HOROR KONTES KECANTIKAN
Horror
31 Dec 2025

HOROR KONTES KECANTIKAN

Download Thumbnail Edit

Gambar dalam Cerita

download - 2025-12-31T084352.400.jfif

download - 2025-12-31T084352.400.jfif

31 Dec 2025, 02:12

download - 2025-12-31T084348.488.jfif

download - 2025-12-31T084348.488.jfif

31 Dec 2025, 02:12

Delia adalah gadis cantik berusia 17 tahun, sejak SMP Delia sudah sering mengikuti kontes modelling, didukung dengan postyr badan yangbtinggi dan wajah cantik menawan, membuat Delia dengan mudah memenangkan kejuaraan modelling tersebut. Bahkan sudah banyak agensi model yang mengajaknya untuk bergabung dengan mereka. Tapi karena Delia tetap menomor satukan sekolahnya sehingga dia hanya menjarikan modelling aebagai kegiatan tambahan dan tidak membuatnya menjadi pekerjaan utama.

Sore ini Delia sedang bermain di rumah Agnes, kawannya dari kecil, Delia sedang asyik membaca buku novel yang dimiliki Agnes, sambil terbaring di ranjang, tiba-tiba suara Agnes mengagetkannya.

"Del... lihat deh ada iklan kontes kecantikan My Girl" ucap Agnes

"Oh ya? Kayanya ga dulu deh nes, kan benta lagi mau ujian" ucap Delia Acuh sambil tetap membaca buku.

"Hadiahnya gede Del, seratus juta rupiah plus mobil seri terbaru" ucap Agnes memaksa Delia untuk melihatnya.

"Apaan sih nes?" Jawab Delia risih dengan pemaksaan yang dilakukan Agnes

"Lihat dulu Del" paksa Agnes

Akhirnya Delia pun melihatnya, "untuk pendaftarannya paling lambat besok nes" ucap Delia

"Ya udah besok aku anterin, tapi jangan lupa kalau kamu menang, aku minta 10 persen dr hadiahnya ya" ucap Agnes sambil tersenyum licik.

"Apaan sih, ga usah kalau ga ikhlas" jawab Delia kesal

"Bercanda Del, kamu harus ikut pokoknya"

Akhirnya Delia pun menyerah, dia setuju dengan Agnes untuk mengikuti kontes kecantikan ini.

Keesokan harinya, Delia dan Agnes ke tempat pendaftaran kontes kecantikan tersebut, saat sampai mereka melihat sudah banyak antrian gadis gadis mida yang berparas cantik.dan juga modis.

"Maaf pak saya mau mendaftar kontes" ucap Delia kepada penjaga keamanan

"Silahkan ikut antri dulu" jawab bapak tadi

Setelang setengah jam mengantri akhirnya Delia sampai juga ke petigas pendaftaran, Delia disuruh masuk ke dalam untuk sesi foto dan wawancara.

Delia pun masuk ke ruangan tertutup, saat masuk.dia disambut fotografer dan mulai untuk sesi foto.

Dan setelah itu fotografer menyuruh Delia untuk.masuk ke ruangan lain untuk sesi wawancara, Delia pun berjalan ke belakang gedung untuk mencari ruangan wawancara, dia melihat ada pintu berwarna hitam dipojok, Delia.pun segera membukanya.

Saat pintu terbuka, Delia melihat ruangan yang sangat gelap, tidak ada lampu hanya cahaya dari luar saja, ada satu meja kecil dengan seorang wanita berbaju putoh yang duduk menatap Delia.

"Selamat siang saya Delia, salah satu kontestan model" ucap Delia

Wanita itu hanya diam dan tangannya mempersilahkan Delia untuk duduk.

Delia pun menurutinya, duduk didepan wanita tadi.

Kesunyian sangat terasa diruangan ini

Tiba-tiba wanita itu berbicara

"Nama kamu Delia?" Tanyanya

"Iya betul.bu" jawab Delia

"Kenapa kamu suka modelling?" Tanyanya

"Karena saya merasa ini adalah pekerjaan yag menarik bu, dan bisa menghasilkan uang" jawab Delia jujur

"Apakah kamu akan selamanya menjadi model?" Tanyanya

"Saya tidak tahu bu" jawab Delia jujur

"Kamu tahu resiko menjadi model itu apa?"

"Harus selalu menjaga penampilan bu" jawab Delia yakin

"Bagaimana caramu menjaga penampilan agar tetap disukai?"

"Dengan makan yang aehat dan olahraga bu" jawabnya lancar

Setelah itu suasana sunyi kembali, wajah ibu pewawancara yang selalu menunduk, membuat Delia tidak dapat jelas melihat wajahnya ditambah suasana ruangan yang gelap.

"Baiklah menurut saya kamu kandidat yang cocok untuk menjadi model kami" ucapnya

Dengan wajah lega Delia tersenyun

"Tapi ada satu syarat lagi" ucapnya

"Syarat apa ya bu?" Tanya Delia

Tiba-tiba wanita itu berdiri dan memperlihatlan wajhnya yang penuh luka dan sayatan serta robekan kulit dengan belatung belatung

Delia melihatnya dan sangat ketakutan badannya gemetar dan tidak sanggup lagi.berkata kata

"Syaratnya kamu harus mati" ucapanya sambil tertawa cekikikan

Saat tersadar Delia segera berlari ke arah pintu, tapi pintunya macet, dia melihat hantu tersebut mendatanginy, Delia berteriak kencang dan hampir pingsan sesaat setelah hantu tersebut semakin dekat.

Tiba-tiba pintu terbuka

"Del" suara yang tak asing ditelinganya

"Agnes... " ucap Delia segera memeluknya dan setelah itu Delia tidak sadarkan diri

Saat membuk mata dan terbangun, Delia melihat sekeliling, beberapa orang sedang memberinya minyak kayu putih di hidungnya.

"Alhamdulillah kamu sudah sadar Del" ucap Agnes

"Aku dimana?" Tanya Delia

"Kamu pingsan Del, tadi setelah sesi foto, panitia yang akan mewawancaraimu menunggu hampir setengah jam, dan mereka mencai karena kamu.belum datang" cerita Agnes

"Fotografer itu memberitahu aku, bahwa kamu tadi ke belakang, dan tetnyata kamu ada di ruang kosong belakang gedung, saat aku mendengar kamu berteriak" cerita Agnes lagi

Delia merasa sangat ketakutan, wajahnya pucat dan dia tidak.memiliki tenaga untuk bersuara.

"Maaf ya nes, aku rasa aku ga mau ikut kontes kecantikan lagi" ucap Delia

"Iya gapapa, kita pulang aja" ucap.Agnes menenangkan

Saat taksi membawa mereka pergi dari tempat kontes, tiba-tiba mata Delia tertuju pada spanduk kontes, wanita berbaju putih dispanduk itu adalah hantu yang ditemui Delia.

Kembali ke Beranda