Temukan Cerita Inspiratif

Jelajahi kumpulan cerita menarik dari berbagai genre. Dari romance hingga horror, temukan cerita yang sesuai dengan selera Anda.

Total Cerita

830

Genre Romance

166

Genre Folklore

166

Genre Horror

166

Genre Fantasy

166

Genre Teen

166

Reset
Human Bones
Folklore
11 Jan 2026

Human Bones

Ada sebuah desa di Jepang yang populasinya sangat kecil. Banyak orang meninggalkan desa sehingga banyak rumah yang ditinggalkan. Suatu hari yang bersalju, seorang pelancong datang ke desa ini untuk mencari penginapan. Ia melihat sesuatu yang nampak seperti rumah kosong. Tapi saat ia masuk ke dalam, ia terkejut mendapati seorang wanita tua berdiri di sana.Wanita tua memberitahunya untuk naik ke lantai satu, sedangkan wanita tersebut mengikuti di belakangnya. Saat ia sampai di atas tangga dan menoleh ke belakang, wanita itu telah menghilang. Ia kembali menuruni tangga dan melihat wanita tua berdiri di tempat yang sama saat lelaki itu masuk, kecuali sekarang wanita tua tersebut memegang sabit yang tajam di tangannya.Si lelaki sangat ketakutan sehingga ia berlari ke pintu depan. Tapi saat ia mencoba menariknya agar membuka, ia mendapati pintunya terkunci. Ia menoleh dan mendapati wanita tua berdiri tepat di sebelahnya. Wanita tua itu menarik lengan si pelancong.Lelaki itu tidak memperhatikan betapa pucat si wanita tua dalam kegelapan. Tetapi sekarang saat wanita tua mendekat, si pelancong bisa melihat kulitnya yang tampak busuk. Ia terlihat seperti mayat.Wanita tua menekan lengan si pelancong dan mendesis, "Dengarkan aku! Di bawah rumah ini terbaring tiga belas mayat. Beri mereka kedamaian. Jika tidak, aku akan membunuhmu."Setelah ia mengucap kata-kata tersebut, si lelaki mulai merasa pusing. Ia terjatuh ke lantai.Saat ia bangun, ia tidak tahu berapa lama waktu sudah berlalu. Ia mulai meragukan dirinya sendiri. Mungkin, ia memimpikan hal-hal aneh. Ia baru saja akan pergi saat ia memperhatikan sebuah keset di tengah-tengah ruangan dimana wanita tua berdiri. Ada noda merah gelap di atasnya.Ia membalik keset tersebut dan mendapati benda itu menutupi lubang besar di papan lantai. Ia melongok ke dalam lubang dan melihat tulang-tulang manusia disusun secara rapi. Tulang empat belas mayat berbaring di sana."Mengapa ia bilang tiga belas?" pelancong tersebut berbisik pada dirinya sendiri. Mungkin tulang manusia yang keempat belas milik wanita tua.Si pelancong pergi keluar dan memberitahu beberapa penduduk desa tentang apa yang terjadi. Saat ia membawa mereka kembali ke rumah kosong, mereka melongok ke bawah ke dalam lubang dan melihat tulang manusia. Tapi sekarang, hanya ada tiga belas tulang manusia di bawah papan lantai. Tulang wanita tua sudah tidak ada.Setelah itu, penduduk desa menghancurkan rumah tua tersebut dan membangun sebuah kuil di sana. Di dalam kuil, mereka meletakkan keset bernoda darah supaya orang-orang bisa mendo'akan mereka yang sudah mati.Pelancong dan penduduk desa yang menemukan mayat tersebut, semuanya mati segera setelah kejadian ini.Cerita menakutkan ini kudapat dari salah satu guruku di sekolah. Guru yang bercerita padaku tentang cerita ini bilang bahwa beliau dari desa yang sama. Aku tidak ingat nama desanya karena aku sudah lama mendengar cerita ini. Maafkan aku.(Sumber: Scary For Kids)

The Manhole
Folklore
11 Jan 2026

The Manhole

Suatu pagi, seorang gadis kecil Jepang bernama Mai sedang berjalan ke sekolah. Di tengah jalan, ia melihat seorang gadis kecil lain sedang bermain di ujung jalan. Entah karena alasan apa, gadis itu melompat-lompat. Mai tahu bahwa gadis tersebut harus berangkat ke sekolah bersamanya karena mereka memakai seragam sekolah yang sama.Saat Mai datang mendekat, ia melihat gadis itu melompat-lompat di atas penutup lubang got. Mai bingung. Ia penasaran dengan apa yang gadis itu lakukan. Mengapa ia melompat-lompat di tempat yang sama seperti itu? Apa ia gila? Atau itu adalah sebuah permainan?Saat gadis itu melompat, Mai mendengarnya berkomat-kamit pada dirinya sendiri, "Tiga, tiga, tiga, tiga, tiga..."Ketika Mai lewat, ia menyadari siapa gadis tersebut. Ia adalah Haruka, seorang gadis pendiam yang aneh di kelasnya. Ia seringkali dijadikan sebagai target bully. Kadang gadis-gadis lain di kelas hanya mengabaikan Haruka. Di lain waktu, mereka akan memainkan kelakar kejam padanya. Guru-guru tahu ia dibully, tetapi mereka seolah-olah buta dan tidak terpengaruh.Mai menyadari sekolah akan mulai beberapa menit lagi. Ia segera pergi dengan terburu-buru, meninggalkan gadis aneh dengan permainan anehnya.Hari itu di kelas, Mai memperhatikan ada bangku yang kosong. Haruka tidak muncul di sekolah. Sepanjang hari, Mai penasaran apa yang terjadi dengan gadis itu.Saat bel pulang sekolah berbunyi, semua anak berlarian keluar kelas. Mai berjalan pulang ke rumah. Di tengah jalan, ia berpapasan dengan Haruka lagi. Gadis tersebut masih di tempat yang sama sejak pagi. Ia masih melompat-lompat.Mai berjalan ke arah Haruka. Ia berhenti tepat di depan gadis itu. Haruka masih melompat seolah-olah Mai tidak ada di sana.Haruka tersenyum lebar dan berkata, "Sembilan, sembilan, sembilan, sembilan, sembilan...""Apa yang kau lakukan?" tanya Mai.Haruka tidak menjawab pertanyaan Mai. Ia masih berkata, "Sembilan, sembilan, sembilan, sembilan, sembilan...""Aku bertanya padamu apa yang kau lakukan!" teriak Mai.Gadis itu hanya mengabaikan Mai dan masih melompat-lompat.Mai sebenarnya tidak membenci maupun menyukai Haruka. Ia ingat dulu memanggil gadis itu dengan beberapa nama kejam dan mengerjainya bersama dengan teman-teman sekelasnya."Kau pikir kau siapa?" Mai berteriak, "Jawab aku saat aku bicara padamu!"Sampai saat itu, Mai tak pernah membenci Haruka seperti yang dilakukan oleh anak-anak lainnya. Tetapi tatapan gadis itu yang senang sendiri dan mengabaikannya membuat Mai marah."Kau lebih baik memberitahuku apa yang kau lakukan atau kau akan menyesal," ancam Mai.Haruka hanya melompat dengan bahagia, seolah-olah ia tidak pernah mendengar ancaman Mai.Tiba-tiba, Mai kehilangan kesabaran. Ia mendorong Haruka sampai terjatuh."Giliranku!" kata Mai. Ia mengambil tempat gadis itu dan berdiri di atas penutup lubang got.Mai melompat-lompat ke udara. Pada saat yang tepat, Haruka menjangkau penutup lubang got dan membuangnya. Mai jatuh ke dalam lubang got.Gadis aneh itu menaruh kembali penutup lubang got ke tempatnya semula. Kemudian, dengan senyum lebar penuh kepuasan di wajahya, ia mulai melompat-lompat lagi.Saat ia melompat, ia berkata, "Sepuluh, sepuluh, sepuluh, sepuluh, sepuluh..."

Kaimuki House
Folklore
10 Jan 2026

Kaimuki House

Rumah Kaimuki merupakan cerita hantu yang benar-benar terjadi tentang sebuah rumah berhantu di Honolulu, Hawai. Hantu yang katanya menghantui rumah ini biasa dipanggil "Kasha", sesosok setan pemakan manusia dari cerita rakyat Jepang.Ada sebuah rumah berhantu tak terlalu dikenal di Honolulu, Hawai. Sebutan rumah itu adalah "Rumah Kaimuki". Beberapa orang memanggilnya Rumah Berhantu Amatyville dari Hawai.Pada musim panas tahun 1942, rumah itu ditinggali oleh seorang wanita dan tiga anaknya. Suatu malam, polisi ditelepon agar segera ke rumahnya. Mereka mendapati si wanita yang histeris di halaman depan, teriaknya, "Ia mencoba membunuh anak-anakku!"Saat mereka memasuki rumah, petugas kepolisian terkejut melihat pemandangan yang tidak akan pernah bisa mereka lupakan. Tiga anak dilemparkan ke segala arah oleh kekuatan tak terlihat di dalam ruangan. Petugas polisi melihat sampai lebih dari sejam. Mereka tidak bisa melakukan apa pun saat anak-anak itu dipukul dan dicekik oleh roh yang tak terlihat. Insiden itu nenjadi headline halaman depan koran lokal sampai beberapa hari.Bertahun-tahun kemudian, tiga orang gadis menyewa rumah tersebut. Suatu malam, mereka mulai nendengar suara aneh. Suara itu seperti seseorang berjalan berkeliling sampai berbicara. Salah satu dari gadis-gadis itu merasakan tangan tak terlihat menyentuh lengannya. Mereka menelepon polisi. Saat seorang petugas datang, ia mendapati tiga gadis sedang berdiri di luar rumah dengan tatapan penuh teror di wajah mereka. Gadis-gadis itu memutuskan untuk pergi dan tinggal dengan ibu salah satu dari mereka. Sedangkan petugas polisi memutuskan mengikuti mereka untuk memastikan tidak ada sesuatu yang terjadi.Namun demikian, petugas polisi melihat mobil gadis-gadis itu bergerak tak beraturan di parkiran. Gadis di depan kemudi sedang berjuang dengan sesuatu tak terlihat yang mencekik lehernya. Saat polisi melompat keluar dari mobilnya dan mencoba menyelamatkan gadis-gadis tersebut, ia merasa tangan kuat yang tak terlihat menangkap lengannya, lalu memutarnya. Tiba-tiba, pintu dari kendaraan terbuka dan gadis itu terlempar ke jalanan. Ia mencakari tenggorokannya seolah-olah seseorang sedang mencekiknya. Mereka tidak bisa melakukan apa pun untuk menghentikan serangan tersebut. Mereka terpaksa hanya bisa melihat gadis itu bertarung dengan kematian.Pada tahun 1977, sepasang suami istri orang Jepang pindah ke rumah berhantu di Kaimuki. Mereka tidak tahu apa pun tentang sejarah rumah tersebut. Pada malam pertama di tempat itu, si istri terbangun saat tengah malam karena kamar tidurnya menjadi sangat dingin. Ketika ia melihat sekeliling, ia dikejutkan oleh penampakan hantu berwarna putih yang melayang di tengah-tengah udara. Itu adalah sesosok wanita tanpa tangan maupun kaki. Saat si istri mencoba membangunkan suaminya, bayangan hantu itu menghilang.Hari berikutnya, pasangan suami istri itu diganggu oleh hantu sehingga mereka memanggil seorang pendeta. Ia menganjurkan mereka untuk memberikan persembahan berupa roti dan air untuk arwah tersebut setiap malam. Ia berkata hantu itu adalah Kasha, yakni iblis dari Jepang yang menyebabkan beberapa pembunuhan mengerikan di rumah tersebut sebelumnya. Setelah mengulangi upacara selama seminggu, pasangan itu tak pernah melihat arwah mengerikan di rumah lagi.Cerita di atas hanya sekelumit kecil dari kisah sesungguhnya. Konon katanya, suatu tempat akan berhantu jika pernah terjadi berbagai pembunuhan mengerikan di sana.Bertahun-tahun sebelumnya, seorang imigran Jepang tinggal di rumah itu dengan istri dan kedua anaknya. Entah kenapa, si suami membunuh istrinya, anak laki-lakinya, dan anak perempuannya. Ia memotong-motong tubuh mereka, kemudian menyembunyikannya di dalam rumah. Polisi menemukan mayat istri dan anak lelakinya dikubur di halaman, tetapi tubuh anak perempuannya tak pernah ditemukan. Mereka berkata bahwa mayat anak perempuan itu masih disembunyikan entah dimana di dalam rumah. Setelah itu, rumah tersebut ditinggalkan selama bertahun-tahun.Lalu, ada dua orang wanita yang tinggal di dalam rumah. Salah satu wanita tersebut jatuh cinta dengan seorang laki-laki. Terjadi cinta segitiga diantara mereka. Ada yang bilang bahwa laki-laki itu merasa sangat cemburu. Ia lalu membunuh kedua wanita tersebut, kemudian ia bunuh diri di dalam rumah. Tubuh ketiganya ditemukan di dalam rumah setelah lewat beberapa hari.Ada kepercayaan bahwa pembunuhan mengerikan ini menciptakan Kasha, yakni sejenis hantu Jepang yang muncul karena dendam atau rasa kemarahan yang luar biasa. Sekarang, para penduduk masih menceritakan kisah ini. Bahkan ada banyak buku dan artikel majalah yang menulis detail dari rumah berhantu Kaimuki.

105 Black Kimono
Folklore
10 Jan 2026

105 Black Kimono

Aku tinggal di Jepang. Teman-temanku telah menceritakan padaku tentang pengalaman mengerikan mereka mengenai hal-hal supranatural. Kurasa, kisah paling menyeramkan berasal dari temanku yang bisa melihat hantu saat ia remaja dulu.Suatu hari, ia ingin bertemu dengan seorang gadis teman sekolahnya. Nama gadis itu adalah Asako. Mereka berencana untuk bertemu di tempat terkenal di Tokyo. Namun demikian, saat hari itu tiba, temanku menunggu di sana selama berjam-jam tetapi gadis itu tidak pernah muncul. Temanku berpikir gadis tersebut pasti lupa tentang janji mereka, atau harinya salah. Kemudian, temanku pulang ke rumah.Malamnya, temanku menelepon si gadis. Gadis itu marah padanya karena tidak datang. Ternyata ia telah datang ke tempat pertemuan, tetapi mereka tidak bertemu satu sama lain. Walaupun itu aneh, Tokyo merupakan sebuah kota besar dan tempat pertemuan itu sangat ramai. Jadi, mereka tertawa, kemudian mereka membuat rencana untuk bertemu di stasiun kereta kecil di luar kota.Tetapi kali ini, saat temanku pergi untuk bertemu si gadis, ia berhenti menunggu setelah beberapa jam. Ia bahkan meminta pada petugas stasiun untuk membuat pengumuman, meminta Asako untuk datang menemuinya di pintu keluar. Tetapi Asako tak pernah muncul. Akhirnya, temanku menyerah dan pulang ke rumah.Ia menelepon Asako lagi malam itu. Asako bersikeras bahwa ia telah menunggu di pintu keluar seperti yang mereka rencanakan. Temanku juga memberitahunya bagaimana ia meminta pihak stasiun untuk membuat pengumuman. Asako berkata bahwa ia mendengar pengumuman tersebut saat ia berdiri di pintu keluar, tetapi tidak ada seorang pun di sekitarnya.Hal ini membuat mereka ketakutan, jadi temanku menyarankan ia dan pacarnya yang bernama Yukiko akan pergi ke apartemen Asako untuk bertemu dengannya malam itu. Asako setuju, kemudian temanku dan Yukiko pergi ke sana.Saat mereka sampai di sana, segalanya terlihat normal. Mereka menghabiskan waktu dengan minum, ngobrol, dan bersenang-senang. Mereka lupa waktu hingga mereka ketinggalan kereta terakhir untuk pulang ke rumah. Asako berkata bahwa mereka bisa tinggal malam itu. Ia menggelar tatami di samping tempat tidurnya untuk mereka tidur.Sekitar pukul tiga pagi, temanku tiba-tiba terbangun. Ia tidak bisa bergerak. Saat matanya terbuka, ia melihat Asako menindihnya. Gadis itu duduk di atas perutnya. Matanya hitam dan wajahnya pucat. Rambutnya yang panjang dan berwarna hitam menutupi wajahnya. Ia memakai sebuah kimono hitam. Ia juga memakai hiasan kepala yang aneh, terlihat seperti kandil bercabang tiga dengan lilin menyala.Saat Asako bergerak semakin dekat, rambutnya mulai tertiup angin kencang dan terbakar. Temanku bisa merasakan panas membakar dari kibasan rambut yang menjalar ke wajahnya. Tetapi, temanku masih tidak bisa bergerak sedikit pun. Ia mulai panik saat Asako mencapai lehernya. Temanku mencoba memanggil Yukiko, tetapi suaranya tidak keluar. Asako mulai mencekik lehernya, kemudian membisikkan sesuatu yang tidak ia pahami.Tiba-tiba, temanku bisa menjerit. Ia mendengar seseorang bergerak di atas tempat tidur. Temanku menoleh dan melihat Asako, terlihat mengantuk dan kebingungan. Temanku kembali melihat pada wanita yang menindihnya, tetapi wanita itu sudah menghilang. Pacarnya, Yukiko, sedang berbaring di lantai di dekat mereka.Temanku tidak memberitahu mereka apa yang terjadi agar mereka tidak ketakutan. Tetapi sekitar satu atau dua bulan kemudian, ia pergi ke teater tradisional dengan pacarnya. Salah satu karakter dalam teater itu adalah hantu wanita yang penuh dendam karena dikhianati saat masih hidup. Tujuan hantu itu adalah memburu reinkarnasi pria yang telah mengkhianatinya, kemudian membunuh lelaki tersebut. Hantu wanita itu pucat, berambut hitam panjang, dan memakai kimono hitam. Ia juga memiliki hiasan kepala kandil bercabang tiga. Rambutnya menyala oleh api dari lilin yang terbakar.Setelah itu, ia pergi ke paranormal dan bertanya tentang si hantu. Paranormal itu memberitahunya bahwa ia telah mengkhianati seorang wanita pada kehidupan sebelumnya. Kemudian, roh wanita tersebut bereinkarnasi menjadi Asako. Saat temanku mencoba bertemu dengan Asako, roh pelindungnya mencoba mencegah mereka bertemu satu sama lain untuk menjaganya tetap aman. Namun demikian, saat ia pergi menginap di apartemen Asako, ia menjebak dirinya sendiri dalam sebuah tempat dimana Asako bisa menangkapnya. Paranormal itu memberitahunya bahwa ia beruntung masih bisa hidup.

The Ryou-ei-maru Incident
Folklore
09 Jan 2026

The Ryou-ei-maru Incident

Pada 31 Oktober 1927 di Pulau Vancouver pesisir selatan Kanada, sebuah kapal barang Amerika bernama Margaret Dollar baru saja kembali dari pelabuhan Seattle di Washington saat kapal itu berpapasan dengan sebuah perahu nelayan kecil yang dikabarkan hilang. Nama perahu itu adalah "Ryou-ei-maru".Bangkai Perahu DitemukanPerahu ikan itu dalam keadaan mengerikan. Lambung kapal robek dan sisa-sisa mayat, tulang-tulang tubuh, dan jenazah tanpa kaki bertebaran di dek. Bau busuk kematian yang kuat melayang di udara.Di kabin, ada bangkai, kerangka tubuh dengan tengkorak yang retak. Dinding-dinding kabin ditutupi oleh noda darah. Di ruang dapur, bulu-bulu putih burung camar bertebaran menyebar di lantai. Beberapa kaleng minyak berada di atas kompor dan satu diantaranya berisi lengan manusia. Tidak ada makanan atau minuman di atas papan. Mesin kapal berkarat dan rusak seluruhnya.Namun demikian, tiga buku catatan berwarna kuning ditemukan di dalam kamar kapten. Buku-buku catatan itu berisi laporan yang rusak tentang apa yang terjadi pada Ryou-ei-maru. Sangat sulit dipercaya. Berikut informasi yang terdapat pada buku-buku catatan tersebut:Perahu Ikan yang Tidak Beruntung5 Desember 1926: Ryou-ei-maru menyiapkan pelayaran dari Pelabuhan Misaki di Prefektur Kanagawa dengan jumlah anggota sebanyak 12 orang. Pemiliknya adalah Fujii Sanshiro, sang kapten adalah Miki Tokizo, dan Hosoi Denjiro adalah kepala mesinnya. Perahu itu memiliki tiang kapal tunggal dan berat 9 ton.6 Desember: Kami pergi mencari ikan tuna di pesisir Choisi di Prefektur Chiba. Kondisi cuaca sangat buruk dan mesin membunyikan suara yang aneh. Kami memasuki Pelabuhan Choisi untuk mengecek mesin, tetapi tidak ada masalah yang ditemukan. Kami berlayar lagi dan menepi di pesisir Choisi yang memiliki sekumpulan ikan tuna dalam jumlah besar, tetapi kami dihantam badai sehingga sulit untuk mengemudikan perahu tersebut. Beberapa hari kemudian, perahu telah berada lebih dari 1000 mill dari pesisir Choisi.15 Desember: Kami melihat perahu lain muncul dari cakrawala. Perahu itu bernama Kishu. Walaupun kami telah mengirim sinyal dan berteriak sekuat tenaga saat kapal itu lewat, mereka tidak merespon. Kapten Miki memutuskan untuk mengemudikan kapal mengikuti perahu itu. Hanya ada makanan yang cukup untuk berlayar selama 4 bulan.16 Desember: Perahu lain bernama Oriental Steamer melewati kami. Kami memberi sinyal dan berteriak, tetapi lagi-lagi tak ada respon. Akhirnya, kami mencoba kembali ke Jepang. Tetapi apa pun yang kami lakukan, kami dipaksa berlayar ke arah yang berlawanan. Anggota kapal mulai putus asa. Apa yang dapat kami lakukan ialah menunggu sampai kapal uap lain lewat. Kapten memutuskan untuk mengikuti arah angin guna membantu kapal berlayar ke Amerika. Namun demikian, ia berkata bahwa sebuah perahu ikan untuk berlayar ke timur laut lebih sulit daripada perjalanan Christopher Columbus untuk menemukan Amerika.27 Desember: Kami menangkap ikan.27 Januari: Kami menaruh ember-ember untuk mengumpulkan air hujan. Kami berharap air itu bisa digunakan untuk minum, tapi air hujan hanya sedikit.17 Februari: Bahan makanan kami benar-benar menipis.6 Maret: Persediaan makanan sudah hampir habis. Hanya tinggal ikan. Rasa amat lapar datang berangsur-angsur.7 Maret: Kepala mesin, Hosoi Denjiro mati. Ia mati sambil merintih, "Aku ingin menyentuh tanah Jepang lagi... Aku ingin melihatnya kembali... walaupun hanya sekilas."Kami mengubur mayatnya di laut.9 Maret: Kami berhasil menangkap seekor hiu yang besar, tetapi Naoe Tsunetsugi sudah tidak memiliki kekuatan untuk memakannya. Ia mati dengan tubuh kurus. Kami mengubur mayatnya di laut.15 Maret: Izawa Satsugi yang menjaga buku harian, mati dalam keadaan sakit. Matsumoto Gennosuke mengambil alih posisinya. Kami mengubur Izawa di laut. Hanya tinggal menunggu waktu sampai kami semua tewas. Kami semua berwajah pucat dengan jenggot panjang, berjalan tidak mantap mengitari perahu seperti hantu yang bersedih.27 Maret: Dua orang -Yokota Yoshinosuke dan Terada Hatsuzo- tiba-tiba menjadi gila dan berteriak-teriak, "Hei! Kita di Amerika! Aku bisa melihat pelangi!"Benar-benar gila. Mereka mulai menggigit dan menggerogoti papan kayu. Lubang neraka paling buruk akhirnya tertutup.29 Maret: Yoshida Fujiyoshi menangkap seekor ikan tuna besar. Mitani Toeakichi tiba-tiba menjadi gila. Ia menyambar sebuah kapak dan melayangkan kapak itu pada kepala Yoshida Fujiyoshi. Itu hal yang mengerikan, tapi tidak ada dari kami yang memiliki tenaga untuk berdiri dan menghentikannya. Kami hanya melihat dalam diam. Beberapa dari kami menderita penyakit kudis karena kekurangan sayuran dan ada darah di gigi-gigi kami. Kami terlihat seperti monster. Oh Budha, tolonglah kami!4 April: Kapten Miki menangkap seekor burung yang terbang rendah di atas dek. Ia mencapai dan menyambar burung itu dengan kecepatan seperti seekor ular. Semua orang berkumpul di sekitarnya seperti semut, mencabuti bulu-bulu burung itu, dan memakannya hidup-hidup. Mulut kami meneteskan darah dan daging mentah. Tidak ada yang lebih enak. Ini bagaimana manusia berubah menjadi monster.6 April: Tsujimon Ryoji mati dengan meludah dan memuntahkan darah.14 April: Sawamura Kanjuro berubah menjadi luar biasa gila dan bengis. Ia mulai mencacah mayat dan memakan daging manusia. Bukankah menjijikkan?19 April: Dua orang -Kazuo Toyama dan Sawamura Kanjuro- berkelahi merebutkan daging manusia di dapur. Mereka seperti iblis yang keluar dari neraka. Saat beristirahat, kami hanya berharap bisa bertahan hidup untuk melihat Jepang kembali. Malam itu, dua orang lelaki mati jatuh terguling di atas lantai yang dilapisi darah.6 Mei: Kapten Miki dan aku sendiri hanya dua orang yang bertahan hidup dari 12 orang dalam kapal layar ini. Kami berdua sangat sakit dengan beri-beri dan tidak dapat melangkah setapak pun. Kami juga mengalami dehidrasi sampai tidak bisa buang air kecil.11 Mei: Angin kuat berhembus dari barat laut. Angin itu membawa awan mendung. Barat dan selatan, perahu ini terombang-ambing oleh angin. Tidak ada gunung yang terlihat. Tidak ada pula daratan yang bisa dilihat. Tidak ada kapal-kapal lain. Hanya ada bau busuk kematian serta bau amis daging dan darah dari mayat-mayat teman kami. Tubuh-tubuh mereka kurus tinggal tulang. Kami seperti sudah mengalami kiamat.Catatan itu berakhir di sini.Fakta-fakta yang aneh.Namun demikian, saat kau memperbaiki piringan hitam, fakta yang ajaib muncul seperti cahaya. Saat anggota kapal ikan menyatakan mereka tidak menemukan kapal lain dan tidak ada seorang pun yang merespon sinyal mereka, itu tidak benar. Juga Ryou-ei-maru menyeberangi Laut Pasifik dan menyatakan mereka tidak menemukan satu pulau pun, bagaimana mungkin?Hal paling aneh dari semuanya ialah pernyataan yang dibuat oleh Kapten Richard Healy dari kapal barang US West Aeson:"23 Desember 1926, kami menemukan sebuah kapal kayu yang berlayar di Laut Pasifik sekitar 1000 km dari Seattle. Walaupun kapal itu ditutup, tidak ada balasan dari sinyal pertolongan kami. Nama kapal itu adalah Ryou-ei-maru. Sekitar 10 nelayan berdiri di dek sambil menatap kami, tapi tidak ada seorang pun dari mereka yang membalas panggilan kami."Tetapi, pertemuan ini tidak disebutkan dalam catatan dari Ryou-ei-maru. Sebenarnya apa yang terjadi pada mereka?

Kanbari-Nyudo
Folklore
09 Jan 2026

Kanbari-Nyudo

Suatu malam, laki-laki botak pergi dari rumah ke rumah, mengintip jendela di kamar mandi dan melihat saat orang-orang duduk di toilet, mandi, atau melepas pakaian. Ia seorang lelaki tua, orang Jepang dengan wajah yang terlihat menakutkan, dan ia mencukur kepalanya. Laki-laki gundul itu akan mengintip melalui jendela dan meneteskan air liur di mulutnya saat sedang mengintaimu, berharap bisa menangkapmu dalam keadaan telanjang.Beberapa tahun yang lalu, ada seorang laki-laki tua yang terobsesi melihat gadis-gadis muda telanjang. Orang yang menyeramkan dan tidak bermoral ini mengintai jalanan di desanya pada malam hari, mengintip dari jendela-jendela, berharap bisa menangkap sekilas kulit telanjang.Saat keluarganya mengetahui kelakuan menjijikkan laki-laki tua itu, mereka merasa malu dan menolak untuk membantu pria itu. Sebagai hukuman, mereka mencukur kepalanya dan membuangnya dari desa.Pria gundul itu membangun sendiri sebuah gubuk di gunung dan hidup di sana sebagai pertapa. Ia melakukan usaha terbaiknya untuk berhenti memikirkan tentang gadis-gadis yang telanjang, tetapi itu tidak berguna. Dorongan jahat mengalahkannya dan ia tidak memiliki kekuatan untuk menolak. Akhirnya, ia terpaksa kembali pada kebiasaan anehnya. Suatu malam, ia bergerak pelan ke desa dan menculik seorang gadis muda. Ia membawa gadis itu ke gubuknya. Diikatnya gadis muda itu dan melakukan hal yang sangat buruk padanya.Suatu hari, saat lelaki gundul pergi, seorang pencuri memasuki gubuk yang tidak dijaga itu dan memutuskan untuk mencuri barang-barang berharga milik lelaki itu. Saat si pencuri masuk ke dalam, ia menemukan gadis muda yang diculik. Merasa kasihan pada gadis yang malang itu, ia melepaskan ikatannya. Baru saja ia akan membantu gadis itu melarikan diri, si pria botak kembali. Terjadilah pertarungan besar, tetapi pada akhirnya si pencuri berhasil membunuh pria botak dan membawanya kembali pada orang tuanya.Setelah itu, si pria botak menjadi hantu dan mulai muncul di luar rumah si gadis. Ia mengenakan kimono berwarna putih dan memandang dengan tajam melalui jendela pada malam hari, menakuti setiap orang di dalamnya. Orang tua gadis itu cemas jika hantu itu berusaha menculik anak mereka lagi, jadi mereka menyembunyikannya. Sejak saat itu, lelaki botak itu pergi dari rumah ke rumah, mengintip jendela toilet, kamar mandi, dan kamar tidur mencari dengan putus asa gadis muda itu.Mereka mengatakan jika kau menyanyikan "Kanbari Nyudo" di dalam kamar mandi, kepala botaknya kadang-kadang akan berguling di toilet. Jika kau menyanyi "Ganbari Nyudo, si gila" di dalam kamar mandi pada malam tahun baru, maka lelaki gundul itu tidak akan mengganggumu lagi.Pada salah satu cerita, seorang gadis muda sedang ke kamar mandi pada larut malam. Ia berdiri dan meraih kertas toilet saat ia mendengar suara tawa kecil di belakangnya. Ia berputar dan melihat sebuah wajah menekan permukaan kaca di jendela kamar mandinya. Ia bisa melihat wajah lelaki tua gundul yang sedang mengintipnya. Lelaki gundul itu tertawa dengan pelan pada dirinya sendiri. Sisi lain jendela itu tertutupi oleh air liur.Gadis muda itu sangat ketakutan dan berlari keluar dari kamar mandi dengan celananya melorot sampai pergelangan kaki sambil berteriak pada orang tuanya. Saat ia menceritakan pada ayahnya apa yang ia lihat, sang ayah berlari keluar dalam kemarahan untuk menghajar si lelaki tua menjijikkan. Namun demikian, saat ia berhasil mencapai gang kecil di belakang rumahnya, ia tidak menemukan apa pun.Kemudian, sang ayah melihat ke jendela kamar mandi. Ada batang besi yang melintang di jendela dan ada jarak 10 cm diantara besi dan kaca. Tidak ada jalan bagi siapa pun yang dapat menekan wajah mereka ke arah kaca. Rasa dingin mengalir di urat nadinya saat ia menyadari apa pun yang mengintip putrinya saat ia di toilet sudah pasti bukan manusia.Pada cerita yang lain, ada seorang gadis muda Jepang yang sangat malu karena tubuhnya. Suatu malam, ia sedang bermain bola voli dengan sekumpulan gadis lain. Setelah bermain, ia harus mandi, tetapi ia terlalu malu membiarkan orang lain melihatnya telanjang. Akhirnya, ia menunggu sampai semua gadis selesai mandi kemudian pergi mandi sendiri.Sendirian di dalam kamar mandi yang bercahaya suram, ia menjatuhkan handuknya dan menghidupnya shower. Tekanan air terlihat lemah karena keluar dari tetesan air yang pelan. Ia berusaha membasuh dirinya dengan aliran kecil air tersebut. Setengah bersih, ia mendengar suara tawa yang menyeramkan."Hehehe..."Suara itu seperti tawa kecil seorang laki-laki tua. Ia melihat sekeliling, tetapi ia tidak melihat siapa pun. Ia mendengarkan dengan sungguh-sungguh, mencari asal suara aneh tersebut tetapi yang ia dengar hanya keheningan. Gadis itu melanjutkan mandi, sampai ia mendengar suara tawa lagi."Hehehe..."Kali ini, suara itu menjadi lebih keras."Hei orang aneh!" teriak gadis itu. "Jangan pikir aku tidak bisa mendengarmu!"Gadis itu merasa mudah diserang dengan berdiri telanjang di bawah pancuran, jadi ia memutuskan untuk cepat menyelesaikan mandinya. Baru saja ia akan pergi, ia mendengar suara tawa lagi."Hehehe..."Kali ini, suara itu sangat keras seperti berasal dari atas. Gadis itu mendongak ke atas pancuran dan melihat sesuatu yang membuat gadis itu menjerit kencang.Bukannya melihat pancuran air, ia malah melihat kepala seorang lelaki tua menjulur dari dinding. Lelaki tua itu menatap ke bawah, menyeringai dengan menakutkan dan meneteskan air liur padanya.

Tenome
Folklore
08 Jan 2026

Tenome

Ada seorang lelaki tua buta yang diserang oleh perampok. Mereka memukul lelaki tua itu dengan kejam dan meninggalkannya sendiri agar mati di ladang. Saat lelaki tua yang buta itu terbaring sekarat, ia menangis keras dalam frustasi dan kemarahan."Kalau saja aku bisa melihat wajah mereka! Tapi mataku tidak bisa melihat! Jika saja aku memiliki mata di telapak tanganku!"Karena ia mati dalam keadaan marah dan menderita, sang lelaki buta berubah menjadi sesosok hantu bernama Tenome. Hasratnya untuk membalas dendam sangat besar sehingga matanya yang buta hilang dan muncul sepasang mata baru di kedua telapak tangannya.Sekarang Tenome menjelajahi kota-kota dan desa-desa, mencari para perampok yang membunuhnya. Ia bisa melihat dengan menahan tangannya di depan tubuh. Tetapi Tenome tidak pernah melihat penyerangnya, jadi ia dengan enteng membunuh siapa pun yang ia temui. Walaupun ia memiliki mata di tangannya, ibaratnya ia masih dibutakan oleh kemarahannya.Suatu malam, seorang anak lelaki Jepang ditantang oleh teman-temannya untuk masuk ke halaman pemakaman dan menguji keberaniannya. Saat si anak lelaki berjalan sepanjang pemakaman, ia tiba-tiba melihat seorang pria tua muncul dari kegelapan. Saat sosok itu semakin dekat, ia memperhatikan jika lelaki tua itu buta dan bola matanya berada di telapak tangan.Anak lelaki yang ketakutan mencoba melarikan diri secepat yang ia bisa. Ia berlari ke kuil dan memohon pada pendeta untuk menolongnya. Sang pendeta memberitahunya untuk bersembunyi dalam sebuah peti dan ikut menyembunyikan diri.Saat Tenome memasuki kuil, ia berjalan berkeliling dengan tangan terangkat di depannya, mencari mangsanya. Anak lelaki itu meringkuk di dalam peti, tidak berani bernapas saat ia mendengar suara langkah kaki datang semakin dekat dan semakin dekat ke tempat persembunyiannya. Langkah kaki itu berhenti tepat di sebelahnya dan ia mendengar sebuah suara mengisap yang aneh.Slurp! Slurp! Slurp!Pada pagi harinya, sang pendeta keluar dari tempat persembunyian. Ia membuka peti untuk membiarkan anak lelaki itu keluar. Tetapi ketika ia melihat ke dalam, ia menjadi sangat ketakutan. Anak muda itu telah tewas. Tenome telah mengisap keluar semua darah dan tulang dari tubuh anak lelaki itu, tanpa meninggalkan apa pun kecuali kulitnya yang kendor dan lemas.

Kagome Kagome
Folklore
08 Jan 2026

Kagome Kagome

Salah satu kisah tragis yang terkait dengan lagu ini adalah kisah anak-anak panti asuhan di Jepang yang menjadi objek eksperimen berbahaya para ilmuwan Nazi (Jerman). Kisah ini terjadi saat dan setelah perang dunia ke-2 berakhir. Di sebuah bukit daerah Shimane, dekat dengan area Hiroshima. Banyak ilmuwan Nazi gila yang melakukan eksperimen yang tidak bisa diterima oleh akal sehat. Ilmuwan-ilmuwan ini (Nazi) dikenal sebagai ilmuwan yang sering melakukan eksperimen aneh dan selalu tersembunyi di bawah radar. Dan kali ini, mereka ingin meneliti sebuah 'keabadaian'. Mereka beranggapan, di dalam otak terdapat 'tombol kematian universal' yang aktif setelah otak manusia berkembang dan tombol inilah yang mengatur kematian seseorang. Para ilmuwan gila ini mengemukakan bahwa mereka bisa mengangkat 'tombol' tersebut dan memberikan manusia sebuah keabadian dan eksperimen ini pun berlangsung pada tahun 1942. Mereka memilih sebuah panti asuhan di Jepang sebagai tempat eksperimen mereka dan objek penelitian mereka adalah anak-anak yang tinggal di panti asuhan tersebut.Sebelum anak-anak tersebut diteliti, mereka akan melalui tes psikologi dan mendapat banyak imunisasi agar terhindar dari cacat. Dan saat itu, mereka memulai eksperimen mereka dengan membedah salah satu staf panti tersebut untuk mencari tahu perbedaan antara otak manusia dewasa dan anak-anak. Sambil mencari 'tombol kematian' tersebut agar dapat memulai eksperimen gila mereka. Korban pertama eksperimen tersebut adalah anak yang paling tinggi di antara semua anak di panti tersebut. Mereka mulai membelah kepala anak itu dan mengangkat 'tombol kematian'nya. Namun naas, saat kepalanya di tutup, anak ini kemudian tewas dan mayatnya dibuang begitu saja di hutan belakang panti asuhan tersebut.Setelah mendapat banyak peralatan baru dan menggunakan metode-metode yang berbeda di setiap penelitiannya, para ilmuwan ini akhirnya berhasil mengangkat 'tombol kematian' tersebut dan membangunkan banyak pasien mereka dan pada tahun 1943. Mereka sukses mengangkat 'tombol kematian' seorang gadis termuda di panti tersebut, namun sayangnya gadis kecil ini kehilangan kemampuan untuk berkeringat. Para ilmuwan ini merasa begitu senang dan berpesta pora dan akhirnya mereka beristirahat untuk sementara waktu.Namun, keesokan paginya anak ini tidak bangun dari tidurnya dan mengalami koma. Sayang, para ilmuwan ini tidak menyerah begitu saja, beberapa saat kemudian entah dengan metode apa, mereka berhasil membangunkannya kembali dan eksperimen ini pun berlanjut.Kali ini, eksperimen yang berbeda lagi. Mereka berencana untuk mengamputasi tangan dari salah satu anak dan menggantinya dengan tangan buatan yang rencananya akan di kirim dari Moskow, Rusia. Mereka memilih salah satu anak perempuan dan mengamputasi tangannya begitu saja. Tetapi, tangan buatan tersebut tak kunjung datang dan anak perempuan itu pun hidup dengan satu tangan saja.Salah satu anak panti yang tidak menyukai eksperimen tersebut mulai memberontak. Ia mencuri dan menghancurkan catatan, peralatan dan merusak ruangan penelitian mereka. Dibandingkan umurnya yang masih 8 tahun, ia mengakibatkan banyak kerusakan yang tak sesuai dengan ukurannya. Ilmuwan senior begitu memandang hina dirinya namun mereka tak melakukan apa pun agar tak menimbulkan kecurigaan. Mereka malah menyuruh tentara Nazi untuk menghabisinya. Bocah kecil tersebut secara brutal dipenggal oleh bayonet tumpul dan mayatnya tidak dikubur. Ia dibuang begitu saja di hutan belakang panti asuhan tersebut dan para tentara mengatakan kepada penjaga anak-anak bahwa ia telah menemukan keluarga yang baru.Para ilmuwan tersebut melanjutkan eksperimen mereka dengan anak-anak yang sudah dibedah sebelumnya untuk mencoba metode baru mereka. Menyedihkan, tak ada satu pun dari mereka yang selamat. Pada beberapa anak, ada yang kehilangan dahinya, dagu dan lidahnya diangkat, dan ada yang setengah kepalanya hilang. Tragisnya, semua percobaan ini tanpa menggunakan obat anastetik saat anak-anak malang ini dibedah (tanpa dibius terlebih dahulu agar tidak merasakan sakit). Bayangkan saja bagaimana rasa sakit yang dialaminya dan bagaimana jeritan mereka?Para ilmuwan ini malah berpendapat bahwa eksperimen ini tidak bekerja pada anak-anak. Sehingga, mereka pun memilih beberapa penjaga anak-anak (dewasa) untuk dibedah. Dan mengejutkannya mereka semua selamat dan bertahan. Saat eksperimen itu sedang berjalan, beberapa ilmuwan diperintahkan untuk melihat kondisi dan sikap anak-anak yang masih bertahan. Disinilah hal-hal aneh mulai terjadi. Di jurnal salah seorang ilmuwan tertulis:Awalnya mereka terlihat normal-normal saja seperti anak-anak lainnya. Bermain dengan ceria, belajar dengan normal tapi jika mereka terpisah dengan kelompoknya, mereka seperti... hilang... mereka mondar-mandir tidak jelas, dengan senyum kosong di wajah mereka, mereka selalu menatap langsung kepadamu. Jika didekati dari belakang, mereka akan berbalik secepat kilat dan beberapa saat, kau dapat melihat ekspresi yang jahat di wajah mereka dan akan membuatmu gemetar. Namun kemudian kau akan sadar mereka hanya sedang membuat senyuman manis di wajah mereka lagi.Hal lain yang rasanya seperti mengikuti kami, hanya pada saat kami sendiri. Setelah selesai dengan ketikanku dan menuju ruanganku, seringkali aku dikejutkan oleh salah satu anak yang berdiri beberapa meter di lorong yang gelap dan memandangiku. Ketika aku beranjak menuju ruanganku, ia mengikutiku dan aku pun langsung menutup pintuku, mengganjalnya dengan kursi dan kemudian aku tidur dengan tenang. Rasanya mereka seperti hantu di malam hari. Dan hal yang lucu terjadi, aku sering melihat salah satu anak dengan rambut yang sedikit kemerahan. Namun saat aku bertanya pada penjaga, mereka menjawab bahwa tidak ada anak yang seperti itu disini.Mereka juga sering bermain bahkan sebelum kami datang. Aku tidak memiliki banyak pengetahuan tentang Jepang, tapi nama permainan itu sepertinya 'kagome kagome' berdasarkan jawaban salah satu translator kami. Beberapa anak mengelilingi salah satu anak yang duduk di tengah sendirian, bersama mereka berpengangan tangan dan mulai berjalan mengelilinginya dengan wajah yang menakutkan sambil bernyanyi lagu yang aneh, kau akan kalah jika kau curang. Setelah berbicara dengan mereka, aku melihat sepertinya mereka lebih banyak melamun, pelupa dan terkadang pandangan mereka kosong, seolah-olah eksperimen itu menghapus memori mereka. Tapi sepertinya bukan jenis lamunan yang polos, namun lebih jahat. Mereka akan melihatmu dengan pandangan mata yang lebar dan bertanya padamu pertanyaan yang sepertinya telah mereka ketahui sebelumnya.Salah satunya pernah bertanya "Kapan nenekmu mati, apa benar dia meninggalkanmu sebuah jam tangan berlapis emas?"Rasanya gila, tapi aku menjawabnya dengan jujur, "Iya..."Pada awal tahun 1945 saat Hiroshima dibombardir musuh dan Jerman terkena denda, eksperimen itu dihentikan. Orang-orang Jerman itu mulai membereskan alat-alat mereka, sebagian dari mereka sudah ada yang pulang dikarenakan mental mereka yang hampir gila karena menghadapi sikap anak-anak tersebut hingga hanya tersisa empat ilmuwan.Setelah mengirim peralatan mereka yang terakhir, para ilmuwan itu menganggap mereka harus berpamitan dengan para penjaga anak-anak tersebut dan mereka pun melakukannya.Dan yang membuat salah satu ilmuwan ketakutan dan mengejutkan ilmuwan lainnya, kepala penjaga tersebut mengatakan dalam bahasa Jerman yang fasih, "Maukah kalian bermain satu permainan terakhir dengan kami?"Tiga dari mereka setuju dan mereka memulai permainan tersebut. Para ilmuwan itu mulai menutup mata mereka dan anak-anak beserta penjaganya mulai mengelilingi mereka."Sekarang... Jika kau curang, kau kalah..."Satu-satunya ilmuwan yang tersisa lari ketakutan menuju truk terakhir tanpa melihat ke belakang lagi.Kisah ini dikatakan benar-benar terjadi dan telah dituangkan dalam sebuah video dan lagu (vocaloid).***

Kitsune
Folklore
07 Jan 2026

Kitsune

Kitsune adalah sebutan untuk binatang rubah dalam bahasa Jepang. Dalam cerita rakyat Jepang, rubah sering ditampilkan dalam berbagai cerita sebagai makhluk cerdas dengan kemampuan sihirnya yang semakin sempurna sejalan dengan semakin bijak dan semakin tua rubah tersebut. Selain itu, rubah mampu berubah bentuk menjadi manusia.Dalam legenda, rubah sering diceritakan sebagai penjaga yang setia, teman, kekasih, atau istri, walaupun sering terdapat kisah rubah menipu manusia. Di zaman Jepang kuno, rubah dan manusia hidup saling berdekatan sehingga legenda tentang Kitsune muncul dari persahabatan antara manusia dan rubah. Dalam kepercayaan Shinto, Kitsune disebut Inari yang bertugas sebagai pembawa pesan dari Kami. Semakin banyak ekor yang dimiliki Kitsune (Kitsune bisa memiliki sampai 9 ekor), maka semakin tua, semakin bijak, dan semakin kuat pula Kitsune tersebut. Sebagian orang memberi persembahan untuk Kitsune karena dianggap memiliki kekuatan gaib.Mitos Kitsune sering menjadi bahan perdebatan, karena seluruhnya mungkin berasal dari sumber asing atau bisa juga merupakan konsep asli Jepang yang berkembang pada abad ke-5 SM. Sebagian mitos tentang rubah di Jepang bisa ditelusur hingga ke cerita rakyat Tiongkok, Korea, atau India. Cerita paling tua tentang Kitsune berasal dari Konjaku Monogatari yang berisi koleksi cerita Jepang, India, dan Tiongkok yang berasal dari abad ke-11.Cerita rakyat Tiongkok mengisahkan makhluk huli jing (arwah rubah) yang mirip Kitsune dan bisa memiliki ekor hingga sembilan. Di Korea, makhluk yang disebut kumiho (rubah berekor sembilan) merupakan makhluk mistik yang telah berumur lebih dari seribu tahun. Rubah di Tiongkok dan Korea digambarkan berbeda dengan rubah di Jepang. Tidak seperti di Jepang, rubah kumiho di Korea selalu digambarkan sebagai makhluk jahat. Walaupun demikian, ilmuwan seperti Ugo A. Casal berpendapat bahwa persamaan dalam cerita tentang rubah menunjukkan bahwa mitos Kitsune berasal kitab India seperti. Hitopadesha yang menyebar ke Tiongkok dan Korea, hingga akhirnya sampai ke Jepang.Sebaliknya, ahli cerita rakyat Jepang, Nozaki Kiyoshi, berargumentasi bahwa Kitsune sudah dianggap sebagai sahabat orang Jepang sejak abad ke-4 dan unsur-unsur yang diimpor dari Tiongkok dan Korea hanyalah sifat-sifat jelek kitsune. Nozaki menyatakan bahwa dalam naskah Nihon Ryakki asal abad ke-16, terdapat cerita tentang rubah dan manusia yang hidup berdampingan pada zaman kuno Jepang, sehingga menurut Nozaki merupakan latar belakang timbulnya legenda asli Jepang tentang Kitsune.Peneliti Inari bernama Karen Smyers berpendapat bahwa ide rubah sebagai penggoda manusia, serta hubungan mitos rubah dengan agama Buddha diperkenalkan ke dalam cerita rakyat Jepang melalui cerita serupa asal Tiongkok, namun Smyers mengatakan beberapa cerita berisi unsur-unsur cerita yang khas Jepang.Menurut Nozaki, kata "Kitsune" berasal dari onomatope. Kata "Kitsune" berasal dari suara salakan rubah yang menurut pendengaran orang Jepang berbunyi "kitsu", sedangkan akhiran "ne" digunakan untuk menunjukkan rasa kasih sayang. Asal-usul kata kitsune juga digunakan Nozaki untuk menunjukkan bukti lebih lanjut bahwa kisah rubah baik hati dalam cerita rakyat Jepang adalah produk dalam negeri dan bukan kisah impor. Bunyi "kitsu" sebagai suara rubah menyalak sudah tidak dikenal orang pada zaman sekarang. Dalam bahasa Jepang modern, suara rubah ditulis sebagai "kon kon" atau"gon gon". Asal-usul nama "Kitsune" dikisahkan dalam dongeng tertua yang hingga sekarang masih sering diceritakan orang, tapi mengandung penjelasan etimologi yang sekarang dianggap tidak benar.Berbeda dengan sebagian besar dongeng yang menceritakan Kitsune bisa berubah wujud menjadi wanita dan menikah dengan manusia, dongeng berikut ini tidak berakhir tragis:Pria bernama Ono asal Mino (menurut legenda kuno Jepang tahun 545), menghabiskan musim demi musim berkhayal tentang wanita cantik yang sesuai dengan seleranya. Di suatu senja, Ono bertemu dengan wanita idealnya di padang rumput yang luas dan mereka berdua akhirnya menikah. Bersamaan dengan kelahiran putra pertama mereka, anjing yang dipelihara Ono juga melahirkan. Anak anjing yang dilahirkan tumbuh sebagai anjing yang semakin hari semakin galak terhadap istri Ono. Permohonan sang istri untuk membunuh anjing galak tersebut ditolak Ono. Pada akhirnya di suatu hari, si anjing galak tersebut menyerang istri Ono dengan ganas. Istri Ono begitu ketakutan hingga berubah bentuk menjadi rubah, meloncat pagar, dan kabur."Istriku, kau mungkin seekor rubah," begitu Ono memanggil-manggil istrinya agar pulang, "tapi kau tetap ibu dari anakku dan aku cinta padamu. Pulanglah bila kau berkenan, aku selalu menunggumu."Sang istri akhirnya pulang ke rumah di setiap senja, dan tidur di pelukan Ono.Istilah "Kitsune" merupakan sebutan untuk siluman rubah yang pulang ke rumah suami sebagai wanita di senja hari, tapi pergi di pagi hari sebagai rubah. Dalam bahasa Jepang kuna, kata "Kitsu-ne" berarti "datang dan tidur", sedangkan kata"Ki-tsune" berarti "selalu datang".Kitsune dipercaya memiliki kecerdasan super, kekuatan sihir, dan panjang umur. Sebagai sejenis yokai atau makhluk halus, Kitsune sering dijelaskan sebagai "arwah rubah" tapi bukan hantu, dan bentuk fisiknya tidak berbeda dengan rubah biasa. Semua rubah yang panjang umur juga dipercaya memiliki kemampuan supranatural.Kitsune digolongkan menjadi dua kelompok besar. Kelompok zenko yang terdiri dari rubah baik hati yang bersifat kedewaan (sering disebut rubah Inari), dan kelompok rubah padang rumput (yako) yang suka mempermainkan manusia dan bahkan bersifat jahat. Tradisi berbagai daerah di Jepang juga masih mengelompokkan Kitsune lebih jauh lagi. Arwah rubah tak kasat mata yang disebut ninko misalnya, hanya bisa dilihat manusia yang sedang kerasukan ninko. Tradisi lain mengelompokkan Kitsune ke dalam salah satu dari 13 jenis Kitsune berdasarkan kemampuan supranatural yang dimiliki.Secara fisik, Kitsune dipercaya bisa memiliki hingga 9 ekor. Jumlah ekor yang semakin banyak biasanya menunjukkan rubah yang makin tua tapi semakin kuat. Beberapa cerita rakyat bahkan mengatakan ekor rubah hanya tumbuh kalau rubah tersebut sudah berumur 1.000 tahun. Dalam cerita rakyat, Kitsune sering digambarkan berekor satu, lima, tujuh, atau sembilan. Ketika Kitsune mendapatkan ekornya yang ke-9, bulu Kitsune menjadi berwarna putih atau emas. Kitsune jenis ini disebutk Yūbi no Kitsune (Kitsune berekor sembilan) dan memiliki kemampuan untuk mendengar dan melihat segala peristiwa yang terjadi di dunia. Dongeng lain menggambarkan mereka sebagai makhluk super bijak dan serba tahuKitsune bisa berubah wujud menjadi manusia dan kemampuan ini baru didapat setelah Kitsune mencapai usia tertentu (biasanya 100 tahun), walaupun beberapa cerita mengatakan 50 tahun. Siluman rubah harus meletakkan sejenis tanaman alang-alang yang tumbuh di dekat air, daun yang lebar, atau tengkorak di atas kepalanya sebagai syarat perubahan wujud. Rubah bisa berubah wujud menjadi wanita cantik, anak perempuan, atau lelaki tua. Perubahan wujud ini tidak dibatasi umur atau jenis kelamin rubah dan Kitsune dapat menjadi kembaran dari sosok orang tertentu. Rubah sangat terkenal dengan kemampuan berubah wujud sebagai wanita cantik. Pada abad pertengahan, orang Jepang percaya kalau ada wanita yang sedang berada sendirian pada saat senja atau malam hari, kemungkinan adalah seekor rubah.Dalam beberapa cerita, Kitsune memiliki kesulitan dalam menyembunyikan ekornya ketika sedang menyamar menjadi manusia. Kitsune sering ketahuan sedang mencari-cari ekornya, mungkin kalau rubah sedang mabuk atau kurang hati-hati. Kelemahan ini bisa digunakan untuk memastikan manusia yang sedang dilihat adalah siluman Kitsune. Berbagai variasi cerita mengisahkan Kitsune sebagai makhluk yang masih mempertahankan ciri-ciri khas rubah, seperti tubuh yang bermantelkan bulu-bulu halus, bayangan siluman Kitsune yang sama seperti bayangan rubah, atau siluman Kitsune yang terlihat sebagai rubah ketika sedang berkaca. Istilah "Kitsune-gao" (muka Kitsune) digunakan di Jepang untuk menyebut wanita yang berwajah sempit, mata yang berdekatan, alis mata yang tipis, dan tulang pipi yang tinggi. Di zaman dulu, wanita bermuka Kitsune-gao dianggap cantik dan dipercaya sebagai rubah yang sedang berubah wujud sebagai wanita dalam beberapa dongeng.Kitsune takut dan sangat benci pada anjing, bahkan ketika sedang berubah wujud sebagai manusia. Sebagian Kitsune bahkan gemetaran kalau melihat anjing, kembali berubah wujud menjadi rubah dan lari pontang-panting. Orang yang taat dan berbakti kabarnya gampang mengenali siluman rubah. Salah satu cerita rakyat mengisahkan ketidaksempurnaan perubahan wujud seekor Kitsune yang sedang menjadi manusia bernama Koan.Menurut cerita, Koan yang bijak dan memiliki kekuatan sihir sedang mau mandi di rumah salah seorang muridnya. Air mandi ternyata dimasak terlalu panas dan kaki Koan melepuh ketika masuk ke bak mandi. Koan yang sedang kesakitan, lari keluar dari kamar mandi dengan tubuh telanjang. Orang-orang di rumah yang melihatnya terkejut. Sekujur badan Koan ternyata ditumbuhi bulu seperti mantel, berikut ekor dari seekor rubah. Koan lalu berubah wujud di hadapan murid-muridnya menjadi seekor rubah tua dan melarikan diri.Kemampuan supranatural lain yang dimiliki Kitsune, antara lain mulut dan ekor yang bisa mengeluarkan api atau petir (dikenal sebagai Kitsune-biyang secara harafiah berarti "api Kitsune"), membuat manusia kerasukan, memberi pesan di dalam mimpi orang agar melakukan sesuatu, terbang, tak kasat mata, dan menciptakan ilusi yang begitu mendetail hingga tidak bisa dibedakan dari kenyataan. Pada beberapa cerita, Kitsune bahkan memiliki kekuatan yang lebih besar lagi, sampai bisa mengubah ruang dan waktu, membuat orang menjadi marah, atau berubah menjadi bentuk-bentuk yang fantastis, seperti pohon yang sangat tinggi atau sebagai bulan kedua di langit. Kitsune lainnya memiliki ciri-ciri yang mengingatkan orang pada vampir atau succubus dan memangsa roh manusia, biasanya melalui kontak seks.Istilah kitsunetsuki secara harafiah berarti kerasukan Kitsune. Korban biasanya wanita muda yang kemasukan Kitsune dari bagian kuku jari atau melalui bagian buah dada. Pada beberapa kasus, wajah korban konon berubah sedemikian rupa hingga menyerupai rubah. Menurut tradisi di Jepang, kalau orang Jepang yang buta huruf sedang kerasukan Kitsune, orang tersebut bisa melek huruf untuk sementara waktu. Ahli cerita rakyat Lafcadio Hearn mengisahkan peristiwa kerasukan Kitsune dalam volume pertama buku karyanya, Glimpses of Unfamiliar Japan: Aneh memang kegilaan orang yang dirasuki iblis rubah. Kadang-kadang mereka berlarian telanjang sambil berteriak-teriak di jalanan. Kadang-kadang mereka tidur-tiduran dengan mulut berbuih dan menyalak seperti rubah. Dan di bagian tubuh orang yang kerasukan, terlihat benjolan yang bergerak-gerak di bawah kulit yang kelihatannya memiliki nyawa sendiri. Bila ditusuk dengan jarum, benjolan tersebut langsung berpindah ke tempat lain. Benjolan tidak bisa dicengkeram, lepas bila ditekan dengan tangan yang kuat dan lolos dari jari-jari. Orang yang sedang kerasukan kabarnya bisa berbicara dan menulis bahasa yang mereka tidak kuasai sebelum kerasukan. Mereka hanya memakan makanan yang dipercaya disenangi rubah, seperti -tahu, aburagé, azukimeshi, dan lain lain. Mereka juga makan banyak sekali dan membela diri bahwa yang sedang makan itu bukan mereka, tapi arwah rubah. Lafcadio Hearn menambahkan bahwa orang yang sudah terbebas dari kerasukan Kitsune bakal tidak doyan lagi makan tahu aburage, azukimeshi, atau makanan lain yang digemari rubah. Upacara mengusir setan dilakukan di kuil-kuil Inari untuk membujuk Kitsune agar mau keluar dari tubuh orang yang sedang dimasukinya. Di zaman dulu, kalau usaha lemah lembut membujuk rubah tidak berhasil atau pendeta kebetulan tidak ada, korban Kitsunetsuki dipukuli atau dibakar sampai terluka parah agar Kitsune mau keluar. Kalau ada seorang anggota keluarga yang kerasukan, seluruh anggota keluarga korban diasingkan oleh masyarakat. Di Jepang, kerasukan Kitsune (Kitsunetsuki) sudah dianggap sebagai penyakit sejak zaman Heian dan merupakan diagnosis umum untuk gejala penyakit mental hingga di awal abad ke-20. Kerasukan digunakan sebagai penjelasan kelakuan abnormal dari penderita. Di akhir abad ke-19, Dr. Shunichi Shimamura mencatat beberapa gejala penyakit yang disebabkan demam sering dianggap sebagai Kitsunetsuki. Dalam istilah kedokteran, kerasukan Kitsune merupakan gejala penyakit mental yang khas dalam kebudayaan Jepang. Pasien percaya dirinya sedang dirasuki rubah. Gejala kerasukan Kitsune di antaranya selalu ingin makan nasi atau kacang azuki, bengong, gelisah, dan menghindari tatapan mata orang lain. Penyakit kerasukan Kitsune mirip tapi berbeda jauh dari lycanthropy (manusia serigala).Penggambaran Kitsune dan korbannya sering mengikutsertakan benda putih yang disebut "bola bintang" (hoshi no tama) berbentuk bulat atau seperti bawang. Dalam dongeng, permatahoshi no tama berselimutkan api disebut Kitsune-bi (api rubah) Di dalam sebagian cerita, hoshino tama digambarkan sebagai mutiara atau permata yang memiliki kekuatan sihir. Ketika sedang tidak berubah wujud menjadi manusia atau merasuki manusia, Kitsune menggigit hoshi no tama atau membawanya di bagian ekor. Permata merupakan simbol yang lazim ditemukan pada Inari dan rubah suci Inari sangat jarang digambarkan tidak memiliki permata. Sebagian orang percaya, sebagian kekuatan Kitsune berada di dalam permata "bola bintang" ketika Kitsune berubah wujud. Cerita lain menggambarkan mutiara sebagai perlambang nyawa Kitsune. Kitsune akan mati jika terlalu lama terpisah dari mutiaranya. Orang yang berhasil mengambil bola Kitsune, kabarnya bisa menukar bola tersebut dengan kekuatan sihir yang dimiliki Kitsune. Dalam dongeng abad ke-12, seorang laki-laki berhasil mengambil bola Kitsune dan mendapat imbalan ketika mengembalikannya:"Kau terkutuk!" maki sang rubah. "Kembalikan bolaku!"Tapi laki-laki itu mengabaikan permohonan Kitsune, hingga Kitsune berkata sambil menangis, "Baiklah, kau boleh ambil bolaku, tapi bola tersebut tidak ada gunanya untukmu, kalau kau tidak tahu cara menggunakannya. Bagiku, bola itu adalah segala-galanya. Aku peringatkan, kalau kau tidak mau mengembalikannya, kau akan jadi musuhku selamanya. Tapi bila kau mau mengembalikannya, aku akan terus mendampingimu bagaikan dewa pelindung."Nyawa laki-laki tersebut kemudian diselamatkan sang rubah yang membantunya melawan gerombolan bandit.Dalam kepercayaan Shinto, Kitsune sering dikaitkan dengan Inari. Hubungan antara Inari dan Kitsune makin memperkuat kedudukan Kitsune dalam dunia supranatural. Kitsune mulanya merupakan pembawa pesan yang bertugas bagi dewa Inari, tapi garis pemisah antara Inari dan Kitsune makin kabur sehingga Inari digambarkan sebagai seekor rubah. Kuil Shinto yang memuliakan Inari disebut kuil Inari, tempat orang memberikan sesajen. Kitsune kabarnya suka sekali makan potongan tahu goreng aburage. Kitsune makan aburage yang biasa diletakkan di atas masakan mie Jepang yang disebut Kitsune Udon dan Kitsune Soba. Sejenis sushi yang dimasukkan di dalam kantong dari aburage disebut Inari-zushi. Ahli cerita rakyat sering berspekulasi tentang keberadaan kepercayaan rubah yang lain, karena rubah sejak dulu sudah dipuja sebagai. Kami. Kitsune di kuil Inari berwarna putih yang merupakan warna pertanda baik. Mereka dipercaya memiliki kekuatan untuk menangkal iblis dan kadang-kadang bertugas sebagai pelindung arwah. Selain berjaga-jaga di kuil Inari, Kitsune diminta agar melindungi penduduk setempat dari rubah liar (nogitsune) yang suka membuat keonaran. Sama seperti Kitsune berwarna putih, Kitsune berwarna hitam dan Kitsune berekor sembilan juga dianggap pertanda baik. Menurut kepercayaan yang berasal dari feng shui, rubah memiliki kekuatan luar biasa melawan iblis, sehingga patung Kitsune konon bisa mengusir hawa kimon atau energi yang mengalir arah timur laut. Kuil Inari seperti kuil Fushimi Inari di Kyoto sering memiliki koleksi patung Kitsune yang banyak sekali.Kitsune sering digambarkan sebagai penipu dengan motif yang bervariasi, mulai dari sekadar ingin berbuat nakal hingga merugikan manusia. Kitsune dikisahkan senang mempermainkan samurai yang sombong, saudagar rakus, dan rakyat biasa yang suka pamer. Kitsune yang lebih kejam konon suka mengerjai pedagang miskin, petani, dan biksu yang saleh. Korban Kitsune biasa laki-laki, sedangkan perempuan hanya bisa kerasukan Kitsune. Kitsune misalnya, dipercaya menggunakan bola api Kitsune-bise waktu membantu pelancong yang tersesat. Taktik lain Kitsune adalah mengelabui korban dengan ilusi dan tipuan mata. Kitsune memperdaya manusia dengan maksud merayu, mencuri makanan, memberi pelajaran untuk orang yang sombong, atau membalas dendam sesudah dicederai. Permainan tradisional Kitsune-ken merupakan salah satu jenis permainan Batu-Gunting-Kertas dengan tiga bentuk telapak tangan dan jari-jari yang melambangkan rubah, pemburu, dan kepala kampung. Pemburu kalah dari kepala kampung, dan sebaliknya pemburu menang atas rubah, tapi rubah bisa memperdaya kepala kampung Kitsune digambarkan suka membuat onar ditambah reputasi suka membalas dendam. Akibatnya, orang berusaha mengungkap motif tersembunyi di balik tindakan rubah. Toyotomi Hideyoshi pernah menulis surat kepada Inari. Di dalam suratnya, Hideyoshi melaporkan keonaran yang dibuat salah seekor rubah terhadap para pelayan dan memohon agar rubah-rubah diselidiki dan ditindaklanjuti. Kalau insiden ini tidak ditanggapi, Hideyoshi mengancam akan memburu semua rubah yang ada.Kitsune dikenal suka menepati janji dan berusaha keras untuk bisa membalas budi. Kitsune kadang-kadang membuat onar seperti yang dikisahkan sebuah cerita asal abad ke-12. Ancaman pemilik rumah untuk membinasakan semua rubah berhasil meyakinkan kawanan rubah untuk mengubah kelakuan. Kepala keluarga kawanan rubah hadir dalam mimpi pemilik rumah untuk mohon pengampunan dari pemilik rumah, sekaligus berjanji untuk berkelakuan baik dan membalas budi dengan menjadi pelindung keluarga. Sebagian Kitsune menggunakan sihir untuk menguntungkan manusia yang dianggap teman atau majikan. Sebagai golongan Yokai, ia tidak memiliki tata krama seperti manusia. Kitsune bisa mencuri uang dari rumah tetangga untuk diberikan kepada majikan atau mencuri uang majikan sendiri. Di zaman dulu, pemilik rumah yang memelihara Kitsune selalu dicurigai tetangga. Dalam cerita rakyat sering dikisahkan tentang pembayaran atas barang atau jasa yang dilakukan Kitsune. Kitsune bisa menipu penglihatan orang yang menerima pembayaran dari Kitsune dengan sihir. Emas, uang, atau batu permata yang diterima dari Kitsune sebenarnya hanya kertas bekas, daun-daunan, cabang dan ranting, batu, atau benda-benda sejenis. Hadiah yang benar-benar diberikan Kitsune kepada manusia biasanya berupa benda-benda yang tak berwujud, seperti perlindungan, pengetahuan, dan umur panjang.Kitsune sering digambarkan sebagai wanita penggoda dalam cerita yang melibatkan laki-laki muda. Walaupun Kitsune berperan sebagai wanita penggoda, cerita biasanya bersifat romantis. Dalam cerita, laki-laki sering menikahi wanita cantik yang merahasiakan bahwa dirinya adalah seekor rubah. Ketika rahasia terbongkar, sang istri terpaksa meninggalkan suami. Pada sebagian cerita, laki-laki yang menikahi siluman rubah bagaikan bangun dari mimpi, kebingungan, berada jauh dari rumah, dan harus kembali ke rumah yang ditinggalinya dulu dengan membawa malu. Beberapa cerita mengisahkan siluman rubah yang dijadikan istri melahirkan anak manusia. Anak-anak yang dilahirkan memiliki kemampuan fisik dan bakat supranatural melebihi orang biasa. Bakat ini juga diturunkan ke anak cucu bila manusia keturunan rubah kembali melahirkan anak. Seorang ahli kosmologi (onmyōji) Jepang bernama Abe no Seimei dikatakan memiliki kekuatan sihir luar biasa karena keturunan Kitsune. Kitsune sering dikisahkan menikahi sesama Kitsune. Dalam bahasa Jepang, hujan lebat yang turun tiba-tiba ketika langit sedang cerah (hujan panas) disebut Kitsune no yomeiriatau "pernikahan Kitsune". Istilah tersebut berasal dari legenda yang mengisahkan kondisi cuaca pada saat upacara pernikahan Kitsune. Peristiwa pernikahan Kitsune dianggap sebagai pertanda baik, tapi Kitsune akan marah bila hadir tamu yang tidak diundang. Cerita fiksi Kitsune tampil dalam berbagai seni budaya Jepang. Sandiwara tradisional Jepang seperti noh, kyogen, bunraku, dan kabuki sering mengisahkan legenda Kitsune. Begitu pula halnya dengan budaya kontemporer seperti manga dan permainan video. Pengarang fiksi dari Barat juga mulai menulis cerita yang diilhami legenda Kitsune. Penggambaran Kitsune menurut orang Barat biasanya tidak berbeda jauh dengan cerita asli Kitsune. Ibu Abe no Seimei yang bernama Kuzunoha merupakan tokoh Jitsune yang dikenal luas dalam seni teater tradisional Jepang. Kuzunoha ditampilkan dalam cerita sandiwara bunraku dan kabuki Ashiya Dōman Ōuchi Kagami (Kaca di Ashiya Dōman and Ōuchi) yang terdiri dari lima bagian. Bagian ke-4 yang berjudul Kuzunoha atau Rubah dari Hutan Shinoda sering dipentaskan secara terpisah. Bagian ini menceritakan terbongkarnya rahasia Kuzunoha sebagai siluman rubah dan adegan saat harus meninggalkan suami dan anaknya. Tamamo-no-Mae adalah tokoh fiksi yang menjadi tema drama noh berjudul Sesshoseki (Batu Kematian), dan sandiwara kabuki/kyogen berjudul Tamamonomae (Penyihir Rubah yang Cantik). Tamamo-no-Mae berbuat banyak kejahatan di India, Tiongkok, dan Jepang, tapi rahasianya terbongkar dan tewas. Arwahnya menjadi sesshoseki (batu kematian). Arwah Tamamo-no-Mae akhirnya dibebaskan biksu bernama Gennō. Genkurō adalah seekor Kitsune yang dikenal berbakti kepada orangtua. Dalam cerita bunraku dan kabuki berjudul Yoshitsune Sembon Zakura (Yoshitsune dan Seribu Pohon Sakura), kekasih Yoshitsune yang bernamaPutri Shizuka memili Kitsuzumi (gendang kecil) yang dibuat dari kulit rubah orangtua Genkurō. Dalam penyamarannya sebagai Satō Tadanobu, Genkurō berhasil menyelamatkan Putri Shizuka dari Minamoto no Yoritomo. Namun identitas Genkurō sebagai siluman rubah terbongkar karena Satō Tadanobu yang asli muncul. Genkurō mengatakan suara kedua orangtuanya terdengar setiap kali gendang tsuzumi yang dimiliki Shizuka dipukul. Yoshitsune dan Shizuka akhirnya memberikan tsuzumi tersebut kepada Genkurō. Sebagai imbalannya, Genkurō memberi perlindungan sihir untuk Yoshitsune.

Oiwa
Folklore
07 Jan 2026

Oiwa

Oiwa merupakan salah satu cerita hantu Jepang yang paling terkenal yang pernah ditulis. Di Jepang, ia juga dikenal sebagai "Yotsuya Kaidan". Ceritanya tentang seorang wanita yang diracuni oleh suaminya yang tidak setia dan hantunya kembali dari kematian untuk membalas dendam.Oiwa - Yotsuya KaidanOiwa adalah seorang wanita muda yang sangat cantik dan tinggal di sebuah kota kecil di Jepang. Nama pacarnya adala Hiemon. Meskipun ia tidak punya banyak uang, Oiwa sangat mencintai pacarnya tersebut.Dia sangat gembira ketika kekasih masa kecilnya memintanya untuk menikah dengannya. Setelah pernikahan, mereka pindah bersama-sama dan pasangan bahagia ini sangat mengharapkan lahirnya seorang bayi.Selang tak berapa lama perkawinan mereka, Hiemon menjadi membenci istrinya dan mulai berselingkuh dengan seorang wanita muda yang kaya bernama Oume. Dia sudah mnjalin hubungan dengan wanita itu selama berbulan-bulan dan akhirnya ia jatuh cinta dengan Oume. Meskipun faktanya dia sudah menikah.Suatu hari, ayah Oume datang untuk melihat Hiemon. Hiemon mengatakan bahwa ia sudah menikah. Tapi karena anak perempuannya sangat mencintai lelaki itu, ayah Oume kemudian memberikan semua cara yang ia bisa dilakukan untuk menceraikan istrinya tersebut dan memastikan kesuksesan anaknya di masa depan. Hiemon pun mendengarkan dengan penuh perhatian.Hiemon menghabiskan banyak waktu untuk berpikir tentang kata-kata ayah Oume kepadanya. Sebuah rencana jahat mulai terbentuk dalam pikirannya. Dia memutuskan bahwa satu-satunya cara dia bisa menikahi Oume adalah entah bagaimana menyingkirkan Oiwa dan anaknya yang belum lahir. Dia berpikir bahwa cara termudah untuk melakukannya adalah diam-diam meracuni Oiwa dan membuatnya seperti meninggal tanpa sebab secara alamiah.Oiwa yang tidak tahu tentang rencana pembunuhan suaminya, tidak menyadari nasib buruk yang akan menimpa dirinya. Dia terus bahagia mempersiapkan kelahiran bayi mereka.Suatu malam, ketika Oiwa dan Hiemon sedang duduk di meja makan untuk makan malam, Oiwa melihat suaminya aneh dan gugup. Hiemon menyuruh Oiwa untuk makan malam, tapi Hiemon tidak menyentuh makanannya. Dia berteriak pada Oiwa dan menyuruhnya berhenti mengeluh dan segera makan makanan sendiri. Dia harus menjadi kuat untuk bayi, katanya.Oiwa akhirnya berhenti untuk tidak memakasa Hiemon makan dan mulai memakan makan malamnya sendiri. Tidak lama kemudian, setelah makan malam itu ia merasa sangat sakit. Hiemon mengawasinya, melihat Oiwa yang sakit karena efek racun. Hiemon tidak menawarkan istrinya bantuan sama sekali.Namun Oiwa tidak segera mati. Wajahnya yang cantik menjadi cacat dari racun yang pertama. Lalu ia menjadi tidak sadarkan diri. Tampaknya Hiemon telah menyelesaikan pekerjaannya, Oiwa sudah menjadi tubuh tak bernyawa di tempat tidur.Tapi akhirnya Oiwa terbangun dari komanya, karena efek dari racun tersebut. Dia telah kehilangan bayinya dan wajahnya menjadi jelek dan mengerikan. Tapi hebatnya, Oiwa masih hidup. Hiemon putus asa. Ia mencari cara lain untuk melepaskan diri dari istrinya tersebut.Suatu malam ia mengajak Oiwa untuk berjalan-jalan keluar. Hiemon mengajak istrinya tersebut jalan-jalan ke tebing, dan Hiemon melihat sekeliling untuk memastikan apakah ada orang di dekatnya. Tidak ada seorang pun yang terlihat. Hiemon dengan niat jahatnya kemudian mendorong Oiwa yang sedang melangkah di tepi tebing tersebut.Singkat cerita, Hiemon sekarang merencanakan pernikahan dengan Oume. Malam sebelum pernikahan itu berlangsung, Hiemon melihat lampu di samping tempat tidurnya meredup. Dia melihat hal itu dan dengan penasaran. Wajah cacat dari Oiwa tiba-tiba menggantikan lampu, tumbuh lebih besar dan lebih besar di dalam ruangan."Pengkhianat!" begitulah katanya.Hiemon meraih tongkat dan mengayunkan ke wajah hantu Oiwa, tapi Oiwa menghilang. Tongkat itu hanya mengenai lampu dan pecah, kemudian jatuh ke lantai. Hiemon merasa mendengar tawa samar seorang wanita dari luar. Dalam keadaan Terguncang, Hiemon meyakinkan dirinya sendiri bahwa itu hanya halusinasinya karena terlalu banyak minum alkohol di awal malam hari, lalu dia pergi tidur.Keesokan harinya, Hiemon lupa semua tentang hantu Oiwa tadi malam. Dia dan Oume sudah menikah. Ketika ia mengangkat tangan istri barunya, tiba-tiba wajah muda cantik Oume diganti dengan wajah mengerikan Oiwa."Pengkhianat!" desisnya.Hiemon mengambil pedangnya dan mengayunkannya pada penampakan hantu itu, memotong kepala hantu Oiwa. Kepalanya terputus, bergulir menyusuri lorong gereja. Tetapi ketika kepala itu berhenti menggelinding, dia melihat itu adalah wajah Oume dan bukan Oiwa seperti sebelumnya. Dia mendengar suara samar tawa lagi.Hiemon lari ke rumah kecilnya, mencari tempat untuk bersembunyi. Ada suara bergetar di pintu dan itu adalah kakek Oume yang datang menuntut dan Hiemon untuk membukakan pintu. Ketika Hiemon membuka pintu ia melihat lagi Oiwa berdiri di sana."Pengkhianat!" desisnya.Sekali lagi, Iemon mencoba memancung dia, tetapi ketika ia selesai mengayunkan pedangnya, itu adalah kakek Oume yang sudah terbaring mati. Hiemon berlari ke tebing, tawa Oiwa mengikutinya. Dia berhenti di tepi tebing dan melihat ke bawah. Ia pikir ia harus segera mengakhiri teror ini.

Kune Kune
Folklore
06 Jan 2026

Kune Kune

Twister/angin puyuh adalah sebuah urban legend yang berasal dari Jepang mengenai sebuah penampakan misterius yang terkadang terlihat di pedesaan. Orang Jepang memanggilnya "kune kune" yang artinya sesuatu yang berkelok-kelok, bergoyang atau berputar dan bergulung. Mereka berkata, jangan pernah kamu melihat secara langsung ke arahnya, atau ia akan membuatmu gila.Kune kune digambarkan seperti sesuatu yang berwarna putih tak diketahui bentuknya namun terlihat berbelok-belok, bergerak maju dan mundur di kejauhan. Tak ada yang tahu persis seperti apa ia terlihat karena siapapun yang melihatnya telah kehilangan akal mereka. Seorang pria Jepang menceritakan pertemuannya dengan sang angin puyuh (kune kune) ketika ia masih kecil.Ketika aku masih kecil, orang tuaku membawa kakak laki-lakiku dan aku untuk mengunjungi kakek dan nenekku. Kami tak terlalu sering bertemu nenek karena ia tinggal jauh di luar pedesaan, Akita. Segera setelah kami tiba dirumah kakek-nenek kami, kakakku dan aku pergi keluar untuk bermain. Udara jauh lebih segar dan lebih bersih daripada di kota. Kami berjalan melewati persawahan, menikmati ruang yang terbuka lebar. Matahari sudah naik di atas langit dan tak ada angin. Rasa panas mulai menyesakkan dan setelah beberapa saat, aku mulai lelah. Kemudian, kakakku berhenti tiba-tiba. Dia sedang menatap sesuatu di kejauhan."Kau sedang melihat apa?" tanyaku."Sesuatu di sana," jawabnya.Sawah terbentang sejauh mata memandang dan di sana benar-benar sepi. Aku memicingkan mataku, tapi aku tidak bisa mengetahui benda apa itu. Jauh di sana, di seberang sawah, ada sesuatu yang putih, seukuran manusia. Ia bergerak dan menggeliat seolah-olah ia berkibar tertiup angin."Mungkin itu adalah orang-orangan sawah," jawabku."Itu bukan orang-orangan sawah," jawab kakakku. "Orang-orangan sawah tidak bergerak seperti itu.""Mungkin itu sebuah seprai," kataku."Bukan, itu bukan sebuah seprai," jawabnya."Tidak ada rumah lain di sekitar sini. Lagipula, di sini tidak ada angin tapi ia tetap bergerak dan menggeliat. Benda apa sih itu?"Aku punya perasaan aneh dan tidak enak pada perutku. Kakakku berlari pulang ke rumah dan ketika ia kembali, ia membawa sepasang teropong."Oh! Boleh aku lihat?" tanyaku, dengan semangat.Aku hendak mengambil teropong tersebut, namun ia mendorongku kembali."Tidak, aku duluan!" katanya sambil tertawa kecil. "Aku yang lebih tua. Kau boleh melihatnya ketika aku selesai."Segera setelah kakakku menempatkan teropong di matanya, aku menyadari ekspresinya mendadak berubah. Wajahnya menjadi pucat dan ia berkeringat. Dia menjatuhkan teropongnya ke tanah dan aku dapat melihat ketakutan di matanya."Apa itu?" tanyaku gugup."Ada itu... Ada itu... Ada itu..."Itu bukan suara kakakku. Tanpa banyak bicara, ia berbalik dan mulai berjalan kembali ke rumah. Sesuatu terasa tidak benar. Dengan tangan gemetar, aku membungkuk dan mengambil teropong, namun aku terlalu takut untuk melihatnya melalui benda ini. Di kejauhan, objek putih itu masih berputar dan bergulung. Saat itu, kakekku datang berlarian."Apa yang kau lakukan dengan teropong itu?" tanyanya."Tak ada," jawabku. "Hanya melihat-lihat benda putih di seberang sana.""Apa?!" teriaknya. "Kau tidak seharusnya melihatnya." Ia merebut teropong tersebut dari genggamanku. "Apa kau melihatnya?" tanyanya marah. "Apa kau melihatnya lewat teropong ini?""Tidak," kataku dengan suara lemah. "Belum..."Kakekku menghela nafas lega."Bagus," katanya. "Itu bagus..."Tanpa tahu kenapa, aku dikirim kembali ke rumah. Ketika aku berjalan masuk ke dapur, semua orang sedang menangis. Kakakku sedang berguling-guling di bawah, tertawa seperti orang gila. Dia berbaring dan tubuhnya menggeliat dan berputar... seperti benda putih di kejauhan tadi. Aku tak dapat memahami apa yang sedang terjadi. Mengerikan melihatnya seperti itu. Aku menangis. Dia bukan kakakku lagi. Dia telah benar-benar kehilangan akalnya. Hari berikutnya, orang tuaku memutuskan untuk membawa kami pulang. Nenek dan kakekku berdiri di teras mereka, melambai sedih pada kami ketika mobil berjalan. Aku duduk di kursi belakang bersama kakakku, menyapu air mata di mataku. Kakakku masih tetap tertawa seperti pasien rumah sakit jiwa. Mereka mengikatnya supaya dapat menghentikannya bergerak-gerak. Mimik wajahnya menunjukkan sebuah senyuman yang lebar. Ia terlihat sedang bahagia, namun ketika aku melihat matanya, aku menyadari bahwa ia sedang menangis. Pipinya basah oleh air mata tapi ia tetap tertawa dan tertawa... Ayahku menepi ke pinggir jalan dan keluar dari mobil. Ia membawa teropong itu keluar dan dengan marah melemparnya ke jalanan. Lalu, tanpa berkata apa pun, ia kembali ke dalam mobil dan terus mengemudi.***Pria Jepang lainnya menceritakan pengalamannya dengan sang Angin Puyuh (Kune Kune) ketika ia masih anak-anak.Ketika aku masih seorang bocah kecil, aku tinggal di sebuah kota kecil di pinggir laut prefektur di Chiba. Suatu sore, pamanku membawaku untuk berjalan-jalan di pantai. Ketika kami sedang berjalan-jalan, aku melihat ke laut dan melihat sesuatu yang putih di kejauhan. Benda itu panjang dan bergoyang maju-mundur. Aku bertanya-tanya apakah itu."Benda apa itu yang ada di laut?" Aku menanyai pamanku.Dia menatapnya dan aku melihat matanya menjadi lebar dan wajahnya berubah pucat. Ada ketakutan di matanya. Dia tak dapat berhenti menatapnya."Larilah untuk hidupmu!" Tteriaknya panik.Aku tidak tahu apa yang sedang terjadi, tapi aku takut, jadi aku berlari pulang ke rumah dan memberitahu kakekku. Dia menjadi pucat."Itu Kune Kune," katanya. "Kau beruntung bisa menjauh darinya. Kau tidak boleh melihat langsung ke arahnya. Dimana pamanmu?""Dia masih di tepi laut." jawabku, suaraku bergetar."Aku harus menyelamatkan putraku," ujar kakekku dan dia pergi secepat mungkin menuju tepi laut.Aku mengikuti dekat di belakangnya dengan cemas dan ketakutan. Dari kejauhan, aku bisa melihat pamanku masih berdiri di pantai. Seolah-olah ia membeku di tempatnya berdiri, menatap benda putih yang berkelok-kelok jauh di laut sana. Kakekku mematahkan salah satu ranting pohon dan menghampiri pamanku, menggumamkan semacam doa-doa. Ia menjaga matanya tetap melihat ke bawah, berhati-hati untuk tidak menatap benda putih tersebut. Kakekku berhasil menyeret pamanku pergi dan membawanya pulang. Meskipun pamanku diselamatkan, ia menderita penyakit kejiwaan selama sisa hidupnya. Semenjak hal itu terjadi, dia telah keluar masuk rumah sakit jiwa berkali-kali. Dia tak pernah sama lagi semenjak itu.***

Hitori Kakurenbo
Folklore
06 Jan 2026

Hitori Kakurenbo

Petak umpet adalah permainan sejak kita kecil dimana salah satu dari teman yang kita ajak bermain memejamkan mata dan sisanya mencari tempat persembunyian untuk ditemukan oleh teman yang menutup mata. Bagi sebagian orang petak umpet ini masih dilakukan oleh anak-anak kecil jaman sekarang. Bagaimana dengan orang yang sudah dewasa?Di Jepang terdapat permainan petak umpet untuk orang dewasa yang disebut Hitori Kakurenbo. Namun permainan ini dikatakan sangat seram karena yang diajak bermain adalah hantu.Ritual Hitori Kakurenbo ini sebenarnya digunakan di Jepang untuk berkomunikasi dengan roh yang bergentayangan untuk berbagai keperluan. Dan boneka digunakan sebagai pengganti tubuh manusia sebagai media. Di Indonesia mungkin ini yang disebut Jelangkung.Tetapi menurut berbagai sumber, ternyata ada perbedaan dimana disebutkan bahwa Hitori Kakurenbo ini membuat bonekanya bisa bergerak dan menimbulkan suara-suara, sangat mengerikan. Beberapa orang percaya bahwa permainanini sebenarnya adalah ritual untuk memanggil keberadaan roh jahat ke dalam ruma.Apa yang sebenarnya Anda panggil tergantung sumbernya. Ada yang berpendapat bahwa permainan ini memanggil beberapa iblis. Beberapa yang lain mengatakan Anda memanggil arwah yang terperangkap di bumi. Sementara yang lain lagi berkata bahwa itu adalah arwah seseorang yang dikutuk untuk melawan Anda.Cara untuk memainkan petak umpet dengan hantu ini juga bervariasi, tapi berikut ini sedikit rangkumannya:Pertama-tama pemain harus menyiapkan sebuah boneka, benang merah, potongan kuku atau tetes darah, pisau atau alat tajam lainnya, beras, gelas berisi air garam, dan rumah kosong. Rumah kosong di sini maksudnya bukan rumah yang tidak ditinggali ya, tapi rumah yang hanya diisi oleh orang yang ingin bermain. Jadi orang yang tidak ingin bermain tidak boleh ada di situ. Tutup semua pintu, jendela, dan tirai. Matikan semua lampu. Boleh menyalakan TV tapi atur agar hanya dalam mode statis atau layar semut.Sayat boneka dan keluarkan kapasnya untuk memasukkan beras dan potongan kuku atau darah ke dalamnya. Namakan boneka tersebut. Jahit sayatan dengan benang merah. Benang ini dipercaya dalam budaya Jepang sebagai perlambang nadi manusia.Isi bak mandi atau wastafel dengan air. Katakan "(nama Anda) jadi yang jaga pertama!" sebanyak tiga kali lalu lemparkan boneka ke dalam air. Lalu pergilah keluar kamar mandi. Setelah menunggu beberapa saat, kembalilah menemui boneka itu lalu tusuk-tusukan pisau pada badan boneka yang telah Anda isi beras, potongan kuku atau darah tadi lalu katakan "Ketemu! Ketemu! Aku menang!"Nah di sinilah cerita horor mulai terjadi. Selama Anda menunggu, anda akan mendengar suara-suara di luar tempat persembunyian Anda. Suara-suara tersebut biasanya berupa langkah kaki yang berat, suara TV yang berpindah-pindah saluran, suara furnitur digeser, dan lain-lain. Dalam beberapa kisah juga dapat didengar suara orang tertawa, mengancam, dan mengundang untuk keluar dari persembunyian. Berbagai sumber mengingatkan untuk TIDAK keluar dari persembunyian!Di sini Anda harus benar-benar bermain petak umpet secara serius, jangan mengintip apalagi melongok keluar. Dikatakan bahwa apabila makhluk halus tersebut berhasil menemukan Anda, maka dia akan menusuk Anda dengan pisau yang Anda gunakan sebelumnya untuk menusuk boneka tersebut.Beberapa sumber menyarankan untuk tidak menggunakan pisau dalam permainan ini, tapi jarum atau pensil yang tajam agar apabila anda ditemukan luka yang anda derita tidak fatal. Meskipun begitu beberapa sumber mengatakan bukan luka tusukan yang harus Anda khawatirkan. Apabila Anda berhasil ditemukan maka, tubuh Anda akan diambil alih oleh makhluk tersebut.Apabila anda merasa permainan sudah mulai berbahaya, jangan sekali-kali menghentikan permainan dengan semena-mena! Permainan harus diselesaikan. Segera masukkan air garam ke dalam mulut Anda dan bawa sisanya yang masih ada di dalam gelas bersama Anda menuju tempat boneka tersebut.Beberapa orang mengatakan tunggu sampai tidak ada suara yang terdengar atau suara yang Anda dengar berada jauh dari Anda. Intinya, pastikan suara tersebut tidak berada antara Anda dan tempat boneka Anda. Hati-hati, boneka seringkali sudah berpindah tempat, jadi Anda harus mencarinya. Ingat untuk selalu menjaga agar air garam tidak tertumpah atau tertelan.Begitu Anda menemukan boneka yang Anda pakaiz segera semburkan air garam di mulut Anda dan yang ada di dalam gelas ke boneka tersebut dan berteriak, "Aku menang!" sebanyak 3 kali.Potong benang merah pada boneka tersebut dan bakar bonekanya sampai habis. Permainan selesai.Di sebuah LiveJournal dipaparkan beberapa alasan untuk tidak bermain Hitori Kakurenbo. Satu dari tiga pemain pertama permainan ini menghilang, sementara dua lainnya dikabarkan mengalami hal yang benar-benar 'aneh'. Seorang pemain dihantui oleh arwah tersebut. Ketika temannya membawanya ke kuil, pendeta disana berbicara dengan hantu tersebut.Hantunya meraung: "Orang ini memanggilku dan bermain denganku secara brutal! Dia menikamku!"Seperti yang Anda ketahui, ini bukanlah pengalaman yang menyenangkan bagi si hantu juga. Permainan ini dapat membuat pikiran Anda ketakutan setengah mati dan permainan ini adalah campuran dari voodoo Barat dan kutukan Jepang.

Jimenken
Folklore
05 Jan 2026

Jimenken

Jinmenken adalah anjing dengan wajah manusia yang diyakini muncul pada malam hari di area pemukiman di Jepang dan berlari menyusuri jalan raya dengan kecepatan luar biasa. Jinmenken juga dapat berbicara, namun konon mereka akan berbicara kasar atau meminta agar dibiarkan sendiri.Tidak seperti kebanyakan legenda urban Jepang, anjing berwajah manusia tidak dikenal sebagai pembunuh orang yang berjumpa dengannya, meskipun konon mereka adalah hasil penelitian ilmiah yang berhasil kabur atau hantu dari para korban kecelakaan di jalan.Menurut salah satu cerita, Jinmeken adalah arwah korban kecelakaan dimana korbannya yaitu seorang pria dengan anjing kesayangannya, mereka berdua tewas bersamaan di dalam mobil.Bebeberapa orang juga mengatakan bahwa Jinmeken sebenarnya baik, dia akan pergi ketika melihatmu tersenyum kepadanya. Tetapi jangan pernah untuk mencoba lari, melemparinya dengan batu atau mengajaknya mengobrol karena dia akan memakanmu atau mengubahmu menjadi bagian dari kelompoknya.Dalam beberapa laporan, mereka terlihat di luar rumah penduduk atau di tempat sampah. Laporan lainnya, mereka melihatnya mengejar mobil Expressway dan membuat pengemudinya ketakutan.Dalam satu cerita, ada sebuah restoran yang sampahnya dibuang di luar pintu belakang. Suatu malam, koki melihat anjing liar mengobrak-abrik sampah itu untuk mencari makanan. Dia pergi keluar untuk menyingkirkan anjing itu. Tetapi ketika ia mencoba untuk mengejar anjing itu, ia kemudian melihat anjing itu kembali dan berkata, "Tinggalkan aku sendiri."Dalam cerita lain, seorang laki-laki sedang mengemudi di jalan raya dan melihat anjing di kaca spionnya. Dan makhluk itu seperti mengejar mobilnya saat ia melaju dengan kecepatan lebih dari 100 mil per jam. Anjing itu berlari begitu cepat sehingga pada satu titik, anjing itu berdampingan dengan mobilnya. Sopir menoleh dan terkejut melihat bahwa hewan itu memiliki wajah manusia dan berkata, "Jangan lihat aku." Sopir itu begitu heran bahwa dia telah menyimpang dari jalan dan mengalami kecelakaan yang mengerikan.Di Jepang, anjing-anjing berwajah manusia biasanya dianggap sebagai pertanda buruk yang akan datang dan sering disalahkan dalam sebuah kecelakaan dan bencana. Antara tahun 1989 dan 1990, adalah puncak hebohnya tentang Jinmenken di Jepang. Orang-orang memanggil polisi dan menuntut mereka untuk segera menyingkirkan anjing berwajah manusia itu dari lingkungan mereka. Kecelakaan mobil yang melibatkan penampakan dari Jinmenken begitu sering dan polisi harus menyelidiki kemungkinan bahwa makhluk benar-benar ada.Orang yang percaya bahwa anjing berwajah manusia adalah roh dari korban kecelakaan lalu lintas yang telah bereinkarnasi sebagai anjing. Yang lain juga percaya bahwa mereka adalah anjing yang dimiliki oleh roh-roh jahat. Beberapa bahkan mengatakan bahwa Jinmenken adalah hibrida manusia-anjing yang diciptakan dalam percobaan biologi rahasia dan berhasil melarikan diri dari laboratorium.Ada spekulasi bahwa saksi mata yang mengaku telah melihat Jinmenken sesungguhnya bertemu dengan monyet Jepang, yang tampak seperti berjalan dengan empat kaki, berbulu seperti anjing, berwajah, dan hidung mirip manusia yang mungkin diduga sebagai Jinmenken.

Satoru-Kun
Folklore
05 Jan 2026

Satoru-Kun

Satoru-kun adalah sosok misterius dalam legenda urban Jepang. Ia dipercaya sebagai sosok (seperti Bloody Mary) yang mengetahui masa lalu, sekarang, dan masa depan. Satoru-kun merupakan permainan yang dimainkan untuk mencari tahu jawaban atas segala pertanyaan apapun. Jika kamu punya pertanyaan yang membutuhkan sebuah jawaban, Satoru-kun dapat membantu.Menurut legenda, Satoru-kun adalah roh hantu Jepang atau setan yang muncul dalam bentuk seorang anak muda. Dia tahu segala sesuatu tentang masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang. Satoru-kun dapat menjawab setiap pertanyaan yang ditanyakan. Kamu hanya perlu melakukan ritual untuk memanggil dia. Namun, dengan menghubungi Satoru-kun, kamu sedang bermain permainan yang cukup berbahaya.Satoru-kun dipanggil dengan cara menghubungi nomor telepon genggam sendiri melalui telepon umum. Saat terhubung, penelepon diminta untuk memohon sebagai berikut."Satoru-kun, Satoru-kun, datanglah kemari. Satoru-kun, Satoru-kun, tunjukanlah dirimu. Satoru-kun, Satoru-kun, jawablah bila kau ada di sana."Setelah itu telepon ditutup. Dalam 24 jam, Satoru-kun akan menghubungi nomor telepon genggam dari orang yang telah memanggilnya (meneleponnya). Bahkan meskipun telepon dimatikan, panggilan akan tetap diterima.Satoru-kun akan berkata bahwa ia sedang menuju ke tempat si penelepon, sampai akhirnya ia berkata bahwa ia sudah berada tepat di belakang si penelepon. Orang yang sudah memanggilnya harus segera mengutarakan apa pertanyaan yang ingin diajukannya kepada Satoru-kun, dengan syarat tidak boleh memandang Satoru-kun. Bila dilanggar, maka Satoru-kun akan menyeret orang tersebut ke neraka.Untuk memanggil Satoru-kun, kamu memerlukan beberapa koin dan telepon koin umum yang masih berfungsi.Petunjuk:* Langkah 1: Masukkan koin di telepon koin publik. Angkat gagang telepon seperti biasa.* Langkah 2: Ulangi nyanyian berikut, "Satoru-kun, Satoru-kun, silakan datang ke sini. Satoru, Satoru, tolong tunjukkan dirimu. Satoru, Satoru, tolong jawab aku jika kamu berada di sana.* Langkah 3: Setelah itu, tutup telepon umum tersebut.Jika kamu melakukan segalanya dengan benar, kamu akan menerima panggilan telepon dari Satoru-kun dalam waktu 24 jam. Dia akan meneleponmu melalui telepon umum atau ponsel terdekat darimu. Ketika pertama kali menelepon, Satoru-kun akan memberitahumu di mana dia berada. Lalu ia akan menutup telepon. Dia akan menghubungimu beberapa kali dan setiap kali, ia akan lebih dekat dan lebih dekat ke tempatmu berada.Terakhir kali menelepon, ia akan berkata, "Aku di belakangmu sekarang."Ini adalah waktu untuk cepat mengajukan pertanyaan Anda.Aturan:1: Jangan berbalik atau mencoba untuk menatapnya.2: Jangan mencoba menyentuhnya.3: Jangan memanggilnya jika kamu tidak memiliki pertanyaan untuk ditanyakan.4: Ketika ia berada di belakangmu, jangan buang-buang waktu. Ajukan pertanyaan segera.Jika kamu melanggar salah satu aturan, kamu akan mati dan Satoru-kun akan menyeretmu ke neraka. Jadi, mempersiapkan pertanyaan akan menjadi ide yang baik untuk memainkan permainan itu

Aka Manto
Folklore
04 Jan 2026

Aka Manto

Aka Manto (Red Cape) adalah salah satu hantu mengerikan yang membuat para wanita di Jepang harus berpikir dua kali sebelum menggunakan toilet. Aka Manto secara literal bisa diartikan sebagai Red Cape (Jubah Merah). Kenapa dijuluki demikian? Karena ia sering terlihat memakai jubah merah dan topeng putih.Hantu ini dapat ditemukan dalam toilet perempuan, bilik yang sering dijuluki "Bilik Keempat". Konon, hantu ini amat sangat mempesona sampai-sampai anak perempuan akan sulit untuk berpaling darinya. Tetapi, di balik pesonanya, ia memiliki jiwa yang sangat mengerikan. Bahkan selera humor yang buruk.Aka Manto sudah ada sejak zaman dulu. Berawal dari kehidupan seorang pria yang amat sangat tampan, membuat semua gadis yang melihatnya selalu jatuh hati padanya. Ketampanannya itu membuatnya pusing serta bingung akan apa yang harus diperbuatnya, sampai suatu saat dia memutuskan untuk mengenakan jubah merah serta menutupi wajahnya dengan topeng putih.Semua bertujuan untuk agar semua perempuan tidak mengganggunya lagi. Karena emosinya yang labil menyebabkan kelainan jiwa pada dirinya. Dari sini, bangkitlah jiwa kegelapan dari dalam dirinya dan mulailah kejadian-kejadian yang tragis.Pada suatu saat, ia menculik seorang gadis cantik yang kemudian gadis itu tidak akan pernah terlihat lagi. Setelah sekian lama, jiwa Aka Manto masih diselimuti oleh kegelapan dan hingga sekarang ia selalu mencari korban-korban baru sebagai pelampiasannya. Dimana lagi ia dapat menemukan gadis-gadis cantik yang sedang sendirian kalau bukan di toilet perempuan? Menunggu saat yang tepat, untuk melampiaskan kegelapan dalam dirinya.Saat seorang gadis cantik masuk ke dalam toilet dengan keadaan sepi dan sendirian, akan terdengar suara halus yang berkata, "Wahai wanita, mana yang kamu suka, jubah merah atau biru?"Sesaat setelah pertanyaan terdengar, AkaManto akan menampakkan wujudnya perlahan dari bilik paling ujung. Nasib si gadis ditentukan dari jawaban yang diberikan. Namun Aka Manto telah mempersiapkan semuanya sehingga tiap jawaban yang dipilih pasti akan berujung pada kematian di penjawab (si gadis).Jika menjawab "jubah merah", maka Aka Manto akan menebas leher gadis hingga darah mengucur membasahi tubuh si gadis, seolah-olah seperti memakai 'Jubah Merah'.Jika menjawab "jubah biru", maka Aka Manto akan meraih leher gadis kemudian mengangkatnya hingga dia tercekik sampai mati lemas, menyebabkan wajahnya menjadi biru.Jangan sekali-kali menjawab warna di luar pilihan yang ada, karena konsekuensinya lebih mengerikan. Jika begitu, akan muncul tangan-tangan pucat dari bilik tempat Aka Manto berasal, yang selanjutnya akan membawa gadis tersebut ke dunia lain.Kisah nyata yang melibatkan Aka Manto terjadi di sebuah sekolah. Gadis muda di sekolah itu mendengar suara, "Bisakan kita mulai pemakaian jubah merahnya?" dari bilik sebelahnya.Ia pun lari ketakutan melapor ke gurunya hingga polisi datang. Polisi menganggap masalah ini sebagai perlakuan orang gila biasa, dan itu merupakan kesalahan yang sangat besar.Ketika polisi tiba, seorang polisi wanita masuk ke dalam toilet ditemani dengan senjata api, sedang polisi pria berjaga menunggu perintah di depan pintu toilet (bukan di depan pintu bilik kamar mandi).Polwan tersebut akhirnya mendengar suara lembut yang berkata, "Bisakah kita mulai pemakaian jubah merahnya?"Tanpa basa-basi polwan tersebut berteriak, "Silakan saja pakaikan!"Dari luar pintu toilet, polisi pria hanya mendengar suara teriakan dengan suara jatuh yang lumayan keras. Ketika masuk, dia hanya melihat si polwan sudah tewas bersimbah darah di genangan darah dari polwan itu, seolah seperti telah dipakaikan jubah merah.Aka Manto adalah salah satu hantu Jepang yang paling mengerikan. Karena kebanyakan hantu Jepang lain masih memiliki cara untuk ditangkal dan dihindari. Tetapi untuk Aka Manto sendiri, satu-satunya cara adalah lari sebelum bertemu muka dengannya. Seperti yang dikatakan, akan sulit berpaling jika sudah berhadapan dengannya. Terlebih lagi, pilihan yang diberikannya adalah sebuah jalan buntu menuju kematian.

Himuro Mansion
Folklore
04 Jan 2026

Himuro Mansion

Himuro Mansion atau mungkin lebih dikenal dengan nama Himikyru Mansion terletak di daerah pegunungan tepat di pinggiran batas kota Tokyo, Jepang. Ada 3 buah rumah terpisah di sekeliling mansion ini dan semua mempunyai hubungan erat dengan masa lalu menyeramkan di mansion ini. Dan dibawah Himuro Mansion, terdapat sebuah jaringan terowongan bawah tanah yang kegunaannya masih menjadi misteri.Beberapa dekade yang lalu, mansion besarini dimiliki oleh keluarga Himuro yang masih memegang teguh ajaran Shinto dari zaman Jepang kuno. Dalam ajaran tersebut, ada sebuah ritual yang dinamakan ritual mencekik yang dilakukan 50 tahun sekali di bulan Desember (ada juga yang mengatakan ritual ini dilakukan tepat pada akhir tahun).Ritual ini termasuk ritual sadis dan tidak berprikemanusian, dimana seorang gadis dari keluarga Himuro ditelentangkan, kemudian masing-masing pergelangan tangan dan pergelangan kaki serta leher diikat seutas tali dengan arah yang berlawanan. Ujung tali tersebut kemudian diikat pada lembu/kerbau dan kerbau itu dicambuk supaya berlari ke arah yang berlawanan. Dapat dibayangkan apa yang terjadi, gadis itu pun kemudian tercabik menjadi 6 bagian.Tangan kiri, tangan kanan, kaki kiri, kaki kanan, serta kepala tercabut ke arah berlawanan dan hanya menyisakan tubuhnya tergeletak tanpa nyawa. Kemudian tali yang mengikat bagian-bagian tubuh gadis tersebut akan diambil, direndam lagi dengan darah gadis tersebut dan kemudian diikatkan pada pintu gerbang mansion ini. Mereka percaya dengan ritual ini, maka semua makhluk halus akan tersegel setidaknya untuk setengah abad sebelum ritual ini kembali diulangi lagi.Ritual ini berjalan lancar,sampai suatu saat gadis yang seharusnya dijadikan tumbal dalam ritual ini jatuh cinta kepada seorang pria yang berusaha menyelamatkan dirinya dari ritual gila ini. Kepala keluarga Himuro yang mengetahui hal itu kemudian murka. Gadis yang menjadi tumbal ritual ini harus perawan dan tidak boleh ada ketertarikan dengan apa pun di dunia ini. Gadis itu dikurung sejak kecil agar jiwanya benar-benar murni dan tidak ada nafsu akan apa pun di dunia ini. Namun pria itu telah merusak semua itu.Di ambang kemarahan dan kepanikan akan gagalnya ritual ini, kepala keluarga Himuro kemudian mengambil sebilah pedang samurai dan mulai membantai semua anggota keluarga besar Himuro lainnya yang tinggal dalam mansion ini. Dan tragedi ini kemudian diakhiri dengan bunuh dirinya kepala keluarga Himuro tersebut. Dia beranggapan ini akan memurnikan kesalahan dalam ritual tersebut, sehingga keluarganya akan terbebas dari kutukan iblis walaupun harus mengorbankan nyawa mereka semua.Sejak saat itu pula, manison ini terlantar tanpa ada yg mewarisi dan mengurusnya sampai sekarang. Tidak ada catatan pasti mengenai tahun terjadinya tragedi ini, dan hampir tidak ada saksi mata mengenai hal ini. Hanya ada beberapa rumor dari orang-orang yang mengaku nenek moyang mereka dulu pernah tinggal di daerah sekitar Himuro Mansion. Berdasar cerita mereka dari kesaksian nenek moyang mereka, banyak fenomena aneh yang terjadi di mansion itu, seperti bercak darah berbentuk tangan di seluruh bagian dalam rumah tersebut, dll.Karena ketidakpastian dan tidak adanya bukti kuat,maka Himuro Mansion ini kemudian dimasukkan dalam urban Legend Jepang. Dan apakah tragedi Himuro mansion benar-benar telah berakhir? Jawabannya adalah TIDAK!!!Sekelompok pemuda berjumlah 7 orang pernah mengunjungi mansion ini untuk melihat dan meneliti apakah rumor tentang mansion ini benar atau tidak. Dan dari 7 orang ini, tidak ada satu pun yang berhasil kembali pulang. Mereka ditemukan telah menjadi mayat dengan kondisi cukup menggenaskan. Bahkan gadis dalam rombongan tersebut ditemukan dalam kondisi tercabik-cabik. Kedua tangan dan kakinya beserta lehernya tercabut dari badannya, persis seperti apa yang digambarkan dalam ritual itu. Dan di semua mayat tersebut juga ditemukan bekas seperti ikatan tali di pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan leher mereka.Kematian ketujuh pemuda ini masih menjadi misteri sampai sekarang. Dan penyelidikan mansion ini kemudian ditutup dengan menyisakan seribu tanda tanya, karena jatuhnya korban jiwa.Banyak juga rumor yang mengatakan kalau Anda mengambil foto jendela-jendela mansion tersebut, maka kemungkinan besar anda akan mendapat foto dengan sesosok mahkluk halus di balik jendela tersebut. Dan diyakini bahwa semua korban kekejaman keluarga Himuro ini tetap tinggal dalam mansion ini walau dalam wujud hantu.

Teke Teke
Folklore
03 Jan 2026

Teke Teke

Kisah ini terjadi di Jepang. Alkisah di tengah salju yang tengah turun, dua orang masinis menjalankan sebuah lokomotif ke stasiun kereta terdekat. Saat mereka tiba di bawah suatu jembatan di daerah yang cukup terpencil, tiba-tiba saja ..."Braaak ...""Kreeek..."Dua masinis itu melihat sesosok bayangan jatuh tepat di depan mereka. Kedua masinis ini cukup berpengalaman untuk merasakan bahwa kereta yang mereka kendalikan telah menggilas sesuatu. Sang masinis berusaha keras menghentikan keretanya dan lokomotif itu berhenti kira-kira beberapa ratus meter dari tempat kejadian, salah satu masinis memutuskan turun untuk memastikan apa yang telah terjadi.Ia berjalan susah payah di atas gumpalan salju dan tepat di bawah jembatan yang tadi mereka lewati, ia menemukan sesuatu yang mengerikan. Terdapat tubuh seorang wanita di tengah rel. Tubuhnya terpotong menjadi dua karena terlindas kereta. Satu bagian adalah bagian atas tubuh wanita itu, mulai dari kepala hingga ke pinggang. Bagian satunya adalah bagian pinggang hingga kaki wanita itu. Ia tak bisa melihat wajah wanita itu karena wajahnya tertutup oleh rambut hitam panjangnya. Darah wanita itu membasahi salju yang berada di bawahnya. Warna merah itu mengingatkan masinis itu akan es serut dengan sirup merah yang biasa ia makan saat kecil. Sang masinis buru-buru menghapus pikiran mengerikan itu dan segera kembali pada temannya."Ada apa?" tanya sang masinis satunya saat melihat temannya kembali."Ada... ada wanita tertabrak. Kondisinya sangat mengerikan. Kemungkinan ia melompat dari atas jembatan. Aku akan memanggil bantuan ke pos polisi terdekat. Kau tetap di sini ya?"Pada zaman itu, komunikasi belumlah secanggih sekarang. Apalagi saat itu cuaca sedang buruk. Sang masinis tadi akhirnya meninggalkan temannya untuk mencari bantuan. Sang masinis satunya dengan sabar menunggu di dalam lokomotif. Ia tahu tak ada jadwal kereta melewati daerah itu, jadi ia tenang saja meletakkan lokomotifnya di situ. Selain itu, lokasi ini amat terpencil. Bahkan tak ada satupun rumah di sana.Hujan salju telah berhenti, meninggalkan tumpukan salju yang tebal di luar. Hanya ada lampu-lampu jalan dari tiang listrik yang menemani lokomotif itu di tengah kegelapan malam. Beberapa saat berlalu dan sang masinis mulai mendengar suara di luar lokomotif."Sreeeek...sreeeek..." Terdengar seperti suara sesuatu tengah diseret."Soichi?" masinis itu memanggil nama temannya tadi.Namun mana mungkin ia kembali secepat itu. Masinis itu mendekat pintu."Halo, ada orang di situ?"Tiba-tiba pintu lokomotif terbuka, "Braaaaaak!!!"Diikuti jeritan masinis itu di tengah kegelapan malam.Beberapa jam kemudian barulah sang masinis kembali bersama sejumlah polisi. Mereka harus melewati jalanan yang penuh dengan tumpukan salju sehingga perlu waktu lama untuk kembali. Namun begitu sampai di TKP, masinis itu ngeri melihat hanya satu bagian tubuh saja yang terlihat di situ. Hanya ada bagian bawah wanita itu, sementara bagian atasnya lenyap. Masih ada ceceran darah di situ dan bekas seretan. Apa ada yang memindahkan tubuh wanita itu, pikir sang masinis.Namun mana mungkin? Apa tujuannya? Sang masinis dan para polisi pun menuju lokomotif yang ia tinggalkan tadi."Sato!" panggil sang masinis.Ia heran melihat pintu lokomotif terbuka. Ia masuk dan tak melihat siapa pun di dalam lokomotif, hanya ada tumpukan salju yang masuk melalui pintu yang terbuka. Masinis itu sangat sangat heran. Temannya adalah orang yang sangat bertanggung jawab. Mana mungkin ia meninggalkan lokomotif ini begitu saja saat ia diminta menjaganya? Soichi dan polisi lainnya mencari-cari sang masinis satunya. Namun sepertinya ia seperti lenyap ditelan malam. Tak ada jejak di tanah. Semua jejak sudah tertimbun oleh salju yang kembali turun.Beberapa jam mereka mencari namun tak ada hasil. Saat sang masinis mulai putus asa, ia mendongak ke atas. Napasnya seakan terhenti. Dengan ketakutan ia menunjuk ke atas. Para polisi pun ikut memandang ke atas. Mereka semua ketakutan melihat pemandangan yang tersaji di hadapan mereka. Bahkan pengalaman para polisi itu selama puluhan tahun menangani kasus kejahatan seperti tak ada apa-apanya. Mereka belum pernah melihat sesuatu semengerikan ini. Di atas tiang listrik, tubuh sang masinis sudah kaku karena membeku.Wajahnya tampak ketakutan setengah mati. Entah apa yang telah membunuhnya, suhu yang di bawah nol ataukah rasa takutnya. Sementara di pinggang sang masinis melingkar bagian tubuh wanita yang tertabrak itu. Bagian pinggang ke atas, memeluk erat sang masinis yang telah tewas.

Kuchisake-Onna
Folklore
03 Jan 2026

Kuchisake-Onna

Kuchisake-onna (wanita bermulut robek) adalah sejenis hantu dalam mitologi dan legenda urban Jepang. Ia berwujud seorang wanita yang bermulut robek.Dalam legenda urban Jepang, ia menutupi mulutnya dengan masker operasi dan sering muncul di jalan-jalan yang sepi. Ia bertanya pada orang yang ditemuinya, apakah dirinya cantik.Bahkan pada akhir 1970-an, beberapa sekolah menyarankan agar murid-muridnya pulang secara berkelompok atau ditemani guru agar selamat.(Legenda Kuchisake-onna versi 1)Kuchisake-onna tadinya adalah seorang wanita muda yang hidup di zaman Heian. Kemungkinan ia adalah seorang istri atau selir samurai. Ia dikaruniai wajah yang sangat cantik namun sombong. Ia juga sering berselingkuh di belakang suaminya. Suaminya merasa sangat cemburu dan dikhianati sehingga menyerang dan membelah mulutnya dari kuping ke kuping."Sekarang siapa yang akan berkata kau cantik?" ejek suaminya.(Legenda Kuchisake-onna versi 2)Kuchisake-onna adalah seorang wanita korban operasi wajah yang gagal. Konon dokter yang mengoperasi wajahnya memakai pomade (jenis minyak rambut) dengan bau yang menusuk. Ketika sedang dioperasi ia tidak bisa tenang karena bau itu sehingga si dokter secara tidak sengaja memotong mulutnya hingga robek. Wanita itu menjadi histeris dan marah lalu membunuh dokter itu. Belakangan ia dibunuh oleh para penduduk kota dan menjadi hantu penasaran.Ada beberapa versi lain mengenai asal-usulnya namun kurang populer, misalnya:* Korban kecelakaan lalu-lintas yang wajahnya rusak.* Seorang wanita yang mengalami gangguan kejiwaan sehingga merobek mulutnya dengan benda tajam.* Seorang wanita korban pemerkosaan yang mulutnya dirobek oleh si pemerkosanya atau ia sendiri yang melakukannya setelah menjadi gila karena perkosaan itu.* Seorang wanita yang leluhurnya memperoleh uang haram dengan menyembah siluman anjing sehingga anak cucunya dikutuk bermulut robek dan bila mati akan menjadi siluman.Kuchisake-onna menutupi mulutnya yang robek dengan masker operasi dan sering bergentayangan di kota pada waktu malam, terutama ketika sedang berkabut.Bila bertemu seseorang (terutama anak-anak atau mahasiswa) di jalan yang sepi, ia akan bertanya, "Apakah saya cantik?" ( Wata shi ki rei? ).Bila menjawab "ya", ia akan membuka maskernya dan bertanya lagi."Bahkan bila seperti ini?"Pada saat itu, bila si korban menjawab tidak, maka ia akan dibunuh dengan gunting, golok, sabit, atau senjata tajam lainnya. Bila si korban tetap menjawab ya, Kuchisake-onna akan gembira dan membebaskannya, namun ada juga yang mengatakan bahwa walaupun korban melakukan itu, Kuchisake-onna akan mengikuti korbannya sampai ke rumah dan membunuh korbannya di depan pintu rumah si korban.Bila korbannya wanita, Kuchisake-onna akan merobek mulut korbannya hingga serupa dengannya. Bila korbannya anak-anak, ia akan memakannya.Legenda urban yang populer pada tahun 1970-an mengatakan bahwa korban akan selamat bila ia menjawab "biasa saja". Sementara versi tahun 2000-an mengatakan bahwa korban akan selamat bila menjawab, "lumayan" sehingga Kuchisake-onna bingung dan berpikir dulu apa yang akan ia lakukan, saat sedang bingung itulah korban mempunyai kesempatan untuk kabur.Versi lain menyatakan bahwa korban dapat balik bertanya kepada Kuchisake-onna, "Apakah saya juga cantik?"Sehingga Kuchisake-onna akan bingung lalu pergi.Cara lain untuk lolos dari Kuchisake-onna adalah dengan menawarkannya permen keras berwarna kuning tua karena ia menyukainya. Namun tidak bisa menikmatinya sehingga mengingatkannya lagi pada penderitaannya.Selain itu bisa juga dengan mengucapkan "pomade" sebanyak tiga kali, ada yang menyebutkan enam kali. Ucapan itu akan membuatnya takut dan kabur karena mengingatkannya kembali pada ahli bedah yang merusak wajahnya. Korban juga bisa memakai pomade untuk mencegahnya mengikutinya.Kononnya juga ketika di asrama perempuan dan laki-laki, mereka tidak dibenarkan pergi ke toilet pada lewat malam. Kuchisake Onna kabarnya sering menjebak pelajar di toilet untuk membalas dendam masa lalunya. Kuchisake Onna juga keluar dengan seruan 10 kali di hadapan pintu toilet yang tertutup. Kejadian-kejadian aneh yang terjadi di toilet asrama pada waktu malam menyebabkan pelajar disarankan untuk pergi ke toilet secara beriringan.Kuchisake-onna dikatakan akan membunuh pembuli. Penyebabnya dia pernah dibuli ketika masih muda sebelum meninggal dunia. Dia akan mengiris leher si pembuli tanpa belas kasihan.

Hyaku Monogatari (100 Cerita)
Folklore
02 Jan 2026

Hyaku Monogatari (100 Cerita)

Catatan: Hyaku Monogatari (Hyaku = 100, Monogatari = Cerita) merupakan sebuah permainan mistis yang dilakukan pada saat musim panas oleh remaja di Jepang.Permainan ini sebenarnya adalah permainan kuno yang dimainkan pada jaman dahulu. Namun, karena masyarakat Jepang terkenal menjaga kebudayaannya, maka permainan ini terkadang masih dilakukan. Meski menurut rumor, permainan ini bisa mengundang roh-roh halus dan dapat berakibat buruk kepada pemainnya.Asal mula adanya permainan ini memang belum diketahui dengan jelas. Biasanya, orang-orang yang memainkannya hanya ingin semacam pembuktian ada atau tidaknya roh halus.Cara bermainnya adalah para pemain menyiapkan seratus lilin (jika tidak mencapai seratus pencerita juga tidak masalah) dan tiga buah ruangan yang saling terhubung yang membentuk huruf L (apabila dilihat dari atas). Mereka kemudian duduk melingkar ditengah ruang pertama yang gelap gulita.Mereka meletakan lilin-lilin itu di dalam lingkaran. Secara bergiliran mereka menceritakan kejadian-kejadian menyeramkan, tidak hanya mengenai pengalaman mereka terhadap roh-roh halus, tetapi juga menceritakan mengenai legenda, mitologi Jepang, kutukan ataupun cerita rakyat.Apabila pencerita sudah selesai bercerita maka lilin yang ia pegang itu harus dimatikan. Setelah itu pencerita harus bejalan sendirian menuju ruangan ketiga. Di ruangan ketiga itu terdapat sebuah cermin yang diletakan di atas meja dan sebuah andon (lentera yang dibuat menggunakan kertas berwarna biru dan kayu).Pencerita yang sudah selesai bercerita harus bercermin sambil memegang andon tersebut, setelah itu kembali ke ruang pertama. Peserta lain tidak perlu menunggu pencerita selesai bercermin, mereka boleh langsung melanjutkan cerita selanjutnya. Begitulah seterusnya hingga lilin terakhir mati.Setelah permainan berakhir, biasanya akan muncul roh-roh halus disekitar mereka. Ada juga beberapa aturan di permainan tersebut, yaitu semua pemain harus menggunakan baju berwarna biru. Mereka juga tidak boleh membawa senjata tajam, meski pada jaman dahulu sering ada yang membawa senjata untuk melindungi diri dari roh halus.Selain itu, ada pengalaman seorang pemain yang menceritakan sebuah kejadian palsu, dia berbohong pernah melihat sesosok roh, setelah pencerita terakhir mematikan lilinnya, sosok roh yang diceritakan itu muncul. Setelah permainan benar-benar selesai, pemain itu baru mengakui bahwa ia telah berbohong.Maka, salah satu larangan utama dari permainan ini adalah jangan pernah berbohong.Pada Hyaku Monogatari , ada sesosok roh yang dipercayai selalu muncul diakhir cerita, yaitu Aoandon . Sosok itu merupakan sesosok perempuan yang menggunakan baju berwarna biru (biasanya kimono biru), dengan rambutnya panjang menjuntai, ada yang bilang Aoandon akan muncul membawa andon (lentera).Sebenarnya, jika diperhatikan, sosokA o andon lebih menyerupai seorang nenek-nenek. Tapi, karena ada yang melihat Aoandon sebagai seorang wanita muda (mirip seorang geisha berkimono biru), maka Aoandon hanya digambarkan sebagai seorang perempuan.Namun, jaman sekarang permainan ini memang sangat jarang dimainkan, berbeda dengan jaman dahulu. Selain karena semua persiapannya yang merepotkan, permainan ini juga dianggap membosankan karena harus mendengarkan seratus orang bercerita.Terdapat beberapa anime atau manga yang menampilkan adegan di saat bermain Hyaku Monogatari . Salah satunya adalah School Rumble .Permainan ini kini tidak sekedar dimainkan di Jepang. Di Indonesia juga ada perkumpulan pecinta Jepang yang sudah memainkannya, meski tidak benar-benar sama seperti cara bermain orang-orang Jepang di jaman dahulu.

Kutukan Sang Firaun
Folklore
02 Jan 2026

Kutukan Sang Firaun

Kutukan ini dikatakan paling melegenda di dunia. Hollywood memproduksi film-film bertajuk Curse of the Pharaohs (Kutukan Sang Fir’aun) dan Mummy. Film-film itu bertemabkutukan raja Thutankhamun yang terkenal.Kisah bermula saat makam Tuthankhamen pertama kali dibuka pada tahun 1922. Para jurnalis melaporkan semacam prasasti di dekat pintu makam yang berbunyi: "Kematian akan mendatangi mereka yang mengganggu tidur Firaun."Peringatan ini perlahan terbukti benar. Para arkeolog dan pekerja yang pernah menyentuh makam Tutankhemen dilaporkan telah meninggal secara misterius dalam tempo tidak lama setelah pembongkaran. Siapa Fir’aun Tutankhemen sebenarnya?Pemegang tahta Raja Mesir Kuno dari tahun 1347 SM sampai 1339 SM. Diangkat menjadi raja saat masih anak-anak, meninggal dunia pada usia 18 tahun. Tutankhamun adalah generasi terakhir dari dinasti ke-18.Dinasti Fir’aun memerintah Mesir dari tahun 1567 SM - 1339 SM. Termasuk ratu pejuang Hatshepsut (Fir’aun wanita selain Nefertiti dan Cleopatra) dan Thutmose III. Berhasil membawa mesir ke puncak kejayaan sekitar tahun 1400 SM.Raja Muda ini adalah putra Akhenaten yang membuat revolusi di mesir bersama ratu Nefertiti. Akhenaten adalah raja yang mengganti pemujaan dewa-dewa Mesir kuno ke pemujaan dewa tunggal dan memindahkan ibukota kerajaan ke Armarna. Istri Tutankhemen merupakan saudara tirinya, Ankhesenamun. Saat sang raja muda meninggal secara misterius (mungkin dibunuh), Ankhesenamun berada di bawah kekuasaan musuhnya, Ay dan Jendral HoremhebTopeng kematian inilah yang dipasangkan di kepala mumi Raja Tutankhemen .Ada empat “Raja-raja Amarna” pada Dinasti ke-18, raja Tutankhamun yang ketiga. Dinasti ke-19 tidak menyukai peraturan Dinasti ke-18, maka raja-raja Amarna dicoret dari daftar keluarga raja dan dilakukan di depan umum.Monumen raja Tutankhemen dihancurkan dan lokasi makam dilupakan. Keberadaan makam raja muda ini benar-benar terlupakan oleh Dinasti ke-20. Ketika kepala arsitek mulai memahat batu untuk membuat makam Ramses VI, ia tak tahu telah membuat puing-puing berjatuhan di atas makam Raja Tutankhamun. Sejak itu, makam raja muda ini dilupakan. Tapi, hal ini membawa keuntungan 3.300 tahun kemudian, kenapa?Karena makamnya tersembunyi hingga harta karunnya tidak tersentuh. Makan Raja muda Tutankhamun adalah satu-satunya makam raja Mesir kuno yang dikubur di Lembah Raja-raja Luxor yang tidak diacak oleh para perampok selama berabad-abad.Pada November 1922, seorang arkeolog bernama Howard Carter menghabiskan tujuh tahun dan merasa frustasi selama mencari makam Raja Tutankhamun di lembah raja-raja Luxor. Tapi, penantiannya berakhir setelah para pekerja menggali sedalam empat meter di bawah makam Ramses VI. Mereka menemukan pintu masuk pada dinding batu menuju sebuah lorong cukup besar dengan tinggi tiga meter dan lebar dua meter. Mereka membersihkan puing-puing dan saat langkah ke-20, menemukan bagian atas pintu batu tertutup.Howard Carter mengundang Lord Carnarvon yang mendanai proyeknya untuk datang ke situs itu di acara pembukaan makam. Carter dan Carnarvon datang sore hari tanggal 24 November. Semua puing-puing disingkirkan untuk menyingkap pintu batu dan memperlihatkan segel Raja Tutankhamun.Saat pintu terbuka, perlu dua hari kerja keras membersihkan puing-puing pada tangga yang lain. Mereka menemukan pintu kedua, yang memiliki dua segel, yaitu Royal Necropolis dan Tutankhamun. Para pekerja membuat lubang di pintu batu dan melihat dengan cahaya lilin. Carter melongok ke dalam. Lord Carnarvon bertanya, ”Dapatkah kau melihat semua?”.Carter menjawab, "Ya, barang-barang yang menakjubkan.” Di sana, di ruang depan, ada harta karun yang sungguh luar biasa. Bahkan ada lebih banyak lagi di ruang dalam, butuh waktu tiga bulan untuk memasukinya.Lord Carnarvon sendiri yang membuka pintu ini pada 17 Februari 1923. Mumi Raja Tutankhemen terbaring dalam tiga lapis peti mati. Dua peti mati yang berada paling luar terbuat dari emas dan dipasang pada rangka kayu. Sementara peti mati yang paling dalam terbuat dari 300 pound emas murni. Dalam peti emas terbaring sesuatu yang menakjubkan. Mumi ditutup topeng kematian seseorang raja anak lelaki. Mumi Tutankhamun terbaring di bawah 13 lapis kain linen.Setelah Carter melepasnya, dia menemukan seuntai kalung tersembunyi untuk mengusir iblis. Selama berabad-abad, damar dan minyak pada mumi telah berubah jadi lem yang merekatkan kain linen.Untuk melepaskan kalungnya, Carter melakukan tindakan radikal dengan memotong-motong mumi. Sungguh fatal. Selama 14 hari, 2 orang yang terlibat meninggal mendadak.Pada tahun 1929 ada 13 orang meninggal karena ”Kutukan”. Lord Carvarnon meninggal 6 April 1923 karena pneumonia, komplikasi gigitan nyamuk terinfeksi. Para jurnalis menemukan prasasti dekat pintu makam berisi peringatan kematian.Mereka mengatakan, “Kutukan Fir’aun Tutankhemen yang membunuh Lord Carvarnon”. Kemudian, Lady Carnarvon menyusul suaminya ke alam baka dengan sebab kematian misterius.Pada tahun yang sama, seorang meninggal mendadak setelah mengunjungi makam. Ia Pecky Callender yang membantu Carter memasuki makam. Kematian misterius juga dialami seorang pengusaha kaya yang berkunjung ke makam Tutankhemen, George Jay Gould. Untuk tour itu, Gould harus membayar mahal. Malam hari setelah mengunjungi makam, ia terkena demam dan esoknya meninggal dunia. Harta karun Raja muda ini dipamerkan di museum-museum di seantero dunia.Arthur C Mace dari Metropolitan Museum of Art di New York dan George Benedite dari Museum Louvre, Paris, ikut meninggal dunia secara misterius setelah memamerkan harta karun tersebut di Museum mereka! “Kutukan Tutankhemen” yang disalahkan atas meninggalnya dua orang itu.Kutukan kembali beraksi dan disalahkan atas kematian orang-orang yang terlibat dalam ekspedisi ini. Sekertaris pribadi Howard Carter yang bernama Robert Bathnell ikut meninggal dunia secara misterius. Tiga bulan kemudian, ayah Bathell, Lord Westbury melompat dari lantai 7 dan tewas. Ia meninggalkan pesan, menyalahkan kutukan Tutankhemen atas kematian anaknya.Saat perjalan ke makam, kereta jenazah Lord Westbury menabrak seorang anak 8 tahun hingga tewas seketika, begitu juga denga seorang pegawai British Museum dalam bidang Egyptology.Selama tiga dekade, kutukan tidak menyerang hingga tempat peristirahatan Tutankhemen diganggu. Sampai saat ini, kurang lebih 25 orang meninggal dunia dan dihubungkan dengan kutukan Tutankhamun. Kasus terakhir menimpa wisatawan, Sheryl Munson pada tahun 1995. Banyak ilmuwan mulai melihat kutukan fir’aun secara ilmiah.James Randi, seorang pemain sulap terkenal, dalam bukunya Encyclopedia of Claims, Fraunds and Hoaxes of the Occult and Supranatural, menuliskan nama-nama semua orang Eropa yang hadir saat makam itu dibuka dan kapan mereka meninggal dunia.Pernah mendengar “tabel aktuaria?” Tabel ini memberi nilai harapan hidup berdasar tempat tinggal, merokok atau tidak, dll. Randi memeriksa tabel aktuari yang relevan untuk semua orang yang terlibat di makam Raja Tutankhemen dan siapa korban berikutnya. Orang-orang yang hadir di pembukaan makam hidup satu tahun lebih lama dibanding ramalan tabel aktuaria. Howard Carter meninggal pada usia wajar, 66 tahun.Dr. Douglas Derry, pembedah mumi, meninggal pada usia lebih dari 80 tahun. Alfred Lucas, ahli kimia penganalisis jaringan tubuh mumi, meninggal pada usia 79 tahun. Penelitian lain menunjukkan tidak ada pengaruh nyata pada harapan hidup orang-orang yang terlibat pada penggalian tersebut.Dapat disimpulkan, kutukan itu sama sekali tidak pernah ada. Benarkan penelitian ilmiah berhasil mengungkap siapa pelaku pembunuhan yang sebenarnya? Benar. Pelakunya sebenarnya terdapat di dinding makam. Para korban mungkin tidak sadar, dinding-dinding makam yang penuh ornamen-ornamen indah menyimpan pembunuh mematikan yang telah berumur 3000 tahun lamanya!Dinding-dinding itu diselimuti oleh jamur cokelat kecil. Bakteri mungkin berasal dari plester atau cat dan hidup dalam kelembaban plester setelah makam ditutup. Pembunuh sebenarnya adalah jamur patogen mematikan bernama Aspergillus niger . Menyerang sistim pernapasan dan bisa berkembang dalam makam yang hangat. Satu-satunya makhluk yang dapat bertahan hidup selama 3000 tahun di makam dalam bentuk spora.Sheryl Munso kembali dengan ketahanan tubuh yang rapuh, inang utama bagi jamur itu. Spora terhisap dan menyerang sel-sel lemah, menghancurkan selagi menyebar. Sheryl Munson kekurangan oksigen setelah 10 hari masuk rumah sakit, fungsi paru-parunya berhenti.Tim dokter berhasil menemukan jamur Aspergilpplus niger saat melakukan biopsi paru-paru Sheryl Munson. Jamur yang mematikan ini lebih banyak ditemukan di dalam makam Tutankhamun, terutama di dinding makam. Sheryl ternyata melakukan hal yang fatal saat mengunjungi makam Tutankhemen.Ia menyentuh dinding makam dan mengusapkan jemari tangannya ke beberapa lukisan cat, hibgga jamur patogen yang mematikan bermigrasi ke tubuhnya. Begitu juga orang-orang yang terlibat dalam pembongkaran makam.Bekerja dengan mumi bisa fatal bagi para peneliti. Tindakan gegabah Howard Carter yang memotong-motong tubuh mumi sangat fatal. Para peneliti bisa menghisap spora dari debu mumi. Sebaliknya, peneliti bisa memberi bakteri & kelembaban pada permukaan mumi yang memicu pembusukan.Walau sudah mati ribuan tahun, mumi hidup bersama bakteri. Beberapa sangat mematikan, terlebih jika tidak memakai pelindung saat bekerja dengan mumi. Sangat rentan terinfeksi spora jamur, itu yang terjadi pada Carter dan orang-orang di sekelilingnya. Otopsi gegabah mumi Tutankhamun melepas banyak pembunuh mengerikan yang kasat mata.Parahnya, saat otopsi, Carter dan rekannya tidak menggunakan pelindung, hanya pakaian sehari-hari. Mungkin terjadi persilangan kerusakan antara para peneliti dan mumi. Tapi, banyak orang yang beruntung seperti Carter tidak terinfeksi.Darima asal mula kutukan itu?Kutukan dipopulerkan film-film Hollywood, tampaknya berasal dari buku fiksi. Mungkin cerita pendek berjudul Lost in a Pyramid: The Mummy’s Curse , ditulis oleh Lousia May Alcott pada tahun 1860.Kemungkinan lain adalah cerita yang ditulis pelukis Amerika, Joseph Smith (1863 - 1950). Menceritakan kutukan pada mertua Tutankhamun, Raja Akhenaton. Saat Tutankhemen menikahi anak perempuan ketiganya, takhta kerajaan diberikan kepadanya.

Gloomy Sunday - Lagu Bunuh Diri Hungaria
Folklore
01 Jan 2026

Gloomy Sunday - Lagu Bunuh Diri Hungaria

Pernah dengar lagu Gloomy Sunday yang dinyanyikan oleh penyanyi jazz wanita legendaris Billie Holiday? Lagu sedih dengan komposisi unik yang populer di era 1940-an tersebut ternyata menyimpan kisah seram yang sering dikaitkan dengannya.Namun sebelum kita masuk lebih dalam, sebaiknya kita simak kembali sejarah terciptanya lagu tersebut.Lagu yang dalam bahasa Inggrisnya ini berjudul Gloomy Sunday (Minggu Suram) punya misteri tersendiri sebagai lagu yang dapat menghipnotis seseorang untuk bunuh diri. Lagu Gloomy Sunday ini adalah lagu yang diciptakan seorang pianist dan komposer otodidak Hungaria dari Budhapest yang bernama Rezső Seress tahun 1933. Awalnya berjudul V ége a világnak (End of the world) yang berarti 'Akhir Dunia'. Lagu tersebut berkisah tentang kesedihan dan kehancuran akibat perang.Rezső Seress awalnya ingin sekali menjadi seorang musisi yang terkenal namun keinginannya ini tidak disetujui oleh tunangannya karena tunangannya menginginkan agar Rezső bekerja full time. Pertengkaran hebat pun terjadi dan mengakibatkan putusnya pertunangan mereka.Rezső Seress mulai memainkan jari-jarinya di atas piano dan dalam 30 menit terciptalah sebuah alunan melodi yang begitu indah dan mendayu-dayu. Tak lama kemudian, temannya yang seorang pujangga dan penulis puisi bernama László Jávor menulis lirik versinya sendiri untuk lagu tersebut berjudul Szomorú vasárnap , atau yang berarti 'Minggu Suram'.Selama perkembangan, lirik Jávor menjadi lebih populer. Namun, dalam versi lagu ini menceritakan tentang keinginan bunuh diri seseorang setelah kepergian kekasihnya. Rezső Seress segera mengirimkan karyanya ke beberapa perusahaan rekaman, walaupun sempat beberapa kali ditolak akhirnya lagu tersebut menjadi Hits.Lagu ini pertama kali menggunakan judul Gloomy Sunday saat pertama kali dinyanyikan dalam bahasa Inggris pada 1936 silam oleh Hal Kemp , dengan lirik yang ditulis Sam M. Lewis . Di tahun yang sama, lagu tersebut kembali dinyanyikan oleh Paul Robeson dengan menggunakan lirik karangan Desmon Carter .Setelah lagu itu menjadi terkenal, Rezső Seress meminta kepada mantan tunangannya untuk kembali dan mengajak rujuk dengan menuliskan sebuah surat. Setelah beberapa hari surat itu sampai, tungangannya justru meninggal bunuh diri dengan meminum racun sambil menggenggam secarik kertas partitur yang bertuliskan Gloomy Sunday .Sebentar saja setelah Gloomy Sunday dirilis, mulailah terjadi kejadian-kejadian di luar dugaan. Pada era 30-40an, sejumlah media massa melaporkan setidaknya ada 19 belas kasus bunuh diri terjadi di Hungaria dan Amerika Serikat terkait lagu Gloomy Sunday tersebut.Di Berlin, ada seorang pemuda yang me-request lagu Gloomy Sunday kepada sebuah band. Setelah lagu tersebut selesai dimainkan, lalu pemuda ini keluar ruangan dan langsung melakukan bunuh diri. Seminggu kemudian, ada seorang pegawai toko ditemukan gantung diri di kamarnya. Ditemukan juga lembar partitur musik Gloomy Sunday di kamarnya.Dua hari kemudian, seorang sekretaris muda juga melakukan bunuh diri dengan meracuni diri dengan gas. Dan dalam surat wasiatnya, ia meminta agar lagu Gloomy Sunday dimainkan pada acara pemakamannya. Beberapa minggu kemudian, seorang kakek berumur 82 tahun dari New York, melompat dari jendela lantai tujuh setelah memutar lagu Gloomy Sunday .Banyak pihak berpendapat kalau sejumlah bunuh diri tersebut terjadi karena saat lagu tersebut menjadi hits, perang sedang berkecamuk, sehingga faktor sebenarnya yang menyebabkan banyaknya kasus bunuh diri adalah frustasi terhadap resesi ekonomi, kemiskinan dan kelaparan.Namun baru pada 1941 Gloomy Sunday menjadi populer di negara-negara berbahasa Inggris setelah Billie Holliday menyanyikannya. Menggunakan lirik milik Lewis yang bersuasana frustasi dan 'bunuh diri', pihak label rekaman kemudian menyebut lagu tersebut sebagai 'lagu bunuh diri Hungaria'.Namun, entah berhubungan atau tidak pada Januari 1968 sekitar 30 tahun setelah menulis lagu Vége a világnak ini, Rezső Seress melakukan percobaan bunuh diri dengan melompat keluar jendela sebuah apartemen di Budapest. Tetapi sayang aksi bunuh dirinya gagal.Lalu dia dilarikan ke rumah sakit dan di tempat itulah ia akhirnya berhasil melakukan bunuh diri dengan mencekik lehernya sendiri dengan seutas kawat (mungkin semacam kabel). Tepat pada tanggal 11 Januari 1968, tidak terlalu lama setelah ulang tahunnya yang ke-69.Dia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya karena setelah lagu itu menjadi terkenal ia selalu gagal untuk menciptakan lagu-lagu berikutnya sehingga ia berpikir bahwa ia tidak akan bisa menciptakan lagu seindah itu lagi untuk kedua kalinya.Pada tahun 1997 Billy MacKenzy vokalis band The Associates asal Skotlandia (yang meg-cover Billie holiday pada tahun 1982) memutuskan untuk bunuh diri di rumah ayahnya di kota Dundee.Ada beberapa versi dari lirik lagu ini.1. Vége a világnak :Ôsz van és peregnek a sárgult levelekMeghalt a földön az emberi szeretetBánatos könnyekkel zokog az öszi szélSzívem már új tavaszt nem vár és nem remélHiába sírok és hiába szenvedekSzívtelen rosszak és kapzsik az emberek...Meghalt a szeretet!Vége a világnak, vége a reménynekVárosok pusztulnak, srapnelek zenélnekEmberek vérétôl piros a tarka rétHalottak fekszenek az úton szerteszétMég egyszer elmondom csendben az imámat:Uram, az emberek gyarlók és hibáznak...Vége a világnak!Dalam terjemahan bahasa InggrisIt is autumn and the leaves are fallingAll love has died on earthThe wind is weeping with sorrowful tearsMy heart will never hope for a new spring againMy tears and my sorrows are all in vainPeople are heartless, greedy and wickedLove has diedThe world has come to its end, hope has ceased to have a meaningCities are being wiped out, shrapnel is making musicMeadows are colored red with human bloodThere are dead people on the streets everywhereI will say another quiet prayer:People are sinners, Lord, they make mistakesThe world has ended2. Szomorú vasárnap :Szomorú vasárnap száz fehér virággalVártalak kedvesem templomi imávalÁlmokat kergető vasárnap délelőttBánatom hintaja nélküled visszajöttAzóta szomorú mindig a vasárnapKönny csak az italom kenyerem a bánat...Szomorú vasárnapUtolsó vasárnap kedvesem gyere elPap is lesz, koporsó, ravatal, gyászlepelAkkor is virág vár, virág és - koporsóVirágos fák alatt utam az utolsóNyitva lesz szemem hogy még egyszer lássalakNe félj a szememtől holtan is áldalak...Utolsó vasárnapTerjemahan dalam bahasa InggrisGloomy Sunday with a hundred white flowersI was waiting for you my dearest with a prayerA Sunday morning, chasing after my dreamsThe carriage of my sorrow returned to me without youIt is since then that my Sundays have been forever sadTears my only drink, the sorrow my bread...Gloomy SundayThis last Sunday, my darling please come to meThere'll be a priest, a coffin, a catafalque and a winding-sheetThere'll be flowers for you, flowers and a coffinUnder the blossoming trees it will be my last journeyMy eyes will be open, so that I could see you for a last timeDon't be afraid of my eyes, I'm blessing you even in my death...The last Sunday3. Lirik Lagu Gloomy Sunday Versi Billie Holiday :Gloomy SundaySunday is gloomy, my hours are slumberlessDearest the shadows I live with are numberlessLittle white flowers will never awaken youNot where the black coach of sorrow has taken youAngels have no thought of ever returning youWould they be angry if I thought of joining you?Gloomy SundaySunday is Gloomy, with shadows I spend it allMy heart and I have decided to end it allSoon there'll be candles and prayers that are sad I knowLet them not weep let them know that I'm glad to goDeath is no dream for in death I'm caressing youWith the last breath of my soul I'll be blessing youGloomy SundayDreaming, I was only dreamingI wake and I find you asleep in the deep of my heart, dearDarling, I hope that my dream never haunted youMy heart is telling you how much I wanted youGloomy Sunday

Gateway of the Mind (Pintu Gerbang Pikiran)
Folklore
01 Jan 2026

Gateway of the Mind (Pintu Gerbang Pikiran)

Cerita ini dimulai pada tahun 1983, di mana sekelompok ilmuwan mencoba melakukan eksperimen radikal di laboratorium yang dirahasiakan. Para ilmuwan telah berteori bahwa manusia tanpa akses ke indra atau cara untuk merasakan rangsangan akan bisa merasakan kehadiran Tuhan.Mereka percaya bahwa panca indera menutupi kesadaran kita akan keabadian, dan tanpa mereka, manusia benar-benar bisa menjalin kontak dengan Tuhan dengan menggunakan pikiran. Seorang pria tua yang mengaku tidak memiliki "apa-apa lagi untuk hidup" adalah satu-satunya subjek tes yang bersedia menjadi sukarelawan.Untuk menghilangkan sensor perangsang dirinya, para ilmuwan melakukan operasi yang kompleks di mana setiap koneksi saraf sensorik ke otak itu diputus. Meskipun subjek tes mempertahankan fungsi otot penuh, dia tidak bisa melihat, mendengar, mengecap, mencium, atau merasa.Dengan tidak ada cara untuk berkomunikasi dengan siapapun atau bahkan merasakan dunia luar, dia sendirian dengan pikirannya sendiri.Para ilmuwan memantaunya saat dia berbicara lantang tentang kondisi pikirannya tercampur aduk, kalimat-kalimatnya tidak jelas karena ia tidak bisa mendengar.Setelah empat hari, pria itu mengaku mendengar bisik-bisik, suara-suara yang tidak dimengerti dalam kepalanya. Dengan asumsi itu adalah timbulnya psikosis, para ilmuwan tidak begitu memperhatikan kepanikan pria itu.Dua hari kemudian, pria itu berteriak bahwa ia bisa mendengar istrinya yang sudah mati berbicara dengan dia, bahkan ia bisa berkomunikasi kembali. Para ilmuwan mulai tertarik tetapi masih tidak yakin, sampai subjek mulai menyebutkan nama saudara saudara para ilmuwan yang telah meninggal.Dia menyebut informasi pribadi kepada para ilmuwan yang hanya pasangan mereka yang sudah mati lah dan orang tua mereka yang tahu. Pada titik ini, dalam jumlah yang cukup besar dari para ilmuwan, meninggalkan penelitian ini.Setelah seminggu bercakap-cakap dengan para "orang-orang yang sudah meninggal" melalui pikirannya, subjek menjadi tertekan, mengatakan suara-suara yang tidak aneh. Dalam setiap momen, kesadarannya dibombardir oleh ratusan suara-suara yang menolak untuk meninggalkan dia sendiri. Dia sering membenturkan dirinya ke dinding, mencoba untuk mendapatkan rasa sakit.Dia memohon kepada para ilmuwan untuk memberinya obat penenang, sehingga ia bisa melarikan diri dari suara-suara itu dengan tidur. Taktik ini bekerja selama tiga hari, sampai ia mulai mengalami "teror malam" yang parah. Subjek berulang kali mengatakan bahwa dia bisa melihat dan mendengar para "orang meninggal" dalam mimpinya.Hanya sehari kemudian, subjek mulai menjerit dan mencakar matanya yang sudah tidak berfungsi itu, berharap untuk merasakan sesuatu di dunia fisik. Subjek histeris mengatakan suara yang tewas terus menerus meneriakkan hal yang menyeramkan, berbicara tentang neraka dan akhir dunia.Pada satu titik, ia berteriak "Tidak ada surga, tidak ada pengampunan" selama lima jam nonstop. Dia terus memohon untuk dibunuh, namun para ilmuwan yakin bahwa ia sedikit lagi untuk membangun hubungan dengan Tuhan.Beberapa hari kemudian, subjek tidak bisa lagi membentuk kalimat yang koheren. Ia perlahan menjadi gila, ia mulai menggigit potongan daging dari lengannya. Para ilmuwan bergegas ke kamar uji dan menahannya ke meja sehingga ia tidak bisa membunuh dirinya sendiri.Setelah beberapa jam terikat, subjek menghentikan usahanya memberontak dan berteriak. Dia menatap kosong ke langit-langit dan air mata menetes di wajahnya. Selama dua minggu, subjek harus secara manual diberi minum karena dehidrasi yang disebabkan oleh kontannya sang subjek menangis.Sampai pada akhirnya, ia menoleh kepada para ilmuwan, dan meskipun dengan kebutaannya, ia membuat kontak mata yang terfokus dengan salah satu ilmuwan untuk pertama kalinya dalam penelitian ini.Dia mengatakan dengan suara kecil, "Saya telah berbicara dengan Tuhan, dan Dia telah meninggalkan kita." Setelah itu tanda-tanda vitalnya berhenti .Tidak ada sebab yang jelas atas kematiannya.

Chizuko Mifune
Folklore
31 Dec 2025

Chizuko Mifune

Salah satu figur tersohor yang tercatat dalam sejarah kewaskitaan adalah seorang wanita Jepang bernama Chizuko Mifune. Perempuan kelahiran 17 Juni 1886 ini punya kemampuan supranatural melihat sesuatu dari jarak jauh.Chizuko Mifune adalah gadis yang terlahir di tengah keluarga tabib. Pada usianya yang ke-22, tepatnya tahun 1908 ia menikah dengan seorang angkatan darat. Namun tak lama setelah pernikahan, suaminya harus bertugas di medan perang. Chizuko pun tinggal bersama kedua mertuanya. Suatu kali, tanpa sengaja ia mendengar mertua lelakinya kehilangan uang 50 yen yang tersimpan dalam dompet.Dengan kemampuan yang ia miliki, Chizuko berhasil mengetahui jika uang tersebut tidaklah hilang, melainkan berada di laci mereka. Ia pun memberitahu kedua orangtua suaminya itu, namun niat baiknya justru berbuah tuduhan pencurian yang ditudingkan padanya. Perempuan malang tersebut pun dipulangkan ke rumah orangtuanya setelah dipaksa bercerai dengan sang suami.Kehidupan rumah tangga yang seumur jagung itu rupanya tak membuatnya putus asa. Di rumah orangtua sendiri, ia membantu meracik obat dan mengobati pasien. Memanfaatkan kemampuannya, Chizuko bisa melihat letak penyakit dan mengobati dengan cara cepat dan tepat. Namanya pun kian dikenal orang sebagai tabib yang manjur.Pasien pun terus berdatangan, dan kehidupan keluarganya makin sejahtera. Tak lama, kemampuan Chizuko diketahui oleh Kiyohara, kakak iparnya yang kemudian menyarankan agar ia mendalami ilmu hipnosis. Menuruti saran dari saudaranya, bakat Chizuko pun makin berkembang dengan bantuan Kiyohara. Daya terawang jauhnya juga makin dikenal banyak orang.Namanya yang makin dikenal publik rupanya membuat Chizuko berada dalam masalah. Kehidupan keluarganya tak lagi tentram. Terlebih kakak iparnya menuntut 50% dari hasil yang diterima Chizuko karena merasa turut andil mengembangkan kemampuan itu. Di saat yang sama, media cetak menyebarkan berita tentang penerawangannya.Berita kehebatan perempuan muda tersebut rupanya mengguncang para ilmuan Jepang. Akhirnya, Chizuko pun diundang ke Universitas Teiyo, Tokyo. Orang-orang jenius dari Jepang berkumpul untuk menyaksikan kemampuannya. Pengujian dilakukan menggunakan tabung kecil terbuat dari logam. Panitia meletakkan 3 huruf kanji yang sebelumnya disegel rapat.Chizuko diminta menunjukkan huruf apa yang tertulis dalam tabung tanpa membukanya. Dengan berkonsentrasi sesaat, ia mampu menulis 3 huruf tersebut di kertas lain. Tapi, keberhasilan itu tidak dipercayai panitia dan para ilmuan. Mereka justru menuduh Chizuku melakukan penipuan dan meminta diadakan pengujian ulang. Tes kedua pun dilakukan dengan lebih ketat, namun Chizuko lagi-lagi mampu menebak tulisan kanji itu.Meski sudah menyaksikan kehebatan penerawangan, para ilmuwan masih berusaha menyangkalnya. Bahkan di sebuah wawancara yang diadakan oleh media, orang yang merasa jenius itu tetap tidak mau mengakui kemampuan Chizuko. Kesalahan berikutnya dilakukan oleh media yang turut menyampaikan pandangan dari para ilmuan.Media menuliskan jika kewaskitaannya tidak terbukti dan dianggap penipu. Berita itu membuat Chizuko sakit hati dan akhirnya meninggalkan Tokyo untuk pulang ke kampung halaman. Dampak negatif dari pemberitaan media rupanya membuat masyarakat sekitar juga mencaci makinya. Tak tahan dengan penderitaan itu, Chizuko akhirnya memilih untuk mengahiri hidupnya di usia 25 tahun.

Wendigo Psychosis
Folklore
31 Dec 2025

Wendigo Psychosis

Wendigo Psychosis merupakan salah satu Penyakit langka yang masih penuh misteri. Penyakit ini bukan berbentuk fisik melainkan semacam kelainan kejiwaan di mana bisa mengubah seseorang menjadi kanibal. Ya, ketika dijangkiti Wendigo Psychosis, orang tersebut akan berusaha untuk memakan manusia lainnya.Penyakit langka ini juga begitu membingungkan. Pasalnya, sama sekali tak diketahui sebabnya apalagi cara mengatasinya. Dipandang dari sisi logis pun juga sangat mustahil.Penyakit ini diyakini berasal dari daerah-daerah terpencil di Amerika Utara dan Kanada. Diketahui suku-suku di sana mengidap Wendigo Psychosis kemudian seketika menjadi kanibal. Istilah Wendigo Psychosis sendiri asalnya berasal dari Wendigo, semacam makhluk mitos buas yang dipercaya oleh orang-orang sana.Wendigo ini sering digambarkan sebagai monster ganas yang suka memangsa manusia. Saking sukanya, makhluk ini bisa menyantap beberapa orang sekaligus tiap kali berburu. Tak hanya digambarkan sebagai monster, Wendigo juga sering dikatakan berwujud arwah yang merasuki orang-orang untuk memakan sesamanya.Tidak pernah diketahui kenapa seseorang bisa terkena Wendigo Psychosis. Namun yang jelas, ketika terkena sindrom atau penyakit ini, maka ia akan berubah menjadi monster. Ibaratnya seperti Warewolf di mana ia langsung berubah ganas saat melihat bulan purnama. Walaupun Wendigo Psychosis sendiri tidak memiliki sebab tertentu.Ketika terjangkit Wendigo Psychosis, maka seseorang praktis akan menjadi kanibal. Mereka akan dengan ganasnya memangsa manusia kemudian memakannya sedikit demi sedikit. Wendigo Psychosis katanya tidak akan memakan daging dari mayat melainkan manusia yang masih hidup.Tanpa sebab kemudian tiba-tiba jadi monster, tentu adalah hal yang sangat janggal. Oleh karenanya, kemudian banyak orang yang meyakini jika Wendigo Psychosis tak lain adalah perbuatan roh jahat. Jadi, obsesi untuk memakan manusia sejatinya berasal dari mereka.Teori ini cukup sesuai kalau merujuk pada kisah asli Wendigo, di mana ia bisa merasuki seseorang untuk menjadi kanibal. Hal ini juga sesuai jika dilihat dari fenomena kesurupan di mana seseorang bisa berbuat hal-hal di luar akal begitu dirasuki oleh makhluk halus.Seaneh-anehnya penyakit di dunia, pasti ada cara penanggulangannya. Meskipun tidak untuk menuntaskan, tapi setidaknya ada penanganan untuk mencegah hal-hal buruk terjadi. Lazimnya seperti itu, tapi untuk yang satu ini, hal demikian tidak terjadi pada Wendigo Psychosis. Ya, hampir tidak diketahui bagaimana cara mengobati atau menanggulangi penyakit ini.Penyakit ini dulu pernah jadi semacam horor di Kanada dan Amerika Utara. Namun, seiring dengan berjalannya waktu Wendigo Psychosis seolah menghilang begitu saja. Tak pernah ada lagi laporan tentang orang-orang yang ketahuan jadi kanibal secara instan gara-gara penyakit ini.Meskipun demikian, beberapa orang di daerah sana cukup waspada terhadap penyakit ini. Lantaran hilang secara tiba-tiba, maka memang bukan hal yang tidak mungkin bagi penyakit ini untuk muncul secara tak terduga pula.

Menampilkan 24 dari 166 cerita Halaman 2 dari 7
Menampilkan 24 cerita