My Wife is a CEO
Romance
04 Jan 2026

My Wife is a CEO

Download Thumbnail Edit

Gambar dalam Cerita

download - 2026-01-04T193854.501.jfif

download - 2026-01-04T193854.501.jfif

04 Jan 2026, 12:39

download - 2026-01-04T193847.195.jfif

download - 2026-01-04T193847.195.jfif

04 Jan 2026, 12:39

orm berlari terburu-buru menuju kantornya sebelum, bos galaknya datang. waktu sudah menunjukan pukul 7:30 pagi dan beberapa menit lagi ia harus sudah sampai di kantor karana kalau tidak ia akan mendapati ceramah yang panjang kali lebar dari bosnya.

'' huhhh... huhh...'' orm menghembuskan nafasnya dengan kasar.

'' ehh orm lo kok baru datang?" tanya soya temannya.

'' seperti bisa kayanya dia maraton nonton Drakor tadi malam" sahut becca temannya.

'' heheh.. lo tau aja deh bec. eh si bos belum datang kan? tanya orm.

'' kayanya belum deh, soalnya gue belum liat'' jawab soya.

'' sukur deh, aman gue, kalo enggak bisa-bisa kena semprot.. hahah'' jawab orm.

'' haha itu kan udah jadi kebiasaan lo orm.'' ucap becca.

'' gue doain deh lo sama si bos jodoh soalnya kalian itu cocok tau'' ucap soya.

''ehhhh jangan ya. amit-amit de gue berjodoh sama si muka tembok'' jawab orm kesal.

'' tapi kan dia itu keren orm'' ucap soya sambil tersenyum halu.

''ihh...apaan nora gitu di bilang keren, kerenan juga aries'' ucap orm membayangkan wajah aries orang yang di sukaianya.

'' ni orang matanya burem kali ya, udah jelas kerenan mis lingling'' protes soya.

'' ehh kalian ini bukanya kerja malah ngerumpi gue bilangin ya lo semua sama mis lingling, biar tau rasa lo semua'' ucap mei sekertaris lingling yang tiba-tiba datang.

ya lingling. nama lengkapnya lingling kwong nama dari CEO sekaligus bos tempat mereka berkerja yang tentunya usianya masih muda. usinya 29 tahun, ya lingling menjabat sebagai CEO di perusahaan keluarganya yang bernama KWONG KOMPENY. ya perusahaan yang di pimpin lingling sangat terkenal apalagi dalam dunia ekonomi, kecantikan, passion, perhotelan dan masih banyak lagi.

'' dasar nenek sihir, so cantik benget baru juga jadi sekertaris tapi gayanya udah songong banget'' ucap soya kesal pada sikap mei.

" udah deh mending kita kerja aja sekarang'' ajak orm

mereka semua pun mengerjakan pekerjaan Mereka masing-masing dengan serius dan teliti seperti biasanya, tapi biasanya nya mereka jarang serius dalam berkerja karana kebanyakan menghabiskan waktu dengan mengobrol atau menikmati wifi kantor untuk main media sosial, dan bergosip tentang opa opa korea.

****

pukul menunjukkan jam 12 siang. jadwal istirahat kantor.

'' duh,, capek banget gue, akhirnya selesai juga'' keluh soya dengan perasaan lega.

'' iya nih kita makan siang yuu, laper banget nih gue'' ajak becca.

'' yeyy yuuu... gue juga laper'' sahut orm dengan semangat.

mereka bertiga beranjak dari kusi kerjanya masing-masing dan bersiap untuk makan siang bersama. dan saat mereka berbalik ada aries yang berdiri sambil tersenyum ke arah mereka, mungkin lebih tepatnya pada orm.

'' hei aku boleh ikut makan siang bareng kalian gak?" anya aries.

'' eh aries, boleh dong masa makan siang bareng gak boleh'' jawab orm dengan malu-malu.

'' ehemm...ehemm.. keselek batu'' ucap soya sambil cengengesan.

'' ihh... soya apaan sih'' tegur orm.

tiba tiba sekertaris lingling datang menemui orm untuk menyampaikan sesuatu.

'' orm lo di panggil sama mis lingling ke ruangannya'' ucap mei to the point.

'' kok sekarang sih inikan waktu nya istirahat dan waktu makan siang gue'' jawab orm kesal.

'' nama gue tau, udah deh mending lo keruangnya aja sekarang'' ucap mei sambi berjalan pergi.

'' ihhh nyebelin to orang. ini juga ngapain sih si muka tembok manggil gue segala'' ucap orm jengkel karana ia malas kalau sudah berurusan dengan bosnya itu.

'' udah mending kamu ke ruangannya sekarang, nanti aku beliin makan siang buat kamu'' ujar aries dengan lembut.

'' cie cie... perhatian banget sih, jadi iri deh'' ucap becca.

'' dasar jomblo'' ejek soya

'' ehhhh llo juga jomblo ya.. masa jomblo teriak jomblo'' sindir becca.

''hehe,, iya iya maaf'' jawab soya cengengesan.

'' orm lo cepet pergi sana lo gak mau kan kalo nanti gaji lo dipotong sama mis lingling'' ucap becca.

mendengar itu orm menghela nafasnya dengan kasar.

'' iya gue pergi dulu ya'' jawab orm dengan malas.

orm akhirnya pergi ke ruangan bosnya yang tukang menyuruhnya dengan seenak jidatnya, sebenarnya orm sangat malas menemui bosnya itu tapi ia juga tak mau sampai gajinya di potong karana itu kalimat yang paling orm takuti dan sangat di keramat,kan di kantor kwong Kompany. sesampai di depan pintu ruangan yang bertuliskan ceo orm tak lupa mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum masuk.

tok!.. tok!.. tok!..

ceklek!

'' permisi mis . mis manggil saya?'' tanya orm basa basi.

mendengar sura orm lingling berbalik dari kursi kebesaran nya yang tadinya membelakangi pintu dan sekarang berbalik dan menghadap orm.

'' kamu ini kebiasaan. saya itu udah 15 menit tau nungguin kamu, dan waktu saya terbuang dengan sia sia'' ucap lingling datar.

'' tuh kan si muka tembok mulai marah, pasti sekarang sudah mulai muncul tuh dua tanduk di kepalanya,,hihihi'' ucap orm dalam hati sambil terkikik.

ya muka tembok adalah panggilan husus yang di buat orm untuk bosnya itu. kenapa orm menamainya muka tembok ya pasti kalian tau, muka bosnya itu selalu datar seperti tembok dan jarang tersenyum pada siapapun, saking jarangnya mungkin makluk yang bernama lingling kwong ini tersenyum hanya setahun sekali.

'' kamu itu kalau saya tanya itu jawab.'' ucap lingling kesal karana melihat orm yang melamun.

'' maaf mis'' ucap orm sambil menundukkan kepalanya.

'' kamu masih mau bekerja gak di perusahan saya?'' tanya lingling.

'' maksud mis?'' tanya orm bingung.

'' kamu itu emang gak becus ya buat laporan. malah banyak typo nya lagi, pusing saya liatnya orm!'' keluh lingling.

'' maaf mis'' ucap orm sambil menunduk lagi.

'' maaf maaf saja terus, sekarang saya mau kamu perbaiki laporan ini dan harus detail, kalau tidak gaji kamu akan saya potong. mengerti'' ucap lingling datar dan tegas.

orm mengambil laparnya di atas meja lingling untuk di perbaiki.

'' ia mis, kalau begitu saya permisi'' pamit orm.

orm keluar dari ruangan neraka. ya menurutnya ruangan lingling adalah neraka. dan tak henti-hentinya orm mengucapakan sumpah serapah untuk bosnya itu yang super-duper nyebelin dan membuatnya selalu naik darah.

'' dasar muka tembok sialan, mentang mentang dia CEO, seenaknya aja nyuruh gue. gue doain lo makin tua dan gak laku seumur hidup'' gumam orm dengan kesal.

orm menuju meja kerjanya untuk memperbaiki laporannya, jujur saja orm sangat kesal kalau bosnya sudah marah-marah dengan ceramahnya yang panjang kali lebar itu apalagi dengan ucapan potong gaji.

orm... kita kembali'' ucap soya yang baru datang bersama becca dan aries.

'' eh gimana?, lo tadi di apain sama mis lingling? " tanga soya kepo.

'' gue di suruh memperbaiki hasil laporan. kata dia laporan gue salah lah, banyak typo lah, terus dia ngancem gaji gue bakal di potong. duhhh... pusing kepala gue'' jawab orm perustasi.

''ya udah sini biara aku bantuin, kamu juga harus makan, nih aku udah beliin makan buat kamu'' ucap aries sambil memberikan pelastik berisi makan.

melihat itu orm segera menerimanya dengan senyuman khasnya.

'' makasih banyak ya aries'' ucapnya sambil tersenyum manis.

'' iya sama-sama. ayo cepat kamu makan, aku gak mau loh liat kamu sakit nantinya'' ucap aries perhatian.

''owww... sweet banget sih,'' ucap becca baper melihat adegan gratis di depan nya.

orm yang mendengar itu hanya tersenyum malu. ya menurutnya aries adalah alasan ia bertahan di perusahan ini. Karana kalau tidak orm sudah jauh-jauh mengundurkan diri.

orm kini tengah memperhatikan aries yang sedang memperbaiki laporan tadi. orm menganggap aries adalah penyelamatnya.

'' ini orm aku udah selesaikan semuanya. dan aku yakin kamu pasti gak akan di marahin lagi sama mis lingling dan aku juga gak mau kamu selalu di marahin sama dia" ucap aries.

'' makasih ya aries. kamu baik banget sama aku'' ucap orm senang.

'' iya sama-sama. aku akan selau ada untuk kamu sampai kapanpun'' balas aries. adan orm yang mendengarnya hanya tersenyum malu.


****

setelah orm memperbaiki laporan yang lebih tepatnya di perbaiki oleh aries ia segera membawa laporan itu pada bos nya.

sebelum orm mengetuk pintu ia menarik napas dalam-dalam dan berdoa supaya ia di beri kesabaran untuk menghadapi lingling. setelah siap lahir dan batin barulah ia memberanikan diri untuk mengetuk pintu ruangan CEO itu.

tok! tok! tok!

'' permisi mis ini laporan yang sudah saya perbaiki'' ucap orm sopan walau terpaksa.

'' Hmm... taruh saja di meja'' balas lingling datar.

mendengar itu orm meletakan laporannya di meja sesuai perintah dari lingling. sesekali juga ia melirik muka lingling yang datar persisi kaya tembok, ya orm menjuluki bosnya itu si muka tembok.

'' apa ada lagi yang bisa saya kerjakan mis?'' tanya orm.

'' gak'' jawab lingling singkat padat dan jelas.

'' ya sudah kalau begitu saya permisi mis'' pamit orm.

'' ya'' ucap lingling tanpa melirik orm sama sekali dan lebih fokus ke laptopnya.

dasar si muka tembok, bukannya bilang terimakasih ini malah cuma di balas hmm. dasar so cool .'' ucap orm dalam hati.

orm pun keluar dengan kakinya yang di hentak-hentakan karana saking kesalnya. ya memang beginilah yang harus orm terima dan di tanggung kalau ia berkerja di perusahaan milik lingling. harus banyak-banyak bersabar.

'' kenapa lo jalanya gitu orm? kayanya lo lagi bahagia'' ejek soya dengan usil.

'' bahagia pala lo, gue lagi kesal tau'' ucap orm ketus sambil memanyunkan bibirnya itu.

'' ketus amat biasa aja dong'' ucap soya.

'' gimana gue bisa biasa aja. masa nih ya, gue udah ngomong baik-baik dan menyelesaikan laporan tepat waktu, dia hanya bilang hmm doang. kan sialan'' jelas orm dengan ekspresi di tekuk.

'' lo kaya gak tau aja CEO kita itu orangnya kaya gimana" balas soya.

'' ya tapikan gue udah cape ngerjainnya'' keluh orm.

'' helloo... apa lo bilang? lo yang ngerjain? heh lo kira kita gak tau kalau yang ngerjain laporan lo itu si aries. hah?'' ujar soya ketus.

''hehehe.... iya iya maaf.'' ucap orm sambil cengengesan.

setelah itu mereka kembali melakukan tugasnya masing-masing. di kantor mereka lebih sering bergosip daripada kerja. tapi kalau di depan bosnya, mereka pura-pura sibuk dan rajin.

waktu semakin berjalan dan sekarang waktu menunjukkan pukul tujuh malam yang berarti jam kantor telah selesai, ya hari ini semua karyawan sedang lembur makanya pulang nya malam. semua karyawan pun bersiap-siap untuk pulang.

'' akhirnya selesai juga kerjaan hari ini, sekarang waktunya kita pulang'' ucap becca senang.

'' ya ini gue juga udh cape banget, seharian kerja'' sahut soya.

'' yaudah deh... kalau gitu see you tomorrow guys'' ucap orm pada kedua sahabatnya.

'' see you beb'' balas soya dan becca.



****

orm berjalan keluar kantor menuju parkiran. dan saat ia sampai di parkiran ia tak sengaja bertemu lingling. yang mau tak mau ia harus menyapanya. yaa, itung-itung carper sama bosnya itu...

'' malam mis'' sapa orm dengan senyum manis.

lingling yang mendengar itu hanya melirik dengan datar tanpa membalas sapan dari orm. lingling malah langsung masuk ke dalam mobilnya dan meninggalkan orm di parkiran.

'' kayanya si lingling itu lagi diet ngomong kali ya? dasar muka tembok sialan. nyesel gue nyapa dia tadi .'' gumam orm dengan kesal sambil menaiki mobilnya dan bergegas pulang.'' HELLO.... PENGHUNI RUMAH... ORM YANG CANTIK DAN IMUT UDAH PULANG NIH...'' teriak orm menggelegar.

'' berisik orm'' ucap Alex sang kakak.

'' hehe... kirain gak ada orang, ternyata ada makluk misterius yang tengah duduk di sofa'' ucap orm dengan nada yang mengejek.

'' orm! gue balikin ya lo ke perut mama'' ucap alex kesal.

'' coba aja kalau bisa... wlee...'' ejek orm sambil menjulurkan lidahnya..

'' kurang ajar ya lo orm. sini lo orm dasar adik durhaka'' ujar alex sambil berusaha mengejar orm, yang berlari seperti kucing dan tikus.

'' duh.... ini kalian pada kenapa sih. berisik banget, kalian ini kerjaannya tiap hari berantem terus'' ucap mama koy yang tiba-tiba datang karna mendengar keributan.

ya memang begitulah kehidupan alex dan orm yang setiap harinya selalu bertengkar dan saling mengejek satu sama lain. tapi kalau udah pisah, pasti orm akan menangis karana orm merindukan alex.

orm dan Alex berhenti saling kejar ketika mendengar suara mama koy dan mereka tersenyum manis ketika melihat mama tercintanya seakan tidak ada kejadian apapun.

''siapa yang berantem sih ma, kita itu cuma lagi belajar akting kok'' ujar alex beralasan demi menghindari amukan mama koy.

'' akting-akting. emangnya kamu itu pemain film apa?'' tanya mama koy ketus.

'' heheh.... calon ma. masa muka alex yang ganteng sedunia ini gak bisa jadi pemain film'' balas Alex dengan pedenya yang tingkat dewa.

'' udah deh,, kamu itu halu aja'' ucap mama koy pusing melihat kelakuan putranya itu.

'' oh ya papa mana?'' tanya orm sambil celingak-celinguk.

'' belum pulang, paing sebentar lagi'' jawab mama koy.

dan tak lama kemudian terdengar sura mobil dan klakson yang menandakan sang papa sudah pulang.

''papa pulang...'' ucap sang papa saat masuk kedalam rumah.

'' wahh,, papa pajang umur. baru aja kita ngomongin papa tau'' ujar mama koy.

'' ouhh yaa... jadi kalian digosipin papa gitu?" tanya papa dengan nada bercanda.

'' bukan digosipin pa, tadi orm cuma nanyain aja, papa udah pulang apa belum'' jelas orm.

''ohh.. kirain apa. ya sudah yuk kita makan malam. papa udah lapar banget, dan rindu sama makan mamam tercinta.'' ujar papa sambil menggoda mama koy.

'' papa ini gombal aja. ya sudah yuk kita makan malam'' ajak mama koy.

papa, orm dan kakaknya mengangguk dan berjalan mengikuti mama koy ke arah meja makan untuk makan malam bersama.

sebenarnya mereka jarang makan bersama seperti saat ini, karana mereka memiliki kesibukan masing masing.

kelurga orm adalah keluarga yang harmonis dan bahagia. kelurga mereka juga merupakan keluarga sederhana dan tidak mau terlihat mewah. dalam kelurga mereka yang terpenting adalah saling menyayangi.

'' ouh iya orm ada sesuatu yang ingin papa bicarakan sama kamu'' ujar sang papa.

mendengar itu orm mengerutkan dahinya.

'' bicara apa pa?'' tanya orm,

''besok saja, dan kamu juga akan tau'' balas papa sambil tersenyum.

mendengar itu perasaan orm jadi tidak enak, dan bergumam.

'' kok perasaan gue tiba-tiba gak enak? kenapa ya? apa ada yang papa sembunyikan ya?''

setelah selesai makan malam , mereka masuk kamar masing-masing utuk membersihkan diri dan beristirahat. dan orm masih kepikiran sama apa yang ingin papanya bicarakan besok karana yang ia lihat ada yang mencurigakan dan hal itu membuatnya tak bisa tidur, dan ia memutuskan untuk maraton drakor kesayangannya sampai puas.

****

di pagi hari yang cerah ini orm dan keluarganya berkumpul di ruang tamu untuk membahas tetang pembicaraan semalam.

'' orm kamu punya pacar gak?'' tanya papa.

orm menggeleng.

'' gak ada pa, memangnya kenapa?''

mendengar itu papa tersenyum senang.

'' baguslah. kalau gitu nanti malam kamu ikut ya, untuk makan malam sama keluarga teman papa dan jangan lupa dandan yang cantik'' ujar sang papa.

'' iya ikut ya, dan tenang aja mama udah siapin pakaian yang cantik buat kamu'' sahut mama koy.

mendengar apa yang papa dan mamanya bicarakan membuat orm bingung, sebenarnya apa yang sedang di rencanakan orang tuanya.

****

malam pun tiba orm sedang bersiap-siap dan berdandan cantik dengan gaun berwarna merah muda, dan setelah selesai orm bergegas untuk turun kebawah, dan langsung berjalan menuju parkiran dan masuk kedalam mobil karna orang tuanya sudah menunggu di dalam mobil agar tidak telat.

setelah orm masuk mobil hitam yang mereka tumpangi. Mobil itu berjalan menuju restoran mewah. dan setelah sampai mereka langsung masuk.

'' hai kalian akhirnya datang juga'' ucap peria paruh baya.

'' maaf ya juka kalian sudah menunggu lama.. bisa... namanya juga perempuan dandannya lama. ouh iya orm kenalin ini sahabat papa namanya om arthur'' ujar papa.

Orm menyalami sahabat papanya itu , dan akhirnya matanya tertuju pada wanita yang seumuran dengan mama nya.

'' ohh... jadi ini yang namanya orm. cantik sekali, kayanya kita emang gak salah pilih deh, kenalin nama tante ananya'' ucapnya tersenyum.

'' ayo silahkan duduk semua'' ucap om arthur.

'' oh iya anak kamu mana? kok dari tadi gak keliatan'' tanya papa orm.

'' dia keluar sebentar karana ada telpon dari kliennya'' jawab om arthur.

'' wahh... kayanya anak kamu orang sibuk ya..'' ucap papa orm dengan nada bercanda.

'' iya dong kaya papinya.... hahah'' balas om arthur.

mereka semua tertawa bahagia saling melempar canda atara papa dan om arthur, beda dengan orm ia tak tertawa sama sekali karana ia kini tengah bingung, dan merasa bosan dan ia ingin pulang.

'' huh... tau gini... mending gue gak usah ikut tadi. lebih baik gue nonton drakor atau main game .'' gumam orm dalam hati.

'' maaf semuanya saya terlambat'' ucap seseorang dengan sura berat di belakang orm.

'' kaya gak asing deng sama nada sura ini '' gumam orm dalam hati.

karena merasa panasaran dengan sura tersebut orm langsung membalikan badanya, dan saat ia berbalik bertapa terkejutnya ia melihat siapa yang ada di hadapannya sekarang, orm benar-benar tak percaya dengan apa yang ia lihat sekarang, apa ini hanya mimpi? apa yang di depannya adalah mahluk jelmaan?.

'' mis lingling'' ucap orm sambil melotot.

sedangkan lingling sendiri hanya memasang muka datarnya saat ia menatap orm. lingling sama sekali tidak menunjukkan ekspresi apapun, seperti memang gak salah orm Melaninya dengan si muka tembok.

'' papa ko mis lingling ada di sini? '' tanya orm dengan nada sedikit kesal.

'' jadi kamu kenal sama lingling?'' tanya papa terkejut.

'' iya kenal lah pa, dia kan bos orm di kantor'' jawab orm.

'' wah.... bagus dong. kalau gitu papa gak perlu repot-repot mengenalkan kamu sama calon istri kamu'' ucap sang papa santai, sementara Orm yang mendengar itu terkejut bukan main.

'' apaa? calon istri? maksud papa gimana sih?'' taya orm bingung.

'' jadi gini papa sama om arthur sudah sepakat untuk menjodohkan kamu dengan lingling'' jelas papanya.

mendengar itu orm lebih terkejut dan tidak menyangka papanya akan menjerumuskan anaknya ini kedalam neraka bersama lingling.

'' apa orm boleh bicara sebentar sama mis lingling?'' tanya orm meminta izin pada papanya.

'' ya boleh, tapi jangan lama-lama ya...'' jawab papa.

orm beranjak dari duduknya dan mengajak lingling pergi ketaman yang ada di restoran yang jaraknya aga jauh dari meja mereka tadi.

apa yang harus orm lakukan sekarang?kenapa takdirnya sangat-sangat buruk, apalagi ia di jodohkan dengan makluk menyebalkan di dunia.?

'' kenapa mis tadi bisa aja dan ga ada raut wajah terkejut? dengan apa yang papa saya bicarakan'' tanya orm

lingling mengerutkan dahinya.

'' maksud kamu?''

''kenapa mis lingling biasa aja? mukanya gak ada ekspresinya sedikitpun saat mis mendengar kalau kita akan di jodohkan? tunggu apa jangan-jangan mis tau kalau kita bakal di jodohin?'' tanya orm dengan curiga.

'' ya gitu deh.'' jawab lingling santai.

'' ini orang enteng banget jawabannya , gue buang juga ini orang sialan kelaut sekarang juga '' gumam orm kesal dalam hati.

'' terus mis nerima perjodohan ini?'' tanya orm lagi.

'' hmm'' jawab lingling berdehem.

'' lama-lama gue cakar muka ni orang dari tadi ngomongnya irit banget'' gumam orm lagi dengan kesal

'' kenapa mis menerima perjodohan ini?'' tanya orm yang benar benar tak terima kalau dia akan di jodohkan dengan bos galaknya.

'' sebenarnya saya gak mau di jodohin sama cewek bar-bar kaya kamu'' jawab lingling santai dan membuat orm melebarkan matanya.

'' wahhh..... songong banget... enak aja bilang gue cewek bar-bar. gue cantik kaya gini kaya orang barat dari pada dia muka datar kaya tembok '' gumam orm dalam hati lagi.

'' maksud mis apa ya bilang saya cewek bar-bar'' protes orm tak terima.

'' ya iya, di kantor kerjaan kamu itu ngerumpi mulu sama teman-teman kamu itu. di tambah kelakuan kamu kayak bocil. tapi kalau di depan saya kalian pura-pura sibuk berkerja. kamu pikir saya gak tau apa-apa'' jelas lingling.

'' kok dia bisa tau sih? jangan-jangan dia sering memata-matai gue lagi'' gumam orm dalam hati.

'' saya menerima perjodohan ini karana saya peduli dan sayang sama orang tua saya dan sebagai tanda bakti saya kepada mereka, jadi kamu jangan geer'' ucap lingling.

'' ih siapa yang geer saya juga gak berharap sama mis'' jawab orm tak mau kalah.

'' bagus deh'' balas lingling santai

'' INI ORANG NYEBELIN BANGET SIH, LAMA-LAMA GUE SANTET JUGA LO'' gumam lagi orm dalam hati dengan kesal sekali.

'' tapi kan saya gak mau di jodohin mis..... saya itu udah punya pacar'' ucap orm sedikit merengek.

'' itu kan urusan kamu bukan urusan saya, lagi pula kalau kamu membatalkan perjodohan ini ya silahkan. paling nanti kamu di tendang dari kartu kelurga'' jawab lingling santai . malah kelewatan santai.

'' ihh.... nyebelin banget sih... udah ah saya cape ngomong sama mis'' ucap orm jengkel dengan lingling.

'' saya enggak tuh'' balas lingling.

karna sakin kesalnya orm pada lingling ia langsung pergi meninggalkan lingling . bukanya ia menemukan solusi agar tidak jadi di jodohkan, ini malam semakin rumit, sekarang keputusan satu-satunya ada pada papa orm sendiri.

'' akhirnya kalian datang juga. lama banget sih ngobrolnya. jadi gimana orm? kamu mau kan nerima perjodohan ini'' tanya sang papa.

awalnya orm mau menolak tapi ketika ia melihat raut wajah papanya yang memelas yang berharap ia menerima perjodohan dan mengingat kata-kata lingling tadi orm sempat terdiam beberapa saat sambil memikirkan keputusannya matang-matang.

'' mm iya pa, orm mau menerima perjodohan ini'' jawab orm terpaksa.

semua keluarga pun tersenyum bahagia kecuali orm dan lingling.

lingling sendiri hanya tersenyum remeh mendengar jawaban orm, dan sudah lingling duga kalau perkataannya tadi akan membuat orm takut.

'' kalau bukan karana papa, gue gak bakal mau nerima perjodohan ini. ya tuhan berikan lah hambamu ini kekuatan utuk menghadapi nasib hamba bersama iblis di depan hamba '' gumamnya berdoa dan pasrah.hari senin adalah hari yang paling di benci semua orang, tak kecuali bagi orm sendiri. ia harus menyelesaikan pekerjaannya yang menumpuk dan harus selesai tepat waktu. kalau tidak bersiaplah untuk mendapat door prize dari lingling kwong yang terhormat.


sementara itu di ruangan CEO lingling '' berpacaran'' dengan semua berkas-berkasnya. walaupun pekerjaannya menumpuk, lingling sudah terbiasa dengan semuanya sejak ia kecil. lingling mengenal dan belajar tentang dunia perusahaan dari kelurganya sendiri.

'' hallo mis....? ada yang bisa saya bantu?'' tanya mei sekertaris lingling.

'' tolong kamu panggilkan orm untuk keruangan saya sekarang'' perintah lingling.

'' baik mis '' balas mei menutup telpon.

'' kok tumben banget mis lingling manggil orm ke ruangannya di jam segini? '' gumam mei heran.

Dan tanpa menunggu lama mei langsung pergi kemeja orm untuk menyampaikan perintah bosnya. ternyata mei melihat orm tengah sibuk dengan banyak sekali kertas numpuk di mejanya.

'' orm lo di panggil sama mis lingling untuk kurangnya sekarang'' ujar mei

mendengar itu orm sedikit terkejut.

''gue? kok tumben banget. ada apa emangnya?'' tanya orm

''mana gue tau. udah deh cepetan lo keruangan mis lingling sekarang, nanti kena marah tau rasa lo'' jawab mei ngegas.

'' ck, iya iya'' ucap orm dengan terpaksa.

setelah menyampaikan pesan dari bosnya mei langsung pergi meninggalkan orm dan kembali ke meja kerjanya.

orm dan keuda sahabatnya memang tidak pernah dekat atau pun akur dengan mei, karna menurut mereka mei adalah sekertaris ganjen, so cantik dan selalu cari perhatian lingling, di tambah lagi mei orangnya cerewet, makanya mereka memanggil mei dengan sebutan nenek sihir atau mak lampir.

'' eh orm ada apa mak lapir datangin meja lo?'' tanya becca kepo.

'' gue di panggil si muka tembok untuk ke ruangannya'' jawab orm.

'' wahh,,, buat apa mis lingling manggil lo? di jam segini gak bisanya. apa jangan jangan kalian mau pacaran yaa? ''ejek soya.

'' sembarangan lo. udah deh gue keruangan bos dulu, entar gue kena marah lagi kalau gue kelamaan datang ke ruangannya."

orm berjalan menuju rungan lingling yang tukang nyuruh orang seenak jidatnya. dan sampai orm di depan pintu yang bertuliskan CEO ia mengetok pintu itu.

tok! tok! tok!

'' permisi mis. apa mis memanggil saya?'' tanya orm.

''hm.'' jawab lingling singkat dan matanya tetap menatap leptop.

'' emang sialan ya ini orang '' batin orm kesal.

''ada apa ya mis? ''tanya orm dengan sabar.

'' tolong kamu belikan saya jus yang ada di sebarang kantor'' perintah lingling.

''hah?.. gak salah mis? mis kan bisa minta bantuan sama OB kantor kita'' balas orm protes.

'' saya maunya kamu yang belikan'' jawab lingling.

'' kenapa saya, mis kan bisa nyuruh sekertaris mis'' ujar orm

'' saya tidak mau sekertaris saya yang beli. saya maunya kamu yang beliin'' ujar lingling dengan muka datarnya.

'' ihhhhh... nyebelin banget si ni orang kaya bumil lagi ngidam aja '' batin orm semakin kesal.

'' udah deh dari pada kamu bicara terus dan banyak bertanya mendingan kamu beliin saya jus sekarang juga'' perintah lingling.

niatnya orm mau mengelak tapi lingling malah semakin ngegas agar permintaanya di turuti, mau tak mau orm harus menurutinya karana kalau tidak lingling pasti akan mengeluarkan kalimat keramatnya yaitu potong gaji.

'' iya iya. mana duitnya mis?'' jawab Orm sambil menyodorkan kedua tangannya untuk meminta uang.

lingling mengambil dompetnya di laci meja kerjanya. awalnya orm berpikir lingling akan memberikan uang yang berwarna merah karana mengingat bosnya itu kaya apalagi jabatannya CEO.

''nih'' lingling memberikan nial uang yang tidak terduga apa lagi dengan warnanya yang tidak sesuai dengan yang orm pikirkan.

''cuma sepuluh rubu mis?'' tanya orm terkejut.

'' iya. emang berapa haraga jus di depan?'' tanya lingling.

''enam ribu mis'' jawab orm.

'' ya udah itukan cukup uangnya. emang kamu mau juga jusnya?'' tanya lingling.

''enggak mis, ya sudah saya permisi mis" balas orm yang hanya bisa pasrah.

orm ingin keluar ruangan lingling untuk membeli jus yang lingling inginkan tapi tiba-tiba lingling memanggilnya.

'' eh sebentar. ingat ya saya ingin jus alpukat, gulanya jangan banyak-banyak alias jangan terlalu manis, dan airnya sedikit aja, jangan pake susu. emm satu lagi gak pake lama'' ujar lingling pajang kali lebar.

''emang ni orang. udah nyuruh, peke minta yang ribet segala lagi. kalau bikan bos gue udah gue cekik dari tadi'' batin orm geram dan semakin kesal.

'' iya mis, saya permisi mis'' ucap orm dengan senyum paksa.

setelah orm keluar dari ruangan lingling yang seperti neraka itu, orm yang awalnya pura-pura tersenyum manis langsung merubah raut wajahnya jadi kecut.

orm keluar dengan perasaan marah. kesal dan jengkel yang sudah bercampur menjadi satu karana bosnya yang super menyebalkan. setelah sampai di tempat jus sebarang kantor, orm langsung memesan jus yang di inginkan bosnya itu.

'' mas jus alpukat satu ya.'' pesan orm.

'' ok kak'' balas si penjual jus.

'' oh ya mas jusnya jangan terlalu manis, airnya sedikit saja dan jangan pake susu ya'' pesan orm yang harus mengingat amanat dari bosnya tadi.

'' yaa ampun kak ribet amat sih'' ujar penjual jus.

'' hehehe.. maaf ya mas. soalnya yang mesan ini bukan saya, tapi bos saya'' jelas orm.

''ohh,, gitu ya kak, kalau gitu saya buatin dulu ya'' balas penjual jus.

''oh ya satu lagi mas jangan pake lama ya soalnya kalau lama nanti bos saya bis marah-marah'' tambah orm.

'' siap kak'' balas penjual. orm pun menunggu pesanan nya sambil memain kan handphone dan setelah beberapa menit jus yang ia pesan sudah jadi.

''ini uangnya mas'' ujar orm sambil memberikan uang itu.

''iya kak,. dan ini kembaliannya'' balas si penjual.

''makasih ya mas'' ujar orm

'' iya sama-sama'' balas si penjual jus.

setelah membeli pesanan lingling yang seperti bumil ngidam Orm segera kembali kekantor untuk mengantarkan pesanan bosnya itu.

setelah sampai depan pintu ruangan bosnya, tak lupa ia mengetuk pintu

tok! tok! tok!

orm membuka pintu itu dan masuk.

'''ini mis jus pesanannya'' ujar orm sambil meletakan jus itu di meja kerja lingling.

''hm'' balas lingling hanya berdehem.

'' si tembok sialan bukannya bilang terimakasih, ini malah bilang hm aja, Syakur gak gue kasih racun tuh jus '' gumam orm pelan.

orm masih berdiri di depan lingling sambil menatap lingling tajam sedangkan lingling sendiri hanya menatap orm dengan bingung.

'' kenapa kamu masih disini?. sana cepat keluar dan selesaikan pekerjaan kamu'' perintah lingling.

mendengar itu orm menghembuskan nafasnya dengan kasar sambil bergumam "sabar" .

''iya mis'' ucap orm sabil tersenyum kecut.

saat orm hendak berbalik untuk pergi tiba -tiba lingling memanggil orm lagi.

''eh sebentar mana uang kembalian beli jusnya'' tanya lingling.

''what? uang kembalian empat ribu aja di tagih? dasar lingling kwong pelit'' batin orm

''ini mis kembaliannya'' ucap orm sambil memberikan uang kembalian yang gak seberapa itu. tapi bagi lingling seberapapun itu uang tetap lah uang.

"ya sudah sana kamu pergi lanjutin kerjaan kamu lagi'' perintah lingling.

'' iya mis permisi'' balas orm yang kali ini ia tak tersenyum sedikitpun ia hanya memasang muka datar karana sebenarnya orm sudah habis kesabaran menghadapi bosnya itu.

'' dasar muka tembok gak atau diri, pelit, dan hobinya nyuruh orang'' batin orm kesal se kesal kesalnya.

setelah keluar dari ruangan neraka, orm masih tetap kesal dengan sikap lingling yang gak tau diri itu. ia terus melangkah kan kakinya yang ia hentak hentakan menuju meja kerjanya.

' woy..... kusut amat tuh muka'' tegur soya.

'' iya kenapa lo orm? masa abis pacaran sama si bos tuh muka jadi kusut. ouh atau jangan-jangan lo gak dapat jatah ya. hahahah....'' ejek becca dengan tawa puas.

ya kedua sahabatnya itu sangat senang menjahili orm. apalagi tentang menjodohkan orm sama lingling. ya mereka akan terus menerus mengejek orm dan mentertawakan orm dengan puas.

'' berisik ya kalian, gue itu lagi kesal sama si muka tembok'' ujar orm mengeram kesal.

'' lah emang kenapa?'' tanya becca.

orm menghembuskan nafasnya kasar dan menjawab.

'' masa tadi gue di suruh ke ruangannya hanya untuk membelikan dia jus alpukat yang ada di sebrang kantor. udah gitu dia gak bilang terimakasih sma gue.kan jadi kesal gue''

'' gila ya si bos. ada ada aja permintaanya'' ujar soya.

'' itu belum seberapa. Ada yang lebih parah lagi dia minta jusnya yang gak terlalu manis, air jangan banyak, jangan pake susu dan gak pake lama'' jelas orm.

'wahhh..... kayanya si bos emang sengaja deh ngerjain lo, iyaa gak'' ucap becca.

'' tau ah, pusing gue'' keluh orm.

orm memijat jidat nya yang terasa pusing karana memikirkan lingling yang selalu aneh dan menyebalkan.

dan tiba-tiba mei datang ke meja orm.

'' eh orm, lo di panggil lagi sama mis lingling ke ruangannya sekarang'' ucap mei.

'' aduh ada apa lagi sih'' ucap orm frustasi.

baru saja orm bernapas lega tapi tiba-tiba lingling memanggilnya lagi untuk ke ruangannya. sebenarnya apa sih yang di inginkan lingling si mahluk menyebalkan itu? apa dia belum puas melihat orm sudah pusing tujuh keliling.

'' kayanya si bos masih kangen deh sama lo'' goda soya.

'' ciee.... ciee.. calon masa depan mis lingling'' tambah becca.

''BERISIK'' ucap orm dengan nada sangat kesal.

'' hahaha,,'''tawa kedua sahabatnya.

orm pergi meninggalkan kedua sahabatnya yang gak punya akhlak itu karana sakin kesalnya, ia langsung berjalan dan masuk keruangan lingling tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.

'' orm kamu ini gak punya sopan santun sama sekali ya, main masuk aja tanpa ketuk pintu, sana keluar ulangi lagi'' ucap lingling dengan nada kesal.

'' ihh ribet banget sih ini orang'' batin orm kesal.

orm terpaksa keluar lagi untuk mengulang. perintah dari bosnya.

orang seperti lingling memang susah untuk di ajak kerja sama apalagi kompromi.

lihat aja sekarang. ya sebenarnya lingling tau orm sedang kesal padanya tapi hal itu yang di sukai lingling.

tok! tok! tok!

'' permisi mis, mis panggil saya?'' tanya orm dengan terpaksa.

''sini kamu'' perintah lingling.

''orm berjalan kearah meja lingling tapi ia tak duduk karna tidak di perintahkan. bagi siapa yang berani melanggar perintah lingling maka bersiaplah untuk mendapatkan ceramah dan siraman qalbu yang panjang kalai lebar dan tinggi.

'' tolong kamu tulis nomer handphone kamu, di handphone saya sekarang'' perintah lingling.

'' kenapa gak tadi aja sekalian sih mis'' ucap orm kesal.

'' suka-suka saya lah. saya kan bosnya. apa kamu lupa sama peraturan perusahaan ini?'' tanya lingling

'' gak mis'' jawab orm

'' coba kamu sebutkan pasal satu'' perintah lingling.

'' isi dari pasal adalah bos selalu benar sedangkan karyawan selalu salah, jadi karyawan harus menerimanya'' ucap orm dengan terpaksa.

'' itu kamu tau, dadi kamu gak usah banyak komentar'' ketus lingling.

'' nih orang lama-lama cerewet banget ya ? dulu irit banget kalau ngomong. sekarang cerewetnya luar biasa, kaya emak emak '' gumam orm pelan.

orm menulis nomer handphone di handphone lingling dan sesekali ia mengumpat kata- kata yang manis untuk bosnya itu ia tak perduli dengan semua sumpah serapah untuk lingling walaupun itu calon istrinya. toh orm berpikir mereka hanya di jodohkan dan tidak saling mencintai.

''udah saya simpan nomer saya di handphone mis'' ucap orm sambil menyerahkan handphone bos nya itu .

''ya udah sana kamu kerja lagi'' ujar lingling dengan nada mengusir.

'' apa agak ada yang lain mis?'' tanya orm untuk memastikan.

'' gak'' jawab lingling

'' benar nih?'' tanya orm

''hm''

'' kayin'' tanya orm lagi

''hm''

'' bagus deh. kalau gitu saya permisi mis'' pamit orm.

setelah itu orm keluar dari ruangan lingling dengan mood yang lumayan baik karana lingling tidak menyuruhnya lagi untuk melakukan sesuatu.


****

kini waktu menunjukan jam 12 siang orm dan kedua sahabatnya bersiap utuk pergi makan siang bersama, tapi tiba-tiba ada pesan masuk di handphone orm.

62822++++++

kamu makan siang bareng saya

'' nomer siapa ini ?'' batin orm

62822++++++

ini nomer saya, bos kamu orm

'' mis lingling? dia tau aja apa yang baru gue bilang barusan, jangan-jangan dia cenayang?''

maaf mis saya gak tau kalau ini nomer mis. kenapa mis tumben ngajakin saya makan siang?

62822++++++

gak usah banyak tanya saya tunggu kamu di parkiran sekarang

orm tak membalas lagi pesan nya

'' emm.... lo semua duluan aja.. gue masih ada urusan '' ujar orm beralasan.

'' gitu ya.. ya udah kita duluan ya'' balas becca.

orm hanya mengangguk, dan setelah kedua sahabatnya pergi jauh dan mersa sedikit aman orm berjalan ke parkiran untuk menyusul lingling.

''lama banget sih kamu'' protes lingling

''maaf mis'' balas orm

'' ya udah cepet masuk ke mobil'' perintah lingling.

orm pun masuk ke mobil lingling dengan lingling yang mengendarai mobil dengan kecepatan sedang, tidak ada percakapan diantara keduanya hingga akhirnya orm mem beranikan diri untuk bertanya pada lingling.

'' mis sebenarnya kita mau kemana sih?'' tanya orm pada lingling yang hanya diam dan tetap fokus menyetir.

"Ni orang budeg kali ya? di tanya malah diam aja. dasar muka tembok '' batin orm.

karana tidak mendapatkan respon orm langsung diam dan tidak lagi mau bertanya. lebih tepatnya ia sangat menyesal karana bertanya pada lingling si muka tembok.

setelah beberapa menit lingling menghentikan mobilnya di sebuah toko perhiasan. sedangkan orm yang melihat itu bingung dan bertanya-tanya dalam hati. sebenarnya utuk apa lingling membawa dia ke sini.

setelah memarkirkan mobilnya lingling dan orm turun dan berjalan menuju pintu masuk toko dengan orm mengekorinya.

'' kamu jangan berjalan di belakang saya. kamu itu bukan pengawal saya'' ujar lingling.

'' gapapa kok mis'' jawab orm.

''terserah'' ucap lingling dan kembali berjalan hingga dia mendapati sebuah ide.

lingling sengaja berhenti berjalan sehingga orm menabrak punggungnya.

'' aduhh.... sakit banget'' ujar orm sambil memegang keningnya.

'' makannya. udah saya bilang jangan berjalan di belakang saya, sini jalan di samping saya'' perintah lingling

sementara orm hanya melotot. dan karna tidak ada respon dari orm. lingling menarik orm dan merangkulnya di depan umum.

'' duhhh.... malu banget gue. si muka tembong pasti seneng ngerjain gue dan bikin gue malu'' batin orm.

'' selamat datang apa ada yang bisa saya bantu?'' tanya salah satu karyawan yang ada di toko.

''' saya mau cari cincin buat nikah '' balas lingling.

''kamu milih orm''

'' kok saya mis'' tanya orm bingung

'' udah deh kamu pilih aja gak usah banyak tanya'' ujar lingling tegas.

''huh.. iya iya,'' ucap orm pasrah.

silakan di pilih kak cincinnya'' ujar sang karyawan.

''mis suka yang mana?'' tanya orm.

'' terserah'' jawab lingling

'' kalau yang ini gimana?'' tanya orm sambil menunjuk cincin.

''terserah''

"dari tadi jawabannya terserah, terserah, gue kerjain lo '' batin orm.

'' saya mau cincin yang paling bagus dan paling mahal ya'' ujar orm dengan santai.

'' baik kak kebetulan kamui punya yang paling bagus dan paling mahal'' balas karyawan tersebut.

'' ok saya mau ambil yang itu aja '' ucap orm

'' siap kak, ini kak. Untuk harganya 100 juta ya''

mendengar itu lingling terkejut dan melotot karana mendengar harga cincin yang di pilih orm, sedangkan orm sendiri hanya biasa-biasa aja dengan muka polosnya yang tak berdosa, ya iyalah kan yang bayar lingling.

mau tak mau lingling harus membayar cin-cin itu dan langsung mengeluarkan black card. setelah selesai membayar orm dan lingling berjalan utuk kembali ke mobil dan pergi.

'' bagus ya... gara gara kamu saya harus mengeluarkan uang sebanyak itu, hanya untuk dua cincin'' ujar lingling kesal.

'' lah kan tadi mis sendiri yang bilang terserah. jadi ya terserah saya kan'' jawab orm santai.

'' kamu ini ya.. kamu sengaja ya mau ngerjain saya?'' tanya lingling frustasi

''enggak, buat apa saya ngerjain mis'' jawab orm dengan polos.

''pokonya saya gak mau tau, mulai sekarang gaji kamu akan saya potong karana kau udah berani ngerjain saya'' ujar lingling.

'' mis gak bisa gitu dong, mau sampai berapa bulan itu akan lunas kalau pake gaji saya, lagi pula kan itu cin-cin buat pernikahan kita'' jawab orm protes tak terima.

'' bodo amat, saya gak peduli'' ucap lingling dan menjalankan mobilnya.

''loh kok gitu mis, jangan gitu dong.. mis... mis...........? '' protes orm dan tak di indahkan oleh lingling .

'' sial banget sih gue '' gumam orm kesal.


Kembali ke Beranda