HOROR KARTU RAMALAN
Horror
17 Dec 2025

HOROR KARTU RAMALAN

Download Thumbnail Edit

Gambar dalam Cerita

download (83).jfif

download (83).jfif

17 Dec 2025, 09:14

download (82).jfif

download (82).jfif

17 Dec 2025, 09:14

Kiki sedang naik angkot menuju ke sekolah, dan dia merasa sangat antusias berangkat ke sekolah karena hari ini adalah classmeeting, tidak ada belajar mengajar, hanya ada kegiatan ekskul dan bazar-bazar aneka jajanan dan booth.

Saat kiki sudah sampai, teman-teman sudah banyak yang berkumpul di lapangan menunggu pembukaan classmeeting, ada acara dance, live music dan juga lomba olahraga.

Kiki mendengar ada yang memanggil namanya

"Ki... Sini" ucap Ayu teman sekelasnya

"Seru ya yu acaranya, bazarnya banyak lagi" ucap Kiki

"Iya Ki selama seminggu ini kita bebas dari pelajaran" ucap Ayu senang

Setelah puas meninton pertunjukan band dan dance, Kiki mengajak Ayu untuk melihat bazar

"Ih seru banget ya yu, semua jajanan masa kecil ada lho di bazar kali ini, kaya kue rangi, cireng, cilok ada juga rambut nenek" ucap Kiki senang sambil menikmati jajanan itu

"Iya Ki, makanan kekinian juga ada semua, pokoknya kita bakalan kenyang deh" ucap Ayu senang

Dari bazar kuliner, merek mulai masuk ke dalam bazar kreasi, ada nail art, ada face painting, clay art lalu ada juga fipaling pojok untuk kartu tarot atau ramalan.

Karena Ayu sangat suka dengan kuku dan wajah dia langsung mengajak Kiki untuk ke tempat nail art dan face painting. Tapi Kiki tidak tertarik sama sekali dia malah akan mencoba ke tempat ramalan di pojok ruangan.

"Maaf ya Yu, aku mau coba ke stand ramalan dulu, nanti kita ketemu lagi disini ya" ucap Kiki

"Oke Ki, have fun" ucap Ayu sambil masuk ke stand nail art.

Kiki mulai memasuki stand kartu tarot yang tertutup, saat memasuki ruang tenda yang tertutup suasana ruangan sangat gelap, dengan dekorasi lampu dan hiasan yang penuh suasana mistis.

"Haloo" ucap Kiki


Suasana hening tidak ada jawaban

Ada sebuah meja dan kursi, dengan kartu yang tertumpuk pada meja tersebut dan berada ditengah ruangan

Kiki langsung duduk, tiba-tiba didepan dia sudah ada wanita berjubah hitam yang melihat kepadanya

"Apa yang kamu ingin tahu?" ucap wanita itu

"saya mau coba meramal hidup saya mbak" ucap Kiki

"Silahkan difikirkan dengan matang semua kartu yang keluar baik atau buruk tidak dapat kamu rubah hasilnya" ucap wanita itu

Kiki berfikir ini hanya permainan saja, jika bagus akan menjafi motivasi untuknya tapi jika hasilnya buruk maka dia tidak akan mempercayainya.

"Iya aku yakin mbak, gapapa kok" jawab Kiki

"silahkan kocok kartunya" ucap wanita peramal itu

Dan Kiki pun mengocok kartunya sampai wanita itu mengatakan berhenti

Lalu wanita itu meminta Kiki mengambil Lima kartu, dan setelah Kiki mengambilnya dia meletakkan Kartu tersebut dimejanya.

Saat wanita itu membuka kartu pertama, bergambar the fool "engkau akan menemukan seseorang atau hubungan yang baru tidak lama lagi"

Lalu membuka kartu yang kedua bergambar the lovers

"artinya engkau akan mulai mengikuti hatimu untuk dapat mencintai orang ini dengan seluruh hatimu"

Lalu mebuka kartu yang ketiga the hanged man

"artinya adalah engkau harus mengorbankan sesuatu dan bersabar menghadapi situasi yang tidak sesuai dengan keinginanmu"

Kartu keempat setelah dibuka adalah the devil dimana artinya adalah

" hati-hati menempatkan suatu kesetiaan pada sesuatu hal yang salah"

Dan kartu terakhir adalah the judgement

"artinya adalah untuk memaafkan semua orang yang telah menyakiti amda dan memulai hidup yang baru yang lebih baik" ucap wanita itu

"Oh begitu, makasih ya mbak, saya harus bayar berapa?" tanya Kiki

"Rp. 20.000, silahkan masukan ke toples kaca disamping meja" ucap wanita itu

Dan Kiki pun Keluar meninggalkan stand tarot tersebut, betapa kagetnya ternyata ruangan sudah sepi dan semua stand yang lain sudah tutup.

Kiki pun tidak berhasil mencari Ayu, saat keluar dari ruangan ternyata hari sudah gelap, sepertinya dia berada diruangan ramalan hanya sebentar tetapi mengapa waktu berjalan dengan cepat.

Akhirnya Kiki pun memutuskan untuk menunggu angkot pulang kerumah, tapi tiba-tiba ada sepeda motor vespa mendekati dia

"Ki, kok baru mau pulang?" tanya Andre kakak kelas Kiki

"Iya kak Andre, aku tadi asyik lihat bazar" ucap Kiki polos

"Rumah kamu di Gelatik kan? Tidak jauh dari rumah aku, ikut aku aja kita pulang bareng" ucap Andre

"Serius? Gak ngerepotin?" tanya Kiki

"Gapapa, lagian udah malam kamu kasihan kalau nunggu angkot kelamaan" ucap Andre

Dan akhirnya Kiki dan Andre pulang bareng, bahkan ditengah jalan mereka berhenti dulu buat makan nasi goreng karena lapar, dan mereka banya sekali berbicara tentang banyak hal seputar sekolah, dan Kiki meras Andre adalah cowok yang menarik, tiba-tiba Kiki ingat ramalan kartu tadi.

Dia akan menemukan seseorang atau hubungan yang baru.

Tidka terasa akhirnya Kiki sampai rumah

Sebelum berpamitan Andre mengajak Kiki untuk berangkat ke sekolah bareng esok hari.

"boleh saja" jawab Kiki senang

Dan keesokan harinya dia dan Andre berangkat bareng ke sekolah.

Todak terasa Kiki dan Andre semakin dekat dan malam ini Andre menembak Kiki untuk menjadi pacarnya, dan Kiki mengiyakannya, tanpa Kiki sadari rasa sayangnya kepada Andre semakin besar, bahkan beberapa kali Andre jelas sudah ketahuan berbohong padanya karena dia jalan dengan gadis lain, dan dengan beribu alasan Kiki akan memaafkannya lagi.

Sore ini Kiki sedang berjalan di pusat perbelanjaan, dan tanpa sengaja dia melihat di eskalator Andre sedang bergandengan dengan gadis mungil rambut lurus sebahu, dan Kiki pun langsung mendekati mereka.

"Andre" panggil Kiki

Andre melihat ke belakang "Kiki, kamu ngapain disini?" tanyanya

"terserah aku lah, aku justru mau tanya, kamu sama siapa?" ucap Kiki marah

"Ini... ini... teman aku Ki" jawab Andre gugup

"Apa? teman? kamu bilang kemarin kita resmi pacaran" ucap gadis mungil itu

"maksudnya?" tanya Andre pura-pura tidak mengerti

"Kok kamu gitu sih Dre" ucap gadis itu kesal dan segera meninggalkan Kiki dan Andre

"Kamu memang gak bisa dipercaya ya Dre" ucap Kiki sambil meninggalkan Andre juga

"Ki... tunggu" ucap Andre sambil mengejar Kiki ke Lobi

"Ki.. biar aku jelaskan dulu, itu tidak seperti kamu kira, ayo kamu ikut aku, aku perlu menjelaskan semuanya" ucap Andre

Entah kenapa seperti biasa Kiki luluh lagi dengan bujuk rayu Andre, Andre mengambil motornya dan mengajak Kiki ke taman yang sepi.

"Ki, maafkan aku, aku khilaf, aku tidak suka dengan dia, aku hanya menyukaimu" ucap Andre dikursi taman

"Kenapa sih Dre, kamu sellau buat kesalahan berulang, dan aku juga aneh kenapa aku selalu memaafkan kamu" ucap Kiki

"Karena kamu cinta aku Ki, dan aku janji aku ga akan kecewain kamu lagi" ucap Andre

Tiba-tiba Andre semakin mendekat, dia mencium Kiki, dan Kiki tidak bisa menolaknya, tapi tangan Andre semakin jauh berusaha untuk membuka pakaian Kiki, Kiki spontan menolaknya, dia tidak menginginkan itu, tapi tenaga Andre begitu kuat, bahkan saat Kiki menolaknya, Andre menampar pipi Kiki, dan nafsu Andre sudah menguasainya, sepertinya Kiki tidak mengenal Andre saat ini.

Dan Andre pun melakukan perbuatan bejat itu, Kiki hanya bisa menangis, dan setelah itu Andre meminta maaf, tanpa raut wajah bersalah.

Kiki kesal dengan perbuatan Andre, dia mendorong Andre, dan Andre terjatuh, tetapi diluar dugaan Andre bangun dan mendorong Kiki, dan Kiki terjatuh dengan kepala penuh darah karena dia terbentur batu yang besar, Andre kaget dan panik, dia melihat Kiki yang sekarat dan akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

Karena panik, Andre membawa mayat Kiki ke danau dan menceburkannya disana.

semua menjadi gelap, tetapi ada secercah cahaya yang terlihat, Kiki membuka matanya dan didepannya dia melihat kartu ramalan itu, disinilah titik dia merasa apa yang dikatakan kartu tadi menjadi kenyataan.

Dia melihat Andre di dalam bola kristal yang besar, Andre sedang tertawa tidak merasa bersalah sama sekali, bakan dia menggoda cewek baru yang ada di sekolah, dan Kiki melihat orang tuanya yang sedang sedih saat mendengar berita dari polisi bahwa mayat kiki sudah ditemukan meninggal dunia, sepertinya Kiki tidak percaya dengan apa yang terjadi.

Bayangan putih datang

"itu lah saat kau menempatkan kesetiaanmu kepada orang yang salah Ki"

Wajah peramal itu mulai terlihat jelas

"Apa yang harus aku lakukan?" tanya Kiki

"menerimaya Ki, kamu harus ikhlas apa yang terjadi, dan memaafkan semua yang terjadi, dan kamu jharus mulai berdamai dengan dunia barumu disini.

Kiki menatap kartu itu sekali lagi

"aku sudah berusaha mengingatkanmu" lalu peramal itu menghilang

Kiki melihat lama kelamaan bayangan tubuhnya memudar,

"Aku ikhlas dan aku memaafkan semuanya" ucap Kiki untuk terakhir kalinya.


Kembali ke Beranda