HOROR KAFE MONALISA
Horror
17 Dec 2025

HOROR KAFE MONALISA

Download Thumbnail Edit

Gambar dalam Cerita

download (71).jfif

download (71).jfif

17 Dec 2025, 08:50

download (70).jfif

download (70).jfif

17 Dec 2025, 08:50

Hari ini hari yang penting untuk Angela, karena dia akan merayakan hari jadinya yang ke satu tahun dengan Rendi, dan Angela akan memberikan Rendi kejutan dengan makan malam yang romantis untuk mereka berdua, untuk perayaan ini Angela harus bekerja keras sendiri, karena Rendi adalah tipe cowok yang cuek, dan tidak mungkin dia ingat untuk merayakan hari aniversary mereka.

"Halo Dela" sapa Angela

"Iya Angel" jawab Della

"Della kamu punya referensi gak, buat tempat dinner yang romantis buat aniversary aku sama Rendi, malam ini, tapi jangan yang terlalu ramai dan tempatnya simple aja tapi hangat" pinta Angela

"Hmmm... kamu mau yang seperti itu, tapi tempatnya agak jauh dari sekolah kita" ucap Della

"Dimana Del?" tanya Angela

"Di ujung kota Angel, dekat dengan sekolah Mandiri, tapi tempatnya instgramable banget deh, nanti aku kasih lihat foto - fotonya ya" ucap Dela

Dan Angel sibuk melihat foto yang diberikan Dela

"Oiya keren banget" fikir Angela, pasti hasil foto mereka berdua akan keren banget

"Nama kafenya apa Del?" tanya Angela

"Kafe Monalisa" ucap Dela

Dan selepas pulang sekolah hari itu Dela langsung menaiki mobilnya, dan menuju ke arah Kafe Monalisa, sayang sekali Dela tidak bisa ikut karena Dela ada ujian di tempat lesnya

Perjalanan cukup jauh saat ini sudah hampir setengah jam, Angela menyetir dan masih belum sampai ke arah tujuan

Tiba - tiba Angela melihat didepannya ada tempat Kafe yang dia tuju Kafe Monalisa.

Angela memarkirkan mobilnya dan turun untuk ke dalam Kafe tersebut

Saat Angela berada di dalam Kafe ada datu pelayan wanita mendekatinya

"Selamat datang di Kafe Monalis, ada yang bisa saya bantu?"

"Oiya, nama saya Angela, saya ingin booking tempat dinner untuk nanti malam" jawab Angela

"Oh tentu saja bisa mbak Angela, Nama saya Lisa, kira - kira apa konsep yang ingin mbak Angela buat?" Tanyanya

"Saya ingin yang sesimple mungkin, tetapi saya tetap ingin ada kesan romantis, ada candle light dinner, ada nuansa gelap dan banyak lampu dekorasi" ucap Angela

"Oh baik saya akan catat, makanannya apa saja ya Mbak?"

Sambil melihat menu Angela memilih menu untuk dipesan"Untuk pembuka saya mau Sticky Rice Mango mbak dan main course saya mau steak dan french fries dan ditutp dengan ice cream banana split dengan toping coklat ya mbak Lisa?" ucap Angela

"Oke, mbak Angela semua sudah saya catat, ada lagi yang bisa saya bantu?"

"Oiya, kalau bisa tempatnya agak jauh dari keramaian ya mbak, saya mau agak sedikit privacy"

"Baik mba, akan saya persiapkan semuanya dengan baik" ucapnya

Akhirnya Angela kembali pulang dan mempersiapkan hadiah kejutannya untuk Rendi

"Halo Ren, kamu dimana?"

"Aku lagi main Futsal sayang sama teman - teman" jawab rendi

"Jangan Lupa ya, nanti malam kamu harus anterin aku kondangan" pinta Angela

"Iya sayang, sabar ya, masih nanti malam kan" jawab Rendi datar

Dan Angela sudah sampai di pusat perbelanjaan, Angela menuju ke counter Jam Tangan favorit Rendi, dia tahu Rendi sangat menginginkan jam tangan model terbaru dan dia akan menghadiahkan jam tangan tersebut malam ini kepada Rendi, setelah itu dia segera pulang kembali ke rumah.

Dan sore ini Angela sudah sibuk dikamar memilih pakaian yang akan dikenakannya, hampir sepuluh stel baju sudah di coba tapi Angela masih belum bisa menentukan yang mana yang akan dia pakai.

Tidak lama Angela menelepon Rendi lagi

"Halo Sayang"

"Iya kenapa sayang" jawab Rendi

"Aku boleh tahu kamu malam ini mau pakai baju apa?" tanya Angela manja

"Hmmm apa ya sayang,, paling kemeja cokelat aku aja, mau kondangan kan ya?" tanya Rendi polos

"Oh okey... sampai ketemu nanti ya sayang, bye..." ucap Angela

Dan akhirnya Angela mantap untuk menggunakan dress coklat yang baru dibelinya minggu yang lalu, mereka pasti akan serasi, fikir Angela

Dan pada pukul 7.00 malam ini Rendi sudah sampai dirumah Angela membawa mobil VW berwarna hitam miliknya, dan Angela turun dengan dress cokelat mini yang dipakainya, dan tidak lama mereka pamitan kepada mama Angela

"Wow kamu cantik banget sayang" ucap Rendi

"iya kamu juga Ganteng sayang" balas Angela

"Oiya lokasi undangan dimana ya?" tanya Rendi

"Kamu ikuti jalan besar ini dan lurus terus lokasinya di ujung perbatasan nanti" jawab Angela

Jalanan sudah sangat gelap mereka ditemani sorot lampu jalanan saja yang menerangi jalan yang mereka lewati, aneh sekali jalanan sangat lengang hari ini, tidak ada satu pun mobil yang terlihat di jalan tersebut kecuali mobil mereka saja.

"Sayang masih jauh ya tempatnya?" tanya Rendi dengan agak bingung

"Sebentar lagi sayang" itu didepan, ada Kafe Monalisa" jawab Angela

Dan akhirnya Kafe Monalisa terlihat, dan Rendi memarkirkan mobilnya, dan mereka turun berdua, suasana Kafe sangat sepi, tidak ada yang parkir mobil di Kafe tersebut kecuali mereka berdua.

"Kok sepi banget ya Angel, acara kondangannya?" tanya Rendi

"Iya Ren, gapapa mungkin yang lain belum datang saja" Jawab Angela

Dan mereka berdua masuk ke dalam Kafe, yang banyak dipenuhi lilin - lilin tanpa cahaya lampu

"Selamat datang, untuk Mas Rendi dan Mbak ANgela" ucap pelayan yang tadi pagi melayani Angela

"Silahkan meja kalian sudah kami siapkan, mari ikuti saya" ucapnya

Angela berfikir, keren sekali mbaknya sangat tahu yang diinginkan ANgela, bahkan hari ini mereka hanya berdua di Kafe ini.

Dan di meja pojok terlihat meja yang penuh hiasan taplak warna merah dengan lilin dekorasi yang sangat menarik.

"Happy Anniversary sayang" ucap Angela

"Maksud kamu? kita gak pergi kondangan, tapi kamu siapin ini untuk kita" jawab Rendi merasa bersalah

"Iya, aku tahu kamu pasti lupa, makanya aku yang siapin semua untuk kita" ucap Angela

"Sayang, maafin aku, aku benar - benar lupa. kamu kenapa gak ingetin aku"

"Kalau aku bilang gak akan jadi kejutan dong" ucap Angela sambil tersenyum manis

"Makasih ya sayang" ucap Rendi sambil mengecup kening Angela

Dan mereka menikmati makan malam itu dengan suasana sangat romantis, dan Rendi menerima dengan senang hati hadiah jam tangan yang diberikan Angela.

saat mereka sudah mau pulang dan menyelesaikan transaksi di kasir, sang pelayan mendekati Angela

"Maaf mbak spesial hari ini, kalian dapat bonus photo booth, silahkan ikut dengan saya ke sana" ucapnya

"Wah mbak, baik banget, kita dikasih bonus sayang" ucap Angela manja

Dan mereka mendapatkan dua foto untuk kenang - kenangan Anniversary mereka hari itu.

Dalam perjalanan pulang, Rendi merasa ada yang aneh, kenapa tadi tidak ada orang yang terlihat sama sekali, baik pengunjung dan mobil yang parkir, apakah Kafe tersebut memang jarang dikunjungi, padahal tempat dan makanannya sangat enak menurut Rendi

Tiba - Tiba Angela teriak

"Rendiiii"

Rendi samapi menginjak remnya dengan kaget

"Apa sih sayang kamu kagetin aku aja" ucap Rendi

"Ini lho kamu lihat deh hasil foto booth kita tadi" ucap Angela dengan ekspresi ketakutan

Rendi melihat hasil foto tersebut dan dia hampir tidak percaya dengan apa yang dilihatnya

Mereka berdua foto diatas kuburan dengan banyak nisan di belakang mereka, dan saat diawal sama sekali fotonya tidak terlihat seperti itu.

Karena penasaran, Rendi memutar kembali mobilnya, dan menuju ke Kafe Monalisa tadi

Saat sampai benar saja, ternyata tidak ada apapun disana, hanya sisa - sisa puing bekas kebakaran.

Saat Rendi turun dan melihat - lihat kembali ke Kafe tersebut bersama Angela seolah mereka tidak oercaya bahwa mereka baru melewatkan hari jadi di Kafe ini tadi, tiba - tiba ada yg mencolek bahu Rendi

"sedang apa kalian disini" tanya lelaki muda dengan kaus kuning dan celana cokelat

"kami tadi baru dari kafe ini sekitar lima belas menit yang lalu" ucap Rendi

"Maksudnya? kalian tadi ke Kafe Monalisa? itu sangat tidak mungkin karena seminggu yang lalu kafe ini terbakar bersama Lisa si pelayan yang tinggal menginap di Kafe ini karena lilin yang menyambar kain saat situasi mati lampu" ucap anak muda tadi

"Anda siapa?" tanya Rendi

"Saya petugas keamanan yang berjaga, dan saya baru kembali hari ini karena saya ada urusan keluarga" ucap lelaki itu "perkenalkan nama saya Tedi" ucapnya sambil memberikan tangannya

Akhirnya Angela dan Rendi menceritakan kejadian yang mereka alami dan memperlihatkan foto booth mereka kepada Tedi, dan anehnya wajah Lisa ada di pojok foto booth mereka.

"oh Tuhan, semoga Lisa mendapatkan ketenangan disana" ucap Tedi.

Saat dalam perjalanan Angela dan Rendi hanya terdiam, mereka masih tidak percaya dengan kejadian yang mereka alami tadi.

"Happy Anniversary sayang" ucap Suara dibelakang

dan Rendi hanya bisa menatap Angela dan Angela menatap Rendi dan mereka berdua melihat ke kaca spion.....

"Lisaaaaaaaaaaaa"

Kembali ke Beranda