Gambar dalam Cerita
Saat ini Aera berada di salah satu clubs yang terkenal untuk merayakan hari kelulusan sendiri, bayangkan seorang gadis berada di club tanpa pendamping apa lagi ia baru legal.
Aera menari sambil membawa gelas berisi alkohol di antara pemuda pemudi yang sedang berjoget ria itu, ia bahkan melenggak-lenggokan tubuhnya tanpa rasa canggung
Setelah merasa lelah Aera berhenti menari dan mencari tempat nyaman untuk duduk dan pilihan jatuh pada meja yang berada di pojok karena hanya meja itu yang terlihat sepi dan tidak terlalu bising, ia meminum alkohol yang sedari tadi ia pegang dan meminumnya berkali-kali hingga habis 4 botol, gadis ini sangat gila!!..
Jam menunjukkan 01:21 Setelah di rasa kesadarannya tinggal sedikit ia pun memilih untuk pulang ke rumahnya mengendarai mobil sendiri dengan keadaan setengah sadar, kalau tanya di mana orang tuanya??, kenapa gadis sepertinya di biarkan keluar malam???....
Jawabannya orang tua Aera sudah berpisah satu tahun yang lalu itu sebabnya ia berkepribadian yang keras dan berandal karena tidak ada perhatian dari orang tua, keluarga nya pecah sebab adanya pelakor oleh
Kerena itu ia sangat membenci yang namanya pelakor Hingga ia sedikit trauma dengan asmara.
Karena memikirkan keadaan keluarganya yang terpecah belah juga pengaruh alkohol Aera tidak fokus dalam menyetir ia menjalankan mobilnya dengan kecepatan penuh untung Saja hari sudah larut hingga jarang ada pengendara lain.
Namun saat di tikungan ada mobil yang sedang berhenti di pinggir jalan karena Aera masih dalam pengaruh alkohol ia pun menabrak mobil itu dan kejadiannya sangat cepat hingga Aera tidak ada waktu untuk menghindari dan terjadi lah tabrakan, Aera dinyatakan tewas di tempat karena mobil bagian depannya hancur.
Inilah akhir kehidupan Aera namun sebenarnya inilah awal dari kisah sebenarnya seorang Aera Sanjaya namun dalam tubuh yang berbeda.
Di dalam kamar yang mewah terdapat gadis berusia 21 yang sedang tertidur pulas, tiba-tiba sang empu terbangun dan langsung duduk memasang muka bingung menoleh ke sana-sini.
" Ini dimana " tanyanya lirih kepada diri sendiri karena keadaan kamar dengan nuansa dark itu kosong tanpa ada seseorang pun kecuali dirinya.
" Auww Sthh...." ringisnya ketika ingatan asing tiba-tiba muncul di pikiran nya berputar-putar seperti kaset rusak.
" Ja..jadi gue bertransmigrasi ke tubuh istri CEO dingin yang gak dianggap bernama BRIANA WIJAYA DREKSMIAN atau Riana... " Monolog
Aera
" Dan parahnya lagi suami Riana ini gak pernah peduli bahkan selalu mengabaikan keberadaan pemilik tubuh, ya meskipun Riana bersikap seperti jalang karena selalu berpenampilan menor dan selalu menempelinya tapi kan itu semua ia lakukan agar mendapatkan perhatian dari nya, dia itu suami atau apa sih kesel gue " lanjut Aera kesal
" Riana juga udah tau sifat suaminya kaya gimana masih aja di deketin, dengan cara murahan lagi, harusnya Lo jadi cewek itu berkelas dan jual mahal dikit lah aduh capek gue, apa lagi sekarang jiwa gue berada di tubuh ni cewek "
" Mulai sekarang karena gue ada di tubuh Lo, gue akan merubah pandangan orang lain terhadap Lo, gue akan bersikap cuek dan menghindar dari suami cuek Lo itu, siapa ya namanya.. " kata Aera sambil mengingat-ingat nama suami Riana
" Nah iya, namanya DOLARREN DREKSMIAN keren juga sih, pantesan orang kaya namanya aja ada unsur uang nya " ucap Aera setelah mengingat nama suami pemilik tubuh
( kita panggil Aera jadi Riana ya )
Riana bangun dari ranjang berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya alangkah terkejutnya nya dia saat melihat desain interior kamar mandi yang mewah, bahkan sangat mewah meskipun saat ia masih ada di tubuh aslinya dulu orang kaya, tapi rumahnya tidak semewah ini.
Setelah selesai mandi ia keluar dengan memakai handuk yang melilit tubuhnya dan berjalan ke arah bathroom untuk ganti baju dan lagi lagi ia di buat terkejut melihat kemewahan walk in kloset yang lengkap dengan baju, tas, sepatu dan aksesoris yang mahal tengah tertata rapi.
Setelah berganti pakaian dengan piama merah muda ia melangkah ke meja rias yang ada di dekat ranjang,
mengeringkan rambut dan memakai skincare untuk menjaga agar kulit tetap cerah, Riana hanya bisa berdecak kagum melihat banyaknya alat kosmetik milik Riana yang lengkap dan pastinya mahal tidak Abal-Abal seperti milik kalian...
ya pantas sih karena Riana ini tipe kal wanita modis sama seperti dirinya dulu meskipun ia tidak terlalu berlebih seperti Riana karena selalu memakai baju kurung bahan hanya untuk mencari perhatian suaminya bukanya tertarik tapi yang ada sang suami semakin ilfil padanya ( ingatkan Riana untuk membeli baju baru nantinya), kalau Aera ia lebih suka memakai gaun sebatas lutut atau atasnya yang sederhana namun terkesan elegan dan menawan.
Setelah di rasa penampilan nya rapi tanpa make up yang tebal seperti biasanya namun ia jauh terlihat cantik dan imut tanpa menggunakan makeup, Riana turun ke bawah untuk makan malam mengingat sudah waktunya untuk makan malam, kamar Riana itu berada di lantai 2 sedangkan kamar sang suami berada di lantai 3, ya Riana dan Dollareen pisah kamar atas perintah sang suami.
Kini Riana telah duduk di meja makan menunggu maid menyiapkan makanan, selama ia berada di tubuh Riana, ia belum melihat ke keberadaan suami Riana atau sekarang sudah menjadi suaminya juga, ia belum melihat wajah rupawan Dollareen seperti apa.
Cukup lama ia menunggu kedatangan Dollareen bahkan sekarang Riana merasa dirinya akan mati kelaparan jika harus menunggu Dollareen lebih lama lagi.
Makanan sudah di hidangkan di hadapan nya, tertata rapi dengan menu yang menggugah seleranya yang menahan lapar Sedari tadi.
"Ehh iya ya ngapain gue nungguin titisan tembok itu sampai kelaparan!!, gue kan bukan Riana yang harus nunggu titisan tembok Dateng baru makan, jadi sikat aja laaah~"
karena terlalu lapar tanpa menunggu lagi Riana mulai mengambil makanan dengan porsi banyak Tidak peduli dengan sekitar Riana langsung melahapnya tanpa memperhatikan etika, ingat!! dia itu Aera gadis brandal tanpa memperdulikan apapun jika sudah kelaparan tidak seperti Riana yang selalu menjaga etikanya meskipun dengan terpaksa
" Persetan dengan etika"
Batin Riana
karena porsi makan Riana yang terlalu banyak dan cara makannya yang cukup buruk mengundang tatapan aneh dari para maid karena biasanya Riana ini akan menunggu Dollareen terlebih dahulu agar dapat makan bersama
Dan Riana selalu menjaga etika dan pola makannya jadi jangan heran jika banyak maid yang terkejut melihat istri dari tuannya itu makan dengan porsi melebihi orang yang berpuasa.
Riana melahap dengan penuh kenikmatan makanan nya yang sudah nambah 2 kali sangking asyiknya ia tidak menyadari bahwa Dollareen sudah duduk di kursi paling ujung yang memandang dingin dirinya.
" Cih, seperti babi !!" Batin Dollareen melihat cara makan Riana yang tidak seperti biasanya.
Dollareen sedikit bingung melihat penampilan Riana yang tidak menggunakan make up berlebihan meskipun masih menggunakan baju kurang bahan namun sedikit tertutup dari biasanya dan juga cara makan nya seperti orang kelaparan,
Sebelumnya Riana selalu menjaga etika nya ketika berhadapan dengan Dollareen, selalu berperilaku sok anggun dan berpakaian secara berlebihan hingga membuat pria dingin itu risih dan tak nyaman.
"Eeeek" Riana sendawa setelah menyelesaikan acara makan nya dan sedetik kemudian matanya membola melihat keberadaan Dollareen di kursi paling ujung dengan menatap nya jijik
"Apa Lo liat-liat?, mau gue colok tuh mata" ucap Riana dengan berdiri mengacungkan garpu di tangan nya dan menatap nyalang pada Dollareen yang tersentak beberapa saat karena mendengar ucapan Riana kemudian mengatur ekspresi wajahnya seperti semula.
Dollareen sedikit terkejut dengan perubahan kelakuan dan penampilan gadis didepannya yang menyandang status sebagai istri nya tapi ia lebih terkejut lagi melihat sikap Riana yang berbeda bahkan berani berkata kasar kepadanya.
"mencari perhatian hehh!!" Perkataan dingin Dollareen mengundang emosi Riana
"Siapa juga yang mau cari perhatian sama Lo!!, Kurang kerjaan aja." Ucap Riana tenang meletakkan kembali garpu ke meja makan dengan kuat hingga menimbulkan suara yang cukup nyaring
" Riana!! " Sentak Dollareen dingin, ia sangat membenci sikap Riana yang seakan-akan tidak menghormati nya sebagai seorang suami
Ya meskipun selama ini ia risih dan selalu bersikap dingin nan cuek ke pada Riana tapi dia'kan tetap seorang suami yang semestinya di hormati dan juga sudah menjadi tugas istri untuk berperilaku sopan kepada suaminya.
"Apa hah? mending Lo diem deh jadi orang enek gue denger suara Lo yang kaya orang nahan boker"
Setelah itu Riana meninggal kan marvel sendirian di meja makan dengan keadaan bingung melihat sikap nya yang berbeda~ ya iya lah beda orang jiwanya aja Aera bukan Riana asli yang Spek lon* te