
Ye Yuxi adalah seorang designer perhiasan internasional yang terkenal pada tahun 21. Tapi dia meninggal karena mengalami kecelakaan setelah memergoki suaminya berkumpul dengan sepupunya.
Dia tak pernah menyangka hidupnya akan berakhir dengan tragis. Padahal sepupunya memiliki suami yang sangat menyayangi nya, tapi dia menggantungkan dirinya pada dua pria yang salah satunya suami Ye Yuxi.
Sepupunya merupakan saudara yang paling dekat dengannya dari pada adik laki-lakinya sehingga membuat hubungan antara kakak adik mulai merenggang.
Dia selalu menceritakan semua hal yang terjadi dalam rumah tangganya pada sepupunya, tapi ternyata sepupunya menikamnya dari belakang.
Seharusnya dia mempercayai perkataan adiknya bahwa sepupunya hanya ingin memanfaatkannya ,tetapi dia tak pernah mendengarkan nya dan malah menjauhinya.
Dia benar-benar kecewa dengan dirinya sendiri karena terlalu mudah percaya pada suami dan sepupunya yang menipunya.
Tapi utungnya dia diberi kesempatan untuk menjalani kehidupan untuk kedua kalinya, dia sekarang berumur 10 tahun.
Dia masih berada di SHS sekolah menengah pertama yang berarti dia belum bertemu dengan Su Wen suami masa lalunya.Dia ingat bahwa setelah ayahnya pulang dari kerjasamanya di Amerika, sepupu perempuannya Lu Suxi mulai mengunjungi mansion keluarga Ye yang beralasan ingin mengunjungi Ye Yuxi yang demam karena mereka teman baik, sekarang dia akan membalaskan dendamnya bukan untuk menjadi teman baiknya.
1
Karena terlalu lama berpikir setelah bangun, kepalanya mulai terasa sakit sehingga ia memejamkan matanya.
Tiba-tiba pintu kamarnya terbuka. Ye Zen memasuki kamar kakaknya sambil membawa obat yang diberikan oleh Ye Xilian sang ibu.
"Kakak apa kau baik-baik saja?"Ye Yuxi mendengar suara yang akrab di telinganya dan segera membuka matanya, melihat adiknya muncul didepannya setelah dia kembali ia tak bisa menahan air matanya lagi dan memeluk adiknya sambil mulai terisak-isak dalam tangisnya.
"Kakak kau kenapa apakah ada yang sakit?"Ye Zen bertanya kepada Ye Yuxi yang memperlihatkankan perasaan khawatir dimatanya.
"Tidak...ti..dak aku hanya ingin memelukmu saja Zen."Walaupun Ye Zen binggung dengan apa yang terjadi pada kakaknya yang tiba-tiba bisa begitu dekat dengan nya, karena dia tak pernah mau mendekatinya karena kakaknya selalu pergi bersama sepupu perempuannya .
Tapi dia tak bisa menahan rasa bahagianya walau masih terdapat beberapa kekhawatiran di matanya, tetapi dia tetap membalas pelukan saudaranya.
Setelah tangis Ye Yuxi mereda dia meminum obat di bantu adik laki-lakinya setelah makan dan beristirahat agar demamnya cepat reda.
Setelah minum obat dan istirahat semalam, sekarang Ye Yuxi bisa keluar dari kamar dan bertemu ibu dan ayahnya. Ye Guo melihat putrinya keluar dari kamarnya ia ingin memeluk anak perempuannya itu tapi ia selalu pergi jika dirinya muncul didepannya.
Bahkan istrinya pun tak bisa dekat dengan putri mereka, semua itu terjadi karena sebagai orangtua mereka sering pergi bekerja tanpa bertemu anak-anak mereka.
Dalam hati mereka merasa bersalah telah menelantarkan anak-anak mereka tanpa kasih sayang yang berlimpah, sekarang mereka ingin memperbaiki keadaan.
"Ayah,Ibu kalian sudah pulang?"Mereka semua terkejut karena ini pertama kali setelah sekian lama putri mereka mau berbicara pada mereka.
"Ayah ibu aku merindukan kalian, apakah kalian akan menetap selama beberapa hari?"Ye Yuxi berlari dan memeluk kedua orangtuanya, didalam hatinya dia mulai berterimakasih karna dia bisa bertemu kedua orang tuanya kembali dan dia tak akan pernah menyianyiakan hal itu.
"Ye Yuxi...."Ye Xilian dan Ye Gao terlalu terkejut mendengarkan putri mereka yang memanggil nya sehingga hanya bisa menyebut nama putrinya.
"Ye Yuxi putriku maafkan kami nak karena tak pernah memperhatikanmu dan adikmu selama ini."Ye Gao mengatakan dengan perasaan bersalah dan mata yang memerah, disampingnya Ye Xilian sudah menangis.
"Ayah ibu Yuxi juga minta maaf pada kalian karena membuat kalian kesusahan selama ini."Ye Yuxi berucap sambil menangis, tak kuasa akhirnya ia dapat berkumpul kembali dengan keluarganya.
"Sudah sebaiknya kita lupakan kejadian yang sudah terjadi mari kita awali kembali."Ye Zen mengatakan dengan tenang agar membuat suasana lebih nyaman.
"Baiklah mari kita makan dan kalian berdua akan belajar setelahnya."Ye Gao mengatakannya untuk menegahi.
Kini 5 tahun sudah Lu Suxi tak pernah mengunjungiku lagi karena aku ingat setelah demam reda hari itu, Lu Suxi pindah ke asrama dan aku mulai memperbaiki sikapku dalam keluargaku.
Sekarang Ye Yuxi telah menjadi siswa di SIA (Sekolah International Atas) dia memanfaatkan pelajaran yang sudah dipelajari pada masalalunya.
Dia sekarang termasuk dalam siswi top di sekolahnya karena kepintarannya.
Tapi disinilah dia mulai mengenal Su Wen dia juga termasuk siswa tampan di sekolah.
Sebisa mungkin dia selalu menghindar setiap dia akan berpapasan dengan Su Wen, tapi dia tak bisa menahan kebenciannya terhadap Su Wen.
Dia akan selalu ingat akan masalalu nya saat suaminya berselingkuh dengan sepupu perempuannya.
Karena itu sebisa mungkin selalu menghindarinya, jika di ingat seharusnya sekarang aku sudah berpacaran dengan Su Wen karena dia selalu mengirimiku cokelat setiap harinya.
Bodohnya aku yang dulu termakan oleh tipu dayanya
yang menganggap Su Wen menyukai ku.
Padahal yang sebenarnya terjadi adalah dia memberiku coklat untuk mengajakku bicara sekaligus menjadi penghubung antara dia dan Lu Suxi.
Karena waktu itu mereka sudah memiliki hubungan, tetapi karena Su Wen tidak sederajat dengan kelurga Lu dia ingin memanfaatkanku untuk mendapatkan Lu Suxi.
Keluarga Lu akan selalu melakukan perjodohan pada anak-anak mereka. Tapi keluarga Ye tidak, karena itu dia memanfaatkan ku agar bisa selalu berdekatan dengan Lu Suxi dan dengan bodohnya aku selalu mempercayainya.
Sekarang aku sedang berjalan menuju kafe sekolah karena sangat lapar karena bangun kesiangan.
"Bruk.."Aiss aku terjatuh dan kulihat makananku yang berserakan di lantai, ingin sekali rasanya aku menangis.
"Kau ganti rugi!" Aku berteriak pada orang yang menabrakku tampa melihat mukanya karna sedang membersihkan tumpahan makanan yang mengenai seragam sekolahku.
"Hmm.. baiklah."Ye Yuxi segera menghentikan gerakkan tangan yang membersihkan seragam sekolahnya,
Kini aku menyadari suara ini tak asing lagi di dengarnya ia ingin sekali membunuh orang di depan nya ini.Dia segera melihat wajah orang yang ada di depannya.
"Ka..kamu ganti rugi!"Aku menyuruhnya membelikan ku makanan yang tadi berserakan.
"Kenapa kamu melihat ku seperti itu apa aku aneh?" Su Wen merasa bahwa gadis cantik didepanya menatapnya dengan pandangan kebencian kepadanya terlihat dari tatapan matanya.
"Ya kau aneh kenapa kau tinggi?"Ye Yuxi tak bisa menahan kebenciannya tapi dia berusaha untuk mengalihkan pembicaraan dengannya.
"Baiklah terserah kau saja."Su Wen masih merasakan kebencian dimata gadis yang dia tabrak walaupun dia sudah mengganti makanan yang berceceran tapi gadis itu tetap saja tatapan matanya seperti membencinya.
Sejak Ye Yuxi kembali dari sekolah dia tak separti biasanya , dia terllihat murung. Di kamarnya dia kembali mengingat pertemuan nya dengan Su Wen.
Setelah melihat nya tadi dia ingin membalas dendam nya karena di kehidupan sebelumnya dia telah menghianatinya.
"Kak apa kau ada didalam?"Suara Ye Zen memanggil saudara perempuannya.
"Masuk saja Zen pintu nya tak ku kunci."Ye Yuxi berteriak dari atas kasur.
Setelah Ye Zen memasuki kamarnya Ye Yuxi sudah mengganti seragam sekolahnya dengan piama tidur.
"Kak ada Lu Suxi di bawah apa kau akan menemuinya?"Ye Zen berkata dengan cemberut.
"Baik lah karna tak baik tamu menunggu lama, ayo kita turun kebawah."Setelah turun kebawah dia melihat wajah ini lagi, wajah orang yang menghianatinya.
"Yuxi apa kau sudah sembuh?" Terdengar suara yang memanggil namanya di bawah siapa lagi kalau bukan Lu Suxi.
"Siapa yang memperbolehkan mu memanggilku begitu!"Ye Yuxi sadar dari lamunannya dam segera menjawab.
"Yuxi kenapa kamu begitu aku ini sepupumu!"Lu Suxi berkata kasar karena dia merasa harga dirinya jatuh.
"Hanya sepupukan, bukan ibuku jadi kau tak punya hak memanggil ku seperti itu!" Ye Yuxi tau jika sepupunya akan kemari hari ini karena itu dia sudah menyiapkan sebuah rencana untuk mempermalukannya di kediaman keluarga Ye.
"Yuxi!" Lu Suxi mulai merasa kesal dan mulai mengeluarkan sifat asliya.
"Cukup aku sudah mengatakan padamu bahwa kau harus berhenti memanggil ku!" Ye Yuxi masih ingat saat sepupunya dengan kejam mencampurkan obat pengugur kandungan pada minuman ibunya yang menyebabkan ayah nya terkena penyakit serangan jantung dan meninggal di ikuti ibunya yang menjadi gila karena mengetahui dirinya kehilangan suami serta anak yang dikandungnya.
"Apa kau punya telinga, kakak ku sudah mengatakannya dengan jelas atau kau perlu ku antar ke dokter THT!" Ye Zen yang tadi diam akhirnya ikut menengahi karena dia merasa bahwa kakaknya sudah tak nyaman saat melihat Lu Suxi.
"Baik lah Ye Yuxi aku minta maaf jika aku punya salah pada mu tolong maafkan aku, tapi aku kemari hanya ingin memberikan mu coklat pemberian Su Wen pada mu dia menitipkannya padaku dia sangat menyukaimu Ye Yuxi!." Lu Suxi dengan bahagia mulai mendekati Ye Yuxi, dan memberikan coklat pada nya.
"Apakah sudah selesai, kau ingin menipuku hanya untuk memanfaatkan ku kan?" Lu Suxi tertegun sejenak setelah mendengar apa yang dikatakan Ye Yuxi.
"Ti..dak Ye Yuxi kau lupa bukan kah kau pernah mengatakan kau menyukainya?" Lu Suxi merasa bahwa sekarang Ye Yuxi agak susah untuk dihadapi.
"Sejak kapan aku mengatakan nya, bukan kah kau yang menyukainya sampai-sampai kau selalu pergi bersamanya setiap minggu?" Lu Suxi terdiam karena yang dikatakan Ye Yuxi memang benar.
"Ye Yu..xi aku tidak seperti itu, aku tak memiliki hubungan apapun dengan Su Wen!" Lu Suxi mulai merasakan keringat nya mulai menetes di dahinya.
"Oh benarkah lalu apakah kau tau, aku hanya bertemu Su Wen sekali di sekolah bagaimana kau bisa mengatakan aku menyukainya, bukannya kau yang sudah jelas.." Sebelum melanjutkan kata - kata nya Lu Suxi mulai maju dan menghantam kan vas bunga dia dahi Ye Yuxi.
"Kau pantas mendapatkan nya!" Ye Zen yang melihat hal itu terjadi segera membawa saudara perempuannya ke rumah sakit dan meninggal kan Lu Suxi di kediaman Ye.
"Apa yang tadi aku lakukan?" Lu Suxi tertegun di tempatnya setelah melihat apa yang telah dilakukannya tadi dan dia segera pergi dari tempat sambil terisak karena masih tak percaya dia bisa melakukan hal itu, dia tak akan bisa bersama Su Wen karena apa yang dia perbuat hari ini pada Ye Yuxi.
Setelah Ye Yuxi sampai rumah ,ia disambut dengan kedatangan Lu Suxi dan Su Wen. Yang sedang menunggunya di depan rumah karena tidak diizinkan masuk ke dalam rumah.Lu Suxi yang melihat mobil sepupunya akan memasuki pekarangan pun memanggil.
"Yuxi...Yuxi ini aku Lu Suxi sepupumu security ini kurang ajar padaku berani-beraninya dia menghentikanku untuk ke rumah mu ,Yuxi tolong aku.."Lu Suxi berteriak dengan sedih di depan gerbang karena setelah security membuka gerbang untuk masuk mobil Ye Yuxi langsung menutup gerbang kembali.
"Hei Yuxi aku disini bersama Su Wen ,dia ingin menjengukmu setelah mendengar bahwa kamu sakit karna itu tolong biarkan aku masuk Yuxi."Teriak Lu Suxi .
"Permisi tolong kerjasamanya ,tuan tidak mengijinkan siapapun untuk mengunjugi nona muda ye."Kata security dengan sabar.
"Ba..bagaimana bisa dia adalah paman ku tentu saja aku boleh masuk ,oh ya Yuxi juga sepupuku bagaimana aku tak bisa masuk."Gagap Lu Susi.
+
"Maaf pak saya Su Wen teman sekolah Ye Yuxi dan Lu Suxi sepupu dari nona muda ye ,bisakah tolong sampaikan kepada nona Ye bahya kami ingin mengatakan sesuatu yang sangat penting? Kami akan menunggu dengan patuh."Kata Su Wen meyakinkan .
"Baiklah akan saya sampaikan pada nona muda ye."Final security.
Didalam rumah Yuxi sedang berpelukan dengan ibunya.
Tok...tok..tok..
"Ya masuk lah."Kata Ayah.
"Permisi tuan di depan ada teman nona dan sepupu nona yang ingin mengunjungi dan mengatakan suatu hal yang penting
Ada nona muda ye."Kata security.
"Usir saja mereka!"Kata ayah kesal karena Lu Suxi sudah menyakiti putrinya.
"Jangan ayah biarkan mereka masuk aku hanya ingin melihat sandiwara apa lagi yang dilakukan oleh sepupu."Kta Yuxi tenang.
"Tapi kak aku takut itu akan mempengaruhimu dan juga membuat mu dimanfaatkan lagi olehnya."kata Ye Zen.
"Sudahlah turuti kemauan kakak mu ,kami akan menainggalkan mu bersama kakakmu ,ayah akan kembali bersama ibumu , dan ayah akan memutuskan hubingan dengan keluarga Lu karena mereka telah menyakiti putri kesayangan ayah."
"Baiklah ayah."balas Ye Yuxi .
"Kakek akan kembali juga , jaga kesehatanmu cucuku sayang."kata kakek sembari meninggalkan kami.
Lu Suxi berjalan memasuki kediaman Ye bersama Su Wen. Melihat Ye Yuxi duduk di kursi depan jendela bersama Ye Zen ,Lu Suxi segera menghampiri bersama Su Wen.
"Yuxi!"Panggil Lu Suxi.
"Yuxi bagaimana kabar mu apakah kau baik-baik saja?"tanya Su Wen.
"Kakak ku baik-baik saja..untungnya."Kata Ye Zen.
"Apa maksudmu Ye Zen?"Kata Lu Suxi menegang.
"Oh apa kau lupa kau yang menyakiti kakakku , atau kau sengaja berpura-pura lupa?"Kata Ye Zen kesal.
"Apa maksudmu Zen?"kata Lu Suxi terbata - bata.
"Apa aku perlu menampilkan rekaman cctv padamu?"Kata Yuxi.
"Yu..xi."Ucap Lu Suxi terbata-bata.
"Apa maksud dari semua ini Suxi , kau berbohong padaku. Kamu berani?"Kata Su Wen kesal.
"Tidak..aku..a..ku."ucap Lu Suxi.
"Huh.. kau pikir aku masih mau menerimamu setelah apa yang kau lakukan pada ku ,kau pikir aku bodoh? Kau hanya memanfaatkanku demi keegoisan!Kau pikir aku tak tau."Ye Yuxi berbicara dengan tenang.
"Ku salah paham Yuxi kemarin aku tak sengaja menyakitimu ,aku datang kesini untuk meminta maaf pada mu atas apa yang telah aku lakukan kemarin dan aku kemari bersama Su Wen hmm." Kata Lu Suxi .
"Yuxi ,aku hanya ingin menjengukmu setelah mendengar bahwa kau sakit dan aku tak mengetahui masalah kalian berdua.Baiklah aku harus pulang sekarang Yuxi adikku sedang menungguku ,ini aku bawakan strawberry kesukaan mu."Kata Su Wen lalu segera pergi tanpa bersama Lu Suxi.
"Su Wen ,bagaimana kau bisa meninggalkan ku?"Kata Lu Suxi yang tak didengar Su Wen.
"Kau pantas untuk ditinggal kan!"Kata Ye Zen.
"Apa maksudmu?"kata Lu Suxi kesal.
"Kau pikir setelah kau menipu Su Wen dia akan tetap percaya padamu? Kau benar - benar sempit!" Kata Ye Yuxi tenang.
"Kamu...ka..kamu keterlaluan , aku tak berbohong aku tak segaja!" Ucap Lu Suxi menahan tangis.
"Huh kau pikir aku akan tertipu oleh mu."Balas Ye Yuxi.
"Kau hanya bermuka dua!"Ucap Ye Zen.
"Tidak!"Kata Lu Suxi.
"Untuk apa kau tetap disini pergilah keluarga Ye telah memutuskan hubungan dengan keluarga Lu! Jangan pernah menginjakkan kaki di kediaman Ye lagi karna kami tak akan pernah menerima orang yang menyakiti kakakku!"Kata Ye Zen kesal.
"Bagaimana bisa, Paman tak akan membiarkan hal seperti ini terjadi, kita adalah sepupu!" Kata Lu Suxi tak terima.
"Omong kosong! Kau bodoh atau pura - pura bodoh ,Kau menyakiti dan memanfaatkan kakak ku tentu saja ayah tak akan membiarkanmu berhubugan dengan keluarga Ye!"Kata Ye Zen.
"Pelacur!aku ini sepupu mu bagaimana bisa kau melakukan hal itu pada keluarga Lu!" Kata Lu Suxi sambil menangis.
"Pergi!"Kata Ye Yuxi.
"Aku tak akan pergi ,sebelum kalian memaafkan ku."kata Lu Suxi.
+
"Memaafkanmu?"tanya Ye Yuxi santai.
"Tentui saja." Kata Lu Suxi setelah menghentikan tangisnya.
"Mimpi!, kau hanya ber pura - pura menjadi teratai putih ,sampai kapan pun aku tak akan pernah memaafkan mu!" Kata Ye Yuxi setelah menginggat apa yang dilakukan oleh Lu Suxi di kehidupan sebelumnya.
"Tapi..tapi..."Kata Lu Suxi terbata - bata.
"Pergi!"Ucap Yuxi.
"Baiklah aku akan pergi ,tapi tunggu saja aku pasti akan kembali." kata Lu Suxi.