Temukan Cerita Inspiratif

Jelajahi kumpulan cerita menarik dari berbagai genre. Dari romance hingga horror, temukan cerita yang sesuai dengan selera Anda.

Total Cerita

1144

Genre Romance

230

Genre Folklore

228

Genre Horror

228

Genre Fantasy

230

Genre Teen

228

Reset
HOROR HALLOWEEN PARTY
Horror
12 Dec 2025

HOROR HALLOWEEN PARTY

Adisha hari ini sedang mencari bahan kain untuk pesanannya, Adisha bekerja menjahit dan sudah cukup terkenal dikalangan teman - teman dan lingkungan perumahannya, karena jahitan Adisha sangat halus dan rapih, dan bulan ini adalah bulan dengan banyak pesta perayaan, termasuk pesta Halloween dilingkungan kantor dan sekolah, dan banyak sekali pesanan baju haloween yang datang ke Adisha, sambil melihat - lihat toko kain di Tanah abang, Adisha melihat satu toko kecil di pojok yang lokasi tokonya hampir tidak terlihat."Pagi pak" sapa Adisha kepada bapak bapak tua dengan kacamata yang sedang duduk sambil memejamkan matanya, dan ketika mendengar suara Adisha Bapak tadi kaget dan hampir terjatuh dari tempat duduknya."Pagi dek, silahkan lihat masuk kedalam" sapa Bapak tua tadi saat melihat Adisha"Iya Pak" jawab AdishaAdisha berkeliling toko kain tersebut, dan benar sekali bahan - bahan aneh dan unik ada di Toko kain ini, contohnya kain berbulu, cocok dengan monster - monster di film Halloween, atau ada bahan kulit hitam yang unik untuk baju nenek sihir, dan masih banyak lagi bahan kain yang akan sangat spekatakuler untuk dijadikan baju halloween, akhirnya Adisha mengambil beberapa kain yang cocok untuk dijadikan kostum untuk dijahitnya, dan membawanya ke Bapak tua itu untuk dibayar."Saya beli ini ya pak, semuanya" kata Adisha"waw.. pilihan kamu sangat baik, pasti kamu akan menjahit baju - baju dengan tema unik" kata Bapak tua tadi"iya pak, banyak yang pesan buat hallowee party" kata Adisha"Iya, dan kamu tidak salah pilih dengan toko ini, semua jahitan mu akan menjadi spektakuler dan tidak akan terlupakn" ucap Bapak tadi sambil melihat ke mata Adisha dan tersenyum dengan misterius.Adisha keluar toko setelah membayar semua kain yang dipesannya, tetapi saat Adisha keluar anehnya Adisha merasa bahan yang dibelinya jadi lebih banyak dari yang dia ambil, begitu Adisha menengok ke belakang, anehnya toko Bapak tua tadi sudah tidak ada, yang ada hanya tangga di pojok gedung, tapi Adisha yakin dia hanya baru melangkah sebentar, dan toko tadi memang dipojok."Ah sudahlah" fikir Adisha karena Adisha sudah terlalu lelah kalau harus mencari lagi.Sampai dirumah, Adisha mulai taruh kain - kain di ruang jahitnya, dan dia langsung menuju kamar dan berisitirahat.Tidak lama Adisha akhirnya terbangun, karena suara adik kecilnya, Bayu membangunkannya, dan Adisha melihat Bayu mengeluarkan suara seperti monster dan mengangkat kain gorilanya. Adisha pun langsung terbangun, dan mengambil kain itu dari tangan Bayu"Bayu ini kain kakak buat pesanan jangan buat mainan" ucap Adisha kesal"Ih kakak pelit banget, Bayu kan cuma pinjem buat main monster - monsteran" jawab Bayu kesal"Sudah sana, main sendiri dikamar, kakak lagi banyak kerjaan ini" ucap Adisha kepada adik kecilnyaLalu Adisha pergi untuk cuci muka dan menuju ke ruang jahit, disana Adisha seperti mendapat energi untuk mengerjakan semua pesanannya, dan membuat kostum yang unik yang ada di kepalanya.Tanpa terasa Adisha sudah menjahit dari sore hingga malam, dan tidak terasa semua kain yang dibelinya sudah menjadi kostum yang unik dan meyeramkan.Bahkan melihat hasilnya, Adisha memeberikan nama untuk semua kostum yang dibuatnya, ada Kostum Monster Bigfoot, Monster Seadark, Monster Night Creeper, Monster Dark Vampire, Monster Creepy Witch, dan Monster lainnya.Dan Adisha segera menghubungi semua pelanggannya yang sudah memesan kostum tersebut. Sebelum tidur Adisha melihat kembali kostum tersebut, dan ada rasa kepuasan yang besar berkecamuk didadanya melihat karya - karya yang dihsailkannya, dan akhirnya Adisha tidak tahan untuk mencoba salah satu kostumm yang dia buat, yaitu Monster Creepy Witch, kostum nenek sihir berwarna hitam dengan topi hitam dan dia memakainya dan melihatnya ke cermin, dan disitu Adisha melihat Kostumnya sngat pas sekali dengan badannya.Tanpa terasa Adisha tertidur dengan menggunakan kostumnya, dan terbangun saat mendengan suara -suara disekelilingnya,"Arrggghh.....arrggghhh" suara terdengar jelas ditelinga Adisha, dan betapa kagetnya ternyata semua monster yang dijahit Adisha menjadi hidup, belum lagi saat Adisha melihat dirinya sendiri, dia sudah memiliki hidung yang panjang seperti nenek sihir sungguhan, dan itu sungguh nyata, Adisha tidak dapat melepasnya, dan sepertinya ruangan jahitnya berubah menjadi ruangan pesta monster yang besar dengan banyak lampu kelap - kelip disana."Wooow.... creepy witch..." sapa Monster Sea Dark kepadanya, dan banyak sekali monster yang menyapanya malam itu."Maaf, ini apa ya?" tanya Adisha"Kamu bercanda? kamu masa lupa, kalau ini adalah perayaan kita dimana manusia - manusia juga ikut merayakannya, ini adalah Halloween Party, dan tugas kita saat ini adalah untuk bisa ke dunia manusia dan bergabung dengan mereka, karena mereka juga menggunakan kostum seperti kita" ucap Monster Sea Dark."Maksud kamu, kostum ini sangat nyata?" tanya Adisha kembali"Iya, kita adalah monster yang keren" ucap Monster Sea Dark padanya.Adisha melihat ke sekeliling ruangan, ada Monster Big foot sedang berjoget di lantai dansa dengan Monster Nght Creeper, ada juga Monster Scary princess dengan kepala bergelantungan dan memakai baju ballerina.Adisha seperti merasa dia masuk ke dunia monster"kamu tahu Witch" sapa Dark Vampire kepadanya"Tidak, aku tidak tahu apa - apa" jawab Adisha"Sebentar lagi jumlah kita akan terus bertambah, apalai kalau kostum yang dijahit oleh manusia ini dipergunakan sampai tengah malam, maka manusia - manusia itu akan menjadi monster seperti kita" ucap Dark Vampire"Maksudmu, kostum yang tadi dijahit" tanya Adisha"iya betul sekali" jawab Dark VampireAdisha tidak tahu apa yang harus dilakukannya, sepertinya toko bapak tua tadi adalah toko kutukan yang bisa memberikan hal - hal buruk kepada orang yang memakai kostumnya."Bagaimana cara menghentikannya?" tanya Adisha"Maksudmu?" tanya Dark Vampire"Bagaimana caranya aku menghentikan semuanya, supaya manusia itu tidak menjadi monster seperti kita" tanya Adisha"Ya jangan pernah memakai kostumnya" jawab Dark Vampire singkat.Dan tiba -tiba Adisha merasa ada yang menarik tangannya untuk berdansa, "ayolah witch kita berdansa dimalam ini" dan Adisha melihat monster night creeper sedang menariknya ke lantai dansa."maaf aku tidak bisa berdansa" jawab Adisha"Tidak mungkin, kamu adalah juara setiap tahunnya" ucap nght creeper kepadanyaDan Adisha berusaha menarik tangannya dari Monster Night Creeper, dan seetlah itu Adisha segera berlari menjauh dari arena dansa tersebut, dan keluar ruangan tersebut, tiba - tiba dia kaki Adisha tersangkut batu besar dan terjatuhSampai detik itu Adisha belum sadarkan diri, sampai terdengar sayup - sayup suara memanggil nama Adisha"Adisha...adisha..." dan suara ibu akahirnya menyadarkan Adisha"Ibu" ucap Adisha"Iya nak, tadi kamu pingsan saat terjatuh didepan pintu kamar mandi, kamu harus cepat bangun, pelanggan kamu sudah banyak yang datang untuk mengambil jahitannya"Adisha mulai duduk dan terbangun dari tempat tidur dikamarnya, dan pelan - pelan mulai berjalan menuruni tangga dan melihat banyak orang yang sudah menunggu untuk mengambil kostumnya.Dan Adisha masuk ruangan jahitnya, dan dia melihat semua kostum yang diciptakannya melihat kepadanya seolah - olah kejadian tadi benar - benar nyata, dan Adisha segera menutup kembali pintu tersebut."Maaf ya semuanya, kostumnya da yang rusak sehingga tidak bisa diambil, maaf sekali lagi, mungkin untuk kostum Halloween saat ini saya tidak bisa menjahitnya" ucap Adisha"Yah mbak Adisha kok dadakan banget bilangnya, katanya sudah selesai" ucap salah satu pelanggannya"Iya sekalli lagi maaf" kata AdishaAkhirnya pelanggannya pergi dengan rasa kecewa, dan Adisha pun sangat sedih, khawatir kalau mereka tidak akan mau menjahit lagi kepadanya, tetapi saat ini Adisha tidak ingin mencelakakan mereka semua, dan itu lebih penting dari segalanya.Dan malam itu Adisha segera membakar semua kostum yang dijahitnya, "saat ini dan kedepannya aku berjanji tidak akan mau menjahit baju Halloween lagi" ucap Adisha dalam hatinya.

HOROR OJEK PENGKOLAN
Horror
12 Dec 2025

HOROR OJEK PENGKOLAN

Hari ini Sita buru - buru untuk berangkat ke kantor, ada presentasi penting yang harus dihadiri hari itu dikantornya"Sita, kok gak sarapan?" tanya ibu"nanti aja bu dikantor, lagi buru - buru" jawab Sita"Ya sudah hati hati ya" ucap ibu"Iya bu, berangkat ya, Assalamualaikum" sambil menutup kembali pintu rumahnyaSita menengok kanan kiri, biasanya banyak tukang ojek sekitar sini, karena Sita buru - buru akhirnya diapun berjalan ke gang depan, disana banyak tukang ojek pengkolan.Dan ternyata hari itu lumayan ramai tukang ojek yang mangkal disana"Bang ojek bang" ucap Sita"Man... man giliran lo tuh" kata Bang Pei, ojek senior disana"Iya bang" kata Rahman "Ayu Neng" kata Bang Rahman kepada Sita"Ayu Bang, kantor Rajawali di kuningan ya bang, saya buru buru nih" ucap Sita"Oh gitu neng, ya udah karena jauh pakai helm dulu neng" kata Bang RahmanKebetulan Sita lumayan akrab dengan tukang ojek disana, sehingga tukang ojek tidak akan memberi tarif tinggi kepada Sita"Neng Sita, ngapaian jam segini buru - buru ke kantor?" tanya Bang Rahman sambil membawa motornya sedikit kencang"Iya bang, saya mau ada tamu , buat presentasi" jawab Sita"Presentasi? ngapain tuh neng?" tanya bang Rahman polos"Hemm... Presentasi itu ngobrolin kerjaan bang, kalau sampai goal, saya kan dapat bunus bang" Jawab Sita sambil bercanda"Wah neng Sita mah keren, udah cantik terus pinter lagi" ucap Bang RahmanDan akhirnya kantor Sita sudah terlihat didepan matanya, Bang Rahman memang ojek yang cekatan, dia bisa membuat Sita sampai kekantor tepat pada waktunya."makasih ya bang" ucap Sita sambil memberikan uang lima puluh ribuan"Ya neng, masih pagi, abang belum ada kembalian" kata Bang Rahman"Gak Usah dikembaliin bang, nanti bang Rahman jemput aku lagi aja ya jam satu siang" kata Sita"Oh Gitu neng, oke deh, siapppp" kata Bang Rahman sambil tersenyum kepada Sita"Selamat pagi mba" sapa Pak Satpam kantor kepada Sita"Pagi juga pak" kata Sita "Pak Bowo sudah datang pak?" tanya Sita"Baru saja mbak, sebelum mba Sita datang" ujarnyaDan Sita masuk kekantornya, mengarah ke meja dan mempersiapkan segalanya untuk presentasinya nanti."Sita, kamu sudah datang?" tanya Pak Bowo dari depan pintu"Sudah pak, semua materi presentasi sudah siap pak" jawab Sita"Bagus" jawab Pak BowoDan akhirnya pertemuan hari itu berjalan dengan lancar PT. Kharisma Tiara tertarik dengan presentasi yang Sita ajukan dan Pak Bowo sangat puas dengan hasil tersebut."Pak Bowo, saya izin pulang siang ya pak" ucap Sita"Oh begitu, baiklah Sit silahkan, oh iya terima kasih ya kamu sangat baik presentasi hari ini" ucap Pak Bowo memuji.Sita pun mengarah keluar gedung, dia sudah mencoba menelepon Bang Rahman, bahwa dia menunggu ditempat tadi, tapi beberapa kali misscall tidak diangkat - angkat"Apa Bang Rahman lupa?" fikir SitaDan Sita pun mencoba sms Bang Rahman untuk mengingatkan lagiTidak berapa lama, sms Sita pun dibalas"Ya, tunggu saja" sesimple itu balasan bang Rahmandan ternyata benar saja, tidak lama dari sms tersebut Bang Rahman sudah sampai didepan Sita"Bang Rahman lupa ya?" tanya Sita "kok lama datangnya" gerutu Sita sambil cemberutBang Rahman hanya diam saja tidak menjawab apa - apa, akhirnya malah Sita yang merasa bersalah, khawatir bang Rahman tersinggung dengan perkataannya"Bang Rahman hari ini aku sukses, presentasiku berhasil" ucap Sita membuka pembicaraanTapi bang Rahman tetap diam saja"Bang Rahman kita makan yuk di depan ada Restaurant sunda, nanti bang Rahman aku traktir" ucap Sitabang Rahman juga hanya terdiam saja, dan memberhentikan motornya di depan restauran tersebutAcara makan siang itu sangat aneh, karena bang Rahman hanya diam saja, sama sekali tidak bersuara, Sita merasa sedikit aneh, tapi mungkin itu hanya perasaan Sita saja.Akhirnya Sita pun pulang dan sepanjang perjalanan mereka berdua hanya terdiam saja. Dan sampailah Sita didepan rumahnya."Makasih ya bang" ucap Sitatetapi Bang Rahman hanya diam dan pergi begitu saja"Assalamualaikum bu" Ucap Sitatetapi tidak ada jawaban dirumah, ibu tidak terlihat dan karena Sita sangat lelah jadi Sita langsung masuk kekamarnya, dan tidak terasa Sita bangun setelah sore."Sita kamu sudah pulang dari tadi" tanya ibu didepan pintu kamar"Iya bu, dari tadi sudah sampai kok" jawab Sitalalu Sita bangun dari kasur dan menuju ke ruang makan"Ibu kemana tadi, kok gak ada pas aku pulang" tanya Sita"Ibu habis melayat" jawab Ibu"Melayat? siapa yang meninggal bu?" tanya Sita"Itu lho Sit, Bang Rahman tukang ojek pengkolan didepan, tadi pagi dia kecelakaan sama mobil truk didepan jalan besar sebelum komplek sini" jawab IbuSita yang sedang menelan tempe, langsung tersedak"Bang Rahman?" tanya Sita"Iya" jawab Ibu"bang Rahman tukang ojek bu" tanya SIta lagi meyakinkan"Iya, bang Rahman siapa lagi yang jadi ojek kan cuma satu" jawab ibu sdikit kesal"Tapi gak mungkin bu" jawab Sita"Lho kok gak mungkin, gak boleh gitu Sita, itu namanya takdir apapun mungkin" jawab Ibu"Tapi bu, tadi pagi aku diantar bang Rahman kekantor dan siangnya juga aku dijemput sama bang rahman" ucap Sita bingung dan panik"Lho kok bisa, gak mungkin Sita, Bang Rahman meninggalnya jam sembilan pagi, atau mungkin dia kecelakaan setelah mengantarmu pagi tadi" jawab Ibu"Tapi siangnya aku dijemput lagi bu, malahan aku ajak dia makan di restoran dulu" ucap Sita sambil mengingat kejadian tadi siang"Tapi....""Tapi apa SIta?" tanya ibu"Tapi Bang Rahman pas siang tadi memang aneh bu, dia hanya diam saja, gak bersuara sama sekali, tapi ih,,,, ibu aku jadi takut" ucap Sita"Astagfirullah, coba kamu cepat wudhu dan sholat Sita, ibu juga jadi merinding" ucap IbuDan Sita kembali kekamar untuk sholat, sebelum sholat dia melihat kembali handphonenya, disitu dia melihat sms balasan Bang Rahman tepat pukul 2 siang tadi.____________________******************____________________________________

HOROR KEKASIH BAYANGAN
Horror
12 Dec 2025

HOROR KEKASIH BAYANGAN

Prada hari ini sedang menuju ke sekolah, dengan motor vespa bututnya, dia menyusuri jalan kota Jakarta menuju ke sekolahnya, Prada berkhayal dengan kejombloannya yang sudah tingkat akut, dan belum pernah merasakan pacaran sekalipun, dia sangat menginginkan memiliki pacar yang cantik, dan pengertian seperti kebanyakan anak - anak lainnya.Dia berkhayal, pacarnya nanti memiliki rambut panjang, kulit putih dan hidung yang mancung dengan tubuh semampai, karena khayalannya Prada tidak menyadari kalau ada orang yang mau menyebrang jalan lewat didepannya, dan seketika itu pula khayalannya hilang dan Prada mengerem motornya dengan sekuat tenaga, tapi sayang walaupun Prada berhenti tepat pada waktunya tetapi orang yang ditabrak nya jatuh karena kaget terkena ban depan motornya.Prada langsung mematikan motornya, dan turun untuk melihat kondisi orang yang ditabraknya."Maaf, kamu tidak apa - apa" tanya PradaTernyata seorang gadis, dan gadis itu diam saja tidak berbicaraPrada membalikkan gadis yang ditabraknya ke depan, betapa kagetnya Prada ternyata wajah gadis itu sama persis seperti gadis yang dikhayalkannya"mba.. bangun mba.. "Prada menepuk - nepuk pipi gadis itudan perlahan - lahan gadis itu pun terbangun"Aduh sakit" jawab Gadis itu"Maaf ya mba, saya bener - bener gak sengaja, mba gak apa apa?" tanya Prada sekali lagi"Iya.. gak apa apa kok, cuma sedikit pusing aja" jawab Gadis itu"Mau saya bawa ke RS mba?" tanya Prada bingung"Gak Usah mas, aku baik - baik saja kok" jawab Gadis itu"Oh ya sudah, kamu mau aku antar ke rumah?" tanya Prada lagi"Jangan mas, saya harus ke sekolah, ini hari pertama saya ke sekolah" jawab Gadis itu"Oh baik, nanti saya antar, kamu sekolah dimana?" tanya Prada"SMU Insan Mandiri Mas" jawab Gadis itu"serius, itu kan sekolah saya mba, mba kelas berapa?" tanya Prada"Kelas 2 7 mas, ini hari pertama saya masuk sekolah, saya baru pindah dari Bandung" jawab Gadis itu"Oh kebetulan sekali mbak, ayu bareng saya, saya juga kelas 2 7 kita nanti akan sekelas bareng mba" ucap Prada"Oh iya... boleh mas, maaf ya aku yang ceroboh gak hati - hati" ucap gadis itu"Justru saya yang lagi bengong mba, maaf sekali lagi, oh iya nama saya Prada" sambil memberikan tangannya untuk salaman"Says Inggrid" Ucap gadis ituDan mereka menaiki motor vespa butut prada dan segera berangkat ke sekolah.Ada rasa senang melihat Inggrid, karena sepertinya bukan suatu kebetulan gadis yang diimpikannya bertemu dengannya hari ini.Saat tiba disekolah Prada mengajak Inggrid kekelasnya, beberapa teman melihat mereka berdua dengan pandangan aneh"Dasar orang sirik, gak boleh memang aku jalan sama cewek cantik kaya Inggrid" fikir pradaInggrid termasuk anak yang pemalu, seharian itu dia hanya mau menempel kepada Prada, kekantin, ke perpustakaan dia tidak mau berbaur dengan anak - anak lainnya, justru dengan sikap Inggrid yang seperti itu membuat Prada merasa dibutuhkan, dan ingin melindungi Inggrid.'Keesokannya Prada berjanji pada Inggrid akan menjemputnya ditempat kemarin mereka bertemu, dan berangkat ke sekolah bersama.hampir satu minggu Inggrid masuk disekolah, dan kedekatannya ke prada semakin bertambah, Prada merasa dia dan Inggrid seperti tidak dapat terpisahkan.Suatu Hari Prada disuruh Bu Guru, untuk ikut classmeeting setelah sekolah, Prada bagus sekali bermain bola Volli, dan Prada meminta kepada Inggrid apakah tidak keberatan menunggunya sebentar untuk ikt perlombaan.Dan Inggridpun senang menunggu Prada bermain, dia duduk sendiri dipojok lapangan sambil menunggu Prada bermain, Prada jadi bersemangat, dai melihat ke sisi Inggrid dan tersenyum, dan Inggrid balas senyum padanya, inilah rasanya punya pacar, ada yang memperhatikan fikir prada, dan Prada sudah berniat saat pulang akan menembak Inggrid untuk menjadi pacarnya.Dan setelah lomba tim sekolah mereka menjadi juaranya, Prada berganti pakaian dan menghampiri Inggrid di sisi lapangan, Inggrid memberikan minuman untuk Prada yang sangat haus selepas bertanding, dan Prada duduk disebelah Inggrid.Beberapa kali Prada melihat temannya menghampirinya dan mengajaknya pulang bareng."Iya kamu duluan aja" ucap Prada "gue lagi ada urusan"Lalu Prada melihat ke arah Inggrid"Grid, makasih ya kamu sudah mau nungguin aku, dan udah semangatin aku" ucap Prada"Sama sama Prad, aku seneng kok lihat kamu ikut lomba" jawab Inggrid"Grid, aku mau tanya sesuatu boleh nggak?" ucap Prada"Boleh kok, ada apa?" jawab Inggrid"Kamu ngerasa gak sih, kita udah deket banget akhir - akhir ini, aku seneng banget sama kebersamaan kita, kamu udah bisa buat aku nyaman" ucap Prada"Maksud kamu?" tanya Inggrid"Aku mau kita lebih dari teman" jawab Prada"Maksud kamu?" tanya Inggrid sekali lagi"Iya kamu mau gak jadi pacar aku?" tanya Prada"Kamu serius?" tanya Inggrid"Iya serius" jawab Prada deg degan"Aku mau kok" jawab Inggrid sambil tersenyum"Horeee.... aku gak jomblo lagi" teriak PradaTiba - tiba Bu Inge mendekati Prada"Prada bisa ikut ibu ke ruangan ibu sebentar" ucap bu Inge"Ada apa ya bu?" tanya Prada"Ibu mau bicarakan sesuatu hal kepada kamu" jawab Ibu Inge"Tapi..." belum selesai Prada berbicara"Sudah kamu ikut saja" jawab Inggrid"Serius kamu gapapa nunggu aku lagi?" tanya PradaDan Inggrid mengangguk tanda setujuLalu Prada mengikuti Bu Inge ke ruangan"Silahkan duduk Prada" ucap Bu Inge"Iya bu" jawab Prada"Kamu ada yang mau diceritakan kepada ibu" tanya Bu Inge"Tidak ada bu, saya baik baik saja" jawab Prada"Begini Prada, teman - teman kamu sudah banyak cerita sama ibu, tentang keanehan kamu, dan awalnya ibutidak menyadarinya, tapi hari ini ibu melihat langsung kamu sangat aneh" ucap Bu Inge"Aneh? kenapa saya aneh bu?" tanya Prada " Itu mah teman - teman saja yang iri sama saya bu, karena sekarang saya sudah punya pacar cantik" ucap Prada"Pacar?" tanya Bu Inge "Kamu sudah punya pacar?""Iya bu, Inggrid, anak baru di kelas, yang tadi nungguin saya dilapangan" jawab Prada sambil tersenyumBu Inge mengingat kelakuan Prada, dikelas dia sering berbicara sendirian, dan tadi dilapangan juga tidak ada siapa - siapa, tetapi memnag Prada seperti berbicara sendiri, memang ini sangat aneh"Prada, kelas kita tidak ada anak baru" jawab Bu Inge pelan"Dan tadi di lapangan tidak ada siapa - siapa kecuali kamu sendiri, justru itu yang ingin ibu biacarakan, kamu sangat aneh Prada akhir - akhir ini, kamu sering bicara sendiri, tertawa sendiri, bahkan kamu menjauhi teman - temanmu" kat a Bu Inge"Maksud Ibu, saya selalu bareng sama INggrid kok bu" ucap Prada"Inggrid? dikelas kita tidak ada yang bernama Inggrid Prada" Bu Inge sangat bingung"Iya bu Inggrid itu pacar saya anak baru disini" jawab Prada bingungBu Inge sangat khawatir, dan meminta Prada menceritakan semuanya, setelah mendengar cerita Prada, Bu Inge menelepon Orang Tua Prada dan meminta menjemputnya ke sekolah, dan menyarankan Prada dibawa kepada psikiater untuk membicarakan masalah Prada.Saat Prada ingin naik mobil bersama orang tuanya, dari kejauhan dia melihat Inggrid masih diposisi yang sama di lapangan tersenyum padanya, dan itulah terakhir Prada melihat kekasih bayangannya.

HOROR ISTANA HANTU
Horror
12 Dec 2025

HOROR ISTANA HANTU

Hari ini aku dan sahabatku Eva sedang menunggu di stasiun, kami masih menunggu Sari dan Devi yang masih belum tampak batang hidungnya, kami berempat hari ini janjian akan travelling ke Jogja, dengan modal seadanya atau backpacker, kami sudah memesan tiket kereta api, dan juga sudah membawa ransel untuk keperluan kami disana.Namaku Ana, kami semua teman satu kelas di sekolah di SMU Kencana, dan saat ini masa liburan sekolah kami, karena kami sudah naik kekelas tiga, dan karena kami aktif diOrganisasi jadi tidak membutuhkan waktu lama untuk meyakinkan orang tua kami perihal petualangan yang akan kami lakukan tanpa kehadiran orang tua.Karena ini perjalanan pertama tentu kami semua sangat antusias, apalahi Jogja terkenal dengan daerah yang seru dan ramah, terutama dengan makanan dan tempat tinggal yang tidak terlalu mahal untuk ukuran kantong kami, sehingga kami mulai merencanakan kemana saja kami akan berpetualang saat di Jogja nanti.Tentunya kami juga sudah mendapat referensi dari internet, tentang obyek - obyek wisata yang ada disana, sehingga kami tidak akan terlalu mengalami kendala yang berarti saat kami sudah sampai di tujuan.Akhirnya Sari dan Devi terlihat berlari kecil ke arah kami, sambil membawa tas ransel mereka"Maaf Ya terlambat, tadi supir angkotnya lelet banget" ucap Devi"Aduh kalian buat aku khawatir aja sih, takut ketinggalan kereta tau" jawabku"Iya iya maaf, sekali lagi" kata SariDan benar saja tidak berapa lama kereta kami sudah memasuki stasiun, dan kami langsung naik untuk meuju ke Jogja."Ih... seneng banget ya, akhirnya kita bisa jalan bareng berempat" ucapku antusias"Iya, bagaimana Sar, kamu kan bagian konsumsi, bekel makanan kita udah cukup kan" tanyaku"udah kok An, aku sudah masukin smeua di ranselku" ucap sar"Jadi nanti pas tiba di stasiun, pertama kali kita cari hostel murah dulu" ucapku"Yang Deket Malioboro ya Na, soalnya aku malam mau jalan - jalan disana, kan katanya macet kalau jauh - jauh" ucap Eva"Iya, nanti kita langsung ketujuan, kalau dari sini sih ada Pondok Kencana, tempatnya asri kalau dari foto - fotonya, dan budgetnya masuk banget, sehari hanya Rp. 50.000""Wah asyik tuh, kita akan berpetualang di Jogya teman - teman" Ucap EvaDan tibalah kami di stasiun, kami menaiki taksi yang berada disana untuk sampai ke hostel tersebutKesan pertama saat melihat Hostel Pondok Kencana, tempatnya sangat nyaman, asri karena masih banyak pepohonan dan juga lokasinya sangat strategis, bahkan kata penjaga hotel tersebut kami bisa berjalan kaki untuk sampai ke Malioboro.Kami memesan dua kamar, aku dan eva, sedangkan Sari satu kamar dengan Devi.Saat mau menaiki tangga, kami melewati area khusus dimana banyak sesajen disana dan gambar - gambar hiasan Nyi Roro Kidul"Wah pasti yang memiliki tempat ini sangat menyukai budaya dan Mitos" FikirkuSetelah beristirahat cukup lama, malam ini kami memutuskan untuk mengunjungi Malioboro terlebih dahulu, suasananya sangat hidup pada saat malam hari, dan kami semua mengikuti petunjuk jalan yang diberikan oleh Pak Yitno, penjaga Hotel.Dan benar sekali tidak sampai lima belas menit kami sudah melihat Malioboro dan keramaiannya, kemacetan terjadi sepanjang jalan karena jalan dan parkiran kendaraan yang banyak pada hari itu.Kami disana sangat menikmati foto - foto, berburu kuliner JOgja, banyak souvenir khusus dan juga atraksi - atraksi yang menarik, makanan khas Jogya dengan suasana pengamen jalanan betul - betul embawa kita seperti lagu KLA Project yang akan membuat kami kangen dengan suasana seperti ini.Dan tidak terasa dengan banyaknya kegiatan yang kami lakukan di Malioboro, ternyata waktu sudah menunjukkan jam satu malam, dan kondisi Malioboro tetap ramai"yuk pulang yuk, aku sudah ngantuk" ucap Sari"Iya, sebentar lagi, aku beli baju tidur dulu ya" jawab Eva"Dev, kamu inget kan jalan yang kita lalui tadi" Tanyaku"Hmmm kayanya deket deh na, gampang lah itu" jawab Devi sedikit sombongDan akhirnya Eva pun menemukan baju tidur yang diinginkannya, dan kami akan kembali pulang ke hostelSepertinya kami melewati jalan yang sama seperti yang kami lewati saat berangkat kesini, tapi kenapa sepertinya waktu lebih lama dan kami masih belum bisa tiba di hostelSuasana semakin gelap dan juga semakin sepi"Kok kita gak sampai - sampai sih na?" ucap Sari getir"Apa kita salah jalan ya?" tanya Eva"Aku juga gak tahu" ucapku"Tapi aku yakin ini jalan yang sama kok" kata Devi"tapi... kok jadi gelap dan sepi begini ya" ucap Devi kembaliTiba - tiba seperti ada semilir angin menerpa kami, lembut tapi membuat bulu kuduk kami merinding"Apa yang kalian lakukan disini" tanya seorang gadis berpakaian jawa kuno yang ternyata ada di belakang kami"Hmm.. maaf mba kami sepertinya tersesat, kami mau kembali ke hotel tapi kok jalannya salah ya" ucap Devi"Kalian seharusnya tidak berada disini" ucap gadis itu lagi"iya mba, bisa tolong kasih tahu hotel tempat kami" ucap sari"Ikut aku" jawab gadis itu dan dia berjalan didepan kamiakhirnya kami pun mengekornya karena tidak banyak yang dapat kami lakukan kecuali percaya kepada diaTiba - tiba kami melihat tempat yang sangat megah, seperti istana tepatnya terbuat dari emas dengan banyak lampu dan juga dekorasi yang sangat indah"Maaf, kita mau kemana ya?" tanyaku kepada gadis ituTapi dia hanya diam dan terus berjalan ke arah koridirSepanjang koridor kami hanya melihat warna emas dan hijau, semua orang yang kami temui juga memakai pakaian adat Jawa yang kental seperti prajurit.dan tibalah kami di pintu yang sangat besar dan terbuat dari emas"Masuk" jawab gadis ituDan kami pun menurutinya dengan masuk ke pintu tersebutDisana kami melihat ada singgasana yang sangat besar dengan warna emas dan hijau, ruangannya tertata apik dan juga terkesan mistis."Kami ada dimana ya?" tanyaku"Kalia telah berani untuk masuk ke dunia kami, jadi kalian harus bvertemu dengan Ratu kami, sehingga nasib kalian ada di tangan Ratu kami" ucap gadis itu"MaksudnyA?" tanyakuTiba - tiba dari sudut ruangan keluarlah wanita berparas sangat cantik dengan rambut hitam sampai ke mata kaki dan berpakaian kebangsaan jawa dengan mahkota dikepalanya"Siapa ini, Sri?" tanya wanita itu"Mereka manusia yang masuk ke dunia kita ratu" ucap gadis itu yang ternyata bernama sri"Apa yang kalian lakukan disini?" tanya Ratu"maaf Ratu, kami tidak bermaksud apa - apa, kami hanya mencari jalan untuk kembali pulang ke hotel tempat kami menginap" jawab eva"Kalian pasti melanggar atau berbuat hal yang salah samapi kalian terbawa ke alam kami: ucap ratu"salah?" kami semua melihat satu sama lain"Coba kalian ingat, karena selama kalian bekum bisa mengingat kesalahan kalian maka saya juga tidak bisa membantu kalian untuk kembali, dan jika sampai Fajr kalian belum bisa kembali maka kalian akan selamanya menjadi penghuni alam ini" ucap ratuUcapan Ratu membuat kami tertohok, kami memandang satu sama lain, apa yang kami lakukan sehingga kami bisa sampai disini.Walaupun ratu sangat baik dan cantik begitu juga dengan pengikutnya, tapi sepertinya aura yang menyeramkan sangat kental disini, kami pun mulai berdekatan dan mulai berdiskusi."Coba kita ingat - ingat lagi" tanyaku"Apa saja yang tadi kita lakukan?" ucap Eva"Apa kita tadi menyakiti orang atau binatang?" tanyaku"sepertinya tidak, kita makan, berbelanja, dan juga berfoto, dan ...." ucap Sari mengingat"apa karena kita foto - foto disembarang tempat, coba kita lihat lagi" ucapkudan kami melihat kamera yang kami gunakan sama sekali tidak ada tempat sakral atau tempat mistis yang kami gunakan untuk berfoto"Tidak ada yang aneh" ucapku"Lalu Eva belanja baju daster, dan...." aku berfikir sejenak"Oiya aku tahu...." ucapku"Apa... Apa" jawab teman teman"Kamu inget gak dev, tadi kan aku tanya kamu, Dev kamu inget jalan pulang kan?""iya" kata Devi"Lalu kamu inget jawaban kamu?" tanyaku"aku bilang.... gampang" dan Devi pun terkaget"Ya ampun maaf ya jawaban aku sombong ya..." kata Devi "jadi buat kita susah begini" devi mulai mengeluarkan air mata"ratu, kami sudah mengetahui kesalahan kami, maafkan kami karena sudah bersikap sombong di kampung halaman orang lain" jawabku"Untunglah kalian menyadarinya, kalian tahu sifat sombong itu adalah sifat yang dimiliki para iblis dan pasukannya, dan itu membuat manusia banyak menjadi buta dan merasa benar dengan dirinya sendiri, jangan pernah kalian ulangi lagi, banyak merendahkan diri dan selalu ingat dengan Tuhan kalian" ucap Ratu itu bijaksana"Baik ratu, mohon kemablikan kami" ucapku"Kalian silahkan ikuti Sri kembali ke jalan yang tadi kalian lewati, Sri akan mengantar kalian kesana" ucap RatuDan akhirnya kami mengikuti Sri ke tempat dimana kami bertemu tadi"Kalian jalan lurus saja, jangan pernah menengok ke belakang apapun suara yang akan kalian dengar, terus saja berjalan lurus" uacp Sri kepada kami dengan wajah tegasDan kami mengikuti ucapan SriTerdengar Petir menggelegar, suara auman binatang buas seperti ingin menerkam kami, tapi kami semua mengingat kata - kata Sri tadi kami tidak boleh melihat ke belakang dan terus berjalan lurus, dan akhirnya kami melihat lampu dan pondok yang kami inginkan"Akhirnya" Ucapku"Alhamdulillah" ucap kami serentakdan kami saling berpandangan ke arah satu sama lain"Liburan kali ini petualangan kami sangat luar biasa" ucap kami bersamaan

HOROR MANTAN PACAR
Horror
12 Dec 2025

HOROR MANTAN PACAR

Delisa sangat gelisah hari itu, dia bersiap - siap berganti - ganti baju, bolak balik dicocokkan ke badannya, dan masih saja belum menemukan baju yang pas untuk dipakainya ke acara reuni sekolah SMAnya.Saat ini sudah hampir sepuluh tahun Delisa lulus dari SMA dan saat ini dia sudah bekerja di salah satu perusahaan Advertising di Jakarta, Delisa sangat antusias banyak sekali kenangan pada saat di SMA, terutama dengan teman yang sudah lama tidak dijumpainya.Gedung Assel, adalah gedung pertemuan acara REuni SMA Cakra angkatan 2007 dan diacara ini dibuat tema, prince and princess Reunion, jadi harus memakai baju pesta yang glamour dan yang pria memakai jas atau tuxedo, pasti acara akan sangat meriah fikir Delisa.Delisa menggunakan Taxi menuju kesana, karena beberapa temannya Angel dan Debi juga berangkat dari tempat yang berbeda jadi nanti mereka langsung janjian pada saat acara, dan saat Delisa tiba suasana sudah cukup ramai dengan banyaknya teman - teman yang sudah hadir, dan Delisa pun turun dari Taxi dan menyapa orang - orang yang ditemuinya."Hai Del, apa kabar?" ucap Rina"Hi Rin, kabar baik, kamu juga apa kabar?"sapa Delisa berbasa - basihampir beberapa wajah yang dikenalnya tapi tidak terlalu akrab disapanya dengan kalimat standar tadi, dan akhirnya dia menemukan wajah - wajah yang dicarinya."ANgel.... Debi..."teriak Delisa sari jauh"Delisaaaaaaa" ucap angel dan Debi berbarengan"Ya ampunnnnn lama banget ya kita gak ketemu, miss you" ucap Delisa sambil berpelukan dan cium pipi kanan dan kiri:Delisa, apa kabar lo? gimana dah ada cowok sekarang? apa masih jomblo? " Tanya Angel nyerocos tidak berhenti"Aish... lo ya, lama ga ketemu malah ngatain gue jomblo" jawab Delisha dengan nada manja"Tau nih Angel, kaya lo punya cowok aja" ejek Debi ke AngelDan saat itu mereka bercerita banyak hal, tentang kehidupan mereka masing - masingTiba - tiba ada satu wajah yang menarik perhatian Delisa"Eh lihat deh, itu Bowo bukan sih?" tanya Delisa"Bowo siapa? Bowo mantan lo ya?" tanya ANgel"Bowo item, kok sekarang bersih" ucap Debi heran"Iya itu Bowo, sekarang udah rapih dia, kayanya udah sukses deh jadi bisa ngerawat diri" ucap Angel lagiDelisa tidak dapat berkata - kata matanya hanya tertuju pada Bowo dan mengagumi Bowo dari kejauhan, tabi tiba - tiba sosok itu mendekat."Hi Del" sapa Bowo"HI juga wo" jawab Delisa"Seneng bisa ketemu lo di acara ini" ucap Bowo dengan jas hitamnya"Eh iya, gak nyangka ya, bisa ketemu lo lagi"jawab Delisa gugup"Apa kabar? kerja dimana sekarang?" tanya Bowo mencairkan suasanaDan akhirnya mereka bertukar cerita berdua, dan sepertinya mereka larut dalam kenangan masa lalu mereka.Keesokan harinya setelah acara Delisa mulai sering komunikasi kembali dengan BowoBiar bagaimanapun rasa cinta ke Bowo masih ada, itulah yang Delisa rasakan dan sulit untuk melupakannya.Dan Bowo mulai sering main kerumah Delisa, menjemputnya atau sekedar makan siang.Satu sore saat Delisa makan dengan Bowo di sebuah Kafe, Delisa melihat ada yang aneh dengan Bowo dia seperti terlihat ketakutan."Kamu kenapa wo?" tanya Delisa"Maksudnya?" jawab Bowo"Kamu gemetaran, seperti ada yang kamu takuti" ucap Delisa"Tidak ada apa - apa" jawab Bowodan mereka tidak membahas hal itu lagi, hanya melanjutkan makan sajaSaat Bowo menurunkan Delisa dirumahnya, tiba - tiba saat Delisa dadah ke Bowo, dia melihat ada bayangan wanita dibelakang mobil Bowo dan dia melihat ke arah DelisaSeingat Delisa, tadi hanya dia dan Bowo saja berdua di mobil, wanita itu siapa? fikir Delisa, dan Delisa menjadi gemetar memikirkannya.Keesokannya Bowo datang lagi menjemputnya untuk nonton, saat di mobil Delisa menanyakan kejadian aneh tersebut ke Bowo"Kemarin aku lihat ada wanita di belakang mobil kamu" ucap Delisa"Wanita? kan kamu tahu kemarin kita hanya berdua saja" ucap Bowo."Iya, Justru itu, wanita itu jelas sekali melihat ke arah ku" ucap Delisa"Sudahlah mungkin itu hanya fikiran km saja" ucap Bowo menenangkanHari itu bioskop tidak terlalu ramai, jadi Delisa dan Bowo mendapatkan tempat yang cukup sepi di baris ketiga, dan saat film tengah berlangsung tiba - tiba Delisa melihat ke samping ke arah Bowo, dan sekali lagi Delisa melihat wanita itu ada disebelah Bowo dan mata wanita itu menatap Delisa lagi.Delisa memegang tangan Bowo pelan - pelan"Bow, coba km lihat sebelah kiri kamu deh" ucap Delisa"Kenapa?" kata Bowo sambil melihat sebelah kirinya"Tidak ada apa - apa" ucap Bowo hanya bangku kosong sajaDelisa tahu sepertinya hanya dia yang bisa melihat hantu itu, dan seakan hantu itu ingin memberitahunya sesuatu.Saat pulang Delisa melihat ke kaca spion, dan Delisa sangat kaget hantu wanita itu lagi sedang duduk dan menatapnya."Bowo, kamu kenal gak sama cewek rambut sebahu, kulitnya putih dan ada tahi lalat di matanya" tanya DelisaTiba - tiba Bowo memberhentikan mobilnya, dan melihat ke arah Delisa"Maksud kamu, kamu kenal dengan Santi?" tanya BowoDelisa kaget melihat perubahan Bowo"Apa yang kamu ketahui tentang Santi?" tanya bowo sekali lagi sambil memegang wajah Delisa dengan kasar"Aku.. aku tidak tahu, tapi wanita itulah yang mengikuti kamu terus dari kemarin" ucap Delisa ketakutan"Benarkah, omong kosong, pasti kamu tahu kalau aku sudah membunuh Santi, iya kan?" ucap Delisa"Membunuh... maksudmu.." Delisa sangat ketakutan"Iya, Santi adalah mantan aku saat SMP, kemarin aku juga bertemu dengannya di acara reuni, dan kami mulai berhubungan lagi, tetapi dia marah saat mengetahui aku sudah memiliki istri, dan dia mengancam akan memberitahu istriku apa yang terjadi, dan aku membununhnya di mobil ini, sama seperti kamu, yang terpaksa harus aku akhiri saat ini juga" ucap Bowo dengan wajah kejamnya"Istri... maksud kamu, kamu sudah beristri, lalu buat apa kamu mendekatiku Bow?" tanya Delisa sambil menangis"Ya karena aku tahu kamu masih menyimpan rasa kepadaku, dan aku tidak akan membiarkan kesempatan itu lewat begitu saja" ucap Bowo menyeringai"Bowo... tolong jangan sakiti aku, aku tidak akan marah kepadamu" ucap Delisa"Tidak bisa, kamu sudah mengetahui perbuatanku kepada Santi, aku tidak akan mau dipenjara" ucap Bowo kasar, sambil mencekik Delisa.."Arggh..." Tolong lepaskan teriak Delisa"Bowo mencekik semakin kencang"Tolong..." Teriak Delisa dan Delisa merasakan lehernya tercekik dan pernafasannya mulai sulitTiba - tiba, setir mobil bergerak sendiri, Bowo kaget dan melepaskan cekikannya kepada DelisaDisitu Delisa melihat ada kesempatan emas untuk melarikan diri, dan disana dia langsung menendang kaki Bowo, dan segera melarikan diri dari mobil nyaDelisa berlari dan akhirnya melihat ada taxi yang lewat, dan menyetopnyaBersyukur Delisa selamat dari kekejaman Bowo, sang mantan pacar. Delisa langsung menceritakan semua kejadiannya kepada orang tuanya saat sampai dirumahdan tidak lama berselang polisi segera menangkap Bowo di rumahnya, dengan barang bukti yang ada dalam kasus pembunuhan Santi.Sore itu saat Delisa nonton di depan TV, ada bunyi notif dari handphonenya"Reuni Kampus Heksa... ayu datang dan ramaikan""Reuni??" fikir Delisa

HOROR FOTO SELFIE
Horror
12 Dec 2025

HOROR FOTO SELFIE

Amara adalah seorang gadis berusia 14 thn, kulitnya yang putih dengan rambut panjang ikal dan postur tubuh yang tinggi, memang tidak sulit membuat dia menjadi idola di sekolah, bahkan cukup banyak teman cowoknya yang naksir dengan Amara.Amara sebenarnya gadis yang supel, dia ramah kepada siapa saja, jadi tidak heran jika Amara disenangi oleh teman - temannya, bahkan dia sering masuk ke dalam majalah sekolah untuk cover dan juga prestasi sekolahnya.Saat ini Amara sedang menikmati masa ABG nya, dan salah satu hobinya adalah mengikuti semua media sosial dengan aktif, seperti facebook, instagram dan media sosial yang sedang tren saat ini, tapi semua isi dalam post sosial medianya selalu dpenuhi foto - foto selfie cantiknya, banyak komentar yang memuji dan melike fotonya.Seolah - olah Amara merasa terobsesi dengan dirinya sendiri, dia menjadi semakin narsis dari hari ke hari, bahkan dia bisa mempost 40 foto dalam sehari, dan dia selalu merasa harus memamerkan wajah cantik yang dia miliki.Tapi ada kejadian aneh hari ini Pagi itu Amara bangun, dan langsung membuka handphonenya saat masih berbaring di tempat tidur, dan ternyata sudah banyak notif yang masuk ke handphonenya."Kak Amara kok mukanya blur gitu, ga kaya biasanya cantik dan segar" salah satu komen di instagramnya"Kak Amara, salah post ya, kok foto jelek gitu" ucap satu followernya"Kak.. itu Foto kakak atau foto...... hiiiiii serem" komen yang lainnyadan semua isi komen hari itu mempertanyakan foto yang Amara pasang"Saat Amara membuka foto yang dia post, memang wajah Amara terlihat sangat mengerikan, dan sepertinya itu bukan foto yang dia upload kemarinbulu kudu Amara langsung berdiri, dia tidak percaya kalau semua orang melihat dia denagn gambar seperti itu sangat menakutkan.Amara pun langsung menghapus foto tadi, dan bergegas ke kamar mandi"Mah.. Pah... Amara terlambat ga bisa ikut sarapan" ucap Amara sambil mencium pipi mamah dan papahnya"Amara ini kamu bawa saja rotinya" ucap Mamah sambil mendekati Amara dan menyerahkan bekal rotinya.Sesampai di sekolah, Amara duduk di bangku kelasnya dan Karyn teman sebangkunya datang menghampirinya."Ra, kamu lihat komentar foto kamu semalem ga?" ucap Karyn"Iya Ryn tadi pagi aku shock lihatnya, tapi aneh ryn sebelum tidur aku sumpah ga pasang foto itu, foto nya bagus kok, kenapa tiba - tiba jadi seperti itu" ucap Amara"Serius kamu? yakin fotonya bukan foto itu" ucap Karyn bingung"Nih kalau gak percaya, kamu lihat foto yang ada di handphoneku" ucap AmaraSetelah melihat dan membandingkan dengan foto yang di instagram dan foto yang ada di handphone Amara, karyn semakin bingung apa yang sebenarnya terjadi, kenapa foto Amara sangat mengerikan seperti itu"Apa ada orang iseng yang hack foto aku ya?" tanya Amara"Oh iya, bisa jadi Ra, ada yang ga suka sama kamu kali, dan pernah sakit hati sama kamu" ucap Karyn menimpali"Iya lah Ryn, paling orang iseng aja ya" ucap Amara menenangkan dirinya sendiriSiang itu seperti biasa Amara istirahat sambil main dengan handphonenya, dan dia berfoto selfie disamping koridor sekolahnya dan post..."Tiba - tiba terdengar suara notif banyak yang masuk, dan Amara segera membukanya"Kak... itu dibelakang kakak serem banget""Ya ampun ada kunti..... kunti.... hiiiii""Kayanya kamu ada yg ikutin deh mba, dr kmrn foto horor terus"Dan masih bayak lagi komen lainnyaDan Amara langsung melihat kembali foto selfienyaDan ternyata benar ada sosok wanita dibelakang Amara dengan rambut panjang terjuntai dan memakai pakaian warna putih, dan sepertinya tangannya mengangkat ke arah Amara"Karyn.... karyn.. km sudah lihat foto aku" ucap Amara"Belum ra, aku lagi kerjain PR belum sempet lihat Instagram, kenapa Ra?""Ini ryn lihat deh, serem lagi" ucap Amara terbata bataKaryn memperhatikan dengan seksama foto itu dan dia langsung melihat ke arah Amara"Ra... kayanya kamu diikutin setan deh" ucapnya getir"Ryn terus aku harus gimana? aku takut" ucap Amara"Coba Ra kamu foto sama aku sekarang terus km post" ucap KarynDan Amara melakukannya dan dipostTiba - tiba semua notif masuk dan benar sajamereka ketakutan dengan gambar ituternyata ada bayangan hitam besar dengan wajah menyeramkan seperti genderuwo ada di belakang mereka berdua"Tuh kan Ra, aku bilang juga apa kamu banyak diikutin oleh mahluk gaib": ucap Karyn ketakutan dan melihat ke belakang yang tampak kosong tidak ada apa - apaMereka berdua langsung berlari ke ruang guru dan bertemu dengan Pak Gozali, guru agama mereka"Pak Gozali, tolongin saya" kata Amara"Ada apa ra?" ucap Pak Guru"Saya diikutin mahluk gaib pak, foto - foto saya selalu ada penampakan mereka" ucap AMara sambil memperlihatkan foto - foto instagramnya"Astagfirullah" ucap Pak Gozali saat melihat foto - foto ituLalu Pak Gozali membacakan ayat - ayat Al quran, sambil menyuruh Amara untuk pergi wudhu"Kamu sholat kan Ra?" tanya Pak Gozali"Jarang pak, malah hampir tidak pernah pak" ucap Amara"Sekarang, kamu harus rajin wudhu baca surat dan sholat, itu cara menjauhkan mahluk ini dari kamu, karena mereka tahu kamu lemah" ucap Pak Gozali "belum lagi hobi kamu foto selfie, ini juga tidak baik rasa suka yang berlebihan terhadap diri sendir bisa menjadikan kita orang yang sombong" kata Pak Gozali"kalaupun ingin berbagi moment sewajarnya saja" ucap Pak Gozali bijaksana"Iya Pak, Insyaallah saya mau berubah, saya juga tidak mau mereka mengganggu saya terus" ucap AmaraDan setelah sholat Amara dan Karyn merasa lebih tenang.Pulang sekolah hari itu, Amara ingin sekali memposting dirinya yang sedang di halte menunggu bus, tapi dia ingat kata pak Gozali dan mengurungkan niatnya."Aku ga boleh narsis lagi" ungkap Amara dalam hatinya.

HOROR FANS PSIKOPAT
Horror
09 Dec 2025

HOROR FANS PSIKOPAT

Hari ini hari yang membahagiakan bagi Wilda, karena dia baru saja diterima di pabrik tekstil daerah Tangerang, maklum saja Wilda baru lulus SMA beberapa hari yang lalu dan tidak seperti teman - temannya Wilda sudah dipanggil di pabrik yang cukup jauh dari rumahnya di Bogor, dan saat ini keluarga Wilda sangat bergantung kepadanya untuk dapat membantu biaya sekolah adik - adiknya.Wilda mulai menepati kost - kostannya yang tidak terlalu jauh dari lokasi kerjanya, dan saat ini dia sudah mendapatkan teman baru bernama Rani, dan Rani juga kost di tempat yang sama."Wilda, gimana kamu betah ga kerja di pabrik?""Lumayan Ran, Alhamdulillah bisa bantu orang tua""Kamu tahu gak, kamu dapet salam dari Adam, anak operasional yang di bagian depan" kata Rani"Adam? aku gak kenal Ran, waalaikumsalam deh Ran" jawab Wilda sambil TersenyumDan benar saja keesokan harinya Rani mengenalkan Wilda pada Adam"hai namaku Adam""Iya saya wilda"Adam suka Wilda sejak pertama kali melihatnya, kulit wilda yang putih dengan wajah polos khas Sundanya membuat parasnya sangat mudah membuat lelaki jatuh cintaDan Adam memulainya disaat yang tepat, Wilda pun menyambut cinta AdamSudah hampir berjalan enam bulan Wilda berpacaran dengan Adam, tidak ada masalah yang terlalu berarti, Adam sangat membantunya di perantauan, Adam suka mentraktir makan, Adam juga suka antar jemput Wilda pulang membuat Wilda merasa ada orang yang mengasihinya walaupun jauh dari kedua orang tuanya.Cerita cinta Adam dan Wilda akhirnya harus sampai dititik ini, dimana Adam diterima beasiswa untuk melanjutkan pendidikan dari pabrik tempat dia bekerja, dengan prestasinya Adam dipromosikan untuk ke Jepang selam enam bulan ke depan.wilda sangat sedih, tapi dia harus mengikhlaskan Adam karena jika Adam sukses maka itu semua juga demi Wilda, dan Adam terus meyakinkan wilda bahwa hanya dia yang ada dihatinya.Dan akhirnya Adam pun berangkat, dan sekarang wilda merasa sendiri di kostannya, bahkan semangat bekerja pun menurun tanpa kehadiran Adam, tiba - tiba saat pulang ada yang menghampirinya seorang laki - laki remaja"Hai, boleh kenalan gak?" ucapnya sambil mengikuti langkah wilda"Maaf, saya duluan" ucap Wilda sambil mempercepat langkah kakinya"Huh, sok kecakepan, sombong... belagu banget masih buruh pabrik aja" ucap laki - laki ituEntah kenapa sejak kejadian hari itu, Wilda merasa hari - hari dia ada yang mengikutinya, tapi setiap Wilda menengok ke belakang tidak ada siapa - siapa."Ran aku boleh cerita gak?" ucap Wilda"Kenapa Wil?""Akhir - akhir ini aku merasa ada yang mengikuti aku, terakhir sih ada cowok yang mengajak kenalan, tapi aku menolaknya didekat tempat kost kita Ran" ucap Wilda"Ciri - cirinya seperti apa Wil?""Masih muda sepertinya lebih muda dari kita, kulitnya coklat, rambutunya gondrong sebahu dan tato sebelah tangannya ada gambar tengkoralnya Ran""Oh aku kenal Wil, itu namanya Tito, dia supir angkot yang mengontrak di depan tempat kost kita, dia memang agak aneh Wil, kadang dia seperti suka memperhatikan tempat kost kita dari jauh, kadang saat aku lihat lagi dia bals melihatku dengan tajam" ucap RaniWilda merasa was - was dengan cerita Rani, karena sepertinya Tito bukan orang yang ramah, dan cenderung anehHari itu hujan, Wilda turun dari angkot dan jalan ke kostannya dengan tergesa - gesa dan dia merasa tangannya ditarik seseorang, saat dia melihatnya dia melihat Tito menarik tangannya dengan membawa payung.Seketika itu juga Wilda langsung melepaskan tangannya dan berlari ke kostannya tanpa menghiraukan Titodan dia mendengar Tito mengomel dari kejauhan"Sok Cantik lo" ucap Titosaat sampai dikamar Degup jantung Wilda berdetak sangat kencang, dan dai mengintip sedikit dari jendela, dan dia melihat Tito masih melihat ke arah kamar kostnyaEsok paginya Wilda pun menceritakan kejadian itu pada Rani"Ya ampun, dasa Tito brengsek, apa yang ingin dia lakukan sama kamu Wil" ucap Rani marah"Apa kita harus lapor ke pemilik kostan ya Ran?" tanya wilda"Gak bisa Wil, mereka lagi pergi haji selama sebulan gak ada orang dirumahnya" ucap RaniHari itu Wilda bengong saja di angkutan umum, ketakutan Wilda tambah besar setiap kali dia sudah mau sampai di kostan, Rani hari ini lembur, jadi dia tidak akan pulang ke kostannya, tambah takut lagi Wilda dibuatnya.Malam itu Wilda tidur larut karena terus memikirkan Tito, seakan matanya tidak dapat terpejam, begitu Wilda baru saja mulai dapat tertidur lelap, Wilda mendengar ada suara pintu yang terbuka,"kreeekkkkk""Siapa itu?" tanya Wildalalu Wilda mendengar langkah kaki orang memasuki kamar kostannya"Siapa?" tany a wilda sambil bangun dari kasurnyadan tiba - tiba Wilda melihat orang memakai topeng ada dihadapannya.."Kamu siapa? kamu mau apa" Tanya Wilda bersiap - siap untuk berteriaktetai orang tersebut sangat kuat dan memegang tubuhnya dan mendekap mulut Wildadan Wilda hampir lemah tidak berdaya"Kamu pasti Tito" ucap Wilda"Aku adalah penggemar berat kamu, aku itu selalu cemburu setiap kali kamu berjalan bersama Adam, kamu tidak boleh dimiliki oleh prang lain kamu hanya boleh dimiliki oleh aku" ucap pria itu"Tolong jangan sakiti aku" ucap WildaTiba - tiba pria itu mendorong wilda kekasurnya"malam ini kamu akan sepenuhnya jadi milik aku" ucap pria itu"Tolong..." teriak wilda"Tolong... tolong..." wilda berteriak sekencang - kencangnya tapi Wilda akhirnya sadar bahwa tidak akan ada orang yang mendengarnya.Tiba tiba saat pria itu mendekat dan melepaskan celananya dan menuju ke arah Wilda, tiba tiba ada suara"Plak.."Pria itu terjatuh seketikadan disitulah Wilda melihat...."Tito..." ucap Wilda kaget"Maaf ya wil, aku langsung masuk kamar kamu aku denger suara kamu teriak minta tolong tadi" ucap TitoSeketika itu Wilda langsung memeluk Tito"maaf ya Tito, saya sudah jahat berfikir jelek sama kamu" ucap WildaJadi kalau ini bukan kamu, ini siapa?" tanya Wilda"jadi kamu mikir aku mau jahatin kamu?" tanya Tito bingung"memang sih saya suka sama kamu, tapi saya tahu diri, saya cuma mau jadi temen kamu, tapi kamu sombong banget" kata Tito sambil mencoba melepaskan topeng pria tadi"Pak Soman" ucap Wilda kaget"Siapa dia?" tanya Tito"Pak Soman, security pabrik aku To" dan Wilda pun mengingat bahwa selama ini ternyata pak Soman yang mengikuti dia, terkadang wajah pak Soman sedang pura - pura melengos ataupun sedang berteduh dimanaBayangan itu membuat bulu kuduk Wilda berdiri, hampir saja malam ini dia di perkosa oleh pak Soman, dan Tito yang selama ini Wilda fikir akan menjahatinya ternyata malah orang yang menolong Wilda.Hari itu juga Pak Soman di bawa ke kantor polisi dan diamankan, keesokan harinya Adam datang ke kostan dengan keluarga Wilda begitu mendengar apa yang menimpa Wilda, semua mengucapkan terimakasih pada Tito karena sudah menjadi pahlawan hari itu.Ternyata informasi dari polisi dalam penyelidikan Pak Soman memang seorang pembunuh berdarah dingin, dan dia sudah membunuh beberapa karyawati pabrik yang disukainya, dan menguburkan mayat korbannya di tanah kosong dekat pabrik, dan biasanya karyawati yang hilang itu akan dibuat seolah - olah pulang kampung dan tidak bekerja di pabrik lagi.'Setelah dibongkar tanah kubur korban, sudah banyak yang tinggal tulang belulang dan diindikasi sudah meninggal lama, mungkin Pak Soman melakukan pembunuhan itu sudah semenjak usia muda, ungkap pak Polisi.Wilda sangat bersyukur karena dia terselamatkan dari kejadian itu.

DI RUMAH SAKIT
Horror
09 Dec 2025

DI RUMAH SAKIT

"Feb..." panggil Risa"Iya Ris" jawab Febi"Kok muka lo pucat, lo gapapa kan? kita kan harus tanding basket jam 10 nanti" ucap Risa"iya Ris, gw siap kok, gapapa cuma agak lemes aja"Lalu mereka berdua siap - siap ke lapangan karena upacara baru saja akan dimulaiTeeettttt... bel tanda lomba basket sudah dimulai, dan Febi harus bersiap - siap ganti kaus dan masuk ke lapanganDan giliran tim Febi pun dimulai, semua masuk ke lapangan, dan permainan juga terlihat seru, karena kedua tim sama kuatnyasorak dan sorai para pendukung tim pun, tidak kalah semangat dan seru, tiba - tiba bola dioper ke tangan Feb, tetapi tiba - tiba Febi merasa pusing, dia melihat semua orang terlihat buram dan tidak jelas, dan sepertinya semua berputar, dan akhirnya.... Brakkkkkk... Febi pun terkapar tidak berdaya dan pingsanBunyi sirene ambulan samar terdengar, mata Febi pun pelan - pelan terbuka.."Aku dimana?" tanya Febi saat melihat Risa"Kita mau ke rumah sakit Feb, kamu pingsan, ini aku sama Pak Gino mau mengantar kamu ke RS Intan tidak jauh dari sekolah ini Feb" ucap Risa"Iya Feb, kamu harus istirahat, kamu pingsan agak lama" Ucap Pak Gino menimpali"Mama dan Papaku tahu aku sakit Ris?" tanya FebiSudah kami telepon, justru mama mu yang minta tolong kamu segera dibawa ke RS" jawab Risa "Nanti mereka akan menunggu kamu disana"Tiba - tiba supir ambulan pun memberhentikan mobilnya, dan pintu terbuka Febi melihat beberapa suster sudah menyambutnya dan membawakan kursi roda, dari kejauhan Febi melihat mama sedang mengurus di meja administrasi, dan Papa sedang mendekati ke arah Febi"Feb, kamu tidak apa - apa nak?" tanya papa "papa sangat khawatir"Tidak apa - apa kok pah, cuma sedikit pusing, sepertinya badanku sangat lemasMama pun ternyata sudah didepan Febi"Aduh Febi mama khawatir banget, mama takut kamu kenapa -kenapa" ucap Mama dengan nada khawatir "Terimakasih banyak ya Pak Guru dan Risa sudah mau mengantar Febi ke RS"Sama - sama bu" ucap Pak GinoAkhirnya setelah diperiksa dokter, Febi diputuskan harus di rawat Inap dulu di Rumah sakit, karena tekanan darah Febi yang Rendah dan masih harus dilakukan pemeriksaan dengan hasil lab yang harus ditunggu"Kira - kira jam setengah lima sore, Febi akhirnya mendapatkan kamar, karena Asuransi Papa menjamin Febi mendapat kamar di kelas satu maka pihak perawat pun mengantar Febi ke kamar.Dikamar Febi melihat ada dua ranjang yang kosong, dan Febi memilih kamar yangdipojok dekat kamar mandi, supaya jika dia ingin kekamar kecil, dia tidak harus berjalan jauhHari pertama dan hari kedua mama dan papa setia menemani Febi, tapi sayangnya di hari ketiga ini Papa harus mulai bekerja lagi, dan kebetulan karena pekerjaan yang menumpuk kemarin, papa harus lembur dikantor dan tidak bisa menemani Febi di RSBegitupun Mama, karena sudah hampir tiga hari di RS, maka stok baju yang mama bawa mulai kehabisan, maka mama izin sebentar kepada perawat untuk pulang ke rumah mengambil pakaian dan juga keperluan lainnya untuk Febi di RSSuasana di kamar cukup sepi, sampai Febi mendengar suara derit roda masuk kekamarnya dan suara - suara mengantar seseorang di kamar tersebutKarena tirai yang tertutup, Febi tidak bisa melihat ke arah sebelahnya, tetapi Febi bersyukur setidaknya Febi tidak sendirian.Akhirnya suara roda kembali terdengar pergi dan suasana sepi kembali"Hi... namaku Dita, aku baru masuk hari ini" suara terdengar dari sebelah ranjang Febi"Hi juga" jawab Febi "iya aku senang kok kamu disini, setidaknya aku tidak sendirian" jawab Febi"Kamu sudah lama disini?""Sudah hampir tiga hari, dan itu terasa membosankan" jawab Febi"Kamu sakit apa?" tanyanya"Sakit Darah rendah, tapi aku harus menunggu hasil lab, masih belum jelas jenis penyakitku" ucap febi "Kamu sendiri kenapa?" tanya Febi"Aku juga tidak tahu, tetapi aku merasa aku sangat pucat" jawab Dita"Sama dong, aku juga, mungkin kita kekurangan darah jadi terlihat pucat" ucap Febi"Iya, aku mungkin juga tidak punya darah" jawab Dita sambil tertawaFebi pun ikut tertawa "kamu lucu Dit, sakit saja masih bisa melucu" jawab febi""Tidak usah terlalu difikirkan, lebih baik kita saling mengenal satu sama lain saja" ucap Dita"Iya Dit anggap saja kita lagi istirahat, malah enak ga usah sekolah" jawab Febi "kamu sekolah dimana Dit?""Aku sudah lulus sekolah Feb""Keluarga kamu tidak ada yang menunggu Dit?" tanya Febi"Tidak" jawab Dita "mereka semua sedang sibuk""Oiya..... hari ini juga aku sendiri" jawab Febidan tidak terasa tiga jam lebih Febi berbicara dengan Dita, dan tiba - tiba suara pintu terbuka"Maaf ya feb, mama agak lama, tadi jalanan macet" ucap Mama yang baru tiba di kamar"gapapa kok ma, aku juga ga sendirian kok, kan aku sudah ada teman sekamar namanya Dita dan baru masuk hari ini, dia ada di ranjang sebelah" jawab Febi sambil menerima makanan yang mama bawa dari supermarket"Teman? sebelah? mama masuk sepi kok, disebelah kamu ranjangnya masih kosong" ucap mama bingung"Apa???? mama pasti bercanda, coba mah buka gordennya, aku mau lihatDan mama membuka gordennya, dan Febi melihat ranjang itu memang kosong dan dalam kondisi sangat rapih, belum ada yang mengisi ranjang itu"Tapi mah,,, tadi aku berbicara dengan dia namanya Dita, dan kalau ranjang ini kosong berarti aku tadi berbicara dengan siapa????" tanya Febi bingungDan dalam kondisi takut dan panik mama meminta perawat untuk datang, dan menceritakan kejadian yang dialamai Febi, dan mama meminta Febi untuk pindah ke ruang lainnya.Akhirnya Rumah sakit pun menuruti keinginan Mama dan mencarikan kamar baru untuk Febi, saat masuk kekamar baru, Febi mendengar perawat berbicara sambil berbisik kepada perawat lainnya"Iya, Dita yang kemarin meninggal di ruang itu, sepertinya arwahnya masih gentayangan karena tadi pasien kamar tersebut minta pindah kekamar lain dan membuat pasien tersebut ketakutanTernyata Dita sudah meninggal fikir Febi, untung dia sudah minta tukar kamar baru"Feb mama lapar, mama mau cari makan sebentar ya kekantin" ucap Mama"iya ma, gapapa, jangan lama - lama ya" jawab FebiDan suasana kembali sepi, Febi pun melanjutkan membaca buku yang sedang dibacanya"Hai, namaku DIta" terdengar suara dari ranjang sebelahTiba - tiba sekujur bulu kudu Febi berdiri"MAMAAAAAAAAAA"

SAAT KETIDURAN
Horror
09 Dec 2025

SAAT KETIDURAN

Pagi ini Sheryl kesiangan lagi bangunnya, karena kebiasaan Sheryl yang sering tidur kemalaman akibat nonton drama korea yang dia sukai setiap hari, bahkan mamah sudah sangat bosan mengingatkan Sheryl akan kebiasaannya, tetap saja Sheryl tidak mendengarnya.Akhirnya seperti biasa, Sheryl dihukum lagi oleh pak Adam, guru piket hari ini, Sheryl disuruh lari keliling lapangan selama 10 putaran, kadang pak Adam juga merasa lelah sepertinya Sheryl tidak akan kapok dengan hukuman ini."Sher kamu terlambat lagi?" tanya Mona teman Sheryl di kelas sebelah"Iya Mon, tadi aku kesiangan lagi bangunnya" jawab Sheryl"Kenapa sih, kamu masih saja nonton film drama koreanya sampai selesai" Ujar Mona"Bagaimana ya Mon, abis ceritanya seru, kalau nontonnya setengah - setengah itu gak enak" ucap Sherly masih keras kepala dengan kebiasaannya.Sore ini, Sheryl pulang ke rumah dengan sangat lelah, Sheryl pun masuk langsung ke kamarnya."Sheryl, kamu sudah pulang" tanya Mama"Sudah mah..." jawab Sheryl sambil teriak dari kamarnya"Mandi dulu Sher, jangan langsung tidur, sebentar lagi maghrib" Ujar Mama ke Sheryl"Iya ma....." jawab Sheryl singkatTidak lama Sheryl langsung berbaring di kasur, sambil mendengarkan lagu dari handphonenya, tidak lama matanya pun terlelap dan langsung tertidur pulas.Suara lolongan anjing membangunkan Sheryl,"Auuuuuuuuuuuu..... Auuuuuuuuuuuu...." beberapa kali...Sheryl berfikir aneh, biasanya tidak pernah ada suara lolongan Anjing yang terdengar dari rumahnya.Sheryl membuka matanya, dia melihat jendela kamarnya ternyata sudah gelap gulita, bahkan mama tidak menyalakan lampu kamarnya.Lalu Sheryl pun bergegas menutup jendela kamarnya"Sreeekkkk....... sreeeeek....." sepertinya dia mendengar suara dari semak - semak, tetapi dia tidak melihat ada yang aneh dengan taman di depan rumahnya.Perutnya Sheryl keroncongan, akhirnya Sheryl memutuskan untuk keluar dari kamarnya"Mah.... Sheryl lapar, mamah dimana?" teriak sheryl sambil sesekali menengok ke kanan dan kiri untuk mencari mamahnya, tapi suara mamah tidak menjawab sama sekali."Mah.... " teriak Sheryl lagi, lalu karena kelaparan Sheryl langsung menuju meja makan, dia melihat didalam penutup saji sudah banyak makanan yang tersedia, dan semuanya menggiurkan, Sheryl langsung melahap dan menghabiskannya...Tiba - tiba Sheryl mendengar suara pintu depan terbuka,"kreeekkk....."Sheryl pun langsung berjalan menuju pintu, karena dia berfikir pasti mamahnya sudah pulang ke rumah, tetapi saat melihat ke arah pintu, wajah Sheryl sangat ketakutan, dia mengumpet dibalik tembok ruang tamu.Ada dua orang dengan wajah menyeramkan, masuk kedalam rumah, mereka berbicara satu dengan yang lain, dan wajah mereka hancur berantakan, mereka seperti... seperti.... setannnnnTubuh sheryl menggigil, saat ini orang - oran tersebut mendekat ke arah Sheryl, dan pasti mereka tahu dan degup jantung Sheryl berdegup sangat kencang.Wushhh..... ternyata badan mereka menembus tubuh Sheryl yang saat ini mengambil posisi didepan mereka, sepertinya mereka tidak dapat melihat Sheryl.mereka memiliki rambut panjang, wajah berantakan dengan bola mata keluar, bibir hanya terlihat tulang dan daging pada wajah mereka tersayat - sayat, mereka sungguh mahluk yang menyeramkan.Mereka langsung menuju meja makan, dan tetap saling berbicara, mungkin mereka mengira ada sesuatu yang aneh, karena piring di meja sudah berantakan, salah satu mahluk tersebut memanggil dan berteriak, tidak lama ada mahluk yang lebih kecil turun dengan penampilan hampir sama dengan wajah mereka, dan sepertinya dia dimarahi karena difikirnya dialah yang menghabiskan makanan di meja tersebut.Sherly berusaha lari, dia keluar dari rumah tersebut, tapi saat Sheryl berada di jalan, rumah itu adalah rumahnya, dimana mamahnya? dimana papah? kenapa mereka tinggal di rumah Sheryl, apakah mereka membunuh orang tuanya sheryl, fikiran Sheryl campur aduk, dan akhirnya Sheryl menuju rumah sahabatnya Mila diujung jalan, saat Sheryl melihat kedalam jendela ternyata Mila juga tidak berada di rumahnya, yang Sheryl lihat adalah mahluk hitam dan tinggi besar sedang berbicara dengan mahluk hitam lainnya."Ya Allah, kenapa saya ada disini?" fikir SherylSeketika itu juga Sheryl membacakan ayat - ayat suci dan istigfar"Sher.... sher..." panggil mama"Istigfar Sher" suara mama sayup sayup terdengarSheryl pun berusaha membuka matanya perlahan - lahan karena terasa sangat berat"Mamah... tolong Sherly mah" ucap Sheryl gemetar"Alhamdulillah kamu sudah sadar nak, mamah sangat khawatir" ucap mama dengan nada lemas"Ada apa mah, kok badan Sheryl lemes sekali" jawab Sheryl"Kamu tadi kemasukan nak, kamu berbicara sendiri, mamah sangat khawatir, untung ada pak ustad yang membantu sampai kamu sadar kembaliLalu mata sheryl pun melihat ke arah pak ustad."Kamu baik - baik saja?" tanya pak ustad"Tadi saya melihat mahluk -mahluk menyeramkan pak, ada di seluruh rumah, dan juga rumah Mila, mereka sama seperti kita memiliki kehidupan" jelas Sheryl"Makanya kamu jangan membiasakan diri tidur maghrib - maghrib, pamali kalau kata orang dulu" ujar pak ustad "karena pada waktu maghrib dunia jin dan dunia manusia bisa saling terbuka, dan roh kamu bisa berbahaya" ucap pak ustad sekali lagi"iya pak, saya betul - betul kapok, saya tidak akan melakukan lagi hal seperti ini" ucap Sheryl sadar akan kebiasaan jeleknya.Dan wajah mamah mengguratkan rasa lega karena Sheryl sudah baik - baik saja.

GADIS ONLINE
Horror
09 Dec 2025

GADIS ONLINE

Rangga adalah salah satu cowok yang tergolong genius di kampusnya, tetapi dia memiliki penampilan yang culun atau bisa dibilang kutu buku, sehingga dia pun belum pernah merasakan yang namanya berpacaran sampai sekarang.Bahkan Beni temannya dengan perawakan tubuh gendut saja saat ini sudah memiliki pacar bernama Vera, dan yang biasanya Beni main dengan Rangga, sekarang Beni lebih banyak menghabiskan waktu dengan Vera kekasihnya, dan saat ini Rangga memutuskan untuk mencari jodoh melalui situs online yang didapatnya dari beberapa temannya.www.jodohkumanis.com itulah salah satu situs online yang sedang dicoba oleh Rangga, karena ketidak percayaan dirinya membuat Rangga memasang foto gambar orang lain yang bukan dirinya, tiba - tiba banyak chat yang masuk ke profilnya, dan beragam pilihan type wanita yang memilih untuk chatting dengan Rangga, ada yang anak ABG, anak kuliah bahkan sampai yang berstatus janda dan tante - tante kesepian pun memilih chat dengannya, karena Rangga baru dalam hal ini maka dia memilih untuk berbicara dengan kesemuanya, tiba - tiba ada gambar wanita ayu dan manis bernama tantri masuk ke dalam chatnya, kira - kira usianya hampir sama denagn Rangga."Hai... boleh kenalan" ucap Tantri di chat"Hai.. juga, boleh kok, aku malah senang kamu masuk ke chat aku" tulis Rangga"Oh iya, memang kenapa? bukannya pasti banyak yang masuk ke chat kamu" ucap Tantri"Iya Tantri, tetapi banyak yang aneh" tulis Rangga"Kamu tinggal dimana Rangga?" tanya Tantri"Aku di Jakarta Selatan Tan, di Pasar Minggu" jawab Rangga"Wah dekat ya, aku di warung buncit Rangga" ucap Tantri antusias"Iya dekat sekali itu, kapan - kapan kita janjian ya" ucap Rangga semangat"Boleh, oh iya kamu kuliah dimana Rangga?" tanya Tantri kembali"Di Universitas Mercu Suar, kamu dimana?" jawab Rangga"Aku di Guna Bangsa" jawab TantriDan akhirnya mereka pun melanjutkan perbincangan semakin dekat, mereka merasa cocok satu sama lain, dan itu pun berlanjut semakin akrab ke minggu - minggu berikutnya, bahkan Rangga pun mengabaikan chat yang lain, baginya yang dia tunggu hanya chat dari Tantri dan Rangga yakin, Tantri lah calon jodoh baginya."Tantri besok kita ketemuan yuk?" tulis Rangga"Boleh, kamu mau ketemuannya di mana, di kampusku atau ke rumah?" tanya Tantri"DIkampus kamu saja ya, nanti aku jemput kesana, sore hari ya setelah aku selesai mata kuliah terakhir" kata Rangga"Boleh, kebetulan aku juga ada kuliah sore" jawab TantriAkhirnya keesokan harinya tiba, saat tiba di kampus, Rangga lebih dahulu mengabarkan Tantri melalui sms bahwa dirinya sudah sampai, ada perasaan deg - degan bagaimana, kalau nanti Tantri melihat wajah aslinya apakah dia akan menolak cinta Rangga?" fikir Rangga"Tantri aku sudah sampai dikampus kamu ya, aku di gerbang depan" tulis Rangga"Iya tunggu sebentar ya, aku nanti kesana, aku lagi ada urusan sebentar" jawab TantriHampir tiga jam lebih, bahkan sekarang sudah jam tujuh malam, Tantri tidak kelihatan, Rangga pun sudah mulai gelisah, dan akhirnya dia bertanya kepada satpam di depan kampus Tantri"Permisi pak, bapak kenal sama mahasiswi disini yang bernama Tantri, lalu Ranggapun memperlihatkan foto Tantri di handphonenya.Tiba - tiba Pak Satpam itupun terlihat kaget, dengan foto tersebut"Ade, kenal dimana?" tanya pak satpam"Ini teman chat online saya pak, saya disuruh tunggu disini untuk ketemuan" jawab Rangga "tapi kok, orangnya belum datang ya?" ucap Rangga lagi."Ade, ikut saya ke pos dulu ya" ucap Pak Satpam itu hati - hati"Kenapa ya pak?" tanya Rangga setelah sampai ke pos"Ade sejak kapan chatting sama Tantri?" tanya satpam itu penasaran"sejak seminggu yang lalu, memangnya kenapa ya pak?" tanya Rangga penasaran"Mba Tantri itu sudah meninggal de, tepatnya bunuh diri dikampus ini, sudah hampir sebulan lebih, karena mba Tantri di tolak oleh cowok yang disukainya, namanya Rangga hampir sama dengan nama Ade" ucap Pak Satpam itu menjelaskan."Apa?? Bapak jangan bercanda ya, tidak mungkin pak, ini saya perlihatkan bukti chatnya" lalu di lihatlah chat mereka selama ini, dan yang membuat pak satpam itu ketakutan, foto itu benar - benar Tantri.Tiba - tiba ada chat yang masuk"Rangga aku sudah di pos satpam" tulis TantriDan tiba - tiba Rangga dan pak satpam melihat sekeliling dan tidak melihat ada siapa - siapa disana, tiba - tiba bulu kuduk mereka merinding seketika dan mereka segera lari sekencang - kencangnya.

DI TIKUNGAN CILENDEU
Horror
07 Dec 2025

DI TIKUNGAN CILENDEU

Pagi ini, Aksa mulai merapihkan semua perabotan dan bajunya di rumah baru yang dia tinggali, karena Aksa mulai tinggal di perumahan Ksatria Bima desa Cilendeu di Bogor, kebetulan Akses rumah ke kantornya sekarang cukup dekat tidak jauh lagi seperti waktu Aksa tinggal di Jakarta.Jarak kantornya dari rumah mungkin hanya sekitar lima belas menit saja, Aksa adalah seorang pria yang sudah cukup mapan, masih single dan dia adalah Manager Pemasaran diperusahaan Otomotif kendaraan roda dua di Cabang Bogor, karena terkadang dia harus mengejar target untuk pameran dan closing akhir bulan, biasanya di tanggal - tanggal ini dia akan mulai sibuk menyusun laporan dan rencana kerja untuk target di bulan berikutnya.Seperti hari ini, Aksa terpaksa pulang dari kantor pada jam 1.00 malam, setelah dari pameran Aksa dikantor menyelesaikan laporan penjualan keseluruhan pada bulan ini untuk dipresentasikan esok hari.Malam sudah sangat gelap, Aksa sudah di ajak untuk bareng dengan mobil kantor, tetapi karena dia membawa motor dan merasa jarak rumahnya juga tidak terlalu jauh maka Aksa menolaknya, dan akhirnya dia pun menaiki motor tigernya.Mata Aksa sudah mulai merasakan lelah, belum lagi angin malam yang dingin menusuk, membuat Aksa terkadang tidak bisa terlalu fokus melihat jalan, tiba - tiba saat motor Aksa menikung ada sesuatu yang terjadi."Bruk...." suara itu sangat kencangAksa terkaget, sepertinya dia menubruk sesuatuAksa pun segera turun dari motornya, dia menghampiri sesuatu yang ditubruknya, ternyata itu adalah perempuan berbaju merah, dia terkapar, Aksa sangat ketakutan, dia takut dia membunuh perempuan ini akibat keteledorannya."Mba... " panggil Aksa sambil mendekati perempuan tersebut, dan badannya yang pucat terlihat sangat lemah tetapi tidak ada luka darah di tubuh perempuan ini, seketika itu juga perempuan itu terbangun."Mba.. mba tidak apa - apa?" tanya Aksa"Kepalau sakit mas" ujar perempuan tadi"Maaf mba, saya tadi tidak lihat, dan tidak sengaja" ucap Aksa"Maaf mas, bisa bantu saya berdiri, saya sangat lemah" ucap perempuan tadiWajah perempuan ini cukup cantik, riasannya pun sederhan, pakaian yang dikenakannya seperti pakaian pesta, cukup menarik fikir Aksa, apa yang dilakukannya di tengah malam seperti ini, fikri AksaSetelah Aksa bantu perempuan tadi berdiri, Aksa pun memperkenalkan dirinya"Saya Aksa mba, mba sendirian saja?" tanyanya"Iya mas, saya sendiri, saya mau pulang, mas bisa antarkan saya, saya tidak kuat mau berjalan mas" pinta perempuan tadi "Oh iya nama saya Linda" jawab nya"Baik, mba nanti saya antarkan, alamatnya dimana ya mba?" tanya Aksa"Dekat kok mas, dibalik pohon beringin itu" jawab Linda sambil menunjuk pohon beringin yang berada tepat di samping Tikungan."Baik mba" ucap Aksa sambil memapah Linda berjalan ke arah rumahnyaKurang lebih sekitar sepuluh menit, ada terlihat kota dengan banyak rumah dengan lampu temaran, Aksa pun menemukan jalan setapak menuju kota tersebut, kehidupan malam di kota ini sangat ramai, bahkan Aksa tidak menyangka bahwa ada kehidupan yang ramai seperti ini dibelakang pohon Beringin tikungan Cilendeu itu."Itu rumah saya" ucap Linda sambil menunjuk rumah dengan pagar kayu, dan kemudian, Linda pun mengetuk rumahnya, dan keluarlah spasang suami isteri yang sudah tua membukakan pintu."Kamu darimana saja Linda?" kata si ibu"Maaf nek, Linda tadi main sebentar" jawab Linda"Kenapa kamu membawa orang asing?" tanya kakek"Pria ini tadi menabrak Linda, dan membantu Linda pulang kek" ucap LindaMereka pun melihat Aksa penuh rasa curiga"Maaf Lin, saya izin pamit pulang dulu ya" ucap Aksa"Jangan" ucap Linda "kamu kan sudah menolong saya, setidaknya izinkan saya menjamu kamu dulu" ucap Linda kembali"Tidak usah repot - repot lin" jawab Aksa"saya memaksa" ucap Linda tegas"Baiklah, tapi sebentar saja ya Lin" jawab Aksa tidak enak dengan situasi iniLinda pun segera ke dapur untuk membuat minuman, dan orang tua tadi hanya diam dan menatap Aksa penuh rasa tidak suka, entah kenapa, lalu sang nenek mendekati Aksa"kamu harus segera pulang" ucap nenek ituTiba - tiba Linda sudah ada dihadapannya membawa minuman "silahkan diminum dulu" ucap Linda ramahBarus aja Aksa ingin menyeruput kopi buatan Linda, tiba - tiba ada burung gagak yang menyenggol kopi tersebut dan membuatnya tumpah, Linda menjadi sangat marah dan ingin menangkap burung gagak itu, sang kakek dan nenek pergi meninggalkan Linda dan menyuruh Aksa untuk melarikan diri, Aksa tidak mengerti tetapi dia langsung meninggalkan rumah tersebut, dia pun melihat Linda mengejarnya di belakang.Tiba - tiba Aksa terkena batu dan terjatuh, setelah itu dia tidak sadaar beberapa saat.Sampai dia merasa ada lampu yang menyorotnya cukup tajam, saat dia membuka mata, ternyata dia sedang berada di rumah sakit"Mas Aksa" ucap Lintang sekretaris di kantornya"Aku dimana lin?" tanya Aksa"di RS Graha pesona mas, mas sudah pingsan selama dua hari" jawab Lintang"Apa? dua hari? kok bisa?" tanya Aksa bingung"Mas Aksa, jatuh dari motor di tikungan Cileundeu, warga setempat menemukan Mas Aksa, dan meneleponku dari hape mas Aksa, lalu aku langsung bawa mas Aksa kesini" ucap Lintang"Tapi aku menabrak seorang gadis Lin, aku gak mungkin pingsan" jawab Aksa"Maksudnya?" tanya LintangLalu AKsa pun menceritakan kejadian yang dia alami, kepada Lintang tentang semua hal yang terjadi, tentang kota dibalik pohon beringin, dan juga tentang Linda dan rumahnya, lalu Lintang pun terlihat cukup pucat mendengarkan kisah AKsa"Mas AKsa tahu dibalik pohon beringin itu sebenarnya ada apa?" kata Lintang, kebetulan Lintang adalah penduduk asli setempat Cilendeu jadi dia betul - betul mengetahu seluk beluk daerah tersebut"Apa?" tanya Aksa"Itu adlah kuburan mas, tempat semua orang dusun Cilendeu di makamkan mas, dan Kalau mas Aksa cerita ketemu sama Linda, dia itu kakakku mas, mba Linda sudah dua tahun lalu meninggal bunuh diri, karena saat hari pernikahannya, Mas Ujang calon suaminya kecelakaan di tikungan Cilendeu ini, sedangkan semua tamu dan undangan sudah hadir, akhirny amba Linda tidak tahan dengan rasa malu yang dideritanya, dan langsung menggantungkan diri dibelakang pohon beringin Cilendeu itu mas" cerita Lintang sedih, sambil menitikkan air matanya mengingat kembali kejadian itu"Astgafirullah" jawab Aksa, berarti kemarin aku dibawa ke dimensi lain dari mahluk - mahluk gaib itu Lintang.Setelah keluar dari rumah sakit, Aksa pun ditemani Lintang langsung berziarah ke makam Linda dan membacakan doa untuknya, semoga saat ini Linda bisa mendapakan ketenangan disana, doa Aksa untuknya.

PENANTIAN BAYI
Horror
07 Dec 2025

PENANTIAN BAYI

Danar dan Hesta adalah pasangan yang telah menikah 5 tahun tetapi belum dikaruniai momongan, padahal mereka berdua sudah memiliki kondisi yang cukup mapan untuk sebuah keluarga, mereka memiliki rumah mewah, kendaraan dan karir yang cemerlang, sudah beberapa kali mereka memeriksakan kondisi kandungan ke dokter, tetapi setelah di cek dokter mereka dipastikan dalam kondisi yang prima. Bahkan mereka sepakat mengikuti terapi yang disarankan oleh dokter kandungan mereka di Rumah sakit ternama.Suatu hari di kantor, Hesta sedang merapihkan materi presentasi yang dilakukan hari ini, tiba - tiba ada seorang Office girl mendekati dia."Maaf bu, kalau saya kurang sopan, dengar - dengar ibu belum memiliki keturunan ya?" tanya Office girl tersebut polosHampir merah wajah Hesta, seorang office girl berani bertanya hal pribadi seperti itu."Apa urusanmu, menanyakan hal pribadi saya" jawab hesta ketus"Maaf bu, kalau saya kurang sopan, saya hanya ingin membantu" ucap Office girl tersebut sambil tertunduk malu, dan baru saja ia mau meninggalkan ruangan lalu Hesta pun memanggilnya."Mba... maaf, saya seharusnya tidak marah - marah, boleh kesini sebentar" ucap Hesta"Iya bu, maaf" ucap wanita itu sekali lagi"Maksud ibu bisa membantu itu bagaimana ya?" Kata Hasta"Begini bu, saya ada kenal orang pintar didaerah saya, dia bisa mengobati penyakit apapun termasuk memperoleh keturunan bu, sudah banyak orang yang berobat disana" kata Office girl tersebutSebenarnya Hasta adalah orang yang modern, dia tidak percaya terhadap hal - hal gaib seperti itu, tetapi setelah di fikir - fikir lagi, mungkin tidak ada salahnya juga mengambil jalan alternatif, fikir Hasta."Boleh mba, dimana ya rumah orang tersebut?" kata Hasta"Boleh mba, kalau mba mau, nanti ikut saya pulang saja mbak" jawab Wanita itu dengan raut wajah serius.Siang itu Hasta mengajak office girl yang ternyata bernama Ratna pulang ke rumahnya, sekaligus mengantarkannya ke tempat Mbah Dujon , orang pintar yang dimaksud Ratna tadi"Assalamualaikum" ucap Hastatiba - tiba pintu terbuka lebarsuasana rumah yang gelap menjadi sangat misterius, belum lagi bau menyan yang kuat, benar - benar sangat menyengat."Masuk" suara parau laki - laki setengah baya menyambut kedatangan mereka berduaLalu Hasta dan Ratna mendekati mbah tersebut"Kamu mau apa kesini?" ucap mbah Dujon"Mmmm... begini mbah saya mau punya keturunan" belum selesai Hasta berbicara, Mbah Dujon langsung memotong pembicaraannya"Kamu bisa mendapatkan anak, tapi kamu siap dengan resikonya?" kata Mbah Dujon"Maksudnya resiko mbah?" tanya hasta"Syaratnya berat" kata Mbah Dujon "Kamu harus sediakan ayam kampung hitam dan kamu bawa kesini besok"Baik mbah nanti saya cari" jawab HastaMalam itu Hasta galau antara menceritakan usahanya ke mbah Dujon atau tidak kepada Danar, kalau Hasta ceritakan pasti Danar akan marah, karena dia sangat tidak meyukai hal - hal mistis seperti ini. Akhirnya Hasta pun memutuskan untuk menutup mulutnya saja.Keesokan paginya, Hasta pergi kepasar untuk mencari ayam kampung hitam seperti yang disuruh oleh Mbah Dujon, dan walaupun agak susah akhirnya ia pun mendapatkannya.Dan siang itu Hasta pun kembali ke tempat Mbah Dujon sambil membawa ayam hitam tersebut.Dan seperti biasa pintu rumah Mbah Dujon pun terbuka secara otomatis, saat hasta datang."Apakah kamu sudah membawa persyaratan saya?" ucap Mbah Dujon"Sudah mbah" ucap HastaLalu Ayam itu digeletakkan di sesajen mbah dujon sambil diikat, dan mulut mbah Dujon pun komat - kamit tidak jelas terdengar oleh Hasta.Tiba - tiba mata mbah Dujon yang tadinya tertutup lalu terbuka dan menatap Hasta."Kamu sudah siap?" ucap Mbah Dujon"Siap apa ya mbah?" jawab Hasta bingung"Kamu harus makan ayam ini hidup - hidup dan harus habis" ucap Mbah Dujon"Apa??" ucap Hasta bingung dia sepertinya tidak akan sanggup melakukannya"Aku tidak bisa mbah" jawab hasta"Berarti kamu tidak akan memiliki keturunan" kata Mbah DujonHasta pun memikirkan kembali perintah Mbah Dujon, dan dia mulai berfikir keras dengan keinginan kuatnya untuk menanti pemberian anak tersebut.Akhirnya Hasta pun melakukannya, dia mencoba memakan ayam hidup itu sampai habis.Dan setelah satu gigitan lagi, tiba - tiba Hasta merasakan rasa mual yang luar biasa, dan akhirnya tidak tertahankan untuk memuntahkan semua daging ayam yang telah dimuntahkan untuknya."Kamu gagal" ucap Mbah Dujon "tapi kamu tetap akan mendapatkan anak itu" ucap mbah Dujon dengan kata - kata yang misterius.Entah mengapa setelah pulang dari tempat mbah Dujon, Hasta merasa sangat gelisah, dan Hasta menjadi merasa bersalah dengan apa yang dilakukannya, Hasta langsung istigfar mengingat Allah dan meminta ampun.Malam itu jantung Hasta terus deg - deg an, entah ini pertanda apa, tiba - tiba suara telepon rumah berbunyi."kring...kring...kring..." dan Hasta pun langsung menjawabnya"Halo, apakah ini dengan ibu Hasta?" ucap pria di telepon"Betul, dengan saya sendiri pak" jawab Hasta"Saya dari kepolisian bu, suami ibu Bapak Danar sedang berada di kantor polisi saat ini" ucap polisi tersebut"Kantor polisi? ada apa ya pak?" ucap Hasta getir"Suami ibu menabrak orang dan mengakibatkan korban meninggal dunia" ucap polisi tersebut"Astagfirullah" Hasta pun segera menutup teleponnya dan menuju ke lokasi kantor polisi tersebutSaat Hasta sampai disana, dia melihat Danar dalam kondisi shock, dan pucat pasi, saat Danar melihat Hasta ia pun langsung memeluknya."Maafkan aku sayang" ucapnya"Iya tidak apa - apa, kamu sabar ya, coba ceritakan kejadiannya" ucap Hasta lembut untuk menenangkan perasaan Danar"Aku tidak tahu sayang, kejadiannya begitu cepat, tiba - tiba motor itu ada tepat di depan mobilku sayang" cerita DanarDan tiba - tiba terdengan suara bayi "oe..oe...oe""kasian sekali bayi ini, bayi ini korban kecelakaan suami ibu, orang tuanya langsung meninggal dunia di tempat, tapi anehnya bayi ini sama sekali dalam kondisi sehat, tidak ada luka sedikitpun" ucap pak polisi itu "bayi ini masih berusia sepuluh hari""boleh saya gendong bayi ini pak?" ucap HastaTiba - tiba Hasta mengerti, inilah yang dimaksud Mbah Dujon dia tetap akan memiliki anak, tetapi bukan anak yang berasal dari rahimnya, dan akhirnya Hasta pun pasrah dan ikhlas menerima kenyataan semua ini, Danar pun ditetapkan untuk masuk penjara selama dua tahun, dan Hasta menadopsi bayi ini untuk nya.Pelajaran yang dia peroleh, jangan sekali - kali dia meminta pertolongan kepada manusia, karena hanya Tuhanlah yang memiliki rencana, dan kuasa segala - galanya.

DI RUANG MEETING
Horror
07 Dec 2025

DI RUANG MEETING

Bayu adalah seorang CEO muda di Perusahaan terkemuka di Jakarta, masih single dan dengan wajah yang cukup rupawan, banyak gadis yang ingin mengambil hati Bayu, tapi sayang sosok Bayu sangat sombong, dia suka memperlakukan karyawannya dengan tidak sopan, bahkan cenderung sering berkata kasar, dan banyak juga gadis yang sering dipermainkan, setelah Bayu bosan akan ditinggal.Hari ini Andrea mulai bekerja di perusahaan Bayu hari ini, sebagai karyawan fresh graduate dia ditempatkan di bagian staff administrasi untuk membantu pembukuan perusahaan, Andrea sangat senang sekali, terutama saat interview kemarin dia sangat terpesona melihat ketampanan Bayu sebagai bos diperusahaan tersebut.Bayu cukup tertarik dengan Andrea, selain karena Andrea masih berusia muda, wajahnya pun terlihat cantik walaupun polos tanpa riasan wajah, dan Bayu merasa tertantang untuk mendapatkan Andrea sebagai calon wanita yang akan dikencaninya, walaupun semua dikantor semua tahu kebiasaan Bayu yang akan segera mencampakkann wanita yang dipacarinya setelah bosan dengan wanita tersebut.Wati satu bagian dengan Andrea melihat gelagat Bayu yang sering mendekati Andrea, untuk mengajaknya makan siang, kadang menawarkan diri untuk mengantarnya pulang."Andrea hati - hati ya, Bayu itu bukan orang baik" ucap Wati"Masa sih mba wati? kalau sama aku mas Bayu sangat baik" jawab andrea"Itu karena dia ingin mendapatkan dirimu Andrea" ucap Wati kembali"Hmm... tapi aku suka juga sama Mas Bayu mba" jawab Andrea polos"Baiklah, terserah kamu saja, aku hanya ingin mengingatkanmu saja" ucap Wati kembaliSudah Hampir seminggu Bayu mendekati Andrea dengan gencar, Andrea tinggal di kos - kosan, Bayu bahkan menawarinya untuk pindah ke apartemen milikinya, dan Andrea sangat terpesona dengan hal tersebut"Ini apartemenku sayang, kamu bias tinggal disini" ucap Bayu"Wah, ini indah sekali mas, aku tidak pernah melihat tempat seindah ini" ucap Andrea polos"Iya kalau kamu mau jadi pacarku, kamu boleh tinggal disini" ucap Bayu"Aku mau mas Bayu, aku mencintaimu" ucap AndreaHampir enam bulan berjalan Bayu dan Andrea sudah jadi gosip santer di kantornya, kemanapun Bayu pergi selalu mengajak Andrea pergi, padahal Andrea bukan sekretaris pribadinya Bayu, bahkan Anita sang sekretaris pun tidak pernah diajak kemana - mana oleh Bayu.Tiba - tiba sudah beberapa hari ini, Andrea tidak masuk, semua bertanya pada Bayu."Mas Bayu, kok Andrea tidak masuk" tanya Wati saat melihat Bayu masuk keruangan administrasi"Berani sekali kamu menanyakan Andrea kepada saya, memang saya bapaknya" ucap Bayu kesal"Maaf, pak" jawab Wati sambil tertundukDan akhirnya sudah genap hampir sebulan lebih Andrea meninggalkan kantor tanpa kabar, dan Bayu membuat berita bahwa Abndrea patah hati di putuskan oleh Bayu dan langsung pulang kekampungnya, bahkan saat ini Bayu sudah menggandeng Paula, anak magang baru dikantor yang masih berstatus anak kuliah, seakan - akan Andrea sudah tidak penting lagi dalam hidup Bayu.Hari ini presentasi penting bagi perusahaan Bayu, semua CEO dari seluruh asia akan datang, dan juga investor penting perusahaan, semua berkumpul untuk rapat tahunan guna membahas target dan kinerja perusahaan untuk tahun ke depan.Bayu dikenal memang sangat pintar untuk melakukan presentasi, bahkan semua ucapan Bayu akan membuat semua direktur dan investor juga pemimpin dari kota lainnya akan sangat kagum dan puas pada hasil kerjanya.Saat di tengah - tengah presentasi, hampir semua orang mendengarkan Bayu dengan serius, tiba - tiba Bayu terlihat pucat dengan mata melotot, dan menggigil seakan - akan Bayu melihat sesuatu yang sangat menakutkan dan dia terdiam dan tidak bergerak sama sekali."Pak Bayu apakah anda baik - baik saja" tanya pak ThomasTapi Bayu tidak menjawab sama sekali, hanya meilhat dan tidak bergerak.Tiba - tiba Bayu teriak...."Andrea.. maafkan aku..." Teriak BayuBayu melihat sosok Andrea berdiri di tengah ruang meeting itu, menatapnya tajam"Andrea.. kau... kau sudah mati...." jawab BayuSemua orang melihat kejadian ini dengan aneh.Tiba - tiba lampu ruang meeting langsung gelap gulitadan layar presentasi mati dan kembali menyala, tetapi aneh gambar yang ditampilkan di layar langsung memutar suatu gambar, seperti video.Dalam gambar tersebut, terlihat wajah bahagia Andrea saat Bayu masuk ke apartemennya, dia langsung menyambut Bayu dengan ciuman di pipi kanan dan kirinya, Bayu pun terlihat memeluk Andrea, dan Andrea membisikkan sesuatu di kuping Bayu."Apa... kamu Hamil" teriak Bayu sambil melepaskan pelukan Andrea"Iya, sayang, kenapa kamu marah, harusnya kamu kan merasa bahagia, kita harus segera menikah" tuntu Andrea"Menikah, kamu fikir kamu siapa? aku seorang CEO, kamu tidak pantas menjadi istri aku, harusnya kamu pintar, kenapa kamu bisa melakukan hal sebodoh ini sampai kamu hamil" ucap Bayu."Apa?bodoh? jadi kamu mempermainkan aku selama ini Bayu, aku benar - benar mencintaimu Bayu" ucap Andrea"Cinta, kamu benar - benar bodoh, Andrea, sekarang kamu harus menggugurkan kandungan itu" ucap Bayu kencang"Tidak" jawab Andrea"Kamu harus" ucap Bayu sambil mendorong Andrea dengan keras, dan tiba - tiba kepala Anrea terkena ujung meja di apartemennyaTiba - Tiba Andrea pun tidak sadarkan diri, Bayu memeriksa kondisi tubuh Andrea, masih bernafas, dan Bayu mengambil bantal dari ruangan kamar dan kembali ke meja tersebut, di tekan bantal itu ke wajah Andrea, dan Andrea sempat sadar dan berontak, tetapi tiba - tiba kesadaran Andrea pun hilang dan dia merasa lemas, sampai akhirnya Andrea pun menghembuskan nafas terakhirnya.Sontak, semua orang yang berada di ruang meeting tersebut, diam menyaksikan adegan tersebut, mereka tidak percaya bahwa Bayu CEO perusahaan mereka bisa berbuat sekejam itu.Saat sadar, Bayu segera ingin melarikan diri dari ruang meeting tersebut, tetapi pak Thomas segera menahan supaya Bayu tidak dapat pergi kemana - mana."Tidak... itu tidak benar.. itu tidak benar.."Baik.. nanti kamu bisa jelaskan di kantor polisi saja, ucap Pak Thomas geram, dengan kelakuan CEO nya tersebut.

DIMENSI LAIN
Horror
07 Dec 2025

DIMENSI LAIN

Pagi ini Sonya sangat merasa kelelahan, Sakura anaknya yang baru berumur 4 tahun selalu menangis dan terbangun setiap tengah malam, setiap Sonya tanya, dia tidak bisa menjawab hanya bisa menangis. Sonya sudah menceritakan masalah ini kepada Adi suaminya, tetapi Adi merasa itu adalah hal yang biasa, bahwa Sakura hanya ingin mencari perhatian saja.Anehnya setiap pagi sampai malam Sakura selalu tenang dan bersikap biasa, dan hal tersebut akan muncul lagi pada tengah malam harinya, Sakura akan menangis dan baru bisa tidur pada jam 4 dini hari."Adi sepertinya, Sakura menangis setiap tengah malam bukan hal yang wajar" ucap Sonya kepada Adi"Aku tahu kamu lelah, sayang. Tapi aku rasa itu biasa terjadi pada anak - anak, bisa jadi karena dia manja, atau dia merasa kelaparan, apakah kamu sudah menanyakan kepada Sakura apa yang dia rasakan?" jawab Adi"Sudah, sayang. dia hanya diam saja" jawab Sonya kesal"Baiklah biar aku yang tanya Sakura sekarang" jawab Adi sambil berdiri dan mendekati Sakura yang sedang bermain didepan televisi."Halo cantik, kamu sedang main apa?" tanya Adi pada Sakura"Main boneka barbie, ayah" ucap Sakura sambil tersenyum"Kamu kenapa nak, sekarang kamu susah tidur dan sering terbangun pada tengah malam, Sakura?" tanya Adi"Aku tidak boleh tidur, ayah" jawab Sakura polos"Tidak boleh tidur? oleh siapa?" tanya Adi lagi"Oleh Banyu teman ku yang baru ayah dan teman - temanku yang lainnya juga melarangku tidur?" jawab Sakura polos kembali"Teman? teman siapa? kan kamu dikamar sendirian sayang?" tanya Adi sabar"Banyak pah, papah juga banyak temannya, begitu juga mamah... " tapi teman - temanku lebih banyak" jawab Sakura sambil tersenyumTiba - tiba Adi merasa merinding, bulu kuduk nya langsung berdiri entah mengapa, yang dikatakan Sakura membuat Adi merasa ketakutan, bahwa Sakura memiliki bakat lain... dia dapat melihat dimensi lain.Dan saat itu juga Adi langsung mendekati Sonya, dan membicarakan masalah yang dialami Sakura kepada isterinya tersebut.Akhirnya mereka berdua memutuskan untuk memanggil H. Soleh, yang kata masyarakat setempat bisa mengusir hal - hal gaib seperti itu."Tok... tok... tok..." suara pintu rumah diketuk"Assalamualaikum" sapa H. Soleh yang baru datang"Waalaikumsalam" jawab Sonya"Silahkan masuk pak haji" jawab Sonya ramah. lalu pak haji segera duduk, dan Sonya pun menjelaskan kejadian tentang Sakura, yang aneh padanya beberapa minggu terakhir ini.Pak Soleh pun mengangguk, lalu dia berdiri dan melihat - lihat sekeliling rumah Sonya"Kamar Sakura dimana?" tanya H. Soleh"Di kamar atas pak, silahkan" lalau mereka berdua menaiki tangga bersama - samaSaat H. Soleh membuka pintu kamar Sakura, wajah H. SOleh tiba - tiba ketakutan dan menutup pintunya kembali"Astagfirullah" jawab H. Soleh"Sebelum kejadian apa yang kalian lakukan, atau kalian pergi kemana?" tanya H. SolehLalu Sonya pun mengingat - ingat kembali."Kami pergi berlibur ke Vila di dekat Pantai Parang tritis pak" jawab Sonya"Apakah kalian mengambil sesuatu dari tempat itu?" tanya H. Soleh"sepertinya tidak ya pak" jawab Sonya"Coba kamu tanya Sakura dulu?" jawab H. SolehLalu mereka berdua turun lagi ke bawah dan menemui Sakura yang sedang bermain sepeda di pekarangan"Sakura, sini sayang" ucap Sonya"Ada apa ibu?" jawab Sakura"Sakura, apa kamu mengambil sesuatu dari tempat liburan kita kemarin, sayang?" tanya SonyaLalu Sakura pun melihat ibunya, sambil berfikir "hmmm... apa ya bu? aku cuma ambil boneka yang tergeletak di dekat pantai saja ibu, selain itu tidak ada lagi bu" jawab Sakura spontan"Boneka apa sayang? ibu boleh lihat?" tanya Sonya kembalilalu Sakura pun masuk ke dalam rumah dan beberapa menit kemudian, dengan boneka gadis kecil dengan pakaian kebaya yang lucu"cuma ini bu, aku ambil dari pinggir pantai, kasian dia meminta aku mengambilnya" kata Sakura polos"Baiklah nak, kamu boleh main lagi" ucap SonyaSetelah sakura pergi pak Haji Soleh melihat boneka yang diambil Sakura dari pantai, dan tiba - tiba tubuh H. Soleh bergetar sangat kencang, bahkan H. Solehpun tidak dapat mengendalikannya, lalu tiba - tiba boneka itu terlempar keluar dari tangan H. Soleh"Maaf bu Sonya, saya harus panggil teman - teman saya, karena saya tidak sanggup untuk menghadapinya sendirian, ini terlalu banyak yang mengikuti boneka ini, dan kekuatan mereka terlalu besar" penjelasan dari H. SolehSonya dan Adi masih menunggu sore itu janji dari pak H. Soleh untuk datang lagi ke rumahnya, tiba - tiba ada suara ketukan pintu dan mereka pun segera bergegas kedepan"Assalamualaikum" jawab H. Soleh diikuti beberapa teman - teman pengajiannya"Waalaikumsalam pak Haji" jawab AdiBaiklah saya butuh untuk mengajikan kamar Sakura, bapak dan ibu juga mohon untuk mengaji disana" jawab H. solehAdi dan Sonya segera berganti baju dan mengambil air wudhu, mereka pun melakukan hal yang sama pada Sakura, dan mereka segera menyusul pergi ke kamar Sakura.Dan pengajian pun dilakukan, lima belas menit pertama suasana tenang menyelimuti ruangan kamar, tetapi tiba - tiba salah satu anak pengajian pak Soleh terkapar, dengan tubuh menggigil dan saat akan dibantu oleh Adi, pak Soleh melarang, "jangan pak, biarkan saja, kita tetap lanjutkan pengajian ini apapun yang terjadi" ucap H. soleh.Lalu satu persatu, anak pengajian mulai terkapar juga, Sonya hampir tidak tahan melihat situasi tersebut. dia hampir ingin keluar dari ruangan tersebut, tetapi pak haji menahannya"sebentar lagi, kamu harus sabar" kata pak hajitiba - tiba ada salah satu anak pengajian yg sudah terkapar duduk kembali, tetapi dia berbicara dengan bahasa yang aneh, lama kelamaan terdengar jelas apa yang dikatakannya"Siapa kamu?" kata pak haji"Aku Rona" jawab orang tersebut sambil melotot kembali"Mengapa kamu dan teman - temanmu berada di rumah ini" kata pak haji kembali"aku ingin bermain dengan dia" sambil menunjuk Sakura"kalian dari dimensi yang berbeda, pulanglah" kata pak haji"tidak mau" jawabnya"Harus mau" lalu pak haji membacakan kembali ayat - ayat suci dan menanyakan sekali lagi " kamu harus pergi dari rumah ini" kata pak haji"Tidak mau" lalu pak haji membacakan kembali ayat - ayat suci, dan itu terus terjadi hampir sekitar setengah jam dan terus menerus seperti itu... tiba - tiba orang tersebut terkapar lagi, dan terjadi pada orang yang lainnya dengan kondisi yang lama mereka tidak mau untuk pulang.Tiba - tiba Sakura langsung berdiri dan menuju ke tempat tidur, dia mengambil boneka yang ditemukannya, dan dia berbicara dengan boneka tersebut"Berhenti... jangan diteruskan, kamu harus pulang, aku tidak mau ada yang terluka" kata SakuraSonya langsung mendekati Sakura secepat mungkin, Sonya takut terjadi apa - apa pada Sakura, dan Sonya langsung memeluk Sakura saat itu juga.Lalu Pak haji pun mengambil boneka tersebut, dan membacakan ayat - ayat suci kembali, semua Roh - roh yang ikut bersama boeneka ini harus kembali ke dimensi kalian sendiri, begitu ucap pak haji, tiba -tiba angin kkencang di dalam ruangan berhembus terasa sangat mengenai kulit, dan merasa bahwa ada suatu energi yang berkumpul dalam ruangan tersebut dan menjadi satu dan terlihat bayangan tersebut, masuk kembali kedalam boneka yang ditemukan Sakura di pantai tersebut."Alhamdulillah, sudah aman" ucap Pak Haji"Alhamdulillah" ucap Sonya dan Adi berbarengan"ayah, ibu teman - teman Sakura sudah pulang" ucap SakuraDan akhirnya mereka dapat menjalani kehidupan seperti biasa lagi, dan tidak lupa pak Haji menaruh kembali boneka tersebut ke tempat asalnya, karena memang dimensi itu berada disana....Beberapa minggu kemudian ada sekeluarga yang sedang berlibur kembali dipantai tersebut,"Sasha jangan main dekat - dekat pantai.." kata mama"Iya ma" saat Sasha ingin beranjak pulang tiba - tiba dia melihat boneka lucu yang berbicara padanya..."Aku mau ikut kamu" kata boneka itu"Baik, nanti kamu main dirumah aku ya" kata Sasha, dan diambilnya boneka tersebut.......

DANAU RANJAU
Horror
07 Dec 2025

DANAU RANJAU

Mita dan Boy adalah pasangan yang baru menikah, mereka berdua sama - sama memutuskan setelah menikah, mereka harus mulai untuk memiliki rumah sendiri, jadi beberapa hari belakangan ini, mereka sibuk untuk mensurvei beberapa area perumahan yang dekat dengan lokasi kerja mereka berdua, banyak penawaran menarik yang mereka dapatkan, tidak terkecuali model - model rumah mungil minimalis menjadi salah satu favorit mereka, karena mereka memang memiliki sifat yang simple dan tidak ingin terlalu ribet.Akhirnya mereka sampai ke perumahan Diamond Sky Residence, dari tampak depan gerbang perumahan ini memiliki desain yang unik dan menarik, sehingga mereka berdua tampak kagum dengan kesan pertama memasuki area perumahan tersebut. Dan mereka pun mulai memarkirkan kendaraan mereka ke area parkir kantor pemasaran di perumahan tersebut."Selamat pagi Bapak dan Ibu ada yang bisa saya bantu?" sahut resepsionis di bagian depan ramah"Iya mbak, saya mau tanya - tanya rumah" jawab Mita"Baik ibu silahkan duduk terlebih dahulu, nanti marketing kami akan datang membantu ibu" jawab resepsionis tersebuttidak berapa lama, keluarlah bapak - bapak berkepala botak dengan kulit putih menuju ke meja Mita dan Boy"Selamat Pagi Bapak dan Ibu perkenalkan nama saya Eko, saya marketing perumahan Diamond Residence, saya siap untuk membantu Bapak dan Ibu disini"Lalu Pak Eko pun duduk dan menjelaskan semua produk yang ada di Diamond Sky Residence, ada satu cluster istimewa dimana memiliki keunggulan view danau... pak Eko menjelaskan, view danau tersebut amat bagus dan menarik dengan taman - taman di area pinggir danau dan arena permainan anak, type rumah minimalis, dan Mita merasa inilah rumah idaman yang dia inginkan, tanpa ragu dia pun langsung menyetujui proses pembelian rumah tersebut, dan Boy pun tidak kuasa untuk menolaknya.Satu tahun sudah Mia dan Boy sudah mendiami rumah baru mereka di Perumahan Diamond Sky, saat ini Mita bahkan sudah hamil dengan usia kandungan 3 bulan, Boy dan Mita sangat berbahagia dengan keadaan tersebut.Satu Malam, Mita sedang duduk memandangi bulan di teras rumahnya, Boy sedang menonton siaran bola di Televisi, Anehnya Mita seperti melihat banyak bayangan didanau seperti banyak keramaian dan tiba - tiba suara gaduh timbul...."Dooorrrrrrrrrrr.............." seperti ada sesuatu yang meledak, Mita kaget dan masuk ke dalam rumah"Boy apakah kamu mendengar suara itu?" tanya Mita"Suara apa sayang?" jawab Boy "Aku sedang menonton siaran bola, tidak mendengar suara apapun"Mita berfikir, mungkin perasaan aku saja, lalu Mita pun kembali ke teras... sepi bayangan tersebut telah hilangMita tidak bisa tidur, Dia bermimpi aneh, seperti masa peperangan, suara bom dimana - mana, penuh suara bising senapan dan juga bom silih berganti, Mita melihat darah... banyak manusia terkapar,,,, dan Mita melihat sendiri gambaran tersebut, dia menangis..... dan terisak."Sayang bangun" ucap Boy.... "Kamu mengigau Mita"Mata Mita pun mulai terbuka, dia melihat wajah Boy, dan dia merasa sangat ketakutan"Aku melihat banyak darah, seperti peperangan, sangat menakutkan" ucap Mita"Sabar sayang, itu hanya bunga tidur kamu saja itu hanya mimpi""Tapi seperti bayangan yang kulihat di danau semalam Boy"Pagi ini, Mita berolahraga sambil berlari mengitari komplek perumahannya, dia melihat seorang nenek - nenek tukang sapu tua yang sedang menyapu di jalan,"Selamat pagi bu" sapa Mita"Pagi neng" jawab nenek tua tadi"Maaf bu, ibu orang asli daerah ini?""Iya neng, saya teh dari kampung ranjau di sebelah komplek ini" jawab si Nenek"Kampung Ranjau?" kalau komplek ini dulunya apa ya nek?""Oh disini juga sebenarnya bagian kampung ranjau teh, sebelum dibeli oleh perumahan ini, dulu rumah nenek gak jauh dari danau ranjau disana" sambil menunjuk danau tempat rumah Mita"Danau Ranjau? namanya aneh ya nek?" kata Mita"Iya teh, dulu di daerah ini adalah tempat lokasi perang teh, disini lapangan bebas dan hutan, lalu di zaman tersebut banyak mayat yang meninggal karena korban peperangan, tepatnya di danau ranjau tersebut, itulah asal muasal nama desa kami dan nama danau tersebut, pada saat itu masih banyak sisa ranjau dari hasil peperangan, lalu untuk membuat kuburan masal tersebut, maka beberapa ketua desa memiliki inisiatif untuk meledakkan ranjau hingga kedalaman yang cukup dalam, lalu melempar semua mayat - mayat tersebut disana, anehnya setelah kejadian tersebut langsung turun hujan dan tidak berhenti, tiba - tiba dalam beberapa minggu saja hasil lobang ranjau sudah tertutupi dengan air dipermukaannya, dan sejak saat itulah Danau tersebut disebut danau ranjau, dan kampung ini disebut kampung ranjau" jawab si nenek tua tadi menjelaskan dengan terperinci"Mita langsung berfikir tentang bayangan dan mimpinya" Mita merasa banyak hal yang bisa dilihat dan juga difikirkan banyak kesamaan dengan apa yang dijelaskan nenek tua ini"Terimakasih ya nek" sapa Mita"Sama sama teh" ucap si Nenek lalu kembali menyapuMita masih memikirkan perkataan nenek tadi, sambil melihat air danau di area taman danau tersebut, tiba - tiba Mita seperti melihat bayangan mayat orang - orang yang meminta pertolongan dan hampir saja Mita merasa tangan itu mencoba menariknya, tiba - tiba dia merasa ada yang menahnnya"Sayang hati - hati, jangan terlalu dekat dengan air, nanti kamu bisa jatuh" ucap Boydan itu menyadarkan Mita, bahwa dia hampir saja masuk ke dalam air danau tersebutDi rumah Mita membicarakan pertemuannya dengan nenek tua tadi pagi"sudahlah sayang kamu jangan terlalu berlebihan, itu kan seperti cerita dongeng untuk masyarakat dikampung ini saja" jawab Boy santai"Tapi, tadi aku merasa mayat - mayat itu hampir menarikku ke air" ucap Mita"Sabar ya sayang, kamu jangan terlalu banyak fikiran, kasian anak aku nanti didalam perut" jawab Boy sambil memegang perut Mita yang mulai besarMalam jum'at ini Mita hanya dirumah seorang diri, Boy kebetulan ada Meeting Bisnis diluar kota, dan akhirnya Mita memutuskan untuk tidur lebih awal, dia merasa lelah, tiba - tiba terdengar suara tersebut, suara tembakan, suara bom, dan suara keramaian orang yang seperti sedang berperang, Mita sangat ketakutan suara itu sekarang terdengar jelas, Mita seperti mengalami kembali masa peperangan tersebut.Akhirnya setelah Boy pulang, maka Mita memutuskan untuk datang kembali ke management perumahan Diamond Sky, di sana Mita meminta pihak Managemen untuk mencoba mencari tahu ada apakah di dalam danau ranjau yang membuat Mita tidak dapat hidup nyaman dan merasa khawatir.Karena Managemen Perumahan Diamond Sky cukup profesional dan peka, maka mereka menjanjikan akan coba mengeruk danau ranjau tersebut dan melihat apa yang ada didalam danau tersbut.Hari itu mobil pengeruk pun tiba, semua sudah disiapkan banyak warga kampung dan warga perumahan yang ikut menonton, karena banyak yang ingin menyaksikan apa benar cerita yang selama ini mereka dengar.Dan ternyata benar, mobil pengeruk itu mulai mengeruk, mayat - mayat yang berada di dalam danau, dan yang aneh, mayat tersebut tidak ada yang rusak, semua bagian tubuh nya dapat dilihat secara utuh, ini membuat kaget banyak orang yang melihatHampir Seratus mayat ditemukan dari danau ranjau tersebut, dan saat ini Managemen memberikan lahan untuk pemakaman mereka semua untuk dikuburkan secara layak, dan saat pemakaman tiba, Mita melihat banyak bayangan yang tersenyum padanya, dan Mita yakin mereka sekarang sudah lebih tenang.

INTERVIEW DENGAN HANTU
Horror
07 Dec 2025

INTERVIEW DENGAN HANTU

Hari ini Ani merasa pusing, supir kantornya yang baru masuk dua minggu, sudah berhenti secara mendadak, entah karena alasan apa, Ani merasa sedikit lelah, karena bukan hal yang mudah mendapatkan supir yang baru, sehingga Ani sebgai HRD Manager harus mulai menyebarkan kembali lowongan pekerjaan dan melakukan penyeleksian kembali dengan memuat lowongan di internet dan surat kabar, tetapi dengan kondisi operasional perusahaan yang mengharuskan banyak perjalanan bisnis setiap harinya, membuat Ani kewalahan.Surat Kabar Newbie sudah mulai menerbitakan lowongan kerja supir yang Ani pesan, dan juga situs job terbesar www. jobme.com juga sudah menerbitkan lowongan tersebut, Ani mulai menerima berbagai macam CV yang berkaitan dengan supir tersebut, gaji yang perusahaan Ani sudah distandarkan dengan UMR, sehingga banyak juga supir yang tertarik, tetapi saat mereka mulai masuk kerja dan merasakan aktivitas yang sangat padat dan bisa sampai larut malam, biasanya akan membuat supir tersebut berhenti dan mengundurkan diri.Ada salah satu foto yang menarik Ani, wajahnya tampan seperti bintang film dan model, dari CV yang diterima, dia lulusan SMU dan belum pernah bekerja, sepertinya calon ini bagus untuk dia interview, karena dia pasti membutuhkan pekerjaan ini untuk pengalam kerjanya, Ani langsung menelepon ke nomor HP nya."Halo bisa bicara dengan Andre? saya Ani dari PT. Subur Kelana" ucap Ani"Iya betul bu, dengan saya sendiri" jawab pria di telepon tersebut"Anda kemarin mengirim lamaran CV ke Kantor kami untuk lowongan sebagai supir ya pak?""Betul bu" jawabnya"Mohon datang ke kantor kami besok ya pak, di alamat Jl. Maritim 2 No 18 Jakarta Utara, nanti bertemu dengan saya Ani ya pak""Baik bu, jam berapa ya bu?""Jam 2 siang pak""Baik terimakasih bu" dan telepon pun terputusKeesokan hari, selain Andre ada beberapa calon lain yang dijadwalkan untuk di tes juga oleh Ani, Ani datang agak pagi dan menjadwalkan hari ini dengan jadwal interview tadi.Mulai dari jam 9 sudah ada beberapa calon yang sudah di panggil Ani untuk Interview, dan akhirnya tibalah Andre, saat Andre memasuki ruang interview, Ani agak terpesona dengan wajah Andre yang bahkan terlihat lebih tampan dari foto yang Ani lihat, bahkan Andre memiliki postur badan yang tegap, membuatnya semakin terlihat keren, lebih cocok sebagai model ketimbang menjadi supir, fikir Ani."Siang bu, boleh saya duduk" sapa Andre"Silahkan" jawab Ani " Nama anda Andre kan ya? coba jelaskan tentang diri anda" ucap AniAndre pun menjelaskan latar belakangnya seperti di CV kmrn"Mengapa anda mau menjadi supir?" tanya Ani kembali"Menurut saya itu pekerjaan yang halal bu, saya tamatan SMA belum punya pengalaman, yang saya inginkan adalah membantu ibu saya untuk meringankan bebannya dengan gaji bulanan saya" jawab Andre pasti"Wah sudah ganteng patuh pada orangtua lagi" fikir Ani"Apa anda tidak malu, anda masih muda dan mungkin teman - teman yang lain akan mengejek anda dengan pekerjaan baru anda""Tidak bu, bagi saya jika saya mencuri atau saya korupsi baru itu akan membuat saya malu, jika pekerjaan ini halal saya akan bangga bu" jawab AndreSetelah mengajukan beberapa pertanyaan lainnya, akhirnya Ani pun menyelesaikan interviewnya, ada yang berbeda disini Andre terlihat sangat bersemangat dan membutuhkan pekerjaan ini, dibandingkan dengan calon - calon lainnya.Setelah menimbang dan melihat kriteria calon lainnya, maka Ani memutuskan untuk mengundang kembali Andre untuk interview, kali ini lebih untuk menegosiasikan gaji yang akan diterimanya"Halo, dengan bapak Andre?""Iya saya sendiri?""Selamat ya pak Andre anda terpilih untuk menjadi supir di perusahaan kami, tetapi bapak masih harus datang ke kantor besok, untuk membahas perjanjian, kewajiban dan tata tertib pak?" jawab Ani dengan bahasa formal"Baik bu pasti saya datang"Sudah beberapa jam bahkan mendekati jam 4 sore, Andre belum datang, Ani merasa Andre tidak serius dengan pekerjaan ini, bahkan jika dia tidak datang 10 menit lagi, maka Ani akan mencoret nama Andre dari calon supir tersebut, dan saat Ani mulai merapihkan berkas dimejanya, tiba - tiba Andre muncul dihadapannya."Selamat sore bu Ani"Ani melihat ke wajah Andre, ada yang aneh, wajah Andre terlihat muram dan juga sedikit pucat, sepertinya dia habis berjalan jauh atau dia seperti kelelahan"Silahkan masuk Andre, saya fikir kamu tidak datang" jawab Ani"Maaf bu, tadi motor saya jatuh dijalan, saya terpaksa berjalan kaki, saya pasti datang karena saya membutuhkan pekerjaan ini" jawab AndreSetelah menjelaskan tata tertib dan juga menandatangani perjanjian, dan menjelaskan hak dan kewajiban karyawan, Ani merasa penjelasannya sudah sangat lengkap, dan menyuruh untuk Andre menandatangani perjanjian diatas kertas"Baiklah Andre sekarang sudah selesai, dan kamu resmi menjadi karyawan di perusahaan kami" jawab Ani jujur"Apakah saya juga akan mendapat asuransi jiwa bu?" tanya Andre"Sudah mulai hari ini kamu sudah dicover asuransi jiwa oleh perusahaan" jawab Ani tegas"Terima kasih bu" jawab Andre dan segera meninggalkan ruanganMalam hari ini, Ani tidak dapat tidur, entah mengapa wajah Andre selalu membayangi dirinya, dan juga tangisan, banyak suara tangisan dan teriakan, Ani tidak mengerti, mengapa dia menjadi seperti ini, mungkin karena dia terlalu banyak memikirkanpekerjaan dan lelah, fikir Ani.Keesokan harinya, dikantor, Ani merasa sangat kesal, Andre tidak masuk kekantor, baru hari pertama dia sudah seperti ini benar - benar tidak profesional, fikir Ani kesal, Ani berusaha menghubungi HP nya Andre, tetapi tidak ada jawaban juga, dan Ani merasa benar - benar dipermainkan, lalu dia mencari kembali berkas Andre dan melihat KTPnya, Pak Muin security kantor, diminta Ani untuk mengantarkannya ke alamat Andre sesuai dengan KTP.Tibalah Ani, dialamat tersebut Jl. Gagak No 2 Jakarta timur, dengan suasana jalanan yang macet, membuat Ani sampai agak lama ke tempat tersebut, dan Ani merasa ada yang aneh bahkan bulu kuduk Ani juga merinding, didepan jalan Ani melihat ada bendera kuning, Ani pun terus berjalan dan bertanya pada orang sekitar dimana alamat rumah Andre, tiba di alamat yang dituju ada tenda di depan rumah tersebut, dengan banyak orang yang sedang berkumpul."Maaf apakah ini rumah Andre?" tanya Ani"Betul bu" jawab salah seorang pria berkacamata dengan peci hitam"Andrenya ada pak?" tanya Ani sekali lagiTiba - tiba pria itu melihat Ani "Anda siapanya Andre?" tanya pria itu"Saya Ani pak, HRD di kantor barunya" jawab AniMaaf bu, Andre hari ini kecelakaan dan dia sudah wafat, rencananya sehabis ashar ini akan dikuburkan bu" jawab pria ituAni sangat kaget mendengar berita tersebut, hampir saja Ani teringat mimpinya dan pingsan, tetapi Ani merasa dia harus bertemu keluarga AndreMasuk kerumah kontrakan sempit dengan dua kamar, Ani melihat Ibunya Andre sedang mengaji, dan disana ada dua anak kecil yang mendampingi satu seperti anak SD dan satu lagi anak balita"Maaf bu, say Ani HRD tempat Andre bekerja" ucap Ani membuka pembicaraanIbu Andre melihat ke wajah Ani, "Iya bu, Andre senang sekali diterima bekerja oleh ibu, maka itu dia membawa motornya sangat kencang karena takut terlambat, dan terjadilah kecelakaan itu bu" jawab ibu Andre terisak -isak"Iya bu, sabar ya bu" jawab AniTiba - tiba Ani mengingat pertanyaan Andre, tentang Asuransi jiwa yang akan diperolehnya, sepertinya dia sudah memberikan pesan kepada Ani"maaf ya bu saya pulang dulu" lalu Ani pun memberikan sejumlah uang sebagai tanda belasungkawa kepada Ibu AndreTiba dikantor, Ani mengecek kembali berkasnya, untung saja semua berkas sudah dikirim langsung olehnya, dia menelepon Asuransi nya, dan menjelaskan kronologisnya, dan setelah Ani tanya secara mendetail, maka Andre berhak untuk mendapatkan uang asuransi jiwa yang harus dia peroleh, Ani pun segera melengkapi berkasnya, dan juga memprosesnya kepada pimpinan dikantor menjelaskan tentang kronologisnya, dan akhirnya keluarlah sejumlah uang asuransi Jiwa yang Andre peroleh.Ani pun dengan managemen langsung menyerahkan ke rumah ibu Andre, ibunya sma sekali tidak menyangka dengan jumlah yang diperolehnya, dia merasa Andre adalah anak yang baik bahkan saat dia meninggalpun dia masih memerikan rezeki pada keluarganya.Dan Ani melihat ada bayangan Andre yang tersenyum di depan pintu kamar, mungkin itulah arti mimpi Ani, Andre memintanya untuk meneruskan pesan ini dan meninggalkan keluarganya dengan tenang.

HOROR GADIS TETANGGA SEBELAH RUMAH
Horror
07 Dec 2025

HOROR GADIS TETANGGA SEBELAH RUMAH

Hari ini aku dan ayah sedang siap - siap membereskan perabotan di rumah baruku, mobil pick up juga sudah membawa perabotan - perabotan kami, ibu sedang menyiapkan makan siang untuk kami semua dengan membelinya di rumah makan yang tak jauh dari rumah, hari ini adalah hari pertama aku pindahan ke desa Meninjo di wilayah Yogyakarta , sebelumnya kami tinggal di Jakarta, ayahku bernama Baskoro dan ibuku bernama Mila, dan aku sendiri bernama Damayanti, semua temanku memanggil aku Yanti, mungkin bagiku ini adalah perasaan yang aneh karena aku baru pertama kali datang ke Yogyakarta, kami harus pindah ke sini karena ayah mendapatkan tugas dari kantornya untuk membuka cabang baru di daerah Yogyakarta.Ayahku sudah mempersiapkan semuanya, bahkan ayah sudah jauh hari meminta rekan kantornya untuk mencarikan rumah yang tidak jauh dari kantor cabang yang akan dibuka, bahkan ayah sudah mempersiapkan tempat aku bersekolah saat kita tinggal disini. Setelah selesai membereskan perabotan yang ada, aku merasa sangat lelah, sehingga aku memutuskan untuk keluar sebentar, hari sudah mulai senja, agak asing didesa ini sepertinya suasana sangat senyap, berbeda dengan saat aku di Jakarta bahkan tengah malam pun akan terasa ramai. Tiba - tiba aku merasa ada yang memperhatikanku tepatnya dari rumah sebelah, saat aku tengok lalu bayangan itu akan hilang, tapi begitu aku menatap ke atas langit sepertinya orang yang memperhatikanku akan melihat ke arahku lagi, dan benar saja ketika aku menoleh pasti bayangan itu hilang lagi, karena penasaran aku pun mendekatinya, rumah sebelahku rumah mungil yang terbuat dari bambu, disini banyak ditanami rumput dan bunga yang indah, walaupun rumah itu kecil tapi yang memiliki rumah tersebut sangat apik, pelan - pelan aku menuju jendela yang kuihat ada bayangan disana, saat kudekati kulihat itu adalah sebuah kamar tetapi kosong tidak ada siapapun disana, lalu aku memutuskan untuk kembali ke rumah.Ibu sedang menyiapkan hidangan makan malam di meja, suasana pedesaan yang khas dengan suara jangkrik menambah kesan yang menambah kesunyian pada malam hari ini, ayah sepertinya sangat lelah dan ayah segera menuju ke kamar, sedangkan ibu masih mengelap perabotan yang ada di ruang tamu. Bagiku ini terasa sangat membosankan, kalau aku boleh jujur aku berharap ayah bisa kembali ke Jakarta tanpa harus pindah ke daerah seperti ini.Akhirnya pagi hari pun datang, aku mendengar suara ibu memanggil namaku..."Yanti bangun nak, sudah siang" teriak ibuAku masih mengucek mataku, merasa masih sangat lelah dan mengantuk, aku pun berdiri mendekati ibu"Jam berapa bu?""Jam enam, sayang" jawab ibu"kenapa tadi ibu bilang sudah siang, ini kan baru jam enam" lirihku kepada ibu"Iya, udaranya sangat segar, ibu ingin kamu melihat pemandangan desa yang sangat cantik di pagi hari ini" ucap ibu bersemangat.Akupun pergi ke depan rumah, aku lihat suasana pepohonan dan pemandangan yang cantik, dan udara yang sangat bersih, benar saja ini benar - benar luar biasa. Aku melihat ada pohon Jati disana, aku pun mendekatinya dan aku duduk disana sampai aku merasa, ada yang menyolek pundakku."Hai..." sapanyaagak sedikit kaget aku menoleh ke samping dan aku melihat gadis seusiaku berumur sepuluh tahun berambut pendek dengan poni depan menyolek pundakku"Hai..." jawabku "Kamu siapa?""Aku Amel, kamu siapa?" tanyanya"Aku Yanti" jawabku "Kamu tinggal dimana Amel?" tanyaku kembali"Aku tinggal disamping rumahmu, itu rumahku" sambil menunjuk ke rumah mungil kemarin"Oh... jangan - jangan kamu yang memperhatikanku kemarin ya Mel?" tanyaku"Iya, aku senang kamu pindah kesini, sebelumnya aku sangat kesepian" jawab Amel"Lho memangnya disini kamu tidak punya teman?" tanyaku"Tidak ada, anak yang seumuran dengan ku, aku tidak punya teman main" jawabnya menunduk"Kamu sekolah dimana?" tanyaku bersemangat"Aku tidak bersekolah yan, aku harus membantu orang tuaku di sawah" ucapnya"Lho kok, kamu harus sekolah, sebentar lagi aku mau masuk sekolah disini, mungkin kamu bisa ikut sekolah bersamaku" jawabku penuh semangat."Sudah dulu yan, nanti bapak mencari aku, sekarang aku harus ke sawah" jawab Amel terburu - buru sambil meninggalkan aku sendirian.Aku masuk kembali ke dalam rumah, dan aku lihat sudah ada nasi goreng lezat dimeja makan."Ayu makan Yan, ibu sudah masak untuk kamu" ucap ibu"Ayah kemana bu?" tanyaku"Ayah sudah berangkat ke kantornya, untuk mengawasi renovasi kantor barunya" jawab ibuAda sekitar tujuh hari aku menikmati masa liburanku sebelum mulai bersekolah, dan aku sering bertemu Amel, saat pagi hari ataupun sore hari di tempat yang sama Pohon Jati didepan rumah, aku banyak diajarkan permainan khas tradisional disana, aku menikmati kepindahanku disini berkat Amel.Hari pertama sekolah, ayah menungguku di mobil, aku belum sempat bertemu dengan Amel, karena aku harus datang pagi ke sekolah baruku, jarak rumah dan sekolah cukup jauh menempuh setengah jam perjalanan dengan mobil, dan aku diperkenalkan oleh ibu guru dikelas, semua anak - anak disekolah menyambutku dengan baik, mungkin memang budaya di sini semua orang sangat ramah dan baik hati.Semenjak aku sekolah beberapa hari ini aku tidak bertemu dengan Amel, saat aku duduk di pohon jati itu Amel tidak datang - datang, mungkin dia juga sedang sibuk, fikirku. Aku merasa kesepian saat dirumah jika tidak ada Amel menajdi teman bermainku."Ibu, lihat Amel tidak?" tanyaku"Amel siapa nak?" tanya ibu"Tetangga sebelah, anak yang biasa main denganku""Tidak, ibu seharian hanya dirumah saja sayang" jawab ibukuSetelah beberapa bulan sekolah, ayah menyuruh aku untuk belajar mandiri, aku harus naik angkot dijalan depan desa untuk sampai ke sekolahku, karena proyek ayah juga sudah sangat menghabiskan waktunya sehingga, ayah tidak ada waktu untuk menjemputku.Hari ini hujan turun lebat disekolah, aku terpaksa menunggu sampai agak sore untuk pulang ke rumah, ayah sudah coba aku telepon, tetapi tidak diangkat, akhirnya setelah hujan agak reda aku mulai berani menaiki angkot ke rumah, sudah hampir jam tujuh malam sekarang, angkot yang kunaiki sedikit ada masalah ban bocor, aku mendengar saat ada anak sekolah lain diangkotku mereka bercerita tentang pembunuhan anak sekolah yang tidak ditemukan pembunuhnya sampai saat ini, ceritanya anak - anak tersebut hantunya masih sering menampakkan diri saat kita berjalan melewati jalan tersebut, saat aku menghentikan angkotku, anak - anak itu melihat ku dengan aneh"kamu turun disini?" tanya salah satu anak perempuan tadi"Iya, rumahku disini" jawabku"Hati - hati ya kamu sendirian kan?""iya" jawabku"Banyak orang jahat" ucap anak tadiKarena ucapan anak itu aku merasa agak sedikit takut dengan kondisi jalan yang kulewati, ternyata jalan didesa ini sangat gelap kalau sudah lewat maghrib, dan hampir kita tidak bisa melihat kedepan jalan, dan aku merasa seperti ada yang menarik tasku dari belakang.Saat aku lihat ke belakang, ada dua sosok pemuda menarik tasku, wajah mereka sangat menyeramkan"wuidih, ayu tenan kanu dik, mau kemana ayu mas anter ke rumahmu" ucap salah satu pemuda tadi sedangkan pemuda lainnya hanya tertawaAku merasa takut tetapi disini sangat sepi, aku tidak tahu harus bagaimana, aku pun langsung menendang sekeras m- kerasnya kaki orang yang menarik tasku, dan diapun merintih kesakitan, distulah aku mulai berlari dan menjauhi mereka.Aku hampir tidak bisa melihat kemana aku berlari, dan mereka mengejarku dengan tenaga dua kali lipat dari kecepatan ku, dan aku tersandung batu, lalu akupun terjatuh.Mereka tertawa menyeringai, merasa mereka telah menang, aku takut sungguh aku sangat ketakutan aku berharap ada ayahku saat ini, saat mereka bersiap untuk menarikku menaiki motornya, tiba - tiba ada cahaya, cahaya aneh... aku melihat Amel....Amel hanya menyeringai dan memelototi mereka..."Amel tolong aku..." ucapku merintih"Kamu... kamu sudah mati...." ucap dua pemuda tadi,,,,, kamu tidak mungkinDan pemuda itu melemparkanku ke jalan, dan melarikan motornya dengan kecepatan tinggi.Amel melihatku sambil tersenyum, aku samar - samar melihatnya sebelum aku kehilangan kesadarankuAku membuka mataku"Ibu...." aku melihat bayangan ibu"Yanti... kamu sudah sadar nak, Alhamdulillah" jawab ibuku"Aku dimana bu?""dirumah nak""Ada orang jahat bu, dia ingin menculikku" ucapku lirih"Iya nak, ibu tahu, ibu sangat khawatir kamu belum pulang sampai malam, ibu meminta pak Mardi tetangga sebelah untuk mencarimu, karena Ayah belum pulang kerumah, untungnya pa Mardi menemukanmu saat di depan jalan tadi nak" ucap ibu menangis."Amel, bagaimana bu?" tanyaku"Amel?" tiba - tiba ada lelaki berada dihadapanku"Kamu kenal Amel dimana nak?" tanya bapak tadi"Dia tetanggaku pak, aku sering bermain bersamanya, dan dia yang menyelamatkanku dari dua orang jahat tadi"Amel itu anakku nak" ucap bapak tua itu sedih "Dan Amel sudah meninggal enam bulan yang lalu sebelum kamu pindah ke rumah ini" jawab Bapak tadi"Maksud bapak? yang main bersamaku selama ini siapa pak?" tanyaku bingung"enam bulan yang lalu amel juga pulang sekolah sama sepertimu, menunggu hujan dan amel pulang sendiri, bapak waktu itu sakit tidak bisa menjemputnya, lalu ada kejadian seperti yang kamu alami, Amel di jahati dan dibunuh, mayatnya dibuang begitu saja, menurut polisi orang yang hampir menculikmu adalah orang yang membunuh Amel, saat malam tadi motornya ditemukan sudah hamir masuk ke dalam jurang, dan mereka sudah meninggal nak" cerita Pak Mardi bapak Amel.Lalu aku melihat di pojok rumah wajah Amel samar - samar tersenyum melihatku, sepertinya dia sudah tenang"Terimakasih Amel..." ucapku dia telah menyelamatkan nyawakudan aku mengingat Amel sebagai teman dan sahabat yang baik, semnejak hari itu ayah meminta untuk kembali ke Jakarta karena menurut ayah, kejadian tersebut membuatnya sangat trauma dan takut, dai tiak ingin itu terjadi lagi, dan kami semua berpamitan dengan Pak MArdi untuk kembali Jakarta.

HOROR DIWAHANA RUMAH HANTU
Horror
07 Dec 2025

HOROR DIWAHANA RUMAH HANTU

Fina datang terlambat hari ini ke sekolah, akibatnya pintu gerbang telah ditutup, sehingga otomatis Fina harus lapor ke guru piket dan diberikan hukuman, tetapi Fina memutuskan untuk tidak masuk sekolah, dia justru ingin menuju mall yang tak jauh dari sekolah.Mall Pain Village, berdiri baru setengah bulan, Mall nya tidak terlalu besar dan masih banyak kios yang masih kosong, tetapi karena ini masih terlalu pagi jam 08.30 Jam Operasional masih belum buka.Vina pun memutuskan untuk ke arah toko pakaian yang berada di depan Mall tersebut, karena dia menggunakan seragam, otomatis dia tidak akan diperbolehkan untuk masuk ke dalam Mall nanti.Dia membeli sepasang rok dan kaus, yang sedang diobral di toko tersebut, maka dia langsung menuju ke ruang fitting room, dan mengganti baju sekolahnya dengan pakaian tersebut.Setelah Fina memakai baju baru tersebut, dia memutuskan untuk makan dan minum di kedai sederhana disamping toko pakaian sambil menunggu Mall buka.Akhirnya jam menunjukkan pukul sepuluh, Fina pun menjadi pengunjung pertama yang masuk kesana, tiba - tiba Fina dikagetkan suara laki - laki paruh baya yang memakai pakaian security."Selamat datang di Mall kami" sapa bapak itu ramah"Iya pak" jawab Fina santai"Maaf mba, ini ada brosur buat mba, kita ada pembukaan wahana permainan rumah hantu baru, tepatnya ada di lantai atas gedung ini" ucap Bapak tadi sambil memberikan brosur kepada Fina."Terima Kasih pak" jawab FinaFina pun berkeliling - keliling Mall, melihat - lihat semua area yang berada di sana, Fina agak kecewa. Kondisi Mall yang masih sepi membuat Mall tersebut kelihatan tidak menarik.Hampir saja memutuskan untuk keluar Mall, Fina melihat brosur yang ada di tangannya."HOROR WAHANA RUMAH HANTU" dengan gambar Hantu Indonesia seperti suster ngesot dan pocong, berada di background gambarnya."Menarik" fikir FinaLalu Fina pun memutuskan untuk menaiki lift untuk meuju ke area Wahana permainan tersebut.Ternyata benar, area Wahana tersebut sangat besar, Lantai ini benar - benar dipergunakan untuk area tersebut, belum lagi dekorasi yang menyeramkan, membuat bulu kudu langsung menggigil ketika berada disana."Selamat datang kak" sapa gadis berambut pendek sebahu degan seragam gadis desa berpakaian kebaya dengan rok batik"Pagi mbak, mau tanya harga tiket nontonnya berapa ya?" tanya Fina"Karena kakak pengunjung pertama kami ada promosi gratis untuk kakak, ini tiketnya" jawab gadis itu"Asyik" dalam hati Fina kegirangan karena mendapat tiket gratis hari itu.Fina pun mulai memasuki area Wahana, area pertama mulai masuk seperti ke pintu gua, saat berada di pintu lainnya, suasana sangat gelap, dan bau yang berada di ruangan juga sangat menyengat."Keren banget, dramatis" fikir FinaFina terus melangkah, tiba - tiba dikejauhan dia melihat ada kursi goyang yang bergerak sendiri."Krek... krek,,,," bunyi kursi taditapi tidak ada siapapun dikursi tersebut"Keren" fikir Fina sekali lagi, dan dia terus berjalanSampai dia memasuki zona yang berbeda seperti hutan rimba, dan ada sosok laki-laki setengah badan bertelanjang dada dan setengah lagi seperti ekor buaya"Waw" fikir Fina kagumdia terus berjalan ke Zona yang berbeda lagi, tampak seperti kuburan massal, suara teriakan dan lengkingan terdengar jelas, bahkan ada jari - jari yang bergerak dari bawah tanah, dan ada manusia seperti tengkorak yang berjalan menuju ke arah Fina.Fina pun agak sedikit berlari, menghindari mausia tengkorak tersebut.Dan Fina memasuki Zona rumah tua, ada ruang keluarga dengan kursi sofa, dan ada Bapak, ibu anak laki - laki dan anak perempuan sedang duduk, tetapi yang mengherankan mereka duduk dengan tubuh tanpa kepala.Adrenalin Fina sangat diuji di wahana ini, tetapi Fina menilai atraksi semua pengisi acara di wahana ini sangat total, bahkan terlihat seperti sungguhan, Fina terus mencari, dimana pintu keluar wahana ini, sampai Fina melihat cahaya terang, ada bayangan seorang gadis berambut panjang dengan pakaian putih mendekatinya."keluar... keluar" ucap gadis berbaju putih tersebut, sambil menunjukkan arah pintu keluar"keluar... keluar" kata gadis tersebut sekali lagi, tiba - tiba Fina merasa ada yang berusaha mencekik lehernya, tangan besar dan kuat, saat Fina melihat ke belakang, Wajah laki - laki botak penuh darah memelototinya...Fina berusaha melepas cekikan tersebut, dan keluar ke arah pintu dan cahaya.Saat keluar Fina jatuh, dan membuat dia tidak sadarkan diri.beberapa menit kemudian Fina sadar, dan dia melihat bapak security muda sudah berada disampingnya."Neng sudah sadar?" tanya bapak tadi"iya pak, kepalaku pusing" jawab Fina"Eneng kenapa main sendirian ke atas?" tanya bapak itu"Saya kan mau lihat wahana permainan rumah hantu pak" jawab Fina"Rumah Hantu? Rumah Hantu apa? ini Mall baru neng, kita belum punya wahana" jawab security tadi"Maksudnya? bapak tua security tadi yang kasih brosurnya ke saya" jawab Fina sambil melihat brosur yang ada di tangannya sudah tidak ada"Bapak tua? security? disini yang jadi security tidak boleh orangtua ada batasan umurnya hanya sampai usia 40 saja" kata bapak tersebut"Maksudnya? jadi bapak tua dan wahana rumah hantu itu tidak ada?" lalu Fina pun menoleh ke belakang, memang yang terlihat hanya ruangan kosong saja.Fina langsung merinding, dia berharap itu semua tidak terjadi dan hanya imajinasinya saja.Tetapi tiba - tiba di pojok ruangan dia melihat gadis berbaju putih sedang tersenyum kepadanya.Fina pun berjanji setelah hari ini, dia tidak akan pernah bolos sekolah lagi.

HOROR KOTA MATI
Horror
03 Dec 2025

HOROR KOTA MATI

Isabel hari ini sedang menyiapkan semua pakaiannya untuk pergi ke rumah neneknya di Malang, Akomodasi tiket sudah disiapkan untuk perjalanannya kali ini, karena dia hanya berdua saja dengan Rai teman sekosnya, mereka merencanakan liburan kali ini harus berpetualang ke tempat kelahirannya di Malang.Satu Jam Isabel menunggu tetapi Rai masih belum datang, akhirnya Isabel memutuskan untuk naik bus berikutnya kali ini, kalau tidak dia bisa ketinggalan kereta api, hampir saja Isabel mengangkat kakinya, tiba-tiba terdengar suara Rai"Isabel tunggu... tunggu..." ucap Rai ternegah engah"Aduh Rai, untung saja hampir saja terlambat sedetik lagi" ucap Isabel geram dengan kebiasaan Rai yang jam karet"Maaf Bel aku kesiangan" ucap Rai"Terus kalau kamu ga jadi ikut, aku sendirian kenapa coba ga pasang alarm saja" ucap Isabel kesal"Iya maaf... maaf..." ucap Rai"Sudah sekarang kita fokus ke perjalanan kita saja, kamu gak ada yang ketinggalan kan?" tanya Isabel"Sepertinya gak kok, aku sudah siapin sejak malam" jawab Rai bersemangatAkhirnya mereka berdua sampai di stasiun, tidak berapa lama kereta yang mereka naiki sudah tiba"Wah pas sekali, coba kalau aku masih nungguin kamu, bisa gak jadi pergi kita kali ini" ucap Isabel menyindir Rai"Kenapa sih masih bahas itu aja, yang penting kan kita sudah naik kereta tepat waktunya" ucap Rai bernada cuek"Rumah nenek ku itu masih Asri banget Rai, rumahnya ada di tengah hutan Pinus, yang pemandangannya sangat indah saat siang, tetapi cukup mengerikan kalau kamu berjalan sendirian malam hari" cerita Isabel"Serius Rai, terus kita kesananya naik apa?" tanya Rai"Naik angkot sampai depan taman kota, terus kita lanjutkan naik ojeg sampai di pintu pegunungannya" ucap Isabel"Langsung sampai dirumah nenekmu?" tanya Rai"Ya belum lah masih jauh lagi jadi kita nanti jalan kaki masuk ke hutan pibus, kira-kira sampai sorelah kita di rumah nenek ku Rai" ucap Isabel"wah benar-benar berpetualang banget ya Rai, tapi kamu gak mungkin nyasar kan?" tanya Rai"Ya gak mungkinlah itukan kampung halaman nenekku" ucap Isabel sombongLalu mereka kan mulai menaiki angkot menuju ke tempat yang dituju, tidak terasa hari sudah mulai sore saat mereka tiba, jalanan sangat macet kondisinya, dan mereka sudah mulai keringatan saat sampai di angkot tersebut, lalu tibalah mereka dipangkalan ojek, Isabel dan Rai harus naik ojeg yang berbeda, menuju pintu gunung pinus yang dituju."Isabel jangan buru-buru bilangin tukang ojeknya, aku takut nyasar" ujar Rai"Iya bawel, aku kan sudah bilang ke tukang ojek kamu berhenti di pintu gunung pinusnya" ucap IsabelSekitar 30 menit lewat jalan rusak dan berkelok-kelok, akhirnya samapi juga mereka berdua di pintu gunung pinus tersebut"nenek kamu gak takut tinggal di Gunung bel?" tanya Rai penasaran setelah melihat lokasi yang sangat jauh dari perkotaan"Gak lah Rai, kalau kamu sampai juga kamu pasti akan sangat senang dengan pemandangannya sangat damai sekali" ucap Isabel bersemangat mengingat rumah neneknya yang sangat dirindukannya"Terus besok kita kemana?" tanya Rai"Besok kita baru jalan jalan ke Bromo, ke kota Malangnya sekalian kita wisata kuliner" ucap Isabel"Baik lah siap, sekarang kita istirahat dulu di rumah nenekmu kan?" tanya Rai"Iya dong, aku kan kangen sama nenekku" ucap Isabelmereka melanjutkan perjalanannya, tidak terasa hari mulai malam, dan sepertinya suasana mulai terasa mencekam, bahkan Isabel mulai merasa ragu dengan jalan yang ditapakinya, beberapa kali Isabel menelepon nenek, tidak ada sinyal yang didapatnya."Bel, kok belum sampai aku sudah capek, dan sepertinya kita sudah berjalan jauh sekali" ucap Rai"Iya tapi aku yakin ini jalannya Rai, sabar ya" ucap Isabel menenangkanHampir jam tujuh malam jam ISabel menunjukkan mereka sudah berjalan selama tiga jam lebih, dan biasanya untuk mencapai rumah nenek hanya sekitar satu setengah jam saja."Maaf ya Rai sepertinya aku benar-benar kehilangan jejak, kita tersasar" ucap Isabel jujur ditengah-tengah hutan pinus"Isabel kok bisa? terus suasananya seram banget lagi, terus kita bagaimana?" ucap Rai panik"Kita menginap disini dulu ya sampai besok pagi, aku tidak berani jalan lebih jauh lagi" ucap Isabel sambil memandangi sekeliling tetapi tiba-tiba secercah harapan datang, didepan mereka terlihat ada pemukiman yang terang dengan banyak cahaya lampu"Rai lihat" ucap Isabel"Apa bel?" jawab Rai lelah"itu ada pemukiman, mungkin malam ini kita kan menginap disana dulu" ucap Isabel"Baiklah terserah kamu saja" ucap Rai pasrahMereka berjalan masuk ke gerbang kota sekelilingnya masih terlihat ramai orang berlalu lalang"Maaf pak, boleh kami numpang menginap disini?" tanya ISabel kepada seorang bapak tua yang berjalan didepannyaBapak tadi hanya melihat saja tanpa menjawab pertanyaan Isabel, tetapi tangannya meminta mereka berdua untuk mengikutinyaBerjalan sebentar, akhirnya Isabel dan Rai sampai ke rumah gaya klasik jawa, mereka masuk kedalam ruangan yang gelap hanya ditemani lampu lilin saja."Terimakasih ya pak, kami sudah boleh menginap disini" ucap Isabel melihat kebaikan bapak tua tadi kepada merekatapi seperti biasa bapak tua itu hanya tersenyum saja dan tidak berbicara sama sekali"Tidak menyangka ya di tengah hutan begini ada kota juga ya Bel" ucap Rai"Iya Rai, tapi anehnya setiap aku kesini aku belum pernah melihat kota ini" ucap ISabel bingung"Tapi tidak apa-apa deh ini saja sudah lumayan, daripada kita menginap di hutan sendirian" ucap RaiSetelah masuk kekamar kecil yang ditunjukan oleh si Bapak tua tadi Isabel dan Rai menaruh tas yang dibawa mereka, mereka sudah bersiap-siap untuk tidur karena rasa lelah yang dijalani hari ini.Baru saja Rai dan ISabel mau rebahan, tiba-tiba terdengar suara ramai banyak sekali orang didepan rumah, mereka mengintip dari jendela kamarAda Api Unggun besar, dikelilingi hampir semua warga, sepertinya ada upacara yang berlangsung dan mereka terlihat sangat gembira, si Bapak TUa tadi juga terlihat seperti memimpin upacara.Isabel dan Rai hanya melihat satu sama lain"Rai aku sudah ngantuk tidur saja yuk, biarin saja mereka sedang upacara" ucap Isabel"Iya Bel, aku juga tidak mau melihat acara itu, mending aku tidur saja"Dan akhirnya mereka terlelapIsabel tersentak terbangun merasa ada yang aneh dia membuka matanya, ternyata Dia dan Rai sudah diikat di papan kayu dekat api unggun."Loh kok kami dibawa kesini?" tanya Isabel "Rai.. bangun.. Rai bangun" teriak ISabel kepada RaiTetapi itulah Rai dia adalah anak yang pelor, tidak mudah untuk dibangunkan, sangat tidak mungkin untuk Rai bangun mendengar suara yang ramai seperti ini.Bapak tua tadi hanya melihat ISabel sambil tersenyum dan melanjutkan upacara nya kali ini.Isabel merasa ada sesuatu yang tidak beres, dia merasa semua warga disini memiliki wajah yang pucat dan sangat kaku, bahkan banyak beberapa wajah yang memiliki wajah yang cacat seperti luka bakar, dan penuh darah."Tolong....tolong..... " teriak Isabel tetapi sepertinya saat ini tidak akan ada seorangpun yang akan menolongnya.Tiba-tiba warga membawa papan kayu Isabel dan Rai ke tengah-tengah api unggun"Tidaaakkkkkk.... tolong.... tolong kasihani kami" teriak Isabeldan mereka masuk kedalam api unggun Isabel berteriak sekencang mungkin"Tolongggggggggggggggggggggggg nenekkkkkk" teriak ISabelTIba-tiba Isabel melihat semua warga dan bapak tua tadi menghilang yang ada hanya hutan pinus kosong dengan banyak reruntuhan rumah dan kuburan yang ada didalam hutan pinus tadi"Rai... bangun... Rai" teriak Isabelmatahari sudah mulai terbit, dan Suasana menjadi lebih terang"Kenapa sih Bel? kamu teriak teriak gitu, pusing tau aku mendengarnya" ucap Rai sambil membuka matanya"Syukurlah kamu akhirnya bangun juga Rai" sapa Isabel lega"Kok kita ada di sini? rumah bapak tua tadi mana? dan kenapa kita tidur ditanah seperti ini?" banyak pertanyaan yang diajukan Rai"Nanti aku ceritakan, sekarang kita harus ke rumah nenek dulu" jawab Isabel"iya" ucap RaiSetelah 30 menit mereka berjalan akhirnya mereka berdua menemukan rumah nenek Isabel, dan sampai disana akhirnya Isabel menceritakan semua yang terjadi kepada nenek, dan Rai sangat ketakutan ketika mendengarnya."Iya dulu ada perkotaan di gunung ini yang dijadikan perumahan seperti vila, dan banyak yang sudah menghuni dan tinggal disana, tetapi pada suatu malam terjadi kebakaran yang sangat hebat semua vila disana terbakar habis dan semua penduduk disana meninggal semua" cerita nenek"Ya ampun, hampir saja kita jadi korban dari warga dikota mati tersebut" ucap Rai dengan nada ketakutandan saat melewati hutan pinus tersebut, tiba-tiba dikejauhan Isabel melihat bapak tua tadi melihatnya dari pohon pinus diatas bukit._____________________________

HOROR HANTU TANPA MUKA
Horror Wattpad
03 Dec 2025

HOROR HANTU TANPA MUKA

James saat ini mulai memasuki koridor loby yang panjang, dia akan memulai hari barunya sebagai staf Akuntan di Bondan Law and Firm, kantornya sangat bonafid terletak di area strategis di wilayah Sudirman, gedung tinggi menjulang sampai 78 lantai, dan James melihat banyak profesional dengan pakaian yang sangat elegan hilir mudik di perkantoran tersebut.Dan James memasuki Lift menuju Lantai 13 kantor barunya berlokasi disana, saat pintu lift terbuka, James melihat koridor sepi lagi yang ada disana, dan James pun berjalan melewati koridor hingga sampai di ruangan dengan pintu bening dan disana sudah ada resepsionis yang menyambut James dengan ramah, dan saat James menunjukkan surat penugasannya, Resepsionis itu mengantarkan James ke ruangan HRD."Silahkan Pak James, ini ruangan Pak Andrew Manager Akuntan disini" ucap Lisa sang Resepsionis"Baik Terimakasih mbak" ucap James sopanPak Andrew menyambut kedatangan James dengan ramah"Silahkan duduk James, selamat saya ucapkan lebih dahulu atas keberhasilan bapak sudah bergabung diperusahaan kami" ucap Pak Andrew"Terima kasih pak, saya harap saya dapat memberi kontribusi yang baik pada perusahaan ini" jawab james"Pasti, saya sangat menyambut kamu dengan baik, karena memang saya kehilangan staf saya beberapa bulan ke belakang dan banyak pekerjaan yang menumpuk dan butuh diselesaikan" ucap Pak Andrew menaruh harapan kepada James untuk membantunya."Baik Pak" ucap james bersemangatDan Pak Andrew mengantrakan James ke ruangannya yang terletak di pojok sudut gedung, sambil memperkenalkan rekan-rekan lainnya.Dan hari itu dilewati James dengan cukup baik, rekan-rekan sekantornya cukup ramah dan banyak membantunya dalam mempelajari ruang kerja barunya. Dan betul kata Pak Andrew James harus sudah siap dengan banyaknya laporan yang belum terselesaikan.Tidak terasa jam sudah menunjukkan jam 5 sore, semua karyawan bersiap-siap untuk pulang, dan James masih melihat banyaknya kertas yang menumpuk di mejanya sehingga dia urungkan untuk pulang tepat waktu seperti mereka."james ayu pulang" sapa Mira rekan kerjanya yang duduk di seberang James"Nanti saja Mir, sebentar lagi aku selesaikan pekerjaan hari ini dulu" ucap James sambil tersenyum"Santai sajalah hari ini hari pertama kamu, jangan terlalu keras" ucap Mira menghampiri James"Iya mir tidak apa-apa kok" jawab James sambil tersenyum lagi"James, kamu masih baru, kamu belum tahu ada apa saja dikantor ini, sebaiknya kamu pulang jangan terlalu malam nanti" ucap Mira dengan nada khawatir"Baik Mir, aku usahakan sebelum gelap aku sudah pulang" ucap James bersemangatEntah mengapa hampir semua rekan-rekan James menatap James aneh dan mendekati Mira dan mereka sepertinya membicarakan James kepada rekan lainnya."Apakah aku terlalu bekerja keras, mungkin aku terlalu terlihat aneh saat ini" fikir James"Hai James" sapa Pak Andrew"Iya pak" jawan James"Aku lihat kamu sangat bersemangat, aku senang sekali dengan energi baru seperti kamu" ucap Pak Andrew"Iya pak, emang benar kata Bapak banyak sekali pekerjaan yang tertumpuk" ucap James"Semangat kamu James aku sangat menyukainya, lanjutkan ya, tapi hari ini aku sangat tidak fit jadi aku harus pulang sekarang" ucap Pak Andrew"Baik pak hati-hati" ucap James"Justru kamu yang harus hati-hati" ucap Pak Andew dengan nada misterius"Baik pak" entah mengapa sepertinya kata-kata hati-hati itu menjadi nada yang ditekankan oleh Pak AndrewWaktu sudah menunujukkan jam 9 malam, sebentar lagi laporan tersebut akan selesai.Tiba-tiba mesin fotokopi menyala sendiridan ruangan Pak Andrew nyala tiba-tiba, James merasa ada yang tidak beres disini, dia mulai berjalan ke arah koridor dan melewati ruangan ke arah mesin foto kopi.Dan tiba-tiba dia melihat di tempat mesin foto kopi ada seorang gadis sedang mengahadap mesin foto kopi, James lega berrarti dia tidak sendiri di ruangan ini, dan masih memiliki teman, dan James menghampirinya."Mbak, maaf kamu lembur juga ya?" tanya JamesTiba-tiba gadis itu menghadap ke arah James dan yang membuat James kaget adalah gadis itu tidak memiliki muka smeua polos.James langsung lari ke arah ruangannya, badannya sangat gemetar dan keringat dingin pun mengucur, dan James mengambil tasnya dan lari ke arah pintu, dan menuju liftnya.Tiba-tiba gadis tanpa muka itu sudah ada didalam lift saat pintu lift terbuka"Kamu... mau apa?" tanya JamesGadis itu hanya diam menatap James dan tiba-tiba tubuh James tertarik untuk masuk kedalam Lift"Tolong jangan ganggu aku" ucap James ketakutanDan gadis itu membuat lift terasa sangat ringan dan membawa James kembali ke ruangannya dengan gadis itu, James melihat ada gadis yang berpakaian sama sedang memfoto kopi tapi gadis ini memiliki wajah yang cantik, dia hanya seorang diri sepertinya teman yang lain sudah pulang.Tiba-tiba ada empat orang mendekati dia diantaranya Mira"Bela, kamu itu selalu cari muka sama atasan dengan lembur seperti ini, kamu tahu gara-gara kamu sekarang kami tidak bisa pulang tepat waktu" ucap Mira"Tapi aku hanya ingin menyelesaikan tugasku" ucap Bela dengan wajah ketakutan"Tidak apa-apa kalau itu tidak merugikan kita, tapi kelakuan kamu itu membuat kita semua sekarang harus ikut lembur seperti kamu" ucap Roy laki-laki dengan tubuh gempal"Lalu kenapa kalian menyalahkan aku?" tanya Bela"memang ini semua salahmu" ucap mereka beramai-ramai, dan tanpa sadar Mira membenturkan wajah Bela ke mesin foto kopi sampai Bela tidak sadarkan diri"Bagaimana ini" tanya Mira"Kalau dia lapor Pak Andrew kita pasti dikeluarkan" ucap Roykita bersihkan darahnya, dan kita harus membawa dia ke tempat lain, dan mereka segera ergi membawa Bela ke taman belakang gedung, dan dengan teganya mereka memukul wajah Bela sampai wajah Bela hancur dan Bela tidak bernafas lagi.mereka menguburkan Bela di taman belakang itu, dan sampai saat ini tidak ada yang tahu apa yang diperbuat oleh mereka."Hai James, kamu pulang jam berapa tadi malam?" tanya Mira ke James pagi iniJames melihat Mira ketakutan "Aku... aku hanya sampai sore saja kok mbak Mira" ucap James gugup"Oh baiklah bagus, awas saja" ucap Mira tidak menyelesaikan kalimatnya seperti ada nada ancamanSeharian ini James tidak tenang mengetahui dia bekerja dengan rekan-rekan yang telah membunuh Bela karena kesalah pahaman.Ada niat James untuk memberitahu Pak Andrew tentang masalah ini, saat James berjalan ke ruangan Pak Andrew tiba-tiba dia melihat Mira ada disana"Dia berbohong sayang, pasti dia juga karyawan yang cari muka, masa dia bilang dia pulang sore padahal di CCTV dia pulang hampir jam sembilan malam" ucap Mira"Jangan sampai bos besar tahu tentang hal ini" ucap Pak Andrew"Lalu bagaimana jika kita berbuat hal yang sama seperti kepada Bella kalau dia macam-macam" ucap Pak Andrew"Coba kita lihat malam ini" ucap MiraTiba-tiba James shock mendengar apa saja yang baru saja dibicarakanDia berjalan kembali ke mejanya, dan disitu dia melihat kertas sudah bertumpuk kembali di mejanya dengan note : besok di kumpulkanJames kehilangan akalnya bagaimana bisa Pak Andrew terlibat hal seperti iniWaktu sudah menunjukkan jam 5 sore, semua rekan - rekan pamit dan James mulai ditinggalkan sendirian, keringat bulir James mengucur deras, tapi dia mengalihkan semua ketakutan kepada pekerjaannya.Dan kejadian itu terulang, mesin foto kopi yang menyala sendiri, dan juga lampu ruangan pak Andrew yang berkedap -kedip, James mulai membayangkan Bela ada di mesin foto kopitetapi tiba-tiba lampu gelap gulita, semua mati total tidak ada yang menyalaAda seberkas cahaya terlihat, seperti sinar dari handphone"Siapa... siapa kamu?" tanya JamesAda dua orang bertopeng mendatanginya, "James kami sangat benci dengan orang yang cari muka" ucap suara wanita yang dikenalnya seperti suara Mira"Aku tidak cari muka, tapi aku hanya bertanggung jawab terhadap pekerjaan ku" ucap James"Dasar orang-orang seperti kamulah yang membuat karir saya tidak bisa naik, hanya diam ditempat saja" ucap suara laki-laki yang James kenal suara Pak ANdrewTapi tiba-tiba listrik menyala, pak Andrew dan Mira sangat kaget, ternyata mereka membawa senjata tajam ditangannyaDan tiba-tiba Mira terpental jauh ke sudutPak Andrew sangat kaget dibuatnya"Kamu... kamu bagaimana kamu ada disini" ucap Pak AndrewDan disitulah James melihat Bela di Hantu tanpa muka ada disana"Kalian memang orang jahat" ucap Bela dengan wajah amarah yang membabi butaPak Andrew pun terlempar jauh ke sudut ruangan"Ampun Bela" ucap Mira"Kami tidak bermaksud seperti itu" ucap MiraTetapi Bela semakin menjadi murka "Kalian harus bertanggung jawab, muka kalian harus sebagai ganti untuk mukaku""Jangan Bela, Jangan tolong jangan kamu balas dendam kepada kami" ucap Mira bersuara ketakutanDan tiba- tiba mereka berdua terlempar ke jendela dan jatuh ke lobi bawah gedung.James sangat kaget dan ketakutan melihat kejadian tersebut, dia benar - benar tidak bia menggerakkan tubuhnya, sehingga datang security kantor yang menghampirinya, dan setelah itu James menjadi saksi kepada polisi atas apa yang terjadi hari itu.Saat semua polisi sudah menginterogasi JAmes, James pun keluar dan menuju koridor kantornya dan menuju lift, dan ternyata di dalam lift, ada HAntu bela tapi kali ini dia sudah memiliki wajah Mira.___________________________________________

Book Of Nina Diary
Horror Noveltoon
02 Dec 2025

Book Of Nina Diary

Hari kamis telah tiba, seperti biasa malam ini kita akan menelusuri suatu rumah kosong yang terkenal cukup angker di pinggir kota. “Bella, Tiara, seperti biasa nanti malam kita menelusuri rumah angker di pinggir kota." kata Vanya. “Siap.” sahut Bella dan Tiara.Malam pun tiba, mereka sampai di rumah tersebut. Satu per satu mereka telusuri kamar yang berada di rumah tersebut. Pada akhirnya, mereka sampai di kamar Nina. Nina adalah salah satu anak dari pemilik rumah ini. Rumah ini tidak ditempati karena ada kasus pembunuhan Nina, yang pada saat itu dibunuh di kamarnya. Namun sayangnya, belum diketahui pelaku atas pembunuhan Nina.Saat memasuki kamar Nina, mata Vanya tertuju pada sebuah buku yang bertuliskan “Nina Diary”. Lalu Vanya mengambil buku itu dan berkata, “Nina Diary, kisah tentang Nina mungkin semuanya ada di sini.”Satu per satu halaman tersebut dibuka, namun belum dibaca, sampai pada akhirnya ia melihat tulisan di akhir halaman buku itu. Tulisan tersebut adalah: “Jangan ambil buku ini, jangan baca buku ini, atau kamu akan merasakan akibatnya.”Vanya, Bella, dan Tiara membaca tulisan di akhir halaman itu.Vanya berkata, “Sudah, ayo kita pergi dari tempat ini dan ambil buku ini.” Bella menjawab, “Bukankah kita tidak diperbolehkan untuk mengambil buku ini? Mengapa kau ambil buku ini?” Tiara berkata, “Kembalikan bukunya, Vanya! Jika terjadi sesuatu pada kita atau salah satu dari kita, bagaimana?” “Ck, gitu aja dipercayai. Dah lah pulang yu,”Bella dan Tiara hanya bisa saling tatap-tatapan dengan wajah ketakutan dan cemas tentang hal ini. Mereka pun kembali ke rumah masing-masing.Saat sampai di rumah, Vanya membaca sebagian buku Diary Nina. Lalu Vanya sampai pada halaman tepat 1 hari sebelum Nina dibunuh. Vanya membaca halaman tersebut, yang bertuliskan:“Hari ini kucingku Miaw mati. Miaw kucing yang lucu dan pintar. Miaw memiliki bulu berwarna hitam, mempunyai mata merah, dan telinga yang besar.”Sampai pada akhirnya, Vanya membaca tepat saat hari pembunuhan Nina. Di buku Diary itu Nina menulis:“Hari ini aku mimpi, bahwa kucingku Miaw mati. Pada saat itu aku melihat jam menunjukkan pukul 23:47. Lalu aku merasa seperti ada seseorang di depan pintu. Saat itu hatiku sangat penasaran untuk melihat siapa yang di situ. Maka kubuka pintu itu dan tiba-tiba aku melihat teman papaku. Dan dengan cepat menusukkan sesuatu yang sangat tajam di tubuhku."Aku terbangun sangat kaget pada saat itu. Aku melihat sekarang adalah jam 21:29, aku takut jika terjadi apa-apa maka aku putuskan untuk tidak tidur untuk semalaman, lagian besok juga libur.”Vanya membalikkan halaman Diary selanjutnya. Vanya pun melanjutkan membaca cerita yang dituliskan Nina:“Jam pun menunjukkan 23:47, aku benar-benar merasa bahwa ada seseorang di depan pintu. Aku takut membuka pintu itu, dan aku lupa mengunci pintu itu. Aku takut bahwa ada orang jahat, maka sekarang aku sedang sembunyi di selimut. Orang itu pun membuka pintuku, dia berkata ‘Keluar Nina’ berkali-kali. Aku melihat dia membawa senjata tajam, tolong dia sudah menemukanku.”Vanya yang membaca cerita itu langsung merinding ketakutan. Ia langsung membuang buku itu ke arah meja belajarnya.Tiga hari pun berlalu, Vanya ingin bersantai di depan rumah sekaligus mencari udara segar. Tiba-tiba ada 1 ekor kucing lucu, berwarna hitam, memiliki mata warna merah, dan telinga yang besar.Vanya pun ingin memelihara kucing tersebut, “Sekarang namamu Nia yaa, ayo masuk ke dalam rumahku, Nia.”Kucing tersebut diberi nama Nia, dia sangat begitu sayang dengan Nia. Saat malam, Nia tertidur di samping Vanya. Vanya tidak mengetahui bahwa kucing itu adalah Nina. Iya, kucing berwarna hitam, memiliki mata merah, dan telinga yang besar adalah ciri dari Miaw, kucing Nina.Saat Vanya tertidur, kucing tersebut berubah menjadi Nina, dan menaruh buku Diary Nina di bawah kolong kasur.Vanya terbangun karena terdapat suara di bawah kolong kasur. Vanya segera melihat apa yang ada di bawah kolong kasur. Saat melihat apa yang di bawah kasur, dia melihat Nina yang sembari memegang buku Diary-nya.Vanya melihat itu lari ketakutan memojok di sudut kamarnya. Nina mulai berjalan ke arah Vanya, lalu berkata:“Sudah kubilang jangan ambil buku ini, jangan baca buku ini, atau kamu akan merasakan akibatnya.”Vanya tidak bisa berkata dan bergerak, sampai pada akhirnya Vanya melihat Nina membawa senjata tajam, dan…“… Tolongg…”

HOROR SUMUR TUA DI SEKOLAH
Horror Wattpad
02 Dec 2025

HOROR SUMUR TUA DI SEKOLAH

Karin, hari itu sangat sedih, dia bercerita pada Nita teman sebangkunya bahwa Marcell memutuskan hubungan mereka hari ini."Sudahlah Rin, lupakan aja cowok kaya gitu gak akan pantas buat kamu, dasar playboy" ucap Nita membela temannya"Tapi Nit dia itu pacar pertamaku. aku sudah terlanjur cinta sama dia. Kenapa sih dia tega banget sama aku" ucap Karin"Terus kamu mau ngemis - ngemis sama dia buat minta balikan?" tanya Nita dengan suara agak kencang"Tidak Nit, aku gak mau berbuat itu, aku berharap dia yang minta balik duluan sama aku""Kamu bodoh rin, kalau masih mau nerima cowok brengsek kaya begitu, dia itu jelas - jelas playboy bajingan, banyak cewek yang sudah diperdaya sama dia, termasuk Andrea yang katanya kabur dari rumah dan gak pernah pulang, gara - gara sakit hati sama dia" ucap Nita"Tapi kamu gak tahu Nit rasanya, Marcel itu sangat romatis dan dia benar-benar baik dan tahu cara memperlakukanku dengan baik" tangisan Karin membuat NIta menjadi diam"percuma berbicara dengan orang yang sedang sakit hati" fikir NitaKeesokan harinya, Karin datang ke sekolah dengan mata bengkak dan sembab, karena sepanjang malam dia menangisi Marcel saat dikamar, bahkan Karin hampir tidak bisa makan dan minum, tetapi dia tetap memaksakan ke sekolah supaya dia dapat kesemptan bertemu dengan Marcell lagi."Marcel" panggil Karin"Hai Rin, kamu gak apa - apa, sepertinya kamu kurang sehat?" tanya Marcell sambil tangannya memegang jidat Karin"Gak apa - apa Cell, aku cuma sedih, aku gak bisa menerima kalau kita sudah putus, aku.... aku masih sayang sama kamu Cell" Ucap Karin"Karin, kemarin kita sudah membahas ini. kamu itu terlalu baik kepadaku, dan aku tidak bisa memberikan perhatian kepadamu lebih dari saat ini" jawab Marcell"Tidak Cell, aku mau mencoba, aku mau mencoba" jawab KarinTiba - tiba Angela adik kelas mendatangi Marcell, dan langsung memeluk Marcell."Bagaimana Cell, kita jadi nonton siang ini kan?" ucapnya manja"Jadi... jadi kok sayang" jawab Marcell agak kikuk..... di depan Karin ternyata Angela mendekatinya"Jadi ini.... jadi ini kan yang membuatmu memutuskan aku" ucap Karin dengan suara yang kencang"Karin... pelan - pelan gak usah teriak - teriak" jawab Marcell"Kamu brengsek Cell, betul yang Nita bilang semua ini terjadi karena ada perempuan lain kan" suara Karin tambah kencang"Iya aku memang brengsek" lalu Marcell pun meninggalkan Karin sendirian.Kejadian tersebut membuat Karin shock, dia pun segera menuju ke halaman belakang sekolah untuk menenagkan fikirannya, dia melihat ada sumur kecil disana, Karin berfikir untuk bersembunyi disana sambil menangis sejadi - jadinya.Tiba - tiba Karin melihat sesosok wanita berambut panjang mendekatinya dan Karin tidak mampu untuk bergerak, disana Karin juga melihat wanita tersebut kebasahan, tubuhnya dipenuhi air serta matanya kosong dan sekarang wanita itu berada di depan hadapannya persis.Dan sedetik itu Karin tidak tersadarkan.Pak Halim, penjaga sekolah menemukan Karin disana, dan dia segera membawanya ke ruang UKS, dan menidurkan Karin disana, tapi tiba - tiba....Karin berteriak kencang dan bangun dari tempat tidur dan berlari sekencangnya dari UKS ke lapangan"Brengsekkkk..... laki - laki brengsek" teriak Karin sambil berlari - lari mengelilingi lapangansemua murid dan guru yang sedang belajar dikelas keluar seketika, karena teriakan tersebut, dan mereka melihat Karin seperti orang gila, berlari sambil berteriak sekencang - kencangnya seolah - olah ada yang aneh disana.Pak Halim, Pak Mul guru olahraga segera mengejar Karin dan berusaha memegangnya, tetapi kekuatan Karin sangat besar, seperti tenaga yang besar dan melempar kedua orang tersebut.Tapi Karin terus berteriak sekencang - kencangnya, bahkan sekarang dia mulai menarik roknya ke atas, sehingga membuat celana dalamnya terlihat, ini jelas sudah diluar kewajaran, dan Karinpun menjadi tontonan semua orang disekolah.Pa Mul akhirnya memanggil ustad terdekat untuk datang, dan Pak Ustadpun mendekati Karin dengan bacaan - bacaan Al Qur'an, tiba - tiba Karin jatuh lunglai, seketika itu juga Pak Mul dan Pak Halim menggotong Karin ke UKS.Ada setengah jam Karin tidak sadarkan diri, dan pak Ustad persis disebelah Karin sambil terus membaca ayat kursi, tiba - tiba mata Karin melotot dan mulai merintih kesakitan."Panas....panas.... Hentikan" ucap KarinTangan Karin menggenggam kasur dengan keras dan hampir membuat selimut yang berada disana robek."Apa mau kamu?" kata pak Ustad " keluarlah dari tubuh gadis ini" ucap Pak Ustad"Tidak........" Teriak Karin "Aku harus membalas dendam" teriaknya kembali"Jangan dendammu kau gunakan gadis ini untuk membalasnya" jawab Pak Ustad"Marcell.............. aku mau dia...." ucap Karin"Apa ada yang bernama Marcel disekolah ini?" tanya pak Ustad ke pak Mul"Ada pak, dia murid disini, dan dia pacarnya Karin" jawab Pak Mul"Tolong bawa dia kesini, kemungkinan dia bisa membuat Karin sadar kembali" kata pak Ustad"Baik Pak" jawab pak MulLima belas menit kemudian Pak Mul sudah datang bersama Marcelldan tiba - tiba Karin bangkit dari tempat tidur dan hampir mencakar Marcell, sebelum dihentikan pak Ustad"Kurang ajar.... lelaki bajingan....." ucap Karin berulang ulangwajah Marcell sangat ketakutan, dia hampir meninggalkan ruangan UKS, tetapi ditahan oleh pak Ustad"Tolong tunggu sebentar... gadis ini menyebut namamu, pasti kamu ada hubungannya dengan peristiwa ini" ucap pak Ustad"maaf pak, mungkin dia stress karena saya putusin kemarin" jawab Marcelldan tiba - tiba Karin mencekik Marcell"Kamu membunuh saya" ucap Karin kencang sekali."membunuh..... apa maksudnya ini.... kamu pasti sudah gila" jawab Marcel terbata - batapak Mul dan pak Ustad berusaha menarik tangan Karin dari leher Marcell, dan tiba - tiba Karin kembali pingsan.Dia melihat gambaran Marcel berada di halaman belakang dengan seorang gadis, ya gadis itu Andrea. Andrea menangis memohon untuk MArcel tidak meninggalkannya, bahkan Andrea menahan Marcell untuk jangan menjauhinya."Aku hamil Cell" ucap Andrea"Apa, kamu pasti sudah gila, itu pasti alasan kamu supaya aku tidak meninggalkanmu kan?" jawab Marcell"Tolong Cell, aku takut" jawab Andrea sambil memeluk tubuh Marcel sambil menangiskondisi hari itu sudah malam, sekolah sudah sepi dan tidak ada orangtapi tiba - tiba Marcell, mendorong Andrea dengan keras sehingga menyebabkan Andrea masuk kedalam sumur dibelakang sekolah."Andrea...." teriak Marcell tapi tidak ada suara yang menjawab sama sekaliMarcell ketakutan, dia langsung mengambil mobilnya dan pulang kerumah, disaat itulah dia merasa sangat bersalah dan panik, dia menuliskan surat palsu untuk orang tua Andrea bahwa Andrea sudah tidak tahan dengan kondisi rumah dan memutuskan untuk pergi dari rumah.Itu kejadian sudah setahun yang lalu, dan perbuatan Marcell sama sekali tidak diketahui oleh siapapun, tiba - tiba mata Karin pun terbuka lagi"Kamu membunuh andrea Cell?" ucap KArin ketakutan"Apa maksudmu?" jawab Marcell"Aku melihatnya Cell, Andrea memberitahuku, dia berada didalam sumur dan meninggal dengan bayi yang dikandungnya dan itu semua akibat perbuatanmu" ucap Karin gemetarMendengar kata - kata Karin, Marcell bermaksud melarikan diri, tetapi Pak Mul dan Pak Halim berhasil menahannya."Coba kita periksa didalam sumur" kata pak UstadSetelah setengah jam lebih, Pak Halim ke bawah sumur yang cukup dalam dia menemukan jasad Andrea terbaring disana.Marcell pun ditangkap karena perbuatannya, Karin pun merasa Marcell orang paling brengsek dan tidak bertanggung jawab yang pernah ditemuinya, dan dia bersyukur dengan kejadian tersebut, Tuhan memberi jalan baginya untuk bisa melanjutkan hidupnya dengan lebih baik._____________________^^^^^^^^______________________THE END

HOROR DI MEJA POJOK
Horror Wattpad
01 Dec 2025

HOROR DI MEJA POJOK

PUKUL 22.00 WIBAngel sedang duduk menatap komputer, fikirannya masih terfokus untuk membuat presentasi untuk rapat penting besok pagi.PUKUL 18.00 WIBPa Anwar sudah menelepon berkali - kali saat Angel sedang dalam perjalanan pulang, karena ada jadwal dadakan untuk rapat besok dengan calon investor penting.Angel akhirnya mengangkat telpon itu"Halo""Angel, kamu sudah sampai rumah?" tanya pak Anwar"Belum pak, masih terkena macet didaerah cawang" jawab AngelKebetulan kantor Angel berada dipusat kota di JL. Jenderal Sudirman dan itu memang rute office hour yang paling macet"Maaf Angel kamu harus kembali ke kantor sekarang"ucap pak Anwar"Ada apa ya Pak?""Besok ada Investor penting mau datang, dan dia mau melihat laporan keuangan perusahaan sampai hari ini, Saya sekarang masih di Semarang, tidak mungkin bisa membuat laporan tersebut, jadi saya minta sama kamu untuk mempersiapkan semuanya" ucap pak AnwarPak Anwar memang sosok atasan yang menyebalkan,maunya hanya terima beres saja, dan suka menunda - nunda pekerjaan, dan jika ada keperluan mendadak seperti ini pasti dia akan selalu mengorbankan Angel"Tapi pak..." sebelum Angel menjawabnya"Pokoknya tidak ada tapi, kamu kembali kekantor sekarang"lalu telepon pun terputusAngel sebenarnya sudah muak dengan situasi ini, tapi bagaimanapun Pak Anwar tetap atasannya dan dia harus menuruti perintahnya.PUKUL 19.00 WIBAngel tiba di Kantornya di Gedung Jasmine, dia memberi informasi ke security di pos depan bahwa dia akan lembur hari ini.Dan ia pun langsung mnuju ke lift untuk menuju ruangannya di lantai 17 .Angel masih melihat beberapa orang hilir mudik, suasana di kantornya masih cukup ramai,karena banyak restaurant yang buka disekeliling kantor tersebut.Dan akhirnya ia pun tiba, diruangannya, Angel langsung mengambil posisi duduk didepan komputernya, dan dia mulai mengerjakan tugas yang diberikan pak Anwar.Tidak terasa Angel sudah hampir dua jam Angel bekerja, ia mulai merasa lapar, jadi ia memutuskan untuk pergi ke lobby bawah dan mencari makanan.Saat berjalan di koridor ruangannya, terasa sangat sepi, dan ia baru menyadari bahwa hanya ia yang bekerja lembur disini, dan ia memencet tombol turun di liftnya, saat pintu lift terbuka di lobby, suasana sudah sangat berbeda dengan yang dilihat sebelumya, sepi sekali, hanya terlihat dipojok meja security seorang security yang tertidur sambil menaruh kepalanya di meja.Angelpun terus bejalan ke area Eight Corner yang buka dua puluh empat jam, Angel memesan burger dan coca cola ditambah kentang, dia makan sebentar di tempat tersebut sampai makanannya habis.Setelah itu Angel kembali ke ruangannya tadi untuk kembali mengerjakan laporan terakhirnya, hanya tinggal beberapa halaman saja.PUKUL 22.00 WIBAngel sedang duduk menatap komputer, fikirannya masih terfokus untuk membuat presentasi untuk rapat penting besok pagi. Saat sedang mengerjakan bagian laporan terakhir, Angel mendengar dari meja pojok mas Bimo ada suara ketikan yang terdengar jelas sedang mengerjakan laporan nya, sama seperti Angel, Angel merasa lega karena berarti Mas Bimo juga harus lembur seperti dia.Sudah hampir selesai, Angel pun mulai istirahat sejenak dan menuju pantry, sekedar iseng Agel menuju meja pojok yang mas Bimo tempati, tetapi kondisi mejanya kosong tidak ada mas Bimo disitu."mungkin Mas Bimo cari makanan" fikir Angel, lalu Angel pun kembali ke mejanya dan menyelesaikan pekerjaannya, dan suara ketikan itu pun terdengar lagi."Mas Bimo sudah kembali lagi" fikir Angeldan akhirnya tugas Angelpun selesai, dia agak lega karena dia bisa pulang ke rumah, tetapi tidak lupa Angel menuju meja pojok mas Bimo untuk pamitan."Mas, aku......"belum sempat Angel menyelesaikan ucapannya, dia sangat kaget, karena tidak ada siapapun yang duduk di meja pojok tersebut, tetapi suara ketikan di meja tetap terdengar dan makin jelas.Angelpun sempat tertegun sesaat sebelum dia menyadari keanehan ini, suara ketikan itu tidak biasa, pasti dari dunia yang berbeda, tanpa pikir panjang Angel langsung mengambil tasnya kebawah dan pergi secepat mungkin dari ruangannya.Keesokan paginya, Angel datang agak terlambat, mungkin karena dia kurang tidur dari semalam, saat tiba dikantor, semua manager sudah berkumpul diruang konfrensi kantor, dan Angel pun masih merasa agak trauma dengan kejadian semalam.Setelah menaruh tasnya di meja, Angel pun menuju ke meja pojok , dan melihat mas Bimo ada disana."Mas Bimo, kamu suka merasa aneh gak sih duduk disitu?" tanya Angel"Kenapa memang?" tanya Mas Bimo"Kemarin aku disuruh pak Anwar lembur mas, sampai jam sebelas malam" ucap Angel"Lalu?" tanya Bimo"Aku mendengar ada suara orang yang sedang mengetik dimeja mas Bimo, aku fikir mas Bimo, tapi terakhir saat aku mau pamitan pulang mejanya kosong mas dan suaranya tetap terdengar" ucap Angel bersemangat"Oh... suara ketikan"kata mas Bimo "itu sudah sering Angel, banyak karyawan yang kerja malam mendengar suara ketikan itu, tidak apa - apa, mungkin itu adalah jam kantor dari dunia yang berbeda" jawab mas Bimo sangat sederhana."Kamu jangan takut mereka hanya ingin memberi informasi bahwa mereka ada, tetapi mereka tidak akan mengganggu kita, karena kita dari alam yang berbeda" ucap mas Bimo kembali dengan bijaksana.Dan Angel pun menyadari secara positif suara itu membuat Angel lebih tenang karena merasa ada yang menemaninya.TAMAT________________________________***********___________________________

Bangku Terlarang
Horror Noveltoon
01 Dec 2025

Bangku Terlarang

Hari ini adalah hari awal aku masuk sekolah setelah libur panjang kenaikan kelas. Namaku Tania. Aku duduk di kelas 1 SMA PERWIRA HUSADA. Aku berjalan melewati koridor kelas yang cukup panjang dengan langkah santai. Dari kejauhan ku lihat anak-anak berkerumun di depan kelasku. Aku berlari dan mencari tau apa yang terjadi.“Ada apa sih Nit?” tanyaku pada Nita.“Ada yang kesurupan, Lira.” Balasnya.“Kok bisa sih? Atau jangan-jangan dia duduk di bangku kosong depan bangkuku?” tanyaku detail.“Sepertinya sih gitu Tania.” Jawab Nita singkat.Tiba-tiba anak yang mengerumuni Lira itu serentak terpental.“Kekuatan Lira hebat banget.” Teriak Anton yang tersungkur pada sebuah pot bunga. Lira pun tiba-tiba pingsan. Anak-anak membawanya ke ruang UKS karena guru belum ada yang berangkat.Berbagai hal aneh selalu terjadi, jikalau bangku di depanku ini ada yang menduduki. Sudah 10 kali kasus seperti ini terjadi. Aku tak habis pikir, kenapa bangku itu selalu membuat masalah. Di saat aku melamunkan perihal bangku ini, tiba-tiba Rere sahabat baikku datang.“Kenapa kamu?” Tanyanya sambil menepuk pundakku. Seketika itu aku terperanjat. Aku menatap Nita tajam.“Mm, kamu tahu sesuatu tentang bangku ini gak?” tanyaku serius sambil menunjuk bangku di depanku itu.Rere menatap mataku seakan menyelidiki apa yang ada di otakku, lalu melambai-lambaikan tangannya tepat di depan mukaku.“Ih, apaan sih kamu Re? Gak jelas banget deh,” ocehku kesal karena Rere seakan meledekku.“Aku gak tahu persis sih. Tapi aku pernah denger cerita orang, kalau bangku ini itu bangku terlarang. Disebut terlarang karena dulu, kira-kira 5 tahun yang lalu ada seorang murid perempuan, dia sangat cantik dan pintar. Lalu di antara teman-temannya ada yang tidak menyukainya. Dan dia akhirnya dibunuh oleh temannya itu. Semua kejadian itu terjadi di bangku ini.” Ucap Rere panjang lebar.“Terus, terus, terus?” tanyaku semakin penasaran.“Ya, terus karena murid cantik itu merasa ini bangkunya, jadi gak ada seorang pun yang boleh duduk di bangku ini.” Jelasnya lagi semakin serius.Sesa’at aku menoleh ke seluruh penjuru kelas. Ku lihat anak-anak yang lain masih berkerumun menceritakan perihal Lira yang kesurupan pagi tadi.“Tan ada darah.” Bisik Rere pada telingaku.“Mana Re? Gak ada apa-apa kok.” Balasku selagi membetulkan kerudung putihku.“Lihat deh darah itu, masih segar!!!” Tegas Rere ketakutan. Mendadak wajahnya pucat pasi seperti mau pingsan. Aku melihat sekitar bangku terlarang itu. Ternyata setelah aku teliti memang ada bercak darah segar di bangku itu.“Perasaan tadi bangku itu bersih, kok tiba-tiba ada darah ya?” batinku.Semenjak kejadian itu, kami sering dihantui oleh hantu bangku terlarang itu. Situasi ini memancing kami untuk menjadi detektif dadakan. Semua hal yang berkaitan dengan bangku terlarang itu kami selidiki satu per satu dengan detail.Hingga pada suatu hari ketika aku sedang belajar di kelas badanku terasa dingin dan lelah. Seketika itu pula aku melihat kejadian tragis yang menimpa seorang gadis. Mungkin dia adalah pemilik bangku terlarang itu. Aku melihat jelas ketika gadis itu sedang duduk membereskan alat tulisnya, dan tiba-tiba muncul seorang yang ingin membunuhnya. Awalnya dia berusaha berlari dan mencari pertolongan. Namun apa daya, karena sekolah sudah sepi. Akhirnya ia terbunuh.Kepalanya dipenggal. Tubuhnya terkulai lemah di bangku itu. Dan kepalanya disimpan di koper yang berada di gudang. Orang yang membunuhnya tak lain adalah teman sebangkunya yang syirik terhadap dia. Aku tak tega melihat semua ini. Aku menangis seketika melihat peristiwa ngeri ini. Tiba-tiba gadis tanpa kepala mendekatiku. Aku hampir pingsan dibuatnya. Aku takut setengah mati, tapi aku juga merasa kasihan. Dan aku tahu tujuan gadis itu mendekatiku adalah untuk meminta bantuanku menemukan kepalanya dan menguburkannya dengan sewajarnya.Aku menceritakan apa yang ku alami siang itu pada Rere. Kami berusaha mencari kepalanya. Seluruh penjuru gudang kami obrak-abrik.“Ta, koper itu bukan?” Rere menarikku menuju koper di pojok jendela.Setelah kami buka, ternyata benar. Di dalamnya ada kepala manusia yang usang dan sudah berubah menjadi tengkorak kepala. Kami pun membawanya ke halaman sekolah dan menguburkannya dengan layak. Dan kami pun mendoakannya. Sesaat setelah itu, muncullah gadis yang cantik di depan kami. Dia mengulurkan tangannya pada kami. Dan dia mengucapkan terima kasih, karena telah menguburkan kepalanya. Kami pun menjabat tangannya dan tersenyum. Tidak lama kemudian gadis itu menghilang.Setelah kejadian itu kami tidak dihantui hantu bangku terlarang lagi. Kini bangku itu aman diduduki oleh siapa saja karena arwah gadis itu telah tenang setelah kami menguburkan kepalanya sore kemarin di halaman sekolah.TAMAT

Menampilkan 24 dari 228 cerita Halaman 7 dari 10
Menampilkan 24 cerita