keith tersenyum jahat.“apa yang lucu?” tanya jeff. Keith mengeluarkan sebuah korek dan menyalakannya. “yang lucu adalah, kamu berlumuran bleach dan alkohol” mata jeff terbelalak ketika kemudian keith melemparkan koreknya ke arahnya. Api pun segera berkobar di seluruh tubuh jeff, alkohol menambah nyala api dan bleach membuat kulitnya mengelupas. Jeff berteriak dalam kesakitan. Dia berguling untuk memadamkan apinya, namun tidak berhasil, alkohol membuatnya benar benar terbakar. Dia berlari menuju lorong dan turun dari tangga. Semua orang yang ada mulai berteriak panik ketika melihat jeff. Jeff terjatuh dan nyaris tewas. Hal terakhir yang dia lihat adalah orang tuanya dan orang lain berusaha memadamkan api dari tubuhnya. Tidak lama kemudian dia jatuh pingsan.Ketika jeff siuman dia mendapati seluruh tubuhnya diperban. Dia tidak bisa melihat apapun, dia merasakan nyeri di bahunya dan pedih di sekujur tubuhnya. Dia berusaha bangun, namun kemudian dia menyadariada selang di lengannya, ketika dia bangkit, selang tersebut lepas, dan perawat buru buru mendekatinya.“kupikir kamu belum saatnya turun dari ranjang ini” kata perawat. Dia membibing jeff kembali ke pembaringan dan memasukan kembali selang infus. Jeff duduk, tidak melihat apapun, tidak tahu apa yang ada di sekelilingnya. Setelah beberapa jam, akhirnya dia mendengar suara ibunya.“sayang… kamu baik baik saja?” tanyanya. Jeff tidak bisa menjawabnya, mukanya tertutup perban, dan dia tidak bisa berbicara. “oh sayang, aku punya kabar baik. Setelah beberapsaksi mengaku bahwa randy dulu yang menyerang kalian, kini liu dibebaskan” hal ini hampir membuat jeff meloncat kegirangan, namun dia teringat selang infusnya. “liu akan keluar besok, dan kalian akan bisa bersama kembali”Ibu jeff memeluk putranya dan berpamitan pergi. Beberapa minggu selanjutnya keluarga jeff datang berkunjung, saat itulah waktunya perban di seluruh tubuh jeff dijadwalkan untuk dilepas. Ketika dokter mulai membuka perbannya semua yang ada mulai merasa tegang, mereka menunggu sampai seluruh perbannya dilepas, sampai saat ketika perban di sekitar kepalanya nyaris dibuka, mereka menunggu semuanya dengan amat sangat tegang dan khawatir.“mari kita berharap yang terbaik” kata dokter, dia melepaskan perban dan menunjukan wajah jeff yang terluka karena terbakar.Ibu jeff berteriak ngeri ketika melihat muka anaknya. Liu dan ayahnya diam tercekat, nampak sangat shock dengan keadaan jeff.“apa yang terjadi dengan wajahku? Tanya jeff. Dia bergegas turun dan menuju kamar mandi. Dia bercermin di kamar mandi dan melihat wajahnya yang kini nampak hancur dan aneh. Bibirnya terbakar sehingga nampak merah sekali. Kulit wajahnya terkelupas dan menyisakan warna putih yang mencolok, dan rambutnya berubah dari coklat menadi hitam pekat. Dia perlahan meraba wajahnya. Sungguh terasa halus. Dia melihat ke arah keluarganya, kemudian kembali memandang wajahnya di cermin.“jeff” kata liu “tidak begitu buruk koq….”“tidak buruk?” kata jeff “ini sempurna!” seluruh keluarganya tentu saja sangat terkejut dengan penuturan jeff ini. Jeff mulai tertawa terbahak bahak. Keluarganya melihat mata dan tangan kirinya tampak berkedut.“errr.. jeff kamu tidak kenapa kenapa?”“baik baik saja? Aku tidak pernah merasa segembira ini! Ha ha ha ha haaaaaaaaa… lihat aku! Wajah ini sungguh sangat menggambarkanku!” jeff tidak bisa berhenti tertawa.apa yang menyebabkan semua ini? Ketika jeff berkelahi dengan randy dia kehilangan kendali akan dirinya, kewarasannya hilang berganti dengan nafsu membunuh. Sekarang yang tersisa dari jeff hanyalah seorang mesin pembunuh yang gila, namun pada saat itu orang tuanya belum menyadarinya.“dokter, apakah anaku baik baik saja… maksudku dengan pikirannya” kata ibu jeff“ini semua normal, kelakuannya identik dengan pasien yang terlalu banyak menggunakan penghilang rasa sakit. Jika kelakuannya tidak berubah dalam beberaa minggu segera kontrol kembali, kami akan memebrinya tes kejiwaan”“oh terima kasih dokter” ibu jeff kemudian mendekati jeff “ayo sayang… sudah saatnya pulang”Jeff berpaling dari cermin, wajahnya masih membentuk sebuah senyum seperti orang tidak waras. “ok bu… ha ha haaaaaaaaaaa!!!” ibunya merangkul jeff dan membantunya mengenakan baju.“ini baru saja diantar” kata wanita di front desk. Ibu jeff melihat baju yang dikenakan sebelumnya oleh jeff. Ibu jeff kemudian memerintahkan anaknya untuk mengenakan kembali baju itu, yang kini telah bersih, sebuah baju dan celana hitam kemudian mereka pergi, tanpa menyadari bahwa sat itu adalah hari terakhir mereka.Malam itu, ibu jeff terbangun oleh suara yang muncul dari kamar mandi. Kedengarannya seperti seseorang sedang menangis. Dia perlahan berjalan untuk mengecek. Ketika sampai di kamar mandi dia melihat sebuah pemandangan yang sangat mengerikan. Jeff telah mengukir sebuah senyum, mengiris pipinya menggunakan sebuah pisau.“apa yang kau lakukan jeff???” tanya ibunyajeff memandang ibunya. “aku tidak bisa berhenti tersenyum bu. Beberapa saat memang sakit. Tapi sekarang aku bisa tersenyum selamanya” ibunya meihat mata jeff, tampak hitam disekelilingnya.“jeff matamu???” mata jeff nampak tidak pernah tertutup“aku tidak mampu memandang wajahku, aku merasa lelah dan mataku tak kuasa untuk menutup. Aku bakar kelopak mataku sehingga aku bisa melihat wajahku selamanya, wajah baruku” ibunya mulai perlahan menjauhinya, menyadari bahwa jeff telah menjadi benar benar gila. “kenapa ibu? Bukankah aku nampak mempesona?”“iya nak” katanya..”ya… kau sangat tampan sekarang. Bb-biar ibu ke ayahmu dulu, supaya ayahmu bisa melihat wajahmu juga” dia berlari ke kamar dan membangunkan suaminya. “ambil pistolmu kita…..” dia terhenti ketika dia melihat jeff dimuka pintu menggenggam sebuah pisau.“ibu… kamu berbohong…” itu adalah kalima terakhir yang mereka dengar… jeff menerjang mereka dengan pisaunya, dan membunuh mereka dengan brutalnya…Saudaranya, liu terbangun mendengar keributan diluar. Namun kemudian dia tidak mendengar apapun lagi… maka dia menutup matanya berusaha untuk tidur kembali. Ketika dia mulai terlelap, liu merasakan perasaan aneh, sepertinya ada seseorang yang mengawasi dirinya. Dia melihat sekeliling, namun tiba tiba jeff meloncat dan membekap mulutnya. Jeff perlahan mengangkat pisaunya bersiap untuk menghujamkannya ke tubuh liu. Liu berusaha memberontak dan melepaskan diri…..Namun kemudian jeff dengan wajah “riangnya” berkata….“ssssshhhhh….. tidurlah”…………………..Jeff the killer adalah seorang psikopat, seorang pembunuh yang menjadi gila setelah tubuhnya terbakar ketika dia mendapatkan bully dari anak lain. Pada awalnya anak anak yang menyerangnya tidak mau mengakui bahwa merekalah penyebab jeff dan mereka berkelahi. Jeff dianggap sebagai biang keladinya, dan orang orang mulai menyalahkannya. Namun ketika salah satu dari mereka membakar jeff, sehingga dia dilarikan ke rumah sakit, akhirnya mereka mengakui seluruh perbuatannya.Wajah jeff menjadi rusak… kulit wajahnya terkelupas putih, dan konon dia membakar kelopak matanya sendiri (versi lain mengatakan bahwa jeff mengirisnya) sehingga matanya selalu terbuka, dan dia merasa selalu terjaga. Selain tu juga dia mengiris pipinya sendiri, mengukir wajahnya sehingga selalu nampak tersenyum.Setelah kejadian pembunuhan terhadap keluarganya, yang diyakini merupakan perbuatan jeff… dia kabur dan berkeliaran di malam hari mengincar korban korbannya. Ciri khas jeff sebelum membunuh korbannya dia akan selalu berkata “tidurlah……” dengan wajah “riangnya”jeff masih berkeliaran di luar sana… membunuh siapa saja, dia datang ke kamar tidurmu suatu malam, membekap mulutmu, dan kemudian akan berusaha menenangkanmu, sebelum menikamkan pisaunya ke jantungmu…..

babi alive
Horror
05 Feb 2026

babi alive

CATATAN: Ini didasarkan pada mimpi yang saya miliki.Anda telah diperingatkan, dan nikmati.Untuk seumur hidup saya, saya menikmati mengumpulkan boneka bayi, saya memiliki sekotak besar dari mereka. Suatu hari, ayah saya membawa beberapa boneka bayi pulang dari nenek saya. Nenek saya memiliki minat yang sama untuk mengumpulkan boneka seperti yang saya lakukan, dan saya selalu mencintai boneka bayinya.Mereka selalu sangat menarik. Ayahku membawa kembali tiga atau empat boneka, tapi salah satu dari mereka benar-benar menarik perhatian mataku. Itu adalah boneka yang sangat cantik dengan rambut cokelat pendek, mata hijau yang indah, dan terlihat sangat realistis. Jadi, saya memilih yang itu dari yang lain, tentu saja, tapi masalahnya, boneka itu membutuhkan baterai.Ayah saya keluar dan membeli beberapa baterai untuk saya. Aku memasukkan mereka ke dalam boneka itu, dan manusianya, boneka itu luar biasa. Tidak hanya terlihat realistis, tapi juga realistis. Aku sangat menyukai boneka itu. Segera rasanya seperti anak saya sendiri. Kemudian saya menemukan sebuah catatan di dalam kotak yang ada di dalamnya. Berpikir itu mungkin hanya sebuah instruksi manual atau semacamnya, saya membacanya. Catatan tersebut mengatakan:"Jangan menyalakan boneka itu boneka itu sangat buruk dan akan membuatmu takut, boneka ini tidak bisa dibunuh, pastikan untuk menempatkan boneka ini di tempat yang tidak akan pernah ditemukan lagi."Hah? Sungguh lelucon yang mengerikan. Aku sudah memiliki Baby Alive kecilku untuk sementara waktu sekarang, dan ini adalah hal termanis yang pernah ada; Itu tidak akan menyakitiku Tentu saja saya tidak pernah benar-benar mempercayainya, karena saya sendiri menyukai creepypasta tapi saya tahu kebanyakan dari mereka sangat palsu, jadi itulah yang saya pikirkan tentang yang satu ini. Saya hanya menaruh catatan itu kembali di dalam kotak.Beberapa malam kemudian, bayi kecilku yang berharga itu merangkak menangis; Itu ingin pelukan. Jadi saya memungutnya dan memeluknya, lalu bayi itu tenang dan diam beberapa saat. Saya suka bayi saya hidup. Aku menyukainya seperti anakku sendiri. Aku bersumpah, hal ini tidak nampak atau terasa seperti boneka bayi. Rasanya sangat nyata, dan rasanya seperti milikku.Saya sangat senang memilikinya, tapi tiba-tiba bayi itu mulai menangis lagi. Tapi kali ini, tangisan bayi itu semakin dalam dan dalam. Kupikir ini aneh, tapi kemudian aku ingat! Baterainya Betul! Perlu baterai, tapi bayi sudah bangun dan berlari berbulan-bulan, dan baterainya tidak pernah mati, dan nah, kapan baterai mati, apa artinya? Apakah bayi akan mati?Jika saya mengganti baterai apakah dia benar-benar akan melupakan saya? Saya khawatir, sampai bayi mencengkeram saya. Dia menggali jari-jarinya di pinggangku. Rasanya sakit sekali; Aku tidak percaya. Apakah catatan itu benar-benar mengatakan yang sebenarnya? Apakah bayiku benar-benar jahat? Tidak, saya tidak ingin memikirkannya seperti itu! Tapi kemudian ayahku ikut berteriak. Dia mengatakan kepada saya bahwa dia menemukan catatan itu, dan melihat bagaimana bayi itu menggaruk pinggang saya dan membuatnya berdarah. Dia mengatakan kepada saya bahwa kami tidak punya pilihan lain selain membunuhnya dan melepaskannya dari saya.Ayahku menyambar bayi itu dari rambutnya dan mulai mencoba menariknya keluar dan akhirnya dia merobek beberapa rambutnya. Bayi itu terus menangis. Aku tidak tahan melihatnya. Kepala bayi saya berdarah. Saya tidak ingin melihat bayi saya kesakitan, jadi saya menyuruh ayah saya untuk menariknya dari tempat memegang taliku dengan lengannya. Ayahku mencoba menarik sekeras yang dia bisa, dan akhirnya dia merobek sebagian kulitku dari pinggangku. Rasa sakit itu terbakar, tapi aku lebih suka kesakitan daripada bayiku. Meski ternyata berbalik dan mencoba membunuhku, aku masih sangat menyukainya.Ayahku pergi membawa bayi itu ke gudang di luar rumah kami. Aku mengejarnya, tapi sudah terlambat. Di dalam gedung, saya melihat bayi saya tergantung di sana dengan seutas tali. Saya menangis dan merasa sakit saat melihat. Pinggul saya masih sangat sakit sehingga agak sulit bagi saya untuk berjalan-jalan, tapi kemudian bayi mulai menangis! Itu masih hidup.Ya, catatan itu menyebutkan bahwa Anda tidak bisa membunuh bayinya. Ayahku lalu mengeluarkan baterai dari situ, lalu perlahan berhenti menangis. Apakah sudah berakhir Apakah bayinya akhirnya mati? Ada bagian dari diriku yang berharap tidak, karena jauh di lubuk hatiku masih sangat mencintainya. Tapi sekali lagi, itu mulai menangis! Tapi kali ini ia menangis seperti boneka bayi dengan baterai rendah.Bayi itu mencoba keluar dari tali. Saat itulah ayahku mengambil pistolnya dan mulai menembaknya. Bayi berhenti bergerak bersama. Kami menunggu sebentar sebelum mengambilnya untuk memastikannya berhenti bekerja, dan yah, kami melakukannya.Setelah semua ini saya dilarikan ke rumah sakit karena pinggul saya. Di rumah sakit ibuku berusaha menghiburku; Tapi tidak peduli bagaimana orang mencoba, saya tidak akan pernah bisa melupakan hari itu. Sementara itu, ayahku mengembalikan 'boneka' dari kotak itu dan saudaraku menulis catatan lain untuk dimasukkan ke dalam kotak untuk memperingatkan orang-orang tentang boneka ini kalau-kalau ada orang yang menemukannya lagi.If you ever stumble upon this doll, listen to the notes. Don't turn it on or anything. Leave it alone. You are guaranteed to fall in love with this doll and then have it taken away from you. Or worse, It'll get you.

Tolong aku!!
Horror
05 Feb 2026

Tolong aku!!

Saat itu umurku masih 12 tahun. Pada liburan musim panas, orang tuaku mengajakku dan adikku untuk piknik ke alam bebas. Di sana dekat dengan pegunungan dan ada sungai yang cukup deras mengalir di sana. Kami membuka bekal kami dan menatanya di atas tanah berumput yang lapang. Seingatku, hari itu amat cerah.Ketika ayah dan ibuku menyiapkan makanan, aku dan adikku, Nori, pergi bermain ke sungai.Orang tua kami melarang kami pergi pada awalnya, namun kami mengatakan bahwa kami hanya akan bermain di bantaran di tepian sungai, tidak bermain air dan masuk ke sungai.Aku sangat sibuk mengamati serangga sehingga tak menyadari bahwa Nori pergi sendirian. Begitu aku sadar, ia sudah tak ada lagi di sampingku.“Nori!” teriakku. Aku mencarinya, namun aku tak melihatnya dimanapun.“Nori!” aku terus memanggilnya, namun tak ada jawaban. Aku mencoba mencari orang tuaku, namun mereka juga tak lagi terlihat karena aku berjalan terlalu jauh menyusuri sungai.Aku mulai panik dan menangis.“Kak, tolong aku!”Tiba-tiba aku mendengar jeritan adikku. Asalnya dari sungai.Aku segera bergegas ke sana dan melihat tubuhnya terbawa arus sungai. Kepalanya masih muncul di atas air dan ia melambai-lambaikan tangannya ke arahku.“KAK! TOLONG AKU!”Kemudian aku menyadari, ia tengah berpegangan di sebuah batang kayu, mencoba bertahan agar tidak tenggelam.“KAK! TOLONG AKU!”“Tung ... tunggu aku!”Waktu itu aku tak punya waktu untuk memanggil orang tuaku karena takut adikku akan segera tenggelam jika aku tak segera menolongnya.Aku segera turun ke bebatuan di pinggir sungai dan mencoba meraihnya. Namun itu amat sulit sebab ia terjebak di tengah sungai. Satu-satunya cara adalah masuk ke sungai itu. Aku tak keberatan basah dan aku juga bisa berenang, jadi saat itu aku merasa itu bukanlah masalah.“KAK, TOLONG AKU!”“Sebentar aku ke sana!”Namun ketika aku menginjakkan kaki ke dalam sungai (arusnya cukup kencang saat itu), tiba-tiba aku merasakan ada yang menarikku ke belakang.“Hei! Sudah kubilang jangan masuk ke sungai!”Aku menoleh. Jelas-jelas itu ayahku.Ia menarik tubuhku ke tepian dan mengangkatku ke atas, ke tempat tadi aku mencari adikku.Wajah ayahku amat serius dan marah saat itu.“Ooooh ... kakak dalam masalah ...” aku mendengar suara tawa kecil. Aku menoleh dan melihat Nori ada di belakangku bersama dengan ibu.“Ta ... tapi tadi Nori ...”Aku mencoba melihat kembali ke sungai. Yang kulihat hanyalah tangan berwarna hitam masuk ke dalam sungai, di tempat dimana tadi aku merasa melihat Nori. Dan apapun itu, ia berenang sejenak lalu menyelam ke dalam sungai.

Gestalt Break Down
Horror
05 Feb 2026

Gestalt Break Down

Aku tidak tahu apakah benar cerita tentang mereka. Bagi Anda yang memiliki cermin di rumah (boleh ukuran setengah badan, tapi lebih baik ukuran seluruh badan), cobalah hal ini.Berdiri di depan cermin, lihat refleksi Anda, dan tanyakan “Siapa kau?”Tidak, ini tidak ada hubungannya dengan monster atau hantu atau sesuatu seperti itu, jadi jangan khawatir.Lihatlah bayanganmu di cermin, tatap langsung ke mata bayanganmu dan tanyakan “Siapa kau?”Anda mungkin merasa ini cukup aneh dan mungkin memiliki rasa tidak nyaman, kan?Nah, selama Perang Dunia II, Nazi melakukan banyak percobaan pada orang-orang Yahudi. Salah satu dari mereka membuat salah satu ‘test subjek’ berdiri di depan cermin, kadang-kadang beberapa kali dalam sehari, dan memaksa mereka untuk berbicara dengan diri mereka sendiri. Mereka dipaksa untuk bertanya pada refleksi mereka “Siapa kau?”, atau pertanyaan yang mirip, dan perubahan mental selama percobaan akan didokumentasikan.Penelitian ini adalah salah satu dari banyak cara untuk mencoba dan mengendalikan kepribadian seseorang.Sekitar sepuluh hari setelah percobaan dimulai, para peneliti mulai menyadari adanya keanehan. Subyek mulai kehilangan kemampuan untuk membuat penilaian yang logis, dan mereka sering mengalami kesulitan membedakan apa yang nyata dan tidak nyata.Sepuluh bulan kemudian, ego subyek benar-benar hilang. Daripada mempertanyakan refleksi yang berada di cermin, mereka mulai mempertanyakan siapa mereka dan akhirnya menjadi gila.***Aku membaca tentang eksperimen itu di internet beberapa waktu lalu. Pada saat itu, temanku dan aku berpikir hal itu benar-benar menarik. Kami juga sempat berpikir itu hanyalah omong kosong belaka, jadi kami sepakat untuk mencoba dan membuktikannya sendiri.Hari itu, aku berdiri di depan cermin di rumahku dan bertanya pada bayanganku, “Siapa kau?”Ini sudah larut malam dan membuat atmosfer di dalam.kamarku terasa benar-benar menakutkan, tapi aku begitu bersemangat untuk mencoba sebuah eksperimen Nazi yang aku rasa sama sekali tidak berbahaya.Tapi beberapa saat kemudian, aku jatuh sakit dan muntah (tidak, wajahku tidak terlalu buruk). Aku menyadari bahwa melanjutkan hal ini mungkin ide yang buruk, jadi aku menyerah setelah itu.Keesokan harinya, aku memberitahu temanku kalau aku terlalu takut untuk menyelesaikannya. Dia segera mulai menggodaku, Dia tertawa dan menyebutku kucing penakut.Tapi setelah percakapan tentang percobaan ini, kami tidak lagi saling sapa.Setelah kejadian itu, aku mulai melupakan eksperimen ini. Temanku mulai bolos sekolah dan semakin sering tidak masuk sekolah.Ketika ia akhirnya muncul di sekolah, aku bertanya padanya apa yang terjadi, tapi ia mengatakan, “Hmm … Bukan apa-apa,”Dia bahkan tidak memperdulikanku.Beberapa hari kemudian, aku mendapat telepon darinya saat tengah malam. Segera setelah aku mengangkat telepon, aku berpikir bahwa ia mengalami sesuatu yang buruk.“Hei, aku adalah aku, kan? Namaku Aida, kan?” Suaranya bergetar, dan aku pikir dia menangis. “Benar kan? Katakan kalau aku benar! ”“Apa yang kau bicarakan?” Aku bertanya, kesal. “Tentu saja kau Aida!”“Oh … Ya … Kau benar.” Dia menarik napas dan terus berbicara. “Aku … Kau ingat tentang cermin? Yah, aku terus melakukannya setelah kau bilang kau tidak akan meneruskannya. Aku telah melakukannya berulang ulang. Aku bukan seorang yang narsis atau apa pun, tapi melihat dan berbicara dengan diriku sendiri di cermin membuatku merasa baik. Anehnya, semakin sering aku berbicara dengan refleksiku, aku semakin merasa kurang yakin kalau aku adalah aku”“Woah, itu tidak terdengar aman, sebaiknya kau hentikan,” kataku dan mencoba untuk meyakinkan dia untuk berhenti, tapi dia menolak untuk mendengarkanku.“Jangan khawatir tentang hal itu. Aku akan baik-baik saja. Tidak apa-apa. Aku akan baik-baik saja. Tidak apa-apa, tidak, aku baik-baik saja.” Dia terus mengulangi kata kata yang sama seperti kaset rusak.“HEY!” Aku berteriak, dan ia segera menutup telepon.Aku khawatir, jadi aku menelponnya kembali, tapi tidak ada yang mengangkat telepon. Aku terus menelpon ulang, berharap dia akan menjawab. Akhirnya pada telponku yang ke duabelas, aku mendengar telepon diangkat.“Siapa … kau?” Temanku bertanya sebelum panggilan terputus.Aku mencoba menelepon lagi, tapi tidak peduli berapa kali aku mencoba aku tetap tidak bisa menghubunginya.Aku berharap untuk melihat dia di sekolah besok, tapi dia tidak pernah datang lagi.Beberapa waktu kemudian, orang tuanya khawatir karena mereka tidak mendengar bahkan tidak dapat berbicara apapun dengannya.Mereka terus mencoba menyadarkan anaknya, tapi dia sudah benar-benar gila. Dia bahkan tidak bisa mengenali orang tuanya sendiri. Dia menatap kosong ke arah mereka dan hanya memberi senyum kecil.Setelah itu, dia kembali menghadap ke cermin untuk berbicara dengan refleksinya.Orang tuanya membawanya pulang dan membawanya ke rumah sakit jiwa, dekat tempat tinggal mereka.Aku tidak tahu persis rincian selanjutnya, tetapi aku mendengar bahwa dia sudah jauh lebih baik.Dia tidak diijinkan untuk memiliki cermin atau logam reflektif dari apa pun di kamar rumah sakit.Aku tidak berpikir kau bisa kehilangan akalmu dalam periode waktu yang singkat.Mengenai percobaan asli, mereka terus melangsungkan hal itu selama beberapa waktu. Beberapa subyek dipaksa untuk berdiri di antara menghadapi cermin bukan di depan cermin tunggal.Entah bagaimana cermin yang dipakai membuat tekanan psikosis jauh lebih cepat.Dalam kasus ini kau mungkin bertanya-tanya, cermin apa yang temanku gunakan?Cermin yang ia gunakan adalah cermin tiga sisi.Jika kau memiliki cermin, silahkan mencoba percobaan ini.Tatap langsung ke mata bayanganmu dan bertanya, “Siapa kau?”Kau mungkin merasa cukup aneh dan mungkin memiliki rasa tidak nyaman, kan? Jika kau adalah seseorang yang lemah mental, kau akan merasakan efek menjadi gila dalam waktu yang singkat, atau kau dapat memutuskan untuk tidak melanjutkan percobaan.Baru-baru ini ketika aku mencuci wajahku, aku sering terkejut, seperti menatap mata orang lain di dalam bayanganku.Jika aku melihat dan menatap bayanganku terus, aku tidak dapat melihat diriku.Tapi…Aku adalah aku, kan?

Kagome Kagome (war experiments)
Horror
05 Feb 2026

Kagome Kagome (war experiments)

War ExperimentsRezim Nazi terkenal akan eksperimen ekpserimen rahasianya dan para peneliti occultisme mereka. Divisi khusus ekspedisi dari Reich seringkali dikirim keluar untuk mencari artefak atau lokasi lokasi yang berkaitan dengan okultisme atau yang berhubungan dengan keagamaan. Sementara itu, di Jerman, bunker bunker dibangun, dan rumah rumah besar seperti mansion atau banyak kastil dipenuhi dengan labirin labirin dan penjara bawah tanah yang gelap. Ditempat tempat inilah eksperimen ekpserimen mengerikan dan aneh tertuang dalam bertumpuk tumpuk catatan yang ditemukan didalamnya.Ketika pihak sekutu menemukan tempat tempat ini, mereka akan merusaknya, membakar, ataupun meninggalkannya dalam keadaan kosong. Ketika sebuah laboratorium ditemukan dalam keadaan utuh, seringkali peneliti yang ditemukan bukan merupakan orang orang yang berkompeten langsung, atau dalam banyak kasus lain, para peneliti ini telah menghilang. Setelah pihak sekutu menemukan tempat ini, mereka memilih untuk menghancurkannya dengan tujuan agar pihak Nazi tidak dapat untuk mengambil kembali data data yang telah mereka peroleh sebelumnya. Kebanyakan, eksperimen Nazi ini berada dibawah tanah, tak terditeksi radar. Sampai pada akhirnya, beberapa veteran yang bertugas sebagai penjaga dari lab dan zona ritual memaparkan apa yang telah mereka saksikan. Atau banyak folder folder dan buku buku yang kemudian ditemukan bersama peti peti milik para peneliti. Banyak dari penemuan ini yang terkadang menyingkap tujuan dari ekpserimen ekpserimen yang mereka lakukan.Memberi manusia kekuatan seperti dewaSebenarnya kekuatan sesungguhnya seperti apa masih seringkali diperdebatkan namun hal ini seringkali digambarkan dalam riset riset Nazi sebagai “keabadian”, tidak terlihat, atau faktor faktor lain yang berhubungan dengan menghilangkan kematian dalam sebuah cara atau yang lain.Hal yang lebih luas dari riset ini sebenarnya lebih didasarkan secara khusus berdasar: dosis dari senyawa kimia yang digunakan untuk menyokong aliran darah pada orang orang yang telah menua. Konsep utama yang digunakan saat ini pada operasi tranplantasi, okulasi, salep untuk anti penuaan, antibodi untuk melawan penyakit, dan riset mengenai fitness / dietNamun sebuah set peti yang ditemukan di Hamburg pada tahun 1999 sungguh melenceng dari konsep ini. Penelitian ini merupakan sebuah gabungan dari eksperimen okultisme dengan penelitian mengenai keabadian.Pikiran merupakan penyakitBagian pembukaan dari folder dan bukti dari konsep penelitian ini dimulai dengan sebuah prinsip bahwa otak merupakan bagian yang mengontrol seluruh aktivitas tubuh, dan ketika tubuh perlahan mengalami degenerasi, otak ini tetap melakukan fungsinya. Sebuah pendapat mengatakan, bahwa alasan kenapa tubuh mengalami degenerasi ada;aj karena otak mempunyai “alarm biologis”, seperti mana halnya kenapa seekor kupu kupu hanya hidup selama satu hari saja, sedangkan serangga lain dapat hidup jauh lebih lama ; semua ini karena otak memunyai sebuah sistem yang mengatur kita untuk mati.Semua dikemukakan melalui sebuah hipotesa bahwa ketika otak mulai tumbuh, otak ini akan mulai membuat koneksi, hal ini mengakibatkan makin matangnya tubuh dan kemajuan otak yang semakin pesat. Pada umur 35-50 tahun, koneksi ini perlahan lahan akan mulai mengendur dan terputus, sehingga mengakibatkan lupa, demensia dan penyakit penyakit mental lain yang umum dialami oleh para manula.Para peneliti Nazi menyimpulkan bahwa otak merupakan oragan yang mempunyai sebuah “universal Killswitch”yang akan aktif segera begitu otak terbentuk secara sempurna. Pada semua manusia normal, killswitch ini akan memicu urutan pematian dalam fungsi fungis faal tubuh, yang dimana terjadi selama beberapa dekade. Saat tubuh benar benar dalam keadaan “dimatikan”, otak akan dipaksa mati karena kekurangan oksigen yang diangkut oleh darah dalam system transportasi.Dikatakan juga bahwa Werner Syndrome (sebuah penyakit dimana seseorang menua secara sangat cepat) merupakan akibat dari aktifnya killswitch ini yang terlalu awal.Nazi kemudian menyimpulkan bahwa jika mereka mampu untuk melepaskan atau membuang killswitch ini, maka mereka akan berhasil membuat pikiran manusia tidak pernah mati. Dan oleh karena itu, maka akan menghasilkan keabadian yang sesungguhnya pula. Tidak perlu dibantah lagi bahwa pembedahan atau melakukan operasi terhadap otak merupakan sebuah hal yang sangat sulit pada saat itu, namun bukan berarti tidak mungkin. Dalam tumpukan folder yang ditemukan, terdapat banyak diagram diagram dan riset riset dimasa lampau tentang otak, fisiologi, psikologis, pikiran manusia dan hal hal lain semacamnya.Lokasieksperimen ini awalnya diusulkan oleh pihak Nazi di tahun 1940 dan ijin untuk melakukan eksperimen ini diberikan pada tahun 1942, dengan sebuah syarat :“eksperimen harus dilakukan diluar Jerman. Penduduk Jerman tidak boleh melihat eksperimen ini dalam bentuk maupun wujud apapun”Hal ini tidak mengejutkan bagi para peneliti. Para petinggi tentunya berusaha menghindari reaksi publik yang berlebihan akan hal ini, dan itu cukup bisa dimengerti. Kebanyakan eksperimen eksperimen tersebut dilakukan di bunker atau ruang bawah tanah. Para peneliti akhirnya bisa memenuhi syarat tersebut dan kemudian mulai melakukan pengorganisasian dengan sekutu mereka; Jepang. Pada awal 1942, riset dan penelitian ini mulai dijalankan.Dan disaat inilah hal hal mengerikan mulai terjadi.Tim peneliti mengambil alih sebuah panti asuhan di Jepang. Panti asuhan ini terletak disebuah bukit, diperkirakan berada disebuah tempat di Shimane, sebuah area didekat Hiroshima.Eksperimen dimulaiPara peneliti menyimpulkan bahwa jika mereka melakukan test ini kepada subyek biasa ; orang tua atau berpenyakitan yang “tidak memiliki apa apa lagi” (mirip dengan model Gateway of The Mind) mereka akan menghadapi barbagai macam penyakit, atau, yang lebih penting, mereka akan melakukan eksperimen terhadap otak yang dimana killswitch-nya telah aktif, sehingga hal ini akan menjadi percuma saja dalam usaha untuk mendapatkan sebuah solusi atau informasi yang berguna.Berangkat dari hal ini, para peneliti Nazi kemudian menginginkan subyek tes dalam bentuk anak anak yang tinggal dalam panti asuhan tersebut (yang dimana mereka menganggap bahwa mereka juga sudah tidak mempunyai apa apa lagi). Mereka menyimpulkan bahwa kondis otak otak muda dari anak anak ini bisa meminimalkan kemungkinan sudah aktifnya killswitch yang ada.Untuk memulai eksperimen, anak anak ini diharuskan mendapatkan beragam imunisasi dan mengikuti test psikologis secara intens, untuk meyakinkan dikedepannya mereka tidak akan mengalami kesalahan sebagai subyek test, sehingga dapat dijadikan sebagai patokan terhadap subyek subyek yang lain.Selanjutnya, mereka memulai prosedur eksperimen ini dengan menggunakan para staf dari panti asuhan ini yang lebih tua. Setelah mengalami pembiusan, dokter bedah yang ada akan membuka tengkoraknya untuk mencari dan mempelajari lobus otak terbaik dari otak manusia dewasa. Kemudian mereka mulai mencari kunci perbedaan antara otak manusia dewasa dengan otak anak anak.Setelah mendapatkan model dari masing masing otak manusia dewasa dan anak anak, para peneliti kemudian menyimpulkan bahwa “universal killswitch” ini tidak terletak didalam otak, namun pada bagian cerebellum, terletak pada bagian lebih kebelakang. Cerebellum ini mengatur semua aktifitas tak sadar didalam otak, dan hal ini bisa dimengerti sebab untuk mengaktifkan killswitch, yang diperlukan bukanlah sebuah aktifitas sadar, melainkan sebaliknya.Secara sistematis, mereka mengambil anak tertinggi yang ada di panti asuhan, dan mulai membukanya. Mereka akan memulai melakukan “killswitch-ectomy” (operasi pengangkatan killswitch) pertama mereka. Mereka berhasil membuka cerebellum dan membuang bagian yang mereka anggap sebagai killswitch ini, namun setelah subjek penelitian mereka “ditutup”, mereka menyadari bahwa ternyata subjek tersebut gagal. Mereka menduga bahwa irisan yang mereka lakukan diotak telah terlalu kasar, dan membutuhkan persiapan yang lebih matang kembali. Mayat dari gadis cilik ini, yang gagal sebagai subjek eksperimen ini, dibuang begitu saja dihutan dibelakang panti asuhan.Sukses,... sepertinyaSetelah mengimpor berbagai macam peralatan, dan berbagai macam tehnik yang dikembangkan, para peneliti akhirnya berhasil membuang killswitch tersebut dan secara sukses pula pasien yang menjadi subjek eksperimen mereka tidak tewas. Pada bulan mei tahun 1943, mereka menggunakan seorang gadis paling muda di panti asuhan tersebut sebagai subyek test untuk dibuang killswitch-nya, satu satunya fungsi tubuh dari gadis ini yang hilang adalah kemampuannya dalam berkeringat. Setelah menduga bahwa mereka telah sukses dalam eksperimen ini, para peneliti melakukan perayaan atas keberhasilan mereka. Keesokan paginya, gadis tersebut tidak kunjung bangun, dan akhirnya diketahui bahwa gadis ini jatuh dalam keadaan koma. Setelah beberapa saat, gadis ini bisa kembali bangun dengan sukses, dan usaha pengangkatan killswitch inipun terus berlanjut.Kesuksesan mereka sebelumnya memberikan para dokter yang ada sebuah sudut pandang baru, sebagai sebuah penyegaran saja, mereka dapat terus melanjutkan eksperimen mereka dengan sebuah kegembiraan bahwa teori mereka telah terbukti. Setidaknya itu yang mereka pikirkan.Sebelum para dokter melanjutkan riset pengangkatan killswitch, mereka mempersilahkan beberapa dokter lain untuk berkunjung, yang dimana mereka merupakan para dokter dari Moscow. Para dokter Moscow ini cukup terampil dalam praktik pembangkitan mayat (bukan merupakan sebuah hal yang klenik, secara tekhnik mereka menggunakan prinsip zombifisasi, dimana hal ini berdasarkan pada penggunaan teknik kejutan listrik dan jantung buatan yang diperuntukan untuk kembali memebrikan tenaga kepada tubuh agar kembali berfungsi). Alasan Mereka melakukan hal ini adalah karena subyek asli mereka selalu saja koma atau secara klinis mengalami mati, tiap kali dia tidur, dan kemudian hidup kembali secara otomatis dipagi harinya. Subyek ini tidak memiliki kelainan ini sebelum eksperimen dilakukan, dan berdasarkan fakta bahwa akhirnya dia bangkit kembali, para dokter tidak mau mengambil resiko dengan meletakan kesuksesan mereka yang bisa menjadi sebuah kegagalan jika mereka melakukan tes atau operasi lain terhadap subyek ini. Para peneliti dari Russia kemudian mendapatkan tugas untuk “menghidupkan” subyek ini kembali, kapanpun jika ternyata subyek ini tiba tiba saja kadaluwarsa (mati). Setelah selama beberapa hari, pihak Nazi menyimpulkan bahwa keadaan aman, dan eksperimen bisa dilanjutkan kembali.Projekt VenomProjekt Venom merupakan eksperimen yang dilakukan oleh pihak Russia untuk menciptakan tentara super berdasarkan theory dari Dr. Frankenstein. (hal ini mungkin juga merupakan dasar dari superhero Marvell juga) sebagai pembayaran atas jasa para peneliti dari Russia, pihak Russia meminta agar mereka dapat mengkombinasikan riset dari Projekt Venom dengan eksperimen Nazi yang sedang berjalan. Dan pihak Nazi ternyata menyetujui hal ini.Namun jumlah anak yatim piatu menurun drastis, karena pihak Nazi membutuhkan sangat banyak anak anak ini, mereka hanya bisa memberikan satu orang gadis kecil saja untuk dijadikan subyek eksperimen. Pihak Russia sungguh merasa terhina akan hal ini, dan mereka mulai membuktikan konsep yang mereka anut.Mereka secara terpisah membuat sebuah lengan di moscow, dimana mereka mengatakan bahwa lengan itu sedang dalam perjalanan menuju panti asuhan untuk segera dicangkokan. Hal ini mereka lakukan untuk membuktikan bahwa amputasi dan penggantian dengan yang baru merupakan sebuah terobosan yang dapat berhasil untuk dilakukan. Sementara itu, pihak Russia harus menyiapkan semua hal berkaitan dengan hal ini.Maka kemudian lengan kanan gadis kecil tersebut diamputasi.Namun tidak lama setelah itu, secara misterius para peneliti Russia segera bergegas mengepak peralatan mereka dan pergi. Lengan pengganti yang dijanjikan tidak pernah datang, dan gadis subyek tes tersebut dibiarkan begitu saja dengan perban yang dibebatkan melingkar dikimononya. Pihak Russia konon dikatakan bahwa mereka pergi dengan sangat tergesa gesa dan penuh dengan kekhawatiran. Seperti ada sesuatu yang mengancam jiwa mereka dan sesuatu yang tidak beres akan segera terjadi.Pemberontakan.Salah seorang anak yang berada dikomunitas panti asuhan ini, tidak menyetujui dengan kehadiran para peneliti. Dalam aksinya melakukan protes, dia mengambil salah satu catatan kerja penelitian dan menyobeknya menjadi kepingan kepingan kecil, menghancurkan banyak peralatan penelitian dari kaca, dan juga merusak ruang operasi. Gadis cilik ini, mengingat usianya yang baru saja 8 tahun sungguh mempunyai kemampuan dalam melakukan pengrusakan yang sangat luar biasa. Hal ini dicatat dalam sebuah jurnal, dan selain itu catatan lain ditambahkan mengenai gadis ini yang ternyata merupakan anak dengan heterochromic (memiliki mata yang berbeda warna dari kiri ke kanan; cokelat dan biru). Para ilmuwan senior sungguh sangat marah kepadanya, namun walaupun mereka menahannya, namun mereka tidak bisa mencegah rasa penasaran dan curiga mereka terhadap kelebihan yang ada dalam diri gadis cilik ini, namun bagaimanapun juga, mereka memerintahkan kepada tentara Nazi untuk mengurusnya.Gadis cilik ini dengan brutalnya dipenggal menggunakan bayonet tumpul, dia tidak dikubur, namun dibiarkan begitu saja terbuang di hutan dibelakang panti asuhan. Para tentara mengatakan kepada pengurus panti bahwa gadis cilik ini telah mendapatkan keluarga baru.Berbagai kegagalanpara ilmuwan Nazi berusaha untuk melakukan coba coba dengan hasil eksperimen mereka yang telah berhasil sebelumnya dengan mencoba menambahkan beberapa aspek yang berbeda didalamnya, sayangnya, tidak ada satupun aspek tersebut yang berhasil dan berjalan atau memberikan hasil. Berikut merupakan daftar dari aspek aspek tersebut :Pembedahan dengan masuk melalui dahi. Dilakukan terhadap seorang anak laki laki berumur 10 tahun, tengkoraknya menjadi cacat, mengalami kelainan bentuk dan pada akhirnya anak ini dilobotomy. Namun hasilnya, dia sungguh sangat pasif, tidak mampu menunjukan reaksi atas impuls atau rangsangan yang masuk sama sekali, anak ini menjadi anak dengan retardasi mental parah yang diakibatkan oleh eksperimen ini.Melalui rahang bawah. Dilakukan kepada gadis berumur 6 tahun, lidah dan nyaris keseluruhan daging yang ada dirahang bawah diangkat dan tidak bisa digantikan kembali. Sinus dari subyek ini juga hancur.Melalui samping kepala, sebagai hasilnya subyek menjadi setengah mati. Dalam catatan disebutkan bahwa operasi ini tidak menggunakan anastesi dan suara jeritan sungguh sangat memilukan, seperti yang tertulis dikebanyakan jurnal yang lain.Walaupun banyak sekali kegagalan dalam eksperimen ini, namun killswitch tetap saja diangkat, dan subyek bertingkah laku tidak jauh berbeda dengan gadis pertama, mengalami koma pada saat tidur..Pada akhirnya penghuni panti asuhan tersebut berkurang pesat menjadi hanya sepuluh orang saja, karena anak anak yang lain yang dijadikan obyek eksperimen, ternyata berakhir pada kegagalan. Dan dari kesepuluh ini termasuk sang pengurus panti juga, dan mereka melakukan operasi terhadap semua anak anak yang ada.Pembalikan KillswitchPara dokter mulai menyusun teori bahwa pada anak anak, sebuah killswitch belum diaktifkan, tapi pada orang dewasa sebuah killswitch bisa dibalikan dengan menggunakan senyawa kimia untuk menghilangkan hormon yang diproduksi dan kemudian barulah killswitch tersebut diangkat.Hal ini dilakukan kepada semua pengurus dan secara mengejutkan, hal ini benar benar berhasil dan mereka semua tetap hidup.Kepribadian menjadi janggalSepanjang eksperimen, para ilmuwan telah mendapatkan perinyah untuk selalu menjaga dan mengamati anak anak yang sukses menjalani eksperimen ini, dan mereka diharuskan untuk selalu memonitor perilaku mereka. Dan pada bagian ini semuanya menjadi bertambah aneh dan ganjil.“ Pada awalnya mereka nampak normal, seperti anak anak lain pada umumnya, bermain, bergembira, belajar normal, namun ketika terpisah satu dengan yang lain, mereka terlihat..... kosong. Mereka mondar mandir, dengan senyman kosong menghiasi wajah mereka, mata mereka menatap langsung tepat kearahmu. Jika didekati dari belakang, kepala mereka segera tersentak dan berputar dengan sangat cepatnya dan sekilas, kau hampir dapat melihat ekspresi yang sangat keji di wajah mereka yang membuatmu ingin membungkuk berlindung jika melihatnya. Namun kemudian kau akan menyadari bahwa mereka membentuk senyuman kosong itu kembali.hal lainnya adalah bahwa mereka menguntit kami, namun hanya ketika kami sedang sendirian saja. Setelah selesai mengetik dan menuju kamarku, aku seringkali dibuat ketakutan oleh salah seorang anak yang berdiri hanya beberapa meter dariku dilorong gelap, dan dia menatapku. Ketika aku beranjak menuju kamarku, gadis ini mengikutiku, dan aku mengunci rapat rapat pintu, mengganjalnya menggunakan kursi, hanya dengan cara itulah aku bisa tidur dengan merasa tenang. Rasanya mereka seperti sosok hantu yang datang pada malam hari. Dan hal yang sungguh lucu adalah, aku selalu terbayang dan melihat salah satu anak dengan rambut kemerahan. Aku selalu bersikeras untuk menanyakan siapakah gadis cilik dengan rambut kemerahan ini keesokan paginya, namun pengurus panti mengatakan bahwa mereka tidak pernah menerima anak dengan rambut kemerahan kembali. (1)Mereka juga terlihat seringkali memainkan sebuah permainan, jauh lebih sering daripada saat kami mulai. Aku tidak terlalu paham mengenai budaya jepang, namun nampaknya permainan ini bernama memutarimu, memutarimu (2), yang dijelaskan oleh salah satu translator. Satu grup anak anak mengelilingi seorang anak, yang duduk ditengah tengah lingkaran, sendirian, mereka saling bergandengan dan mulai bergerak dalam sebuah gerakan memutar mengelilingi anak yang ada ditengah tengah, membuat wajah wajah menakutkan untuk menakut nakuti dan kemudian menyanyikan sebuah dendang mengerikan, kau akan kalah jika tersentak kemudian.pada saat berbicara dengan mereka, aku menyadari mereka lebih terlihat seperti dalam keadaan sedang bermimpi, acuh dan lupa, serta entah kenapa aku melihat mereka sungguh terlihat sangat kosong, seperti bahwa semua eksperimen yang mereka jalani telah menghapus semua memori mereka. Namun hal ini bukan merupakan sebuah bentuk polos dari keadaan tengah bermimpi, tapi lebih pada sesuatu yang menakutkan dan mengancam. Mereka menatapmu dengan mata yang membelalak, dan kemudian menanyakan pertanyaan padamu sebuah pertanyaan yang sangat tidak disangka sangka, aku tidak pernah menyangka bahwa mereka bisa mengetahui lingkup pertanyaan yang mereka ajukan padaku. Salah seorang dari mereka menanyakan padaku 'ketika nenekmu mati, apakah dia benar benar meninggalkan sebuah jam tangan bersepuh emas?' hal ini sungguh sangat terasa gila, tapi jawaban jujurku adalah.... ya”Catatan :1 anak yang memberontak dan mengamuk melawan para ilmuwan memiliki rambut kemerahan2 Kagome Kagome berarti lingkaran, lingkaran. Permainan ini diterjemahkan menjadi memutarimu, memutarimuAkhirPada awal 1945, hiroshima dibom, jerman kalah dan bangkrut, dan eksperimen yang ada berhenti seketika. Pihak Jerman mulai mengepak perlatan mereka, kebanyakan dari mereka telah kembali kerumah dikarenakan “gangguan mental”, dilihat dari tanda tanda yang muncul dari dalam diri mereka yang menjurus pada kegilaan. Hanya tersisa 4 ilmuwan saja yang masih tinggal.Setelah mengirimkan peralatan terakhir, para peneliti kemudian hanya mengucapkan salam perpisahan singkat kepada pengurus panti bahwa mereka akan segera pergi.hal yang sungguh mengerikan yang dialami oleh salah seorang ilmuwan dan mengejutkan ilmuwan yang lain adalah, tanpa dinyana sang pengurus panti berkata dalam bahasa Jerman yang fasih “maukah kalian memainkan permainan terakhir bersama kami?”ketiga ilmuwan menyetujuinya, dan sebuah lingkaran dibentuk oleh anak anak dan pengurus panti, mereka kemudian mengelilingi para ilmuwan tersebut. “jika kalian sampai tersentak ketakutan, kalian kalah....”Salah seorang ilmuwan yang sungguh merasa ngeri segera berlari menuju truk terakhir dan segera melompat menaikinya tanpa pernah menoleh kebelakang kembali.”Kisah yang ada sekarangJika kalian pergi ke Hiroshima, pergilah menuju hutan yang lebat akan pepohonan dan kalian akan menemukan jalur setapak dari tanah disana. Jika kalian menyusurinya, kalian akan melihat rimba yang sungguh sangat indah, namun jika kalian menyusuri lebih dalam jalur dimana terdapat bekas jejak truk, kalian akan merasakan udara yang sangat dingin, dan kalian akan melihat disana banyak sekali bekas pepohonan yang ditebang. Tapi jangan pernah untuk menjelajahinya, jangan pernah keluar dari jalur setapak ini, atau kalian akan tersesat didalam rimba luas dan liar ini.Jika kalian memperhatikan sekitar, kalian akan menyadari bahwa tunggul pohon tersebut terlihat seperti manusia yang sedang berlutut, namun kehilangan kepalanya.Jika kalian terus melanjutkan berjalan, udara akan terasa semakin dingin, normal, karena kalian sedang mendaki sebuah bukit bukan? Tentu saja kemudian kalian akan mendapati sebuah tanah lapang, dengan sebuah bangunan tua terbuat dari batu ditengah tengahnya, tanaman merambat menutupi tempat ini.Masuklah jika kalian ingin bermain.Begitu kalian membuka pintu, bau busuk akan segera menyeruak, sama dengan bau busuk yang dihasilkan dari mayat. Jika kalian mengalihkan pandangan kalian menuju hall, keadaan disana akan sangat gelap walaupun siang hari, sebab tidak ada sinar yang masuk sedikitpun.Lanjutlah menuju hall, ambil persimpangan pada sisi kiri, dan kemudian susuri hall sampai kalian melihat sebuah pintu yang nampaknya terbuat dari kayu yang berwarna merah (yang lainnya berwarna cokelat). Buka pintu tersebut, kalian akan menjumpai 10 anak anak dan penjaga panti, semuanya mengenakan kimono, sedang bermain disebuah ruang bermain yang normal. Salah satu dari mereka kehilangan lengannya, yang lainnya kehilangan dahinya, dan yang ketiga rahangnya lepas, namun mereka semua diperban dalam ketelitian yang sangat tepat. Tempat ini harusnya terlihat sangat bersih dan rapiKehadiran kalian akan menarik perhatian semua orang yang ada diruangan tersebut, termasuk mereka yang berada terlalu jauh untuk teralihkan perhatiannya. Mereka akan berbalik untuk menatap kalian, senyum riang akan muncul dari semua wajah ramah mereka.ketua pengurus panti dengan semua kecantikannya kemudian akan bertanya pada kalian “maukah kau bergabung untuk bermain dengan kami?”Pada saat ini, jika kalian belum membasahi celana kalian dengan kencing, maka lebih baik kalian kencing sekarang, daripada kalian melakukannya saat kalian berada ditengah tengah permainan.Jika kalian menjawab “tidak”, pintu akan terbanting keras, dan jika kalian mencoba untuk menuju ke lorong menuju pintu keluar, kalian hanya akan menemukan lorong gelap lainnya. Buka pintu warna cokelat manapun dan kalian akan menjumpai meja operasi atau ranjang susun. Jika kalian melanjutkan untuk menyusuri lorong ketiga, kalian akan menyadari bahwa seorang gadis kecil berdiri hanya beberapa meter dibelakang kalian, wajahnya tertutup oleh bayangan. Hampiri dia, dan terkalah sendiri kematian kalian akan seperti apa. Lanjutlah menyusuri lorong, dan berusahalah agar tidak sampai dia menangkap kalian.Jika kalian menjawab “iya” kalian akan disambut diruangan tersebut. Pintu dibelakangmu akan tertutup, dan semua orang yang ada diruangan ini akan membentuk lingkaran mengelilingi kalian.“sekarang duduklah dan jangaaaaaann kaget!!” sebuah suara riang akan mengatakan hal iniIkutilah instruksi mereka, tepat seperti yang mereka instruksikan, dan kalian akan selamat.Semua lampu dan cahaya akan menghilang dari ruangan, namun kalian akan bisa melihat lingkaran dari anak anak, masing masing dari mereka akan memasang mimik muka bengis dan menyeramkan untuk menakuti kalian, salah satu dari mereka mungkin akan sangat buruk dan menakutkan sehingga mungkin kalian akan tersentak kaget. Namun jika kalian bisa menahan perasaan ngeri itu, mereka akan mulai bergerak memutari kalian, berulang ulang secara perlahan. Kalian mungkin akan merasakan salah seorang dari mereka menghambur kearah kalian. Namun, Jika kalian melihat kembali, tidak ada apapun dsiana, selain anak anak yang sedang memutari kalian secara normal.jika hal itu masih belum cukup, mereka akan mulai berdendang “Kagome, kagome...”Aku tidak bisa menjelaskan lebih lanjut lagi. Tidak ada seorangpun yang masih hidup untuk menceritakan kelanjutannya.Jika kalian tersentak kaget sebelum mereka mulai berdendang, mereka hanya akan melanjutkan semua dengan normal.Jika kalian memutuskan untuk menjawab “mungkin” atas pertanyaan dari pengasuh, atau hal lain selain iya atau tidak, konon dikisahkan kemudian bahwa ekspresi wajah dari anak anak ini akan berubah menjadi sangat mengerikan, dan mereka akan berteriak dengan suara yang takkan mampu dihasilkan dari seorang manusia “putuskan! PUTUSKAN!” jika kalian melakukan sesuatu yang lain selain iya atau tidak pada saat ini, maka dikatakan bahwa anak anak dan pengasuh tersebut akan membanting pintu dibelakang kalian. Dan jika kemudian kalian berbalik, kisahnya bervariasi. Namun yang jelas mimpi terburuk kalian menunggu diujung lorong, memisahkan kalian dengan pintu keluar.Hal terakhir yang bisa kalian lakukan hanyalah menyapa mahluk yang menunggu kalian sebelum sosok ini mencabik cabik tubuh kalian. Jika kalian tengah beruntung, maka sosok ini akan membalas sapaan dari kalian dan kemudian kalian akan mati sebagai orang yang terhormat, setidaknya. Jangan menyapanya, dan kalian akan berakhir seperti salah satu yang dipenggal yang kalian temui sebelumnya dijalan setapak.Jika kalian menjawab “tidak tahu”, dan kalian sungguh benar benar jujur dan asli dalam menjawabnya, ketua pengasuh kemudian akan berkata “pergilah kesekolahmu, dan lihatlah anak anakmu yang tengah bermain. Kau akan mengerti kemudian”. Tidak ada yang akan terjadi, dan tutuplah pintu saat kalian keluar, hal ini adalah sopan santun yang umum dilakukan.*************

Hide and Kill
Horror
04 Feb 2026

Hide and Kill

''Apakah kalian Siap '' Kataku , ''siap, coba saja kalau kau menemukan ku pertama kali lagi nanti giliran kamu nih yang akan kutemukan pertama kali,,,'' jawab salah satu teman ku yang ku tahu itu adalah suara temanku Hendri yang suka banyak omong.Oh ya namaku Charlie aku sedang bermain petak umpet bersama teman-temanku Hendri,Tasya,Dadang,dan ecci juga teman baikku Ronald, ini sudah kedua kalinya.kami bermain Dirumahku pada malam hari karena kami berpikir itu adalah waktu yang asyik untuk bermain petak umpet.''hei ,kalian dimana ,masa dari tadi aku terus yang jaga ''ucapku. Namun setelah aku lama mencari tidak dapat menemukan tempat persembunyian mereka.Kubuka Lemari kulkas dan ''haaaaaaaa apa yang terjadi padamu Hendri''. Hendri mati kedinginan didalam kulkas. Saat aku memanggil temanku mereka malah tertawa mendengar lelucon ku .krana hendri sedang bersama mereka.Sejenak aku berpikir bagai mana hendri bersama mereka tetapi mayat ini mirip sekali dg hendri.Oh iya di permainan pertama kutemukan hendri di bawah meja dapur lalu ku penggal kepala nya dan kumasukan ke freezer,ku belah perutnya dan mengambilususnya untuk kumakan nanti malam dan bagian lainnya kumasukan ker lemari es untuk cadangan makanan besok malam.Dadang berada di kamar mandi. Ia ku congkel matanya lalu kumasukan ketoilet memaotong kedua tangannya dan kupasang toilet,ter akhir ku tusuk jantungnya beberapa kali sampai tewas di bak mandi.Selanjutnya ada tasya yang berada di garasi ayah. Ia kusiksa lebih lama dari pada yang lain karna ia pernah menolak Cintaku ,wajahnya kusiram dengan air aki sambil ia menjerit-jerit tapi apa daya garasi sudah kuttupi dengan kedap suara, jadi tidak ada yang mendengarnya, kuiris telinganya dan kusiram matanya dengan larutan asam, sekarang ia sudah jelek dan agar tidak lagi disukai para laki-laki lagi, aku lindas saja sebagian wajahnya lalu kubakar ia dengan bensin.Ecci ia oran yang palin cepat mati , bari saja ku belah kepalanya saja sudah mati. Tidak menyenangkan . Dimana wajah sombong mu selama ini ahhkh.Dan temanku yang ter akhir dari tadi tidak bisa kutemukan adalah Ronald, Tapi ia sekaran sudah kutemukan di gudan peralatan ayahku, dengan kaki dan tangan ku ikat dengan kursi, ku copot plester yang menutup mulutnya . '' Dasar Bedebah kau Charli Ku kira kau teman baikku,kenapa kau bunuh teman-teman mu,kenapa kau tak ingin bunuh aku saja ,hiks '' ''tenang kawan kau yang akan kubunuh paling akhir,karena kau adalah teman baik ku........YANG SUKA MEMBICARAKAN KEBURUKANKU DIBELAKANGKU '' maka matilah kau Biadap glessssssssss kepalanya terjatuh dari tubuh nya dengan kapak k sy good bey my friends...

CHOCOLATE BAR
Horror
04 Feb 2026

CHOCOLATE BAR

Seharusnya ini menjadi perjalanan yang berkesan. Seharusnya kami membuat kenangan manis di tempat ini. Mungkin ini hukuman yang harus aku terima. Sungguh, sama sekali tak ku duga persahabatan yang terjalin dalam hitungan tahun, kini terancam retak hanya karena sebatang cokelat.Pagi ini aku terbangun di dalam tenda, meringkuk dengan kantung tidurku sembari meratapi nasib. Marah, kesal, takut, dan sedih semua bercampur aduk pada diriku. Namun, di antara semua itu hanya ada satu hal yang paling aku rasakan. 𝐿𝑎𝑝𝑎𝑟.Sudah empat hari terlewati semenjak persediaan makanan kami habis. Selama empat hari itu pula kami mati-matian bertahan hidup. Rasa lapar kami tebus dengan mengikis kulit kering dari pepohonan ataupun mengunyah daun kering. Rasa dahaga kami bayarkan dengan menjulurkan lidah ke langit, mengandalkan hujan rintik yang sesekali turun. Terdampar selama 10 hari di tempat ini berhasil merubah kami menjadi hewan liar. Tak ada lagi yang peduli dengan martabat dan kehormatan. Optimisme yang kami miliki perlahan memudar. "Kita pasti selamat" bukan lagi kalimat yang selalu didengungkan di hadapan api unggun. Raut wajah kami tak lagi seceria hari pertama. Suara tawa kami tak lagi riuh terdengar. Namun, semua itu tak meruntuhkan semangat kami. Yang jelas, tak ada satupun dari kami yang sudi meregang nyawa di jurang sialan ini.Sungguh, orang tolol macam apa yang tak sengaja membakar peta kami di api unggun? Orang tolol macam apa yang terjatuh dari tebing, namun justru menyeret teman-temannya ke dalam jurang juga? Lalu, dengan bodohnya membuat kakinya patah, tak mampu berjalan dan menambah beban sahabatnya. Seakan belum cukup, dengan egoisnya ia menyembunyikan sebatang cokelat untuk dirinya sendiri! Seakan sahabatnya yang kelaparan tak ada maknanya bagi dirinya! Tak akan bisa kau bayangkan apa yang dirasakan teman-temannya ketika mereka menemukan sebungkus cokelat di balik jaketnya! Dasar berengsek, semua ini karena orang itu! Ya, semua ini terjadi karena aku, William si Idiot.Pasti itu yang mereka rasakan pada diriku. Aku sungguh menyesali atas apa yang telah ku lakukan. Aku menyesali atas keangkuhanku sebagai manusia. Dengan arogan aku mengkhianati teman-temanku, sahabat yang tulus mempercayaiku. Mungkin, aku tak lagi pantas disebut sebagai teman oleh mereka. Bahkan, mungkin aku tak lagi pantas disebut sebagai manusia.Tapi, semua penyesalanku kini tak berarti. Tadi malam, Oliver mengatakan padaku bahwa ia menemukan celah di dinding. Rob dan Zack hanya memandangi diriku tanpa emosi, seakan meminta persetujuan dariku. Dinding tebing memang cukup licin untuk didaki, namun jika kami bisa melewatinya mungkin kami bisa pulang. Namun, celah tersebut terlalu sempit, dan sulit dilewati. Terutama bagiku yang kondisi kakinya tak memungkinkan untuk berjalan. Oliver berjanji besok pagi kita semua bisa pulang.Pagi ini, aku terbangun di tenda sendirian. Tak ada Zack, tak ada Rob, tak ada Oliver. Mereka pasti meninggalkanku. Ya, sudah sewajarnya mereka menelantarkanku. Siapa juga yang mau menyelamatkan teman yang egois dan juga pincang, ya kan? Haha, mungkin ini memang hukuman yang pantas ku terima. William si Idiot akan mati sendirian di jurang antah-berantah! Kematian yang pantas untukku. Air mata yang membasahi pipiku ini bahkan tak dapat menghapus kesalahan yang telah ku lakukan.Kini di tenda aku hanya bisa meringis menahan perih pada perutku. Tubuhku dingin, namun keringat terus mengalir dari dahiku. Jari-jariku gemetar menancapkan kuku di perut, berusaha menahan raungan perutku yang beringas. Oh Tuhan, aku rela melakukan apa saja demi sepotong roti. Pedih yang kurasakan karena lapar, dan juga pedih yang kurasakan dari kakiku seakan berlomba-lomba untuk melihat siapa yang berhasil menghilangkan kesadaranku terlebih dahulu. Ah, ya ini pasti akhirnya...*SRAKK! SRAKK!*Di tengah ratapanku, tiba-tiba aku mendengar suara daun kering yang terinjak-injak. Suara itu semakin keras. Langkah kaki itu perlahan mendekat. Tak berapa lama, aku melihat siluet di depan tenda. Aku ingin menjerit, namun kerongkongan ku terlalu kering untuk mengeluarkan suara. Dengan sigap aku meraih senter, satu-satunya benda yang bisa kulemparkan pada makhluk apapun yang berada di luar tenda.*ZZZRRRT!!*Makhluk itu membuka resleting tenda, lalu tanpa aba-aba aku melemparkan senter tepat ke wajahnya hingga ia tersungkur ke tanah."OUCH!!"Hah? Ouch?Makhluk itu bangkit kembali dan menghampiriku."Agh! Shit!! Apa-apaan tadi itu, Will?!" ujar Oliver dengan nada kesal sambil mengusap dahinya."Oliver? A-apa yang kau lakukan di sini?!" tanyaku dengan penuh keheranan."Apa maksudmu?! Dasar berengsek, kau pikir selama ini kita dimana?!""A-aku kira... Aku kira kalian meninggalkanku..."Oliver terdiam beberapa detik. Kepalanya menunduk ke tanah tanpa berkata-kata. Rambutnya yang gondrong menutupi wajahnya. Saat itu, semua seakan terasa lebih dingin."Jangan konyol, Will! Mana mungkin kami meninggalkanmu! Rob dan Zack sudah menunggumu di celah dinding itu! Aku akan membantumu. Ayo!"Aku memandang Oliver dengan canggung."Hey, ayolah cepat! Kita tak punya banyak waktu!"Oliver menyingkapkan rambutnya dan memperlihatkan wajahnya. Kemudian ia mengulurkan tangannya yang kini kurus kering padaku.Pada saat itulah aku melihatnya, dan aku membeku...Bibirku yang kering menyunggingkan senyum palsu. Dengan gemetar aku meraih uluran tangan Oliver."Baiklah, Oliver. Antarkan aku pulang." ucapku pasrah.Ah, tentu saja semua ini akan lebih mudah...Seandainya saja aku tak melihat pandangan mata Oliver yang liar dan penuh amarah...Seandainya saja aku tak melihat belati yang ia sembunyikan di balik mantelnya...Seandainya saja aku tak melihat air liur Oliver yang kian menetes membasahi bibirnya...Setidaknya, aku bisa menebus dosaku...

The sound of silence
Horror
04 Feb 2026

The sound of silence

Jalan itu tertutup kabut tebal. Denise memutuskan untuk menyewa kamar untuk malam itu, karena dia parkir di dekat hotel yang tidak dikenalnya. Dia keluar dari mobilnya, mencari-cari tanda-tanda pintu masuk dalam kabut kelabu. Cahaya kecil menerobos kabut untuk membuka pintu kaca menuju lobi hotel. Seorang lelaki tua di belakang konter menatap Denise dengan ekspresi lelah. "Bolehkah aku membantumu, Nona?" Dia bertanya dengan suara letih. Denise maju dan meminta sebuah kamar. Setelah pertukaran, dia diberi kunci. Dia menuju ke kamar dan mengunci pintu di belakangnya.Dia duduk sebentar, berbicara dengan seorang rekan yang selalu mendengarkannya. Dia selalu ada di sana; dari perceraiannya yang membawa bencana, sampai kematian orang tuanya. Tidak ada yang mengerti dia seperti dia. Dia membuatnya merasa aman, selalu melindunginya dari kekejaman dunia luar. Dia meninggalkan semuanya dengan dia di sisinya. Dia tidak pernah menghakiminya. Dia tidak pernah mengecewakannya. Denise merasa lengkap ketika dia pertama kali menahannya, seorang wanita yang selalu menjalani kehidupan di satu jalan. Ketika dia menahannya, dia merasakan kekuatan yang hanya bisa dia berikan.Denise mengeluarkan botol anggur, menghirupnya dengan penuh air mata saat stereo bergetar dengan musik favoritnya. Malam masih; masih cukup untuk pikirannya datang dengan seketika. Dia mengingat pepatah lama, "Pikiran Anda bisa menjadi musuh terburuk Anda sendiri." Imajinasinya merajalela dengan berbagai kemungkinan; apa yang bisa terjadi, bagaimana hal-hal seharusnya terjadi, dan bagaimana semuanya sudah terlambat untuk berubah. Pilihan tidak dapat diambil kembali setelah dibuat.Denise pergi ke kamar mandi, menyebarkan rias wajahnya ke seluruh wastafel. Dia memperbaiki dirinya dengan sempurna untuk pasangannya. Dia selalu bangga dengan seberapa baik dia bisa menempatkan lipstik merah di bibir lembutnya. Denise memang wanita yang cantik, tapi dia tidak pernah melihat dirinya seperti itu. Mantan suaminya tidak peduli bahwa dia adalah visi kecantikan; Satu-satunya tujuannya adalah menaklukkan hati wanita lain. Mitra Denise akhirnya menangani masalah itu.Musik bergeser ke jazz lembut. Denise perlahan menari keluar dari kamar mandi dan lebih dekat ke tempat tidur, di mana dia mendapati pasangannya dan memeluknya erat saat malam berlangsung, semua air mata bergulir di matanya. Maskaranya dicampur dengan air, mengikuti lesung pipinya. Tarian itu berhenti sejenak saat musik berakhir dengan suara hening. Denise memandang pasangannya, siap melakukan apa yang sudah lama ingin dilakukannya. Dia berlutut, meraihnya dengan kuat. Dia selalu mengagumi seberapa besar dia, sering merasa dia ingat berapa banyak kekuatan yang dia berikan padanya. Perlahan-lahan, dia menempatkan poros di mulutnya sejauh mungkin. Ulurkan kebahagiaan melalui tubuhnya; dia akhirnya melakukan apa yang dia ingin lakukan sepanjang waktu ini. Dia menutup matanya saat pasangannya akhirnya mengatakan sesuatu sepanjang itu,Tembakan itu terdengar oleh beberapa kamar. Polisi menemukan tubuh Denise di lantai

Teka Teki "2"
Horror
04 Feb 2026

Teka Teki "2"

Kisah samarLama tidak bertemu.Kali ini saya akan menceritakan pengalaman menyeramkan teman saya A (seorang wanita berusia dua puluhan).A baru-baru ini bergabung dengan perusahaan. Perusahaan itu agak jauh dari rumahnya dan oleh karena itu ia menggunakan kereta api untuk pergi bekerja setiap hari. Stasiun kereta berjarak sekitar 10 menit berjalan kaki dari rumahnya dan memiliki jalur kereta api yang melintas di antaranya.Hari itu, perusahaannya mengadakan pesta minum. Dia kembali ke rumah dari tempat kerja dan menuju ke tempat pesta setelah berganti pakaian.Dia bersenang-senang minum dengan rekan kerjanya. Ketika pesta selesai, dia menuju ke Karaoke dengan teman-teman dekatnya. Di tengah semua kesenangan, dia benar-benar lupa waktu dan sudah waktunya untuk kereta terakhir. Tidak ingin ketinggalan kereta, dia pergi dan bergegas menuju stasiun kereta. Untungnya, dia bisa sampai di sana tepat waktu dan naik kereta.Kegelapan tebal di luar kereta adalah tanda bahwa itu sudah lewat tengah malam.Dia turun di stasiun dekat rumahnya.Saat dia berjalan di peron, dia dikejutkan oleh perasaan gelisah yang sangat mendalam ini. Di ujung platform, dia melihat sosok putih. Namun, dia mabuk sehingga dia menyalahkan itu dan menuju ke rumahnya.Sambil berjalan di jalan setapak menuju rumahnya, dia merasa diikuti oleh sesuatu. Dia pikir itu mungkin sosok putih dari sebelumnya.Dengan tergesa-gesa, dia mencapai persimpangan jalan rel. Alarm berbunyi - tanda kereta melaju. Tidak ingin terjebak dengan benda putih dari sebelumnya, dia buru-buru menyeberang jalan rel sebelum gerbang bisa ditutup.Dia melihat ke belakang. Sosok putih itu berdiri di belakang gerbang tertutup penyeberangan. Ketika dia menyadari kekejian yang mengikutinya begitu lama, dia merinding seluruh tubuhnya.Sosok itu tampak seperti wanita berpakaian putih. Namun, wajahnya benar-benar tertutupi oleh rambut hitamnya. Meskipun sepertinya sosok itu berdiri, itu benar-benar dengan cara yang tidak wajar. Seluruh tubuh bagian bawahnya transparan.Kereta yang melaju memblokir pandangan selama beberapa saat. Ketika kereta pergi, begitu pula sosok putih.Teman saya berlari menuju rumahnya.Sudah lama sejak kejadian itu dan A belum menemukan benda putih itu lagi. Dia bahkan mencari tentang kecelakaan yang mungkin terjadi di sana tetapi dia tidak dapat menemukannya.Apa pun itu akan tetap menjadi misteri, itu sudah pasti.:::::::::::::::::::::::::::::::::Kisah ini tentang seorang pria.Pria itu memiliki musuh yang ingin ia bunuh dengan mati-matian.Namun, pria itu tidak memiliki keberanian untuk membunuh seseorang sendiri, jadi dia mencari metode yang berbeda. Suatu hari, dia menemukan buku sihir hitam.Dalam buku itu ada ritual untuk memanggil Shinigami.Dia membaca mantra.Shinigami muncul di hadapan pria itu.Shinigami: "Aku adalah dewa kematian! Apa pun yang kamu inginkan, aku akan mewujudkannya."Laki-laki: "Aku ingin membunuh seseorang."Shinigami: "Bukan tugas besar bagiku. Namun, sebagai balasannya, aku menginginkan hidupmu."Pria itu tidak takut mati. Dia menjawab dengan tegas.Pria: "Tentu saja."Shinigami: "Baiklah. Kalau begitu aku akan mengabulkan permintaanmu."Beberapa hari kemudian, musuh pria itu meninggal.Namun pria itu tetap hidup.:::::::::::::::::::::::::::::::::::Saya pergi ke hutan dengan dua orang.Saat itu tengah malam, jadi hutan diliputi kegelapan.Saya tidak akan terkejut jika satu atau dua hantu menyerang saya.Saya seorang pria yang tangguh tetapi saya masih tidak ingin bertemu hantu di sini.Tiba-tiba, salah satu teman saya menghilang.Teman lainnya melarikan diri.Tapi dia juga menghilang.Saya juga mulai berlari.::::::::::::::::::::::::::::::::::Saya menikah beberapa bulan yang lalu. Istri saya melakukan pekerjaan rumah dengan cukup baik dan mematuhi apa pun yang saya suruh dia lakukan. Secara keseluruhan, dia adalah wanita yang berkarakter baik.Kami membutuhkan rumah yang layak, jadi saya membeli sebuah apartemen. Awalnya, kami menyewanya; Namun, sepertinya ide yang lebih baik untuk membelinya.Apartemen ini terlihat luar biasa dari luar - ini memunculkan perasaan kelas tinggi. Kamar kami sudah memiliki sebagian besar perabotan. Karena kamar kami berada di lantai paling atas, pemandangan dari jendela kami sangat indah. Di atas segalanya, apartemen itu murah. Karena semua alasan ini saya membeli apartemen. Istri saya tidak terlalu senang dengan keputusan saya, tetapi dia setuju.Suatu hari, sekitar pukul 11 ​​malam ..."Bunyi Bunyi Bunyi Bunyi Bunyi Bunyi Bunyi Bunyi Bunyi Bunyi ---""Hahaha Hahaha ---"Sepertinya bayi berlari dan tertawa.Saya tidak terlalu peduli dan pergi tidur.Namun, suara-suara itu tidak berhenti. Setiap malam, saya terganggu oleh suara-suara yang mengganggu.Ketika saya tidak tahan lagi, saya memutuskan untuk mengeluh kepada para penyewa di lantai atas,"Ini dia. Saya akan memberitahu mereka!"Istri saya, yang tidak pernah menentang saya, meraih lengan saya dan berkata dengan suara menangis."Tolong ... kamu tidak boleh melakukan itu ..."Aku memutuskan untuk membatalkan ide itu.Sampai hari ini saya berterima kasih kepada istri saya.

BINTIK MERAH
Horror
04 Feb 2026

BINTIK MERAH

Suatu malam, seorang gadis muda sedang tidur di tempat tidurnya ketika seekor laba-laba merangkak di wajahnya. Itu berhenti selama beberapa menit di pipi kirinya, lalu laba-laba itu pergi.Ketika dia bangun keesokan paginya dan melihat ke cermin, dia melihat ada bintik merah di pipinya."Apa ini?"dia bertanya pada ibunya."Itu terlihat seperti gigitan laba-laba," jawab ibunya."Itu akan hilang, tapi jangan digaruk."Segera bintik merah kecil itu tumbuh menjadi bisul merah besar."Lihatlah sekarang," kata gadis itu."Semakin besar.""Itu kadang terjadi", kata ibunya.Dalam beberapa hari bintik merah itu bahkan lebih besar."Lihatlah sekarang," kata gadis itu."Itu sangat menyakitkan dan membuatku terlihat sangat jelek.""Kita akan memeriksakannya ke dokter," kata ibunya. "Mungkin itu terinfeksi."Tetapi gadis itu tidak dapat bertemu dengan dokter sampai hari berikutnya.Malam itu dia memutuskan untuk mandi yang menyenangkan.Saat dia berbaring berendam di air hangat, bisul tiba-tiba pecah.Keluar menuangkan segerombolan laba-laba kecil dari telur yang diletakkan ibu mereka di pipinya.______BabySitterAda seorang gadis muda yang membutuhkan pekerjaan dapat menemukan pekerjaan sebagai pengasuh untuk pasangan yang tinggal di sebuah rumah tua besar yang terisolasi.Mereka pergi menonton film malam itu dan meninggalkan pengasuh anak remaja yang bertanggung jawab atas tiga anak kecil mereka.Babysitter menidurkan anak-anak ketika hari sudah larut dan kemudian turun untuk menonton televisi.Dia merasa terganggu ketika mendengar telepon berdering. Ketika dia menjawabnya, yang dia dengar hanyalah napas yang berat diikuti oleh suara seorang pria yang bertanya, "Apakah kamu sudah memeriksa anak- anak?"Dengan Ketakutan, dia menutup telepon, berusaha meyakinkan dirinya sendiri bahwa itu hanya seseorang yang memainkan lelucon praktis padanya.Dia kembali menonton televisi tetapi sekitar 15 menit kemudian, telepon berdering lagi. Dia mengambil gagang telepon dan mendengar tawa histeris dari ujung telepon. Kemudian suara yang sama bertanya,"Mengapa Anda tidak memeriksa anak-anak?" Pengasuhnya membanting telepon. Gadis malang itu takut keluar dari akalnya dan segera memanggil polisi. Operator di kantor polisi memberi tahu pengasuh bayi bahwa jika lelaki itu menelepon lagi, ia harus berusaha membuatnya tetap berbicara. Itu akan memberi polisi waktu untuk melacak panggilan.Beberapa menit kemudian, telepon berdering untuk ketiga kalinya dan ketika pengasuh itu menjawabnya, dia mendengar napas berat lagi. Suara di telepon berkata, "Anda harus benar- benar memeriksa anak-anak." Si pengasuh mendengarkannya tertawa histeris untuk waktu yang lama. Dia menutup telepon lagi dan segera, itu berdering lagi.Kali ini adalah operator dari kantor polisi yang berteriak, "Keluar dari rumah sekarang! Panggilan datang dari telepon lantai atas! " Si pengasuh menjatuhkan telepon dengan kaget dan tiba-tiba dia mendengar langkah kaki yang berat menuruni tangga. Tanpa berhenti sejenak, dia berlari keluar rumah secepat kakinya menggendongnya.Tepat ketika dia menutup pintu depan di belakangnya, tangan seorang pria membanting kaca. Dia menjerit dan berlari ke jalan tepat ketika sebuah mobil polisi berhenti di luar.Polisi menggeledah rumah dan menemukan dua anak di lantai atas, bersembunyi di lemari, menangis tak terkendali.Di kamar orang tua, mereka menemukan kapak berdarah tergeletak lantai di samping telepon lantai atas. Jendela belakang terbuka lebar dan tirai ditiup angin. Tidak ada tanda- tanda orang gila yang melakukan panggilan telepon. Dia telah melarikan diri ke malam ketika polisi tiba dan berhasil mengganggu rencananya yang mengerikan untuk membunuh kedua anak dan pengasuh yang malang._____MimpiDevi bermimpi.Dia berjalan menaiki tangga yang gelap dan ketika dia sampai di puncak, dia berjalan ke kamar.Karpet kamar tidur terbuat dari kotak besar yang tampak seperti pintu jebakan. Dan masing-masing jendelanya diikat dengan paku besar yang menjulur keluar dari kayu.Dalam mimpinya, Devi pergi tidur di kamar tidur, tetapi pada malam hari, seorang wanita dengan wajah pucat, mata hitam dan rambut hitam panjang menyelinap ke kamar. Dia membungkuk ke atas tempat tidur berbisik, "Ini adalah tempat yang jahat. Lari selagi masih bisa. " Kemudian wanita berambut hitam itu meraih lengannya.Devi bangun dengan teriakan dan berbaring terjaga sepanjang malam, menggigil dan gemetar ketakutan.Di pagi hari dia memberi tahu pemiliknya bahwa dia telah memutuskan untuk tidak pergi ke Bali."Aku tidak bisa memberitahumu mengapa," katanya, "tapi aku tidak bisa memaksa diri untuk pergi ke sana.""Lalu kenapa kamu tidak pergi ke yogyakarta?" sang pemilik bertanya."Ini kota yang cantik, dan tidak terlalu jauh." Jadi Devi pergi ke yogyakarta.Seseorang mengatakan kepadanya bahwa dia dapat menemukan sebuah kamar di sebuah rumah di puncak bukit.Itu adalah rumah yang tampak cukup baik, dan pemilik di sana, seorang wanita gemuk yang baik hati."Mari kita lihat kamarnya," katanya."Aku pikir kamu akan menyukainya."Mereka berjalan menaiki tangga berukir yang gelap, seperti yang ada di mimpi Devi. "Di rumah-rumah tua ini semua tangga sama saja," pikir Devi.Tetapi ketika sang pemilik membuka pintu ke kamar tidur, itu adalah kamar dalam mimpinya, dengan karpet yang sama yang tampak seperti pintu jebakan dan jendela yang sama diikat dengan paku besar."Ini hanya kebetulan," kata Devi pada dirinya sendiri."Apa anda suka?" sang pemilik bertanya."Aku tidak yakin," kata Devi."Yah, luangkan waktumu," kata wanita pemilik rumah."Aku akan membawakan teh sambil memikirkannya."Lexi duduk di tempat tidur menatap pintu jebakan dan paku besar. Segera ada ketukan di pintu."Itu adalah pemilik membawa teh hangat," pikirnya.Tapi itu bukan sang pemilik rumah.Itu adalah wanita dengan wajah pucat dan mata hitam dan rambut hitam panjang.Devi mengambil barang- barangnya dan melarikan diri.

Siapa yang ada di tempat tidurku?
Horror
04 Feb 2026

Siapa yang ada di tempat tidurku?

Seorang ayah pergi untuk mengucapkan selamat malam kepada putranya yang berusia tujuh tahun, mengetahui dengan sangat baik bahwa jika dia tidak melakukannya, putranya akan sulit tidur. Itu adalah rutinitas malam di antara mereka. Dia memasuki ruangan remang-remang tempat putranya menunggu di bawah selimutnya. Dengan pandangan pertama sang ayah dapat mengetahui ada sesuatu yang tidak biasa tentang putranya malam ini, tetapi tidak dapat menunjukkannya. Dia tampak sama tetapi memiliki seringai yang menarik dari telinga ke telinga."Kamu baik-baik saja, sobat?" tanya sang ayah.Putranya mengangguk, masih dengan seringai, sebelum berkata, "Ayah, periksa monster di bawah tempat tidurku."Sang ayah tertawa kecil sebelum berlutut untuk memeriksa hanya untuk memuaskan putranya.Di sana, di bawah tempat tidur, pucat dan ketakutan, adalah putranya. Putra kandungnya. Dia berbisik, “ Ayah, ada seseorang di tempat tidurku ”.KabinSeorang pejalan kaki memutuskan untuk melakukan pendakian sendirian. Sesuatu yang sangat tidak biasa dia lakukan. Sepanjang hari itu normal. Pepohonan dan semak-semak menutupi sekelilingnya. Dia menikmati berada di luar ruangan di pegunungan. Tidak ada yang tampak aneh baginya, sampai dia berjalan kembali ke mobilnya. Dia pikir pendakian delapan jam sudah cukup baik. Langit sudah mulai gelap dan dia harus segera kembali. Yang aneh adalah betapa dia tidak mengenali jejak di belakang. Dia mulai panik.Malam telah mengambil alih dan yang dia miliki hanyalah senter dan tidak ada petunjuk bagaimana untuk kembali. Dia tahu sudah terlambat dan terlalu berbahaya untuk terus melewati hutan yang berbahaya. Dia mulai khawatir bahwa dia tidak akan memiliki tempat berlindung untuk malam ketika hampir cukup beruntung, dia menemukan sebuah kabin yang rusak. Itu gelap, dan sepertinya tidak ada yang mengunjunginya selama bertahun-tahun, tetapi dia tahu itu adalah satu-satunya tempat di mana dia bisa beristirahat sampai siang hari, terutama karena baterai senternya hampir habis. Dia mengetuk pintu beberapa kali tetapi tidak ada yang menjawab, jadi dia membiarkan dirinya masuk ke tempat yang cukup aneh, tempat tidur yang sempurna untuk satu orang menunggunya di tengah. Dia tahu bahwa jika pemiliknya kembali dia bisa menjelaskan sendiri, dia yakin pemiliknya tidak akan keberatan, atau bahkan mungkin sudah mati. Jadi dia pergi ke depan dan membuat dirinya nyaman di tempat tidur. Saat dia mencoba untuk tidur, dia tidak bisa mengabaikan koleksi lukisan di sekitar ruangan; potret orang-orang berpenampilan aneh semuanya menatap ke arahnya, masing-masing mengenakan senyuman yang membuat tulang punggungnya merinding. Tidak lama kemudian kelelahannya karena mendaki menguasai dirinya dan dia bisa mengabaikan wajah-wajah itu.Keesokan paginya dia bangun pagi-pagi dan terkejut melihat tidak ada lukisan di sekitar ruangan, tetapi jendela…Gelang MerahSeorang dokter sedang bekerja di sebuah rumah sakit, sebuah rumah sakit di mana para pasiennya ditandai dengan pita berwarna. Hijau: hidup. Merah: meninggal.Suatu malam, dokter diinstruksikan untuk mengambil beberapa perbekalan dari ruang bawah tanah rumah sakit, dan dia menuju ke lift. Pintu lift terbuka dan ada seorang pasien di dalam, mengurus urusannya sendiri. Pasien diperbolehkan berkeliaran di sekitar rumah sakit untuk melakukan peregangan, terutama yang sudah lama tinggal. Aturannya adalah kembali ke kamar mereka sebelum jam sepuluh.Dokter tersenyum pada pasien sebelum menekan nomor ruang bawah tanah. Dia merasa tidak biasa bahwa wanita itu tidak memiliki tombol yang sudah ditekan. Dia bertanya-tanya apakah dia juga menuju ke ruang bawah tanah.Lift akhirnya mencapai lantai tempat pintu terbuka. Di kejauhan seorang pria tertatih-tatih menuju lift, dan dengan panik dokter membanting tombol lift untuk menutup. Akhirnya berhasil dan lift mulai naik kembali, jantung dokter berdebar kencang."Kenapa kau melakukan itu? Dia mencoba menggunakan lift.” Kata wanita itu, kesal."Apakah kamu melihat pergelangan tangannya?" Dokter bertanya, “Warnanya merah. Dia meninggal tadi malam. Saya akan tahu karena saya melakukan operasinya.”Wanita itu mengangkat pergelangan tangannya. Dia melihat merah. Dia tersenyum. "Seperti yang ini?"Putih dengan MERAHSeorang pria baru saja pindah ke sebuah apartemen dan menuju ke resepsionis untuk mengambil kuncinya. Resepsionis memberinya kunci sambil tersenyum tetapi memperingatkannya untuk tidak mengganggu pintu tanpa nomor di lantainya. Dia bertanya-tanya mengapa tetapi tidak repot-repot bertanya, dia terlalu sibuk dengan apartemen barunya untuk peduli. Setelah dia selesai membongkar, dia mulai penasaran. Dia mempertanyakan mengapa resepsionis memperingatkannya tentang hal-hal seperti itu, jadi dia keluar dari apartemennya untuk memeriksa pintu tanpa nomor.Dia mencoba kenop pintu terlebih dahulu tetapi terkunci, jadi dia malah berlutut dan mengintip melalui lubang kunci. Apartemen yang dia cari kosong. Matanya mengamati seluruh tempat sebelum berhenti pada seorang wanita, berdiri menghadap dinding, di sudut. Dia memperhatikan kulit pucat dan rambut hitam panjangnya sebelum melangkah mundur, tiba-tiba merasa mesum karena melanggar privasi orang lain. Dia menepisnya, menganggap dia adalah seseorang yang tidak ingin diganggu.Keesokan harinya dia semakin penasaran dengan wanita itu dan akhirnya kembali, langsung berlutut. Dia mengintip melalui lubang kunci dan melihat semuanya berwarna merah. Merah. Dia berasumsi bahwa wanita pucat itu pasti memergokinya mengintip terakhir kali dan menutupi lubang itu dengan sesuatu yang berwarna merah.Dia meninggalkan pintu sendirian dan malah pergi ke resepsionis untuk mengajukan pertanyaan padanya. Resepsionis menghela nafas dan bertanya, "Anda melihat melalui lubang kunci, bukan?"Dia mengakuinya dan dia merasa berkewajiban untuk menceritakan kisah itu kepadanya. Dia mengatakan kepadanya bahwa sepasang suami istri dulu pernah tinggal di apartemen itu, tetapi suaminya menjadi gila dan membunuh istrinya. Namun, pasangan ini tidak normal.Mereka memiliki kulit pucat, rambut hitam dan mata merah.Panggilan seorang ibuSeorang anak perempuan sedang berada di kamarnya di lantai atas, mengerjakan pekerjaan rumahnya, ketika tiba-tiba dia mendengar ibunya memanggil untuk turun makan malam. Dia melompat berdiri dan mulai berjalan menuju tangga, tapi bahkan sebelum mengambil langkah, tangan mencengkeramnya dan menariknya ke ruang cuci di samping tangga.Dia panik sebelum menyadari bahwa itu adalah ibunya, ibu kandungnya, mata berair dan merah. "Jangan pergi ke sana sayang, aku juga mendengarnya."

Menampilkan 24 dari 228 cerita Halaman 2 dari 10
Menampilkan 24 cerita